Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elis Setyowati; Adi Nurcahyo; Arif Setiawan; Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
Efektivitas Budaya Refleksi Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Selama Masa Pandemi Covid-19 Harsono Harsono; Sufia Munawaroh
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i02.265

Abstract

Teaching is a profession that requires a teacher to have special skills, a teacher cannot be done by just anyone because a teacher must be able to master four components, namely pedagogical competence, personality competence, social competence, and professional competence. Where the four components are interrelated, if a teacher is unable to master one of these competencies then he cannot be said to be a professional teacher. In this study, the researcher intends to analyze whether during the Covid - 19 pandemic teachers have fulfilled the professional competence of teachers through a culture of reflection carried out by teachers themselves. A professional teacher must be able to have the ability to teach, guide, and set a good example to his students, besides that teachers must also be able to master learning media, master the curriculum and have broad insights.
Dinamika Interaksi dalam Kelompok Praktikum Anatomi Hewan Mazwar Ismiyanto; Harsono Harsono; Sutama Sutama; Anam Sutopo; Budi Murtiyasa; Hernawan Sulistyanto
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7989

Abstract

The purpose of this study was to gain a better understanding of how students interact with each other in the Animal Anatomy practicum group. This study used qualitative research methods with a case study approach. Observations, interviews, and participatory document analysis were used to collect data. The results showed that many patterns of interaction occur in the Animal Anatomy practicum. These include the learning methods used, how many people are involved in group discussions, and the power dynamics among group members. This research has implications for designing lessons that encourage students to work together and participate in Animal Anatomy classes. The implication is that it is necessary to design lessons that take into account the diversity of learning styles and interaction preferences of students, as well as raising awareness of power dynamics in the context of group learning. Further research could explore how these factors influence learning achievement and the quality of students' experience in the Animal Anatomy practicum.
The Influence of Student Activities, School Climate, and Learning Media on the Quality of Economic Learning Asri Neli Putri; Bambang Sumardjoko; Harsono Harsono; Endang Fauziati; Markhamah Markhamah; Sabar Narimo
Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi (JIPE) Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Ekonomi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/011317200

Abstract

This research aims to analyze the influence of student activities, school climate, and learning media on the quality of learning in economics subjects. In this context, survey research is used through multiple regression analysis conducted on high school students with a sample of 226 people. Meanwhile, the sample drawing method adopts a simple random sampling. The results show that 86.1% of the variation in the social character of students can be explained by learning quality, while the difference from 100%-86.1% is obtained from external factors. The variables of school climate, learning media, and student activity have a beta coefficient of 0.423, 0.74, and 0.32, respectively.
Perilaku Konsumtif Generasi Z pada Sekolah Religi di Surakarta Fatma Ardhiani; Harsono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.849

