Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap Hasil Belajar Muatan IPS Siswa Kelas VI di SDN 10 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022 Ela Santi Nonita; Nurhasanah Nurhasanah; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.245

Abstract

Model-model pembelajaran yang beragam dapat diterapkan dalam proses pembelajaran salah satunya yaitu model pembelajaran Reciprocal Teaching. Model pembelajaran Reciprocal Teaching memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar mandiri, kreatif, dan lebih aktif. Model pembelajaran Reciprocal Teaching menggunakan empat strategi yaitu, Question Generating, Clarifying, Predicting, dan Summarizing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar muatan IPS siswa kelas VI di SDN 10 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis Quasi Eksperimental Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di SDN 10 Mataram pada kelas VI yang berjumlah 58 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA dengan perhitungan SPSS 25 yang menunjukkan bahwa nilai signifikansi 2 tailed sebesar 0.000 ≤ 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar muatan IPS siswa kelas VI di SDN 10 Mataram Tahun Ajaran 2021/2022.
Profil Kemampuan Literasi Dasar Peserta Didik Kelas IV di SDN Mentokan Tahun Ajaran 2021/2022 Isnawati Safitri; Nurhasanah Nurhasanah; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.556

Abstract

Literasi merupakan kemampuan dasar yang perlu dikuasai oleh peserta didik untuk melanjutkan pembelajaran ke tahap berikutnya yang harus dimilki sejak dini. Dengan pentingnya kemampuan literasi bagi peserta didik sejak dini maka Inovasi mengeluarkan program semua anak cerdas untuk mengembangkan keterampilan literasi dan numerasi peserta didik pada kelas awal khususnya yang masih mempunyai hambatan dalam pembelajaran. Dengan adanya program semua anak cerdas bagaimanakah profil kemampuan literasi dasar peserta didik? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan literasi dasar dan faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi dasar peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada salah satu sekolah dasar negeri di kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penilaian awal terdapat 1 peserta didik pada level huruf,  9 peserta didik pada level kata, 8 peserta didik pada level paragraf, dan 2 peserta didik pada level cerita 2. Sedangkan pada penilaian akhir terdapat 2 peserta didik pada level huruf, 2 peserta didik pada level kata, 10 peserta didik pada level paragraf, 4 peserta didik pada level cerita 1 dan 2 peserta didik pada level cerita 2. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi dasar peserta didik yaitu adanya buku bacaan yang menarik. Berdasarkan penilaian akhir dapat disimpulkan bahwa dari 20 peserta didik, 16 peserta didik yang kemampuan membacanya sudah berada pada level paragraf, level cerita 1, dan level cerita 2 sehingga dapat dikatakan peserta didik memiliki kemampuan literasi yang cukup baik.
Pengaruh Metode Inquiry Training terhadap Sikap Sosial Siswa SD Pada Mata Pelajaran IPS M Arisandy; Nurhasanah Nurhasanah; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.582

Abstract

Sikap sosial yang baik adalah hal yang sangat fundamental bagi peserta didik selain kemampuan intelektual dan keterampilan. Untuk menumbuhkan sikap sosial siswa dengan efektif, guru perlu menerapkan metode pembelajaran yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh metode Inquiry Training terhadap sikap sosial siswa. Populasi pada penelitian ini berjumlah 36 siswa, sedangkan jumlah sampel penelitian yaitu 36 siswa dari dua kelas berbeda sebagai kelas kontrol dan kelas eksperimen yang dihasilkan melalui teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Instrumen penelitian ini menggunakan angket dengan skala likert yang telah memenuhi persyaratan uji instrumen penelitian. Hipotesis diuji menggunakan uji ANOVA satu jalan pada signifikansi 5% dan diperoleh hasil > (4,13)  yang artinya  ada perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Perolehan skor rata-rata pada kelas eksperimen yang menggunakan metode Inquiry Training meliputi indikator rasa ingin tahu sebesar 46, indikator tanggung jawab sebesar 29, indikator percaya diri sebesar 38, dan indikator jujur sebesar 18. Hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata kelas kontrol yang meliputi indikator rasa ingin tahu sebesar 40, indikator tanggung jawab sebesar 25, indikator percaya diri sebesar 33, dan indikator jujur sebesar 17. Sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh metode Inquiry Training terhadap sikap sosial siswa.
Profil Kemampuan Numerasi Dasar Siswa Sekolah Dasar Di SDN Mentokan Dayita Wahyu Adinda; Nurhasanah Nurhasanah; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang profil kemampuan numerasi dasar siswa sekolah dasar di SDN Mentokan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitattif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa SDN Mentokan yang berjumlah 77 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan 31 dari 77 siswa berada pada level 4 dengan persentase sebesar 40,25%. Sedangkan 32,46% lainnya berada pada level 3 dengan jumlah siswa sebanyak 25 siswa. Kemudian 18 siswa lainnya berada pada level 2 dengan jumlah persentase sebesar 23,37%. Dan 3 siswa sisanya berada pada level 1 dengan jumlah persentase sebesar 3,89%. Kemampuan numerasi dasar siswa SDN Mentokan dominan berada pada level 4 sebanyak 31 siswa dengan persentase terbesar yaitu 40,25%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan numerasi dasar siswa masih sangat perlu untuk ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan cara melakukan pembelajran numerasi dasar berbasis level kemampuan.
Implementasi PAUD HI (Holistik Integratif) Pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 Baiq Den Ayu Ligina; I Nyoman Suarta; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.733

