Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Smart Classroom terhadap Kualitas Pembelajaran dan Literasi Digital Mahasiswa dengan Mediasi Motivasi Belajar Malikha Nurcholifah; Harsono
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun kesadaran tentang dampak smart classroom terhadap kualitas pembelajaran serta literasi digital mahasiswa FKIP UMS, serta pengaruh tidak langsungnya melalui motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif, desain survei, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa angket, dan metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square-Structural Equation Model (PLS-SEM) dengan dukungan perangkat lunak Smart PLS 4.0. Sampel penelitian terdiri atas 126 mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2021 yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemanfaatan smart classroom berkontribusi secara signifikan dan positif terhadap kualitas pembelajaran dan literasi digital mahasiswa. Disamping itu, motivasi belajar berperan sebagai variabel mediasi untuk memperkuat hubungan antara penggunaan smart classroom dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan literasi digital. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan memikat, mendorong ketertarikan mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif, bahkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memperoleh informasi digital. Dengan demikian, implementasi smart classroom di perguruan tinggi dapat menjadi pendekatan yang ampuh untuk meningkatkan mutu pendidikan di zaman digital. Bagaimana proses optimalisasi penggunaan teknologi serta peningkatan literasi digital mahasiswa diperlukan agar terjadi peningkatan kualitas pembelajaran dibahas dalam naskah ini.
THE ROLE OF INFORMATION TECHNOLOGY IN IMPROVING SCHOOL ADMINISTRATION MANAGEMENT Erna Widyasari; Harsono Harsono; Suyatmini Suyatmini; Al-Amin
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 2 No. 3 (2025): MARCH
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology (IT) has redefined the way schools manage their resources and administrative processes. The purpose of this study is to analyze the role of IT in improving administrative management in schools and identify its significant impact on the efficiency of school organizations. The research method used in this study is the literature method. The results of this study show that IT plays a crucial role in easing the daily operations of schools, such as automated attendance, scheduling, financial administration and student performance tracking. The use of SIS has provided a strong foundation for schools to manage big data more effectively, facilitating data-driven decision-making and transparency in communication. Furthermore, the LMS and online collaboration tools have improved communication between staff, students and parents, enabling a more inclusive and responsive learning environment. Despite significant improvements, challenges related to data privacy, cybersecurity, as well as the need for proper training for staff remain obstacles.
Contribution of Planning, IT Based Communication, Implementation and Follow Up Supervision in Elementary Schools Taufik Nurrochman; Harsono Harsono; Sabar Narimo
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.6690

Abstract

The quality of learning is expected to continue to improve, but supervision management continues to decline. This research aims to identify strategic factors involved in implementing supervision at the elementary school level. Quantitative methods were applied in this research using a census design, where 250 teachers were asked to fill out a questionnaire via the Google Form platform. However, because some teachers were unfamiliar with technology, only 213 teachers responded. The collected data was then analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method. The findings from this research show that there is a direct influence between supervision planning, IT-based communication and implementation of supervision on supervision follow-up. while supervision planning and IT-based communication influence supervision follow-up through the implementation of supervision
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DALAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH PLUS SEMARANG Indah Susi Irianti; Wahyu Haspri Nur Taryanti; Iim Fatimah; Harsono Harsono; Suyatmini Suyatmini
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis perencanaan penggunaan dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, (2) mengevaluasi implementasi dana BOS untuk peningkatan sarana dan prasarana, dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara BOS, guru, dan staf administrasi, serta analisis dokumen laporan keuangan dan inventarisasi sarana prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana BOS di SD Muhammadiyah Plus Semarang sangat efektif, didukung oleh proses perencanaan yang komprehensif dan partisipatif, melibatkan identifikasi kebutuhan mendesak, penyusunan prioritas berdasarkan urgensi pembelajaran, serta alokasi anggaran yang transparan dan akuntabel. Implementasi dana BOS mencakup pembelian peralatan penunjang, perbaikan infrastruktur, dan pengadaan media edukasi inovatif, yang berhasil dilaksanakan melalui strategi manajemen terencana, pemanfaatan teknologi digital, serta pemantauan dan evaluasi rutin. Efektivitas ini dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, partisipasi aktif komite sekolah dan masyarakat, transparansi pelaporan keuangan, komunikasi efektif, sistem penjaminan mutu internal, kesesuaian perencanaan dengan kebutuhan sekolah, adaptasi terhadap kebijakan, literasi manajemen, dan pengembangan profesional berkelanjutan tenaga kependidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa SD Muhammadiyah Plus Semarang telah berhasil memanfaatkan dana BOS secara optimal untuk meningkatkan sarana dan prasarana, sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Model pengelolaan yang diterapkan dapat menjadi rujukan bagi institusi pendidikan lain.
Critical Thinking and Learning Interest in Academic Achievement: The Mediating Role of ChatGPT Wahyu Indriyani; Harsono Harsono
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i1.1375

Abstract

This study aims to analyze the influence of critical thinking skills and learning interest on students' academic achievement in Surakarta, with ChatGPT serving as a mediating variable. The research employed a quantitative, explanatory survey method. Data were collected from 140 university students who had used ChatGPT in their academic activities, selected through purposive sampling. The research instrument consisted of a questionnaire with a four-point Likert scale that had been tested for validity and reliability. The results revealed that critical thinking skills and learning interest significantly affect academic achievement, both directly and indirectly through ChatGPT's mediating role. The research model demonstrated strong explanatory power with an R² value of 0.719. These findings highlight that integrating artificial intelligence-based technologies, such as ChatGPT, can enhance learning outcomes when combined with the development of critical thinking skills. Therefore, this study emphasizes the importance of implementing adaptive educational strategies that integrate technological use with cognitive skill development to prepare students for the challenges of the digital era.
THE IMPLEMENTATION OF AL-GHAZALI’S THOUGHT ON CHARACTER EDUCATION AT SEMAI ELEMENTARY SCHOOL Husni Mubarok; Muh. Shofiyuddin; Harsono Harsono; Endang Fauziati; Muhammad Musiyam
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v8i2.3947

Abstract

The implementation of the independent curriculum at the elementary school level through the implementation of the project of strengthening the profile of Pancasila students (P-5) requires schools to apply character values as they should. However, elementary schools do not yet fully understand the concept of character values conveyed by Muslim figures and their implementation in schools. This research aims to describe character education according to Al-Ghazali and the implementation of character education in schools. This research method is done qualitatively by means of literature study and descriptive study through learning observation at school and interviews with teachers. The collected data was then analyzed qualitatively with the stages of reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results show that the character education carried out at Semai Elementary School is in accordance with the moral values conveyed by Al-Ghazali in the aspects of moral education, methods of moral formation, and character values that emerge such as having faith and good character, independence, critical reasoning, creative, mutual cooperation and global diversity.
Effectiveness of Digital Media-Based Contextual Learning on Critical and Creative Thinking Skills in Photosynthesis for Elementary Students Gumgum Gumilar; Harsono Harsono; Murfiah Dewi Wulandari; Choiriyah Widyasari
SEJ (Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v9i2.1713

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of contextual strategies based on digital media in improving critical and creative thinking skills on photosynthesis material in elementary schools. This study was conducted at SDN Sukasenang, Singaparna, Tasikmalaya, West Java. The population and sample of this study were fourth-grade students, with a total of 116 students. The sampling technique used was availability sampling or area sampling using a quantitative experimental control group pretest-posttest research method. Data were collected through pretest and posttest tests, and analyzed using the t statistical test and one way ANOVA. The results showed that contextual learning strategies based on digital media were effective in improving students' critical and creative thinking skills, with a significant increase in posttest scores compared to pretests. The average contextual score on critical thinking skills increased from 80.93 on the pretest to 87.52 on the posttest, and the average contextual score on creative thinking skills increased from 74.86 on the pretest to 81.40 on the posttest. This study confirms that digital media-based contextual strategies have a positive impact on the development of critical and creative thinking skills of grade 4 students of Sukasenang Tasikmalaya public elementary school, with digital media-based contextual strategies on critical thinking skills showing superior results. Based on these findings, researchers hope to make a meaningful contribution to the development of the world of education.
Pengelolaan Sumber Pembiayaan Pendidikan Terhadap Raport Mutu di Sekolah Vokasi Herlina Tri Wulandari; Heri Susanto; Suyatmini Suyatmini; Harsono Harsono
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5924

Abstract

Pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan merupakan faktor krusial yang mempengaruhi kualitas pendidikan, terutama di sekolah vokasi yang berperan dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengelolaan sumber pembiayaan pendidikan, khususnya Dana BOS, BOP, dan DAK, berdampak pada peningkatan mutu dan laporan mutu di sekolah vokasi. Dengan latar belakang pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan dana, penelitian ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik pengelolaan keuangan yang berkontribusi pada kualitas pendidikan vokasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di beberapa sekolah vokasi di Jawa Tengah. Partisipan penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta pengelola dana pendidikan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya sekolah. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang mendalam mengenai proses, kendala, dan peluang dalam pengelolaan dana pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber pembiayaan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran secara signifikan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah vokasi. Penggunaan dana yang fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pelatihan tenaga pendidik, dan pengembangan fasilitas mendukung tercapainya standar pendidikan yang lebih baik. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dan dunia industri menjadi faktor penting untuk menyesuaikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Meski demikian, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan keselarasan antara kebutuhan pendidikan dan sumber daya masih perlu diatasi. Oleh karena itu, inovasi dalam diversifikasi sumber pembiayaan serta sinergi yang lebih erat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan guna mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan relevan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengelola pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana demi peningkatan laporan mutu sekolah vokasi.
Analisis Penilaian Pembelajaran Matematika Berbasis Assessment of Learning Dengan Penerapan Media Tolkama Yumi Zakiyah; Ari Qudriyati; Tutik Ernawati; Harsono Harsono; Masduki Masduki
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2026): EDUKASI TEMATIK: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v7i1.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik penilaian pembelajaran matematika berbasis Assessment of Learning dengan pemanfaatan media Botol Perkalian Matematika (Tolkama) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas III di SD Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen, sedangkan siswa kelas III menjadi subjek pendukung yang diamati selama proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merencanakan penilaian dengan menetapkan tujuan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, dan bentuk penilaian akhir yang sesuai dengan karakteristik Assessment of Learning. Media Tolkama dimanfaatkan dalam kegiatan inti pembelajaran sebagai alat bantu konkret untuk memahami konsep perkalian dan sebagai sarana pengamatan awal terhadap pemahaman siswa sebelum penilaian akhir. Penilaian hasil belajar secara formal masih didominasi oleh tes tertulis dan soal cerita, sedangkan hasil pengamatan selama penggunaan media digunakan sebagai pertimbangan tambahan. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan belum tersedianya instrumen penilaian yang terintegrasi dengan penggunaan media Tolkama. Secara umum, praktik penilaian yang diterapkan dinilai cukup efektif dalam mendukung pemahaman konsep perkalian siswa, meskipun integrasi media ke dalam instrumen penilaian formal masih perlu dikembangkan.
INTEGRASI PENDIDIKAN ISLAM DAN PERTANIAN MODERN DALAM KURIKULUM MAM 01 TEGALOMBO Joko Setiono; Erwin Ardianzah; Harsono; Masduki
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/wcbed232

Abstract

This study explores the integration of Islamic education and modern agriculture at MA Muhammadiyah 01 Tegalombo, highlighting how the school cultivates a holistic learning environment that harmonizes faith, knowledge, and practical skills in the era of Society 5.0. Employing a qualitative case study approach, the research was conducted in December 2025 through observation, in-depth interviews, and documentation involving school leaders, teachers, and students. Findings reveal that this integration is not merely curricular but embedded as a living culture within the madrasah community. Agricultural activities become spiritual and moral education arenas that strengthen discipline, gratitude, and environmental responsibility. Teachers and leaders act as murabbi, guides who nurture intellect and character simultaneously. Despite technological and infrastructural limitations, the madrasah demonstrates how Islamic education can adapt dynamically to modernity while maintaining its spiritual essence. This study concludes that such integration fosters insan kamil, morally grounded, independent, and socially responsible individuals capable of facing global challenges with faith-driven innovation.