Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

JENIS DAN FUNGSI PERMAINAN BAHASA (BAHASA PLESETAN) PADA KAUS YAJUGAYA: SEBUAH TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK) Kinanti, Kingkin Puput; Riskawati, Yuliana
Hasta Wiyata Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2021.004.02.03

Abstract

This study aims to describe  (1) types of language game and (2) functions of language games on Yajugaya shirts. This type of research is a qualittative descriptive study. The subjects of this research are in lingual units consisting of words, pharases and sentences contained in the Yajugaya shirt. The object of research is the from of language games, types of language games and the funcitions of language games found on the Yajugaya shirt. Data obtained by observation and dokumentation techniques, the technique is applied by collecting sources in the form of language game material especially material that refers to theYajugaya shirt to strengthen the research. Data were analyzed using interactive methods, in the interactive analysis process, there were data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. On the validity of the data obtained through the validity test of increasing persistence, triangulation and peer discussion. The results of the study consisted of three thing, namely as follows: first, the basic froms of language games contained in the Yajugaya shirt were 3. Namely (1) basic form of language game words (2) basic forms of language games phrase (3) basic from of language game sentences. The two funcition of language games on the shirt are also 4, namely (1)type of word play on the shirt, (2) types of word games between languages on the Yajugaya shirt, (3) types of malapropism, (4) types of tongue glitch on the Yajugaya shirt. Third, there are 4 funcitions of the language game on the shirt namely (1) humor funcitions (2) criticism funcition (3) creative funcitions and (4) aesthetic funcitions.
PERMAINAN BAHASA SINDIRAN DALAM PROGRAM STUND UP COMEDY BERTAJUK SOMASI PADA PODCAST YOUTUBE DEDDY CORBUZIER (KAJIAN PRAGMATIK) Latifah, Iswatul; Kinanti, Kingkin Puput; Setyowati, Endang
Hasta Wiyata Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2024.007.01.012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) permainan bahasa sindiran pada konten Somasi dalam Kanal Youtube Deddy Corbuzier, (2) makna gaya bahasa pada permainan bahsa dalam konten Somasi di kanal Youtube Deddy Corbuzier. Teori dalam penelitian ini, yakni permainan bahasa (Wibowo 2010) dan (Wijana 2004:3), gaya bahasa sindiran (Tarigan 2013) dan (Keraf 2010). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah Kanal Youtube Deddy Corbuzier. Data penelitian ini berupa kutipan kata-kata yang dapat dirumuskan sebagai permainan bahasa sindiran berdasarkan tuturan pada konten Somasi kanal YouTube Deddy Corbuzier. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah: (1) menonton video pada konten Somasi dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, (2) mendeskripsikan data, dan (3) mencatat data yang akan menjadi bahan penelitian ke dalam tabel. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: (1) mengelompokan data ke dalam tabel analisis, (2) menentukann jenis permainan bahasa sindiran yang dituturkan, (3) menjelaskan makna permainan bahasa sindiran yang diungkapkan (4) menjabarkan hasil analisis, dan (5) menginterpretasikan hasil analisis dengan melihat kecendrungan pemakaian permainan bahasa, dan (6) menyimpulkan hasil analisis data secara keseluruhan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, diperoleh hasil penelitian didapatkan penutur menggunaan permainan bahasa sindiran sebanyak 31 data. Permainan bahasa sindiran yang ditemukan yakni abreviasi, reduplikasi, antonimi, penyimpangan maksim kesopanan, dan penyimpangan maksim kerjasama. Permainan bahasa sindiran pada konten somasi dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier yang dominan adalah sindiran. Permainan bahasa sindiran pada konten Somasidalam kanal YouTube Deddy Corbuzier menjadi media dalam menyapaikan keresahan dan kritikan namun disampaikan dengan cara lucu oleh komediansebagai penutur dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier sehingga sindiran dan keresahan tersampaikan dengan baik tetapi tidak menyakiti hati orang yang yang disindir tersebut.  
PELATIHAN PENGEMBANGAN SENI BERBICARA DI DEPAN UMUM MELALUI KEGIATAN PIDATO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Endang Setyowati; Ari Nugrahani; Harry Surahman; Kingkin Puput Kinanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7173