Abstract

Generasi Z adalah generasi yang serba modern, serba instan dan cenderung berperilaku konsumtif. Riset ini memiliki tujuan dalam hal menjelaskan pada generasi Z terkait hal hal yang dapat berpengaruh terhadap perilaku konsumtif fokus pada literasi keuangan dan lingkungan pergaulan siswi kelas 12 di salah satu sekolah religi di Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dan dalam mengumpulkan data penelitiannya menggunakan kuesioener. Objek penelitian adalah siswa kelas 12. Dalam menentukan jumlah responden peneliti menggunakan desain penelitian sensus, dimana sensus adalah mengambil seluruh jumlah populasi sejumlah 175. Teknik analisis data menggunakan linier berganda. Dalam permasalahan ini, peneliti menemukan bahwa literasi keuangan dan lingkungan pergaulan mempengaruhi perilaku konsumtif.
Faktor Strategi Peningkatan Kinerja Guru: Spiritualitas, Kepemimpinan Pembelajaran, Manajemen Pengetahuan, Berfikir Kritis dan Guru Penggerak di SMP Kota Surakarta Desilva Sindra Javanis; Harsono; Ahmad Muhibbin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja guru dan faktor-faktor yang memengaruhinya di sekolah menengah pertama di kota Surakarta. Faktor-faktor yang dipertimbangkan meliputi spiritualitas, kepemimpinan pembelajaran, manajemen pengetahuan, pemikiran kritis, dan peran guru penggerak. Populasi penelitian ini adalah 1.890 guru, dengan sampel sebanyak 330 guru yang dipilih menggunakan metode random sampling. Analisis dilakukan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kinerja guru dan faktor-faktor yang diprediksi. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi penyelenggara dan pengembangan praktik pendidikan di sekolah menengah pertama sehingga mereka dapat memilih varian strategi untuk mengoptimalkan kinerja guru.
Model Pendidikan Inklusif dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Nina Ariesta; Harsono; Eko Supriyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pendidikan inklusif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa di SMAN 1 Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Penelitian ini difokuskan pada enam siswa berkebutuhan khusus (ABK), yang terdiri dari tiga siswa perempuan dan tiga siswa laki-laki dengan tantangan yang beragam, meliputi disabilitas fisik, kesulitan konsentrasi belajar, dan disleksia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, ABK, orangtua ABK, observasi terhadap proses pembelajaran, serta dokumentasi terkait kegiatan dan kebijakan sekolah. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul terkait dengan pengembangan jiwa kewirausahaan pada siswa ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pelatihan kewirausahaan berbasis keterampilan praktis, seperti pembuatan kerajinan tangan bernilai jual, berhasil meningkatkan kemampuan kewirausahaan siswa. Selain keterampilan teknis, program ini juga berkontribusi pada pengembangan rasa percaya diri dan kemandirian siswa ABK, yang dapat dilihat dari kemampuan mereka dalam mempromosikan dan menjual produk. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kebutuhan untuk pelatihan lebih lanjut bagi guru, model pendidikan inklusif ini terbukti efektif dalam memberikan kesempatan yang setara bagi siswa ABK untuk mengembangkan potensi mereka dalam bidang kewirausahaan. Penelitian ini menyarankan bahwa model ini dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain untuk mendukung pengembangan jiwa kewirausahaan pada siswa berkebutuhan khusus, dengan memperhatikan kebutuhan spesifik mereka serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Strategic Factors that Influence Critical Thinking Ability in Mathematics Learning in Elementary Schools Ningsih, Prapti Octavia; Harsono, Harsono; Wulandari, Murfiah Dewi
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 14, No 1 (2024): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/formatif.v14i1.21427

Abstract

Mathematical critical thinking skills are a person's ability to understand the thought process in order to achieve rational thinking to do something or believe in what should be done. Many factors influence students' critical thinking abilities, including physical condition, motivation, intellectual development, anxiety and habits. This research aims to determine and analyze the factors that influence critical thinking abilities in mathematics learning. This type of research is quantitative research with a survey method. The population in this study were all fifth grade elementary school students in Kartasura District, taking 2 schools as research samples. The number of samples in this research was 200 students selected using purposive sampling technique. Data collection techniques in this research used instruments consisting of: (1) physical condition questionnaire, (2) motivation questionnaire, (3) anxiety questionnaire, (4) habits questionnaire, (5) intellectual development questionnaire and (6) thinking ability questionnaire critical. The data analysis used was Structural Equation Modeling (SEM) using the Smart AMOS 23 computer program. The results of this study showed that 1) physical condition and intellectual development had a significant effect on anxiety, 2) physical condition, motivation and intellectual development had a significant effect on habits, 3) habits and anxiety have a significant effect on critical thinking. Meanwhile, motivation has no significant effect on anxiety. Based on the research results, it can be seen that physical condition, motivation, intellectual development, anxiety and habits influence students' critical thinking abilities.
Optimizing Student Learning Outcomes: The Role of School Environment in Islamic Elementary Schools Dyah Arti Mumpuni; Harsono Harsono; Achmad Fathoni
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6954