Abstract

PAUD HI (Holistik Integratif) merupakan sebuah program pengembangan anak usia dini yang berorientasi pada kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak, yang terdiri dari lima layanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan metode survei. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan stratified proporsional random sampling, dengan populasi sejumlah 162 kepala lembaga dan sampel sebesar 15% atau 24 lembaga. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus formula persentase. Adapun hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 57% layanan pembelajaran sudah cukup dilaksanakan, 29% lembaga sudah melaksanakan layanan kesehatan dan gizi dengan menjalin hubungan kerjasama secara formal, 21% lembaga sudah menerapkan layanan peran orang tua dan pengasuhan, 8% lembaga sudah melaksanakan dan menjalin hubungan kerjasama dengan layanan perlindungan secara informal, dan rata-rata 45% lembaga sudah melaksanakan layanan keamanan dan kenyamanan di satuan lembaga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi layanan-layanan PAUD Holistik Integratif pada TK di Kabupaten Lombok Barat Tahun 2022 masih belum terlaksana secara menyeluruh. Pemerintah setempat harus lebih tanggap untuk memeratakan program layanan PAUD Holistik Integratif dengan meningkatkan hubungan kerjasama satuan lembaga PAUD dengan instansi atau bidang yang terkait seperti KPAI.
Hubungan Pengelolaan Kelas dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Gugus I Moyo Hilir Tahun Ajaran 2021/2022 Alif Imam Fadhlurrahman; Lalu Hamdian Affandi; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.734

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan suatu upaya pemberdayagunakan potensi yang ada di kelas seoptimal mungkin untuk menciptakan suasana pembelajaran yang efektif agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pengelolaan kelas dibagi menjadi tiga komponen kegiatan yaitu pengendalian perilaku siswa, interaksi sosial yang efektif dan produktif, serta penataan lingkungan fisik di kelas. Dengan pengelolaan kelas yang baik dapat terciptanya suasana pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga berpengaruh untuk hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengelolaan kelas dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus I Moyo Hilir. Metode penelitian ini merupakan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V SDN Gugus I Moyo Hilir. Pengambilan sampel yaitu dengan metode non-probability sampling atau sampel total. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan angket atau kuisioner. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis dapat diketahui bahwa pengelolaan kelas dengan hasil belajar IPS terdapat korelasi sebesar 0,647 > 0,227 sesuai dengan pengujian maka Ha diterima. Sehingga ditarik kesimpulan ada hubungan antara pengelolaan kelas dengan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus I Moyo Hilir Tahun Ajaran 2021/2022 pada kategori yang tinggi. Hal ini terlihat dengan anak dapat belajar dalam percepatan proses dan progres, organisasi kelas dan materi menjadi sederhana, mudah dicerna dan situasi kelas kondusif, serta anak dapat belajar dengan penuh rasa percaya diri atau menganggap dirinya mampu mengikuti pelajaran dan belajar berprestasi.
Pengaruh Strategi Inquiring Minds Want To Know Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas V SDN 1 Sakra Selatan Tahun Pelajaran 2021/2022 Titin Suryani; Safruddin Safruddin; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.744

Abstract

Pendidikan di Indonesia saat ini telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Hal ini dikarenakan adanya penyebaran sebuah virus yang diberi nama virus corona yang dapat menyebabkan suatu penyakit yang dinamakan Covid-19. Untuk mencegah penularan penyakit ini secara lebih luas pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan salah satunya kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020. Berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 yang mengatur jalannya proses belajar mengajar dari rumah dilaksanakan dengan ketentuan-ketentuan salah satunya belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi Covid-19 terhadap proses pembelajaran di kelas IV SDN 34 Mataram. Pendekatan yang digunakang dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang secara spesifik menggunakan penelitian jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model interaktif dari Miles &Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan (1) proses pembelajaran pada masa pandemi covid-19 di SDN 34 Mataram dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi watsApp. (2) dampak pandemi covid-19 terhadap proses pembelajaran. Guru mengalami kesulitan ketika menilai keterampilan dan kemampuan siswa, dikarenakan proses pembelajaran dilakukan secara online/daring. (3) kendala-kendala dalam proses pembelajaran. Guru dan siswa seringkali terkendala pada alat komunikasi seperti, kuota internet yang sangat terbatas, tidak semua siswa memiliki smartphone dan pemahaman siswa terhadap aplikasi yang digunakan saat proses pembelajaran daring belum belum sepenuhnya dimengerti oleh siswa.
Identifikasi Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Usia Dini di Kota Mataram Selviana Selviana; Baik Nilawati Astini; Ika Rachmayani; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3c (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3c.772

Abstract

Permainan tradisional merupakan permainan warisan nenek moyang yang berasal dari suatu daerah yang berpegang teguh pada adat dan norma tertentu, di setiap daerah memiliki nama permainan atau sebutan yang berbeda, memiliki cara dan aturan bermain yang sama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi permainan-permainan tradisional yang terdapat di Kota Mataram serta yang dapat dimainkan oleh anak usia dini sehingga dapat meningkatkan aspek perkembangnnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang memiliki empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 permainan tradisional yang dapat dimainkan oleh anak usia dini yang berhasil diidentifikasi yaitu permainan selodor, sebo’pete atau sebo’sebo’an, benteng, main karet, dengkleng, beciwe, terompa, manuk urung, perang-perangan, cepok, tolang bagek, jeletik, kelereng, bekel, dan bakiak. Dilihat dari cara bermain permainan tradisional, aspek perkembangan yang dominan dikembangkan yaitu fisik motorik, kognitif, sosial emosional, nilai agama dan moral, bahasa dan juga seni.
Penerapan Kegiatan Finger Painting dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Dita Faradillah; Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.828

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuam motorik halus anak kelompok B di TK Islam Nurul Iman Sekarbela belum berkembang secara optimal. Hal ini dapat dinilai berdasarkan indikator-indikator umum seperti kemampuan anak untuk menggenggam benda dan menggerakkan jari tangan untuk menulis, menggambar, dll masih memerlukan banyak bimbingan dari guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan kegiatan finger Painting dalam mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus yang dilakukan secara kolaboratif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun (kelompok B4) di TK Islam Nurul Iman yang berjumlah 17 orang anak. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas ini mengandung campuran data kualitatif dan data kuantitatif.  Analisis kualitatif dilakukan berupa hasil observasi lapangan sedangkan analisis kuantitatif menggunakan rumus formula persentase. Adapun langkah-langkah kegiatan finger painting yang dilakukan yaitu: 1). Guru memerintahkan anak untuk duduk rapi dengan formasi melingkar. 2). Guru menjelaskan kegiatan finger painting yang akan dilakukan. 3). Guru memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan finger painting. 4). Guru menjelaskan langkah-langkah pengerjaan finger painting. 5). Guru mengelompokkan anak dalam beberapa kelompok. 6). Guru membagikan alat dan bahan. 7). Anak mencelupkan jari ke dalam adonan warna. 8). Anak mengoleskan adonan warna ke atas kertas yang sudah berpola dengan cara menggerakkan jari sampai menutupi seluruh pola. 9). Guru mengamati gerakkan jari anak saat mengoleskan adonan warna. 10). Lukisan yang sudah selesai didiamkan hingga kering. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan finger Painting dapat meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman yaitu pada pra siklus diperoleh persentase sebesar 58,28% meningkat pada siklus I menjadi 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,7% dimana hasil tersebut dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator keberhasilan yakni 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kegiatan finger painting dapat mengembangkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Islam Nurul Iman Sekarbela Tahun Pelajaran 2022/2023.
Studi Kasus Anak-Anak Usia 5-6 Tahun yang Mengalami Gangguan Sosial Emosional Akibat Menggunakan Gadget di Desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat Tahun 2021 Mar'atul Imtihan; MA Muazar Habibi; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.834