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah pelatihan pengembangan seni berbicara di depan umum melalui kegiatan pidato di SDN Tasikmadu 2 Malang. Pelatihan ini adalah merupakan usaha untuk membuat siswa berani berbicara di depan umum tanpa rasa malu dan gugup. Keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam berkomunikasi dengan orang lain atau masyarakat. Materi yang diberikan selama pelatihan didesain sesuai dengan anak usia 10-11 tahun, atau setingkat dengan anak kelas 4 SD. Metode pelatihan melilibatkan teknik public speaking, seperti pengaturan intonasi dan volume suara, gerakan tubuh, pemilihan kata yang baik dan sopan, membangun kepercayaan diri, dan penyampaian kalimat dengan jelas. Bentuk evaluasi yang diberikan pada siswa dalam pelatihan ini adalah penyemangat dan saran yang membangun. Harapan dari pelatihan ini siswa memperoleh keterampilan berbicara, dan juga meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan tentang cara berkomunikasi yang baik dan benar. Siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga anak akan terbiasa berbicara di depan umum dengan penuh percaya diri.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENANAMAN TOGA MENGGUNAKAN TOGA CARD SEBAGAI MEDIA EDUKASI TOGA DI SEKOLAH Ari Nugrahani; Endang Setyowati; Hari Surahman; Kingkin Puput Kinanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 11: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i11.8996

Abstract

TOGA merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat, salah satunya sebagai obat herbal yang ekonomis untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional. Pemanfaatan TOGA tidak hanya oleh kalangan dewasa, tetapi juga bagi orang tua dan anak-anak. Dewasa ini, sebagian besar anak-anak generasi Z (dalam hal ini usia sekolah) seringkali tidak mengetahui jenis-jenis tanaman obat yang ada di sekitar. Oleh karena itu, pengenalan TOGA sangat diperlukan untuk menumbuhkan kecintaan dan minat siswa akan tanaman obat yang berkhasiat bagi kesehatan. Dari Program Sosilaisasi dan Pendampingan Penanaman TOGA Menggunakan TOGA Card sebagai Media ini menjadi salah satu wahana pembelajaran yang tepat untuk memperkenalkan berbagai macam mengenai TOGA kepada siswa. Dari program edukatif dan berbasis eksperimen ini diharapkan dapat mendorong sekolah-sekolah yang minim pekarangan agar tetap dapat memiliki banyak tanaman kaya khasiat, sehingga dapat dijadikan wahana pembelajaran bagi para siswa. Program sosialisasi ini dilaksanakan di SMKS Brawijaya Batu. Materi mengenai pengertian TOGA, jenis-jenis TOGA, mencocokkan TOGA Card dengan tanaman TOGA yang sesuai, menanam TOGA di pot sebagai salah satu solusi penanaman lahan terbatas, serta dilakukan pembinaan dan pengawasan setelah dilakukan sosialisasi. Dari 30 tanaman TOGA merupakan jenis tanaman TOGA hias, sayur, buah, dan obat. Adapun untuk perawatan disesuaikan dengan media tanam dan kebutuhan sinar matahari sehingga dapat tumbuh dan dimanfaatkan oleh warga sekolah.
Gangguan Berbahasa Tokoh Dodo Rozak pada Film Miracle in Cell No. 7 Versi Remake Indonesia Kajian Psikolinguistik: Language Disorder of the Character Dodo Rozak in the Film Miracle in Cell No. 7 Indonesian Remake Versions Psycholinguistic Studies Purnama, Ahmad Ri'i Nanda; Kinanti, Kingkin Puput
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbsp.v8i2.23243

Abstract

This research delves into the language disorders portrayed by Dodo Rozak in the Indonesian film "Miracle in Cell No. 7," examining how individuals with intellectual disabilities interact linguistically. Grounded in psycholinguistics, the study employs a qualitative descriptive approach to analyze phonological, morphological, and syntactic deviations stemming from disrupted language development, often attributed to brain hemisphere impairments. Data, gathered through attentive listening and meticulous note-taking, were scrutinized utilizing matching techniques, specifically PUP and HBB. The findings illuminate a spectrum of linguistic errors. Phonological anomalies included phoneme alterations, omissions, and substitutions. Morphological irregularities manifested as incorrect affixation. Syntactic errors were evident in sentences that strayed from conventional language structures. This study underscores the film's depiction of language impairments, offering valuable insights into the specific linguistic challenges encountered by individuals with intellectual disabilities, and enriching our comprehension of psycholinguistic phenomena within the realm of cinematic representation. The study contributes to a deeper understanding of language disorders in a real world context.
PENYULUHAN “KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA” UNTUK PENGUATAN KHARAKTER SISWA DI SMK SHALAHUDDIN MALANG Nur Chasanah; Sri Wijayanti; Endang Setyowati; Kingkin Puput Kinanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i2.13311

