Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Sentra Cendekia

Peningkatan Kemampuan Kognitif Mengklasifikasi Benda Melalui Aktivitas Bermain Dengan Media Alam Di Rumah Pada Masa Pandemi Covid 19 Pada Peserta Didik Kelompok A Tk Marsudi Ilmi Cabak Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati Dyah Kusbiantari; Wahyuni Wahyuni; Nuryanti Nuryanti
Sentra Cendekia Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i1.2004

Abstract

This research is a study on increasing cognitive ability to classify objects through playing activities with natural media at home during the Covid 19 pandemic. The background of this research is that students' ability to classify objects is still low. It is evident from the 15 children, only 4 students or 26.67% are included in the BSB and BSH categories. The purpose of this study is to prove that the use of playing activities with natural media at home can improve cognitive ability to classify objects during the Covid 19 Pandemic Period in Group A Students of Marsudi Ilmi Cabak Kindergarten, Tlogowungu District, Pati Regency. This research belongs to the type of Classroom Action Research. The action plan consists of two cycles, namely: cycle I, and cycle II with each cycle having two meetings, with each cycle consisting of four stages, namely: planning, implementing actions, observing and reflecting. The subjects studied were 15 children in group A of Marsudi Ilmi Tlogowungu Pati Kindergarten, consisting of 7 boys and 8 girls. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. While the data analysis techniques include: qualitative analysis and comparative analysis by calculating the percentage of children's cognitive abilities which are then compared to the percentage of completeness pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results of the study prove that the use of playing activities with natural media at home can improve cognitive ability to classify objects during the Covid 19 pandemic in group A students of Marsudi Ilmi Cabak Kindergarten, Tlogowungu District, Pati Regency, for the 2020/2021 Academic Year. It is evident from the cognitive ability to classify students' objects in the pre-cycle which are included in the category of Very Good Developing (BSB) and Developing According to Expectations (BSH) only 26.67%. Then it increased in the first cycle of meeting 1 to 46.67% and meeting 2 to 60.00%. Then it increased again in the second cycle of meeting 1 to 63.33% and meeting 2 to 93.33%. Thus, it is known that there is an increase of 66.66%.
Peningkatan Motivasi Belajar Anak Melalui Penggunaan Video Animasi Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19 Di KB Pertiwi 01 Pati Putri Listyaningtiyas; Dyah Kusbiantari
Sentra Cendekia Vol 3 No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i3.2276

Abstract

Latar belakang masalah penelitian dapat dilihat dari kurangnya perhatian anak selama pembelajaran online selama pandemi ini, minat dan motivasi siswa belum muncul dalam belajar, selain itu siswa juga tidak fokus mengikuti proses pembelajaran. Permasalahan yang ada pada pendidik adalah (1) metode yang digunakan dalam kegiatan kurang menarik dan kurang menyenangkan, (2) alat peraga dalam pembelajaran masih terbatas. Dari permasalahan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memahami belajar siswa masih rendah. Anak yang mampu memahami pembelajaran dengan baik sebanyak 5 anak (33,3%) dan anak yang belum dapat memahami pembelajaran dengan lancar sebanyak 15 anak (66,7%) dari jumlah keseluruhan siswa. Tujuan penelitian antara lain untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak melalui pembelajaran video animasi masa pandemi pada anak di KB Pertiwi 01 Pati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan siklus I memperoleh persentase ketuntasan hasil belajar 25% dan pada siklus II meningkat menjadi 82,5%. Aktivitas siswa yang sangat antusias dalam kegiatan bermain pada siklus II menunjukkan peningkatan menjadi 86% dengan kriteria sangat baik. Kinerja guru menunjukkan hasil siklus II sebesar 84% dengan kriteria baik.
Analisis Tingkat Pencapaian Anak Usia 3-4 Tahun Pada 6 Aspek Perkembangan AUD di BKB Cerdas Ceria Wonosobo Dyah Kusbiantari; Dwi Hardiyanti; Isti Mukaromah
Sentra Cendekia Vol 4 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i1.2523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencapaian anak usia 3-4 tahun pada 6 aspek perkembangan anak usia dini sesuai Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini pada Permendikbud No. 5 tahun 2022 dan Pemberian stimulus awal terhadap perkembangan anak dalam indikator pecapaian pada aspek perkembangan anak usia dini. Pendekatan dan jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah perwakilan 3 siswa di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini BKB Cerdas Ceria Wonosobo. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan beberapa rangkaian pemberian stimulus untuk mendukung anak dalam memunculkan respon terhadap indikator pencapaian perkembangan yang harus dicapai mulai dari aspek perkembangan nilai agama dan moral, nilai pancasila, fisik motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelompok B di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini BKB Cerdas Ceria sudah mampu melakukan beberapa indikator pencapaian yang terdapat dari beberapa aspek perkembangan anak usia dini. Dengan adanya penelitian ini hendaknya diberikan stimulus secara lebih maksimal pada indikator yang belum tercapai. Pola asuh dan pemberian stimulus dari pihak guru disekolah dan keluarga serta lingkungan sekitar anak.
Pembelajaran Sains Menggunakan Media Loose Part di Taman Kanak-Kanak Ika Tyas Mustika Sari; Dyah Kusbiantari; Dewi Nugrahastuti Wirahno
Sentra Cendekia Vol 4 No 2 (2023): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i2.2600