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil survei terhadap anak-anak yang menggunakan gadget di Desa Jero Gunung yang memiliki gangguan sosial emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja bentuk penggunaan gadget pada anak dan gangguan sosial emosional akibat penggunaan gadget. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriftif. Jenis penelitian kualitatif yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah studi kasus atau case-study yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang berkenaan dengan how atau why (bagaimana atau mengapa) terhadap sesuatu yang diteliti. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 2 orang anak usia 5-6 tahun yang berada di desa Jero Gunung Kecamatan Sakra Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara kepada orang tua anak, observasi terhadap anak dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftif kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kedua subjek FH dan AL. Subjek FH dan AL mempunyai kecenderung menggunakan gadget hampir di semua kesempatan. Bentuk penggunaan gadget pada anak di Desa Jero Gunung adalah kebanyakan menggunakan HP. Selain itu alternatif yang digunakan jika tidak ada HP adalah televisi. Dampak gadget untuk perkembangan sosial anak pada penelitian ini adalah masih banyak perkembangan sosial emosional yang belum berkembang seperti belum mampu menyesuaikan diri dengan situasi, bertanggungjawab atas perilakunya untuk kebaiakn diri sendiri, menunjukkan sikap toleran, dan mengendalikan emosi dengan wajar. Ketika menggunakan gadget tidak mau diganggu, bahkan subjek sering lupa untuk melakukan kegiatan lainnya, bahkan ketika disuruh oleh orang tuanya, mereka dapat menunjukkan ekspresi marah. Subjek FH dan AL juga cenderung tidak disiplin, sulit diajak bekerjasama dan tidak peduli terhadap lingkungannya.
Co-Authors Abdi Niswandi Abdul Kadir Jaelani Alif Imam Fadhlurrahman Amrullah Anindita SHM Kusuma Astini, Baik Nilawati Baik Nilawati Astin Baiq Den Ayu Ligina Baiq Laily Nurfiana Baiq Nilawati Astini Baiq Yunia Herlina Cici Monica Astuti Maja Dara Aryanti Amanatulah Darmiany Dayita Wahyu Adinda Deni Sutisna Deni Sutisna Dita Faradillah Dyah Indraswati Ela Santi Nonita Fahruddin Fahruddin Geka Setia Auliah Hayatun Nupus Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hikmawati Hikmawati Husniati Husniati I Made Suwasa Astawa I Made Swasa Astawa I Nengah Suastika I Nyoman Suarta Ida Ermiana Isnawati Safitri Itsna Oktaviyanti Khairun Nisa Kuratul Umami Kurnia Julianti Arni Laela Rizki Fitriana Laila Hayati Lalu Hamdian Affandi Latifa Qolbi Leli Zarina Yani Lolita Yulis Pusvita M Arisandy M.A. Muazar Habibi Makhrus Makhrus Mar'atul Imtihan Mar'atun Basitha Masita Masita Mega P Sari Mega Puspita Sari Mega Puspitasari Miftahul Hayatun Muhammad Hendri Diarta Muhammad Tahir Nafilah Rahman Nasaruddin Nasaruddin Ni Luh Putu Nina Sriwarthini Sriwarthini Nilza Humaira Salsabila Nuha Fathin Zakiyah Nuraya Nuraya Nurul Hidayanti Nurul Kemala Dewi Putra Prasetya Putu Ayas Ditha Apsari Qiqi Quranni Rachmayani, Ika Raty Wulandari Rizky Munandar Safruddin Safruddin Selviana Selviana Setiani Novitasari Siti Istiningsih Siti Sari Ainun Muslimah Jamaludin Solihin Rahmat ST. Hur'ien Assyifa Sulistian Sulistian Susilawati - Titin Suryani Utsnani Qomari SP Wardani Wardani Warthini, Ni Luh Putu Nina Sri Yumna Arifamahira Yuyun Wahyu Zahratul Walihah Zuyyina Khaerawati