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang di SMK Shalahuddin Malang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan karakter peserta didik. Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah penyuluhan bertema “Katakan Tidak pada Narkoba”, yang difokuskan untuk membangun kesadaran dan sikap tegas siswa dalam menolak penyalahgunaan narkoba. Penyuluhan ini ditujukan kepada siswa kelas X dan XI yang berada pada usia rentan terhadap pengaruh lingkungan negatif. Kegiatan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, pemaparan dampak narkoba secara fisik dan psikologis, serta pemutaran video edukatif. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami bahaya narkoba dan menumbuhkan komitmen untuk menjauhinya sebagai bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan respons positif siswa terhadap ajakan hidup sehat tanpa narkoba. Program ini diharapkan dapat memperkuat karakter siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan zat adiktif.
Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Melalui Penyuluhan Pemilahan Sampah dan Pembuatan Poster Persuasif oleh Siswa Kelas 7-1 SMPI 02 Pujon Rohmah, Nikmatur; Setianingrum, Nimas Ayu; Rixkasari, Veni Genstar; Nugrahani, Ari; Kinanti, Kingkin Puput
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i4.2515

Abstract

Program pemilahan sampah di sekolah berperan penting dalam meningkatkan literasi dan kesadaran lingkungan peserta didik. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) ini dilaksanakan di SMPI 2 Pujon pada 23–27 Mei 2025, dengan melibatkan 25 siswa kelas 7-1. Kegiatan meliputi observasi lingkungan sekolah, penyuluhan pemilahan sampah, serta pelatihan pembuatan poster persuasif. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, penguatan materi, dan evaluasi melalui karya siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap pentingnya memilah sampah sejak dini.
Pelanggaran Prinsip Kesopanan dalam Stand Up Comedy Bertajuk Somasi: Violation of the Principle of Decency in Stand-Up Comedy Titled Somasi Sari, Ajeng Maulia; Kinanti, Kingkin Puput; Susandi, Susandi
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 01 (2025): Artikel Riset Periode Mei 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v5i01.6313

Abstract

The principle of politeness is one of the fields of study in pragmatics; Geoffrey N. Leech (1983) stated that pragmatics is the study of meaning in the context of various speech situations. Applying the principle of politeness is necessary in communication so that it can run well and correctly. However, sometimes, many people still do not comply with the principle of politeness for some interests, for example, in humor discourse, namely stand-up comedy. In stand-up comedy, violating the principle of politeness is something that comedians must do; this is done to present a funny impression to make the audience laugh. Considering comedians often commit many violations, researchers are interested in researching "Violations of the Principle of Politeness in Stand-Up Comedy Titled Somasi." This research study aims to analyze and describe the form and intent of violations of politeness maxims in a stand-up comedy titled Tomasi. The object of this research is the Somali videos uploaded on Deddy Combuzier's YouTube channel. This study uses a qualitative descriptive approach with the listening and note-taking method, where the researcher will transcribe every utterance that contains violations of politeness maxims carefully, thoroughly, and earnestly from every word or sentence expressed by the comedians that fall into violations of politeness principles. The results of this study show that in every video of the Somali program uploaded on Deddy Combuzier's YouTube channel, there are many types of violations of politeness maxims, such as violations of the maxim of tact, the maxim of acceptance, the maxim of generosity, the maxim of humility, the maxim of suitability and the maxim of sympathy.
Makna Simbolis pada Tradisi Grebeg Suro Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang (Kajian Etnolinguistik) Agustin, Putri Ayu Windi; Kinanti, Kingkin Puput; Nugrahani, Ari
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.5147

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tradisi Grebeg Suro yang meliputi prosesi   pelaksanaan, makna simbolis, serta fungsi yang ada pada tradisi Grebeg Suro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnolinguistik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak libat cakap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna simbolis pada tradisi Grebeg Suro Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang (Kajian Etnolinguistik) terdapat delapan prosesi serta makna simbolis fungsi ritual dari tradisi Grebeg Suro diantaranya fungsi estetika yang berhubungan dengan keindahan dan keunikan, fungsi budaya yang berkaitan dengan keragaman budaya, fungsi praktis ini berkaitan dengan manfaat yang diperoleh, fungsi religius yang berkaitan dengan ungkapan rasa syukur.
KELAS LITERASI GEMBIRA: PENGEMBANGAN MINAT BACA SISWA SD MELALUI BUKU CERITA INTERAKTIF Endang Setyowati; Kingkin Puput Kinanti; Ari Nugrahani; Harry Surahman
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v5i3.13694

Abstract

The reading interest of elementary school students in Indonesia is still relatively low. Many students have not yet developed an independent reading habit due to the limited availability of engaging and age-appropriate media. To address this issue, the “Joyful Literacy Class” program was developed as an initiative to foster reading interest through the use of interactive storybooks equipped with appealing illustrations and simple activities designed to encourage active student participation. The implementation method of this program employed a participatory approach, consisting of observation, media development, literacy class implementation, and evaluation. The results indicate an increase in students’ reading interest, reflected in higher reading frequency, enthusiasm during activities, and improved comprehension of story content. This program has proven effective in cultivating early reading habits and can serve as a model for enjoyable and easily applicable literacy learning in elementary schools.