Abstract

The school environment plays a vital role in enhancing student learning outcomes, particularly in Islamic elementary schools where academic, social, and religious values are emphasized. A positive school climate can influence students' affective, cognitive, and skill development. This quantitative study investigated the impact of the school environment on student learning outcomes at Muhammadiyah Baitul Falah Elementary School. A total of 135 students from grades four to six participated. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through linear regression using SPSS version 26. The analysis revealed a significant positive relationship between the school environment and student learning outcomes. The regression analysis produced a significance value of 0.00 ( 0.05) and a regression coefficient of 0.570. These findings indicate that every unit improvement in the school environment correlates with a 0.570 unit increase in student learning outcomes. Key contributing factors included a supportive academic atmosphere, well-maintained physical facilities, and positive social interactions within the school community. The results highlight the importance of creating a conducive learning environment to support holistic student development in Islamic elementary schools. Enhancing school infrastructure, fostering positive interpersonal relationships, and encouraging a student-centered academic culture are essential strategies. While this study underscores the value of the school environment in shaping learning outcomes, it is limited to a single institution. Future research with broader samples is necessary to generalize these findings across other Islamic educational settings.
Strategi Manajemen Pembiayaan Pendidikan Pada Sekolah Dasar Muhammadiyah 01 Kandang Panjang Kota Pekalongan Wiewiek Puji Astuti; Moch Nur Soleh; Harsono Harsono; Suyatmini Suyatmini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pembiayaan merupakan komponen krusial dalam menjamin mutu pendidikan, terutama bagi institusi swasta yang menuntut kemandirian finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pembiayaan pendidikan di SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang Kota Pekalongan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap dokumen RAPBS serta laporan keuangan. Analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiayaan dilakukan melalui: (1) Perencanaan partisipatif berbasis skala prioritas; (2) Strategi pendanaan campuran (hybrid) yang mengoptimalkan dana BOS dan filantropi Islam (infak/sedekah) sebagai wujud kemandirian; (3) Pengawasan berlapis melalui audit internal organisasi dan transparansi kepada komite sekolah. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara manajemen profesional dan nilai-nilai organisasi mampu menciptakan stabilitas finansial dan meningkatkan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap sekolah.
Co-Authors Abd. Syakur Achmad Fathoni Adi Nurcahyo Agus Susilo Ahmad Muhibbin Al-Amin Alfinda Salma Kharantika Anam Sutopo Anatri Desstya Ari Qudriyati Arif Fahrudin Arif Rumiyadi Arif Setiawan Asri Neli Putri Bambang Sumardjoko Bambang Trisoelo Budi Murtiyasa Budi Wahyono Budi Wahyono Choiriyah Widiyasari Choiriyah Widyasari Cikita Fadila Clara Kumalasari Sabilla Artha Definka Puan Shalika Abdillah Desilva Sindra Javanis Djalal Fuadi Dyah Arti Mumpuni Eko Supriyanto Elis Setyowati Endang Fauziati Erna Widyasari Erwin Ardianzah Fajar Sri utami Farid Muhammad Fatma Ardhiani Fatmi Rohmah Nur Hidayati Gumgum Gumilar Hana Fatimah Harun Joko Prayitno Heri Susanto Herlina Tri Wulandari Herlina Tri Wulandari Hernawan Sulistyanto Husni Mubarok Iim Fatimah Indah Susi Irianti Indra Susanti Indri Joko Setiono Khoiri Yahya Afifah Laila Noor Anisa Laili Etika Rahmawati Malikha Nurcholifah Markhamah Masduki Mazlini Adnan Mazwar Ismiyanto Meggy Novitasari Minsih Moch Nur Soleh Monica Wahyu Pertiwi Muh. Shofiyuddin Muhammad Affan Baihaqi Muhammad Fahmi Johan Syah Muhammad Musiyam Murfiah Dewi Wulandari Nahda Wahyuningrum Nahdhiyatunisak Nahdhiyatunisak Nina Ariesta Ningsih, Prapti Octavia Nourma Ayu Sulistiyowati Rini Muslikha Ningrum Roza Cyintia Salwa Azhar Sabar Narimo Samsudin Suhaili Samsudin Suhaili Sapto Mei Budiyanto Sri Hastuti Sufia Munawaroh Suherman Suherman Sutama Suyatmini Taufik Nurrochman Taufik Nurrochman Teguh Waluyo Tutik Ernawati Wahyu Haspri Nur Taryanti Wahyu Indriyani Wiewiek Puji Astuti Yumi Zakiyah Yustri Mindaryani Yusuf Nurrahman Zaenal Abidin