Articles
Fenomena Kemiskinan: Studi Pada Masyarakat Pemulung Di Panampu Kec.Tallo Kota Makassar
Fahiratun Afiat Muizunzila;
Sam’un Mukramin;
Kaharuddin Kaharuddin;
Maemunah Maemunah
Jurnal Relasi Publik Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Relasi Publik
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59581/jrp-widyakarya.v1i3.918
Scavenger societies are social groups that depend on the activities of collecting, sorting, and recycling used goods. They do this work as the main source of income. This research aims to understand the characteristics and role of scavenger communities in waste and environmental management. The research methods used include surveys, interviews, and field observations. The collected data is analyzed qualitatively by identifying the main themes that arise from the research results. The results show that scavenger communities have an important role in reducing waste and recycling used goods. They collect various types of materials such as paper, plastic, metal, and electronics that can be resold or recycled. Their work contributes to reducing the negative impact on the environment and sustainable waste management. However, scavenger communities also face challenges and obstacles in carrying out their work. They often experience unsafe working conditions and health risks due to exposure to hazardous materials. In addition, they also face limited access to public services and social stigma that can affect their daily lives.
Program Pemantapan Profesi Keguruan Menggunakan Model Example Non Example Berbantuan Media Cetak (Buku Gambar )
Irwan Ardiansyah;
Gugun Gunawan;
Kaharuddin Kaharuddin;
Sapriadi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56983/jgps.v1i3.820
Kegiatan belajar mengajar di sekolah merupakan serangkaian kegiatan yang secara sadar telah terencana. Dengan adanya perencanaan yang baik akan mendukung keberhasilan pengajaran, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan. Seni Rupa diajarkan di sekolah dalam rangka memenuhi kebutuhan jangka panjang (long-term functional needs) bagi siswa dan masyarakat. belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Example Non- Example adalah taktik yang dapat digunakan untuk mengajarkan definisi konsep. Strategi yang diterapkan dari metode ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa secara cepat dengan menggunakan 2 hal yang terdiri atas Example dan Non- Example dari suatu defnisi konsep yang ada, dan meminta siswa untuk mengklasifikasikan keduanya sesuai dengan konsep yang ada.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilakukan oleh mahasiswa P2K jurusan Seni Rupa Unismuh Makassar dengan bantuan guru mitra mata pelajaran Seni Rupa yang sekaligus sebagai guru tutor di UPT SMA NEGERI 13 PANGKEP.
SOSIALISASI PERAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBANGUNAN DESA BERBASIS LOKALITAS ADAT KABUPATEN BULUKUMBA
Risfaisal;
Muhammad Nawir;
Fatimah Azis;
Kaharuddin;
Nurindah Sari;
Abdusalam
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1698
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memberikan suatu pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku terhadap masyarakat untuk berbuat dan bertingkah laku positif untuk kemajