Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elis Setyowati; Adi Nurcahyo; Arif Setiawan; Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
THE ROLE OF INFORMATION TECHNOLOGY IN IMPROVING SCHOOL ADMINISTRATION MANAGEMENT Erna Widyasari; Harsono; Suyatmini; Al-Amin
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL AND EDUCATION Vol. 1 No. 2 (2024): May
Publisher : Pondok Pesantren Baitul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology (IT) has redefined the way schools manage their resources and administrative processes. The purpose of this study is to analyze the role of IT in improving administrative management in schools and identify its significant impact on the efficiency of school organizations. The research method used in this study is the literature method. The results of this study show that IT plays a crucial role in easing the daily operations of schools, such as automated attendance, scheduling, financial administration and student performance tracking. The use of SIS has provided a strong foundation for schools to manage big data more effectively, facilitating data-driven decision-making and transparency in communication. Furthermore, the LMS and online collaboration tools have improved communication between staff, students and parents, enabling a more inclusive and responsive learning environment. Despite significant improvements, challenges related to data privacy, cybersecurity, as well as the need for proper training for staff remain obstacles.
Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elis Setyowati; Adi Nurcahyo; Arif Setiawan; Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
Efektivitas Budaya Refleksi Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Selama Masa Pandemi Covid-19 Harsono Harsono; Sufia Munawaroh
Cakrawala Repositori IMWI Vol. 6 No. 2 (2023): Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v6i02.265

Abstract

Teaching is a profession that requires a teacher to have special skills, a teacher cannot be done by just anyone because a teacher must be able to master four components, namely pedagogical competence, personality competence, social competence, and professional competence. Where the four components are interrelated, if a teacher is unable to master one of these competencies then he cannot be said to be a professional teacher. In this study, the researcher intends to analyze whether during the Covid - 19 pandemic teachers have fulfilled the professional competence of teachers through a culture of reflection carried out by teachers themselves. A professional teacher must be able to have the ability to teach, guide, and set a good example to his students, besides that teachers must also be able to master learning media, master the curriculum and have broad insights.
Dinamika Interaksi dalam Kelompok Praktikum Anatomi Hewan Mazwar Ismiyanto; Harsono Harsono; Sutama Sutama; Anam Sutopo; Budi Murtiyasa; Hernawan Sulistyanto
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7989

Abstract

The purpose of this study was to gain a better understanding of how students interact with each other in the Animal Anatomy practicum group. This study used qualitative research methods with a case study approach. Observations, interviews, and participatory document analysis were used to collect data. The results showed that many patterns of interaction occur in the Animal Anatomy practicum. These include the learning methods used, how many people are involved in group discussions, and the power dynamics among group members. This research has implications for designing lessons that encourage students to work together and participate in Animal Anatomy classes. The implication is that it is necessary to design lessons that take into account the diversity of learning styles and interaction preferences of students, as well as raising awareness of power dynamics in the context of group learning. Further research could explore how these factors influence learning achievement and the quality of students' experience in the Animal Anatomy practicum.
Perilaku Konsumtif Generasi Z pada Sekolah Religi di Surakarta Fatma Ardhiani; Harsono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.849

Abstract

Generasi Z adalah generasi yang serba modern, serba instan dan cenderung berperilaku konsumtif. Riset ini memiliki tujuan dalam hal menjelaskan pada generasi Z terkait hal hal yang dapat berpengaruh terhadap perilaku konsumtif fokus pada literasi keuangan dan lingkungan pergaulan siswi kelas 12 di salah satu sekolah religi di Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dan dalam mengumpulkan data penelitiannya menggunakan kuesioener. Objek penelitian adalah siswa kelas 12. Dalam menentukan jumlah responden peneliti menggunakan desain penelitian sensus, dimana sensus adalah mengambil seluruh jumlah populasi sejumlah 175. Teknik analisis data menggunakan linier berganda. Dalam permasalahan ini, peneliti menemukan bahwa literasi keuangan dan lingkungan pergaulan mempengaruhi perilaku konsumtif.
Faktor Strategi Peningkatan Kinerja Guru: Spiritualitas, Kepemimpinan Pembelajaran, Manajemen Pengetahuan, Berfikir Kritis dan Guru Penggerak di SMP Kota Surakarta Desilva Sindra Javanis; Harsono; Ahmad Muhibbin
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja guru dan faktor-faktor yang memengaruhinya di sekolah menengah pertama di kota Surakarta. Faktor-faktor yang dipertimbangkan meliputi spiritualitas, kepemimpinan pembelajaran, manajemen pengetahuan, pemikiran kritis, dan peran guru penggerak. Populasi penelitian ini adalah 1.890 guru, dengan sampel sebanyak 330 guru yang dipilih menggunakan metode random sampling. Analisis dilakukan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kinerja guru dan faktor-faktor yang diprediksi. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi penyelenggara dan pengembangan praktik pendidikan di sekolah menengah pertama sehingga mereka dapat memilih varian strategi untuk mengoptimalkan kinerja guru.
Model Pendidikan Inklusif dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Nina Ariesta; Harsono; Eko Supriyanto
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pendidikan inklusif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa di SMAN 1 Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Penelitian ini difokuskan pada enam siswa berkebutuhan khusus (ABK), yang terdiri dari tiga siswa perempuan dan tiga siswa laki-laki dengan tantangan yang beragam, meliputi disabilitas fisik, kesulitan konsentrasi belajar, dan disleksia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, ABK, orangtua ABK, observasi terhadap proses pembelajaran, serta dokumentasi terkait kegiatan dan kebijakan sekolah. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul terkait dengan pengembangan jiwa kewirausahaan pada siswa ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pelatihan kewirausahaan berbasis keterampilan praktis, seperti pembuatan kerajinan tangan bernilai jual, berhasil meningkatkan kemampuan kewirausahaan siswa. Selain keterampilan teknis, program ini juga berkontribusi pada pengembangan rasa percaya diri dan kemandirian siswa ABK, yang dapat dilihat dari kemampuan mereka dalam mempromosikan dan menjual produk. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kebutuhan untuk pelatihan lebih lanjut bagi guru, model pendidikan inklusif ini terbukti efektif dalam memberikan kesempatan yang setara bagi siswa ABK untuk mengembangkan potensi mereka dalam bidang kewirausahaan. Penelitian ini menyarankan bahwa model ini dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain untuk mendukung pengembangan jiwa kewirausahaan pada siswa berkebutuhan khusus, dengan memperhatikan kebutuhan spesifik mereka serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.