Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Potensi Air Tanah Di Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara Menggunakan Geolistrik S-Field Multichanel Metode Wenner Iskandar, Ahmad; Sudarwin Kamur; Samsi Awal; Nasarudin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.331

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan penduduk dan meningkatnya pembangunan wilayah akibat keberadaan tambang nikel di Desa Mandiodo Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe. Bertambahnya luas lahan permukiman adalah konsekuensi dari peningkatan jumlah penduduk. Penambahan lahan permukiman tidak diimbangi dengan ketersediaan air bersih yang diberikan oleh PDAM ataupun pemerintah desa, sehingga masyarakat memanfaatkan sumur bor ataupun sumur gali. Wilayah Konawe Utara khususnya daerah Kecamatan Molawe yang merupakan lokasi tambang nikel merupakan daerah yang air permukaannya cenderung tercemari aktifitas tambang, sehingga metode geolistrik sangat berperan dalam upaya menentukan potensi air tanah di suatu wilayah. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis dengan konfigurasi Wenner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan hasil inversi Res2DinV. Lintasan pengukuran menggunakan spasi 10 meter dengan kedalaman pembacaan data 35 m. Hasil penelitian diperoleh nilai resistivitas yang berbeda-beda untuk setiap batuan. Variasi resistivitas yang diperoleh dimulai dari 0,23–36948 Ωm. Nilai resistivitas air tanah berada pada rentang nilai resistivitas 0,23–100 Ωm, di beberapa tempat terindikasi sebagai sumber air asin/payau. Litologi penyusun akuifer di daerah penelitian berupa lapisan aluvium yang terdiri dari pasir dan kerikil. Pada daerah penelitian, air tanah ditemukan pada kedalaman bervariasi mulai dari 5-35 meter.
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Geografi Geografi SMA Negeri Di Kabupaten Kolaka Timur Kamur, Sudarwin; Reski Amalia; Eko Hariyadi; Nasarudin; Ahmad Iskandar; Gaby Nanda Kharisma
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.556

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi  pentingnya bagi guru untuk memiliki kompetensi pedagogik, terutama guru geografi, karena kompotensi pedagogik adalah kemampuan yang berkaitan dengan pemahaman peserta didik dan tuntutan terhadap guru sebagai profesional. Kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran yang mencakup memahami peserta didik, merancang dan melaksanakan pembelajaran, menilai hasil belajar, dan membantu peserta didik mencapai potensi mereka sendiri dikenal sebagai kompetensi pedagogik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kapasitas pedagogis guru geografi di SMA Negeri di Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan melibatkan 10 guru geografi di SMA Negeri Kabupaten Kolaka Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa kompetensi pedagogis guru geografi secara keseluruhan tergolong dalam kategori "Baik" dengan presentasi deskriptif 85%.    
Visualisasi Spasial Akulturasi Bahasa Bugis Terhadap Masyarakat Suku Tolaki Di Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka Risnawati; Kamur, Sudarwin; Hariyadi, Eko; Nasarudin; Samsi Awal
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 9 No. 1 (2025): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v9i1.14499

Abstract

The familiarity of social life between the Bugis and Tolaki communities in Samaturu District, Kolaka Regency covers various sectors of life, so that it affects the way of communication of the indigenous people, especially the Tolaki people, it causes a process of cultural acculturation in the form of the language used in the Tolaki people, therefore this needs to be visualized spatially and identify the factors that cause it. This study aims to provide a spatial visualization of Bugis language acculturation to the Tolaki community and the factors that cause the Tolaki community to be able to use Bugis language in communicating with Bugis community groups in Samaturu Sub-district, Kolaka Regency. The respondents of the study amounted to 339 Tolaki people spread across 14 villages in Samaturu District, Kolaka Regency. Data was collected using questionnaires and analyzed in a quantitative descriptive manner. The results of the study concluded that there are 10 villages where the Tolaki people are fluent in Bugis language and there are 4 villages where the Tolaki people are not fluent but still know the meaning of the Bugis language. In addition, there are three main factors that cause the Tolaki community group to be fluent in using the Bugis language, the three factors are social interaction/social contact, living environment, and marriage. Even so. The fluency of the Tolaki Tribe community in Samaturu District, Kolaka Regency in using the Bugis language does ot necessarily eliminate its own regional languange, this shows that the acculturation process does not touch all cultural elements but only element regional languages that are learnend and used in communication
ANALISIS PERMASALAHAN LINGKUNGAN LINGKAR TAMBANG DI DESA TOTOBO, KEC. POMALAA, KAB. KOLAKA Ramanda, Zey Ali Samsir; Sugiasih, Intan; Andini, Ayu; Riska, Riska; Masdar, Akmal; Iswanti, Iswanti; Iskandar, Ahmad; Nasarudin, Nasar; Hariyadi, Eko
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 1 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i1.31920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan lingkungan yang terjadi di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, khususnya akibat aktivitas pertambangan dan kurangnya pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik dokumentasi dan wawancara terhadap warga setempat. Hasil penelitian menunjukkan dua permasalahan utama, yaitu pembuangan sampah sembarangan yang sebagian besar dilakukan oleh warga luar desa, serta banjir yang diakibatkan oleh sedimentasi material tambang nikel. Permasalahan ini menimbulkan dampak lingkungan seperti pencemaran, dan kerusakan lahan pertanian. Solusi yang ditawarkan meliputi edukasi masyarakat, penyediaan fasilitas pembuangan sampah, dan reboisasi kawasan hutan yang rusak akibat tambang. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas lingkungan di Desa Totobo dapat meningkat secara berkelanjutan.
IDENTIFIKASI DAMPAK AKTIVITAS PERTAMBANGAN TERHADAP PERMASALAHAN LINGKUNGAN DI DESA PELAMBUA KEC. POMALAA KAB. KOLAKA Lestari, Selma Ayu; amalia, Riski; septiawan, Bayu dwi; windi, windi; riani, alda; ilmah, nur; Iskandar, Ahmad; nasarudin, nasar
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 1 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i1.31918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan lingkungan yang terjadi di desa Pelambua, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kerusakan jalan akibat aktivitas pertambangan, banjir musiman yang diperparah oleh terganggunya ekosistem, serta permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh lalulintas alat berat pertambangan, sementara banjir di picu oleh sistem drainase yang buruk dan perubahan tata guna lahan. Masalah sampah muncul karena kurangnya fasilitas pengelolaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Solusi yang di tawarkan meliputi perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, peningkatan kesadaran lingkungan, serta penguatan kerjasama antara pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di daerah terdampak aktivitas industri.
Increasing Interest and Learning Outcomes Based on Student Learning Character Using ASSURE Learning Design in Geography Learning Eko Hariyadi; ST Norma; Nasarudin Nasarudin; Samsi Awal; Erfina Erfina; Ahmad Iskandar
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i2.2757