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penggunaan media Loose Part dalam Pembelajaran Sains di Taman Kanak-Kanak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review. Pencarian jurnal dilakukan dengan mencari artikel yang terkait dengan topik tersebut dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, yaitu dari tahun 2013 hingga 2023. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria telah ditemukan melalui pencarian di situs Google Scholar dan Publish or Perish menggunakan kata kunci Sains, loose parts, Taman Kanak-kanak. Hasil tinjauan pustaka menunjukkan bahwa Loose-parts merupakan media yang memiliki potensi dalam mendukung pembelajaran dalam berbagai bidang seperti Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika. Dalam pembelajaran sains menggunakan media loose-parts, anak-anak belajar untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi. Mereka didorong untuk mengamati, mencoba, dan kemudian memilih bahan yang akan digunakan. Keputusan ini merupakan hasil dari proses inferensi anak-anak, dan melalui penggunaan media loose-parts, kreativitas, kemandirian, kemampuan kerjasama, dan rasa percaya diri anak-anak juga dapat meningkat.
Pengembangan Instrumen Pengukur Kemampuan Berbahasa Ekpresif dan Reseptif Pada Anak Usia Dini di KB Mutiara Sari Marfuah, Sri; Wirahno, Dewi Nugrahastuti; Sahrul, Sahrul; Kusbiantari, Dyah
Sentra Cendekia Vol 5 No 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i2.3291

Abstract

Abstrak Kemampuan berbahasa merupakan salah satu dari bidang pengembangan kemampuan dasar yang penting dalam pendidikan taman kanak-kanak bahasa merupakan alat komunikasi yang paling utama bagi seorang anak untuk mengungkapkan berbagai keinginan maupun kebutuhannya. Peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam perkembangan bahasa anak terutama dalam berbicara atau komunikasi. Penelitian ini merupakan model penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengukur kemampuan berbahasa ekspresif dan reseptif pada anak usia dini, penelitian dilaksanakan di KB Mutiara Sari Kecamatan Pati, dengan jumlah subjek 44 yaitu terdiri dari kelompok A sebanyak 19 orang anak dan kelompok B sebanyak 25 orang anak. Instrumen pernyataan yang dikembangkan terdiri dari 15 item, Hasil analisis uji validitas sudah lebih dari (>) 0,4329 dan berdasarkan hasil uji reliabilitas melalui SPSS KR 26 diperoleh koefisien reliabilitas (Cronbach's ?) terdapat 0,954 maka dapat disimpulkan pengukuran instrumen dengan pemahaman kemampuan siswa dalam berbahasa ekpresif dan reseptif layak digunakan di lapangan.
Safety Talk Dalam Implementasi Keamanan Dan Keselamatan Anak Di PAUD Kusbiantari, Dyah; Ratno, Ratno
Sentra Cendekia Vol 5 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i1.3239

Abstract

Pemenuhan kebutuhan anak terhadap keamanan dan keselamatan untuk meningkatkan kewaspadaan anak dan pendidik terhadap kondisi yang dapat membahayakan diri dan kesehatan anak dalam kehidupan sehari-hari belum diketahui dengan implementasinya. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kampanye keselamatan di PAUD membantu memperkenalkan dan membiasakan anak-anak keselamatan dan keamanan. Metoda yang digunakan adalah eksploratori deskriptif kualitatif pada 5 Satuan Pendidikan Anak Usia dini di Kabupaten Semarang terdiri dari 2 satuan Kelompok Bermain, 2 satuan Taman Kanak-kanak dan 1 satuan Pos PAUD, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan evaluasi dokumen. Observasi dilakukan kepada anak, wawancara dilakukan kepada pendidik dan kepala sekolah. Studi dokumen digunakan untuk memperkuat hasil. Hasil yang diperoleh hanya satu satuan pendidikan yang mengimplementasikan safety talk secara berkala melalui gerak dan lagu saat senam dan penyemangat ketika kegiatan pembukaan di kelas, saat penutupan diberikan melali pesan guru sebelum anak pulang. Satu satuan pendidikan melakukannya, namun tidak berkala sedangkan tiga lainnya belum pernah melakukannya.
Efektivitas Pengenalan Pembelajaran Nilai-Nilai Agama Dan Moral Melalui Alat Permainan Edukatif Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Kb Cahaya Embun Kec. Pangkah Kab. Tegal Pertiwi, Umi; Prihandoko, Tri Leksono; Kusbiantari, Dyah
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas alat permainan edukatif dalam pengenalan pembelajaran nilai-nilai agama dan moral pada anak usia 5-6 tahun di KB Cahaya Embun. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana peneliti mewawancarai dan mengobservasi langsung narasumber, yang berjumlah 15 anak didik KB Cahaya Embun dan 1 pendidik sebagai walikelas Gajah A1. Penggunaan alat permainan edukatif yang dikatakan efektif dalam pembelajaran dapat dilihat dari beberapa aspek; diantaranya: aktifitas anak selama pembelajaraan berlangsung, respon anak dan tercapainya indikator pembelajaran nilai-nilai agama dan moral pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menunjukan jika anak anak mampu belajar agama dengan lebih efektif dan menyenangkan serta mencapai sejumlah indikator pembelajaran yang telah ditentukan sebelumnya setelah melakukan kegiatan belajar agama menggunakan alat permainan edukatif
Strategi Guru dalam Membangun Kemandirian Self-Dressing Anak Usia 4–5 Tahun Pasca Toilet Training Fanani, Iza Anca; Kusbiantari, Dyah
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, tantangan, dan faktor pendukung dari strategi guru dalam membangun kemandirian self-dressing pada anak usia 4–5 tahun pasca toilet training di TKIT MTA Delanggu 1. Keterampilan self-dressing (memakai pakaian sendiri) merupakan bagian krusial dari personal hygiene yang menjadi indikator penting kesiapan anak menuju kemandirian, namun observasi awal menemukan mayoritas anak usia 4–5 tahun di TKIT MTA Delanggu 1 masih memperlihatkan ketergantungan yang signifikan terhadap guru untuk menyelesaikan proses memakai celana setelah Buang Air Kecil (BAK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama yang terintegrasi dan holistic adalah strategi pembiasaan dan penataan lingkungan (Taktik Ketersediaan), melalui rutinitas terprogram dan penataan sudut pakaian yang mudah dijangkau anak. Strategi Demonstrasi dan Pemecahan Langkah (Taktik Scaffolding).