Abstract

This study aims to improve students' interest and learning outcomes based on students' learning characteristics using ASSURE model learning design in geography class XI-4 SMAN 1 Watubangga Kabupaten Kolaka. The research method uses a class action research design (PTK), data is collected using observation techniques, questionnaires, and tests and the data is analyzed descriptively quantitatively. The results of the study concluded that there was an increase in interest in learning seen based on indicators of interest in learning, in the indicator of attention to learning increased from 61.83% to 79.46%, then the indicator of student interest with a percentage of 65.84% to 80.35%, in the third indicator the feeling of pleasure had a percentage of 64.5% to 80.35%, and the fourth indicator, namely active in learning, also increased with a percentage of 62.27% to 80.58%. Likewise, students' learning outcomes have increased where the average score in cycle 1 was 67 to 81 in cycle 2 with a percentage of classical completeness of 46% in cycle 1 to 86% in cycle 2. The results of this study indicate that the application of ASSURE learning model designed based on students' learning characteristics can improve students' interest and learning outcomes in geography learning.
Transformasi Desa Berkelanjutan: Edukasi Pengelolaan Limbah Padi dan Pemetaan Administrasi Desa Berbasis Teknologi di Desa Террое, Kabupaten Bombana MGB, A. Ilmadana; Ramanda, Zey Ali Samsir; Kurniawan, Henki; Oktavia, Komang Opie; Nasarudin, Nasarudin
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1114

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Teppoe, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, fokus pada dua hal utama, yaitu pendidikan tentang pengelolaan limbah padi dan pemetaan administrasi desa menggunakan teknologi. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra dalam proses pengolahan limbah jerami padi menjadi kompos serta perangkat desa dalam kegiatan pemetaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan membuat kompos berhasil mengubah cara pengelolaan limbah yang sebelumnya dibakar menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian. Proses fermentasi membutuhkan waktu sekitar 2–3 minggu dan menggunakan EM4 sebagai bahan aktif untuk mempercepat pengomposan. Selain itu, pemetaan administrasi desa dengan menggunakan teknologi geospasial menghasilkan peta digital dan cetak yang akurat, meliputi batas wilayah dusun, fasilitas umum, lahan pertanian yang produktif, serta area penampungan limbah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penggabungan aspek lingkungan dan teknologi dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya desa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendorong penggunaan limbah pertanian secara berkelanjutan, tetapi juga memperkuat manajemen desa menuju transformasi desa yang mandiri dan berbasis teknologi.
Strategi Penyelesaian Masalah Lingkungan Di Desa Pesouha Kecematan Pomala Kabupaten Kolaka Nuraisyah, Nuraisyah; Nurhidaya, Nurhidaya; Octavira, Astrid; Ditya, Rasya Permata; Agustayana, Ketut Mahadi; Octayanto, Dimas; Iskandar, Ahmad; Nasarudin, Nasarudin
Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi Vol 4, No 2 (2025): Geosfera : Jurnal Penelitian Geografi
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/geojpg.v4i2.32382

Abstract

This study looks into the environmental problems facing Pesouha Village in the Pomalaa Subdistrict of Kolaka. The biggest issues seem to be flooding and pollution, impacting the water, air, and soil around the area. The goal here is to find out what's causing these problems and suggest practical solutions that follow the ideas of sustainable development. To do this, we used a qualitative approach, including observing the area, talking to the village head, and reviewing documents. The findings show that changes in land use, poor drainage systems, and unmanaged mining activities are major factors behind the environmental decline. This has led to seasonal flooding, contaminated rivers, dust pollution from mining, and less fertile soil. The study emphasizes that better land management, stricter waste controls, and increasing community awareness and involvement are key to tackling these issues. By adopting these steps, we hope to help create a healthier, more sustainable environment for Pesouha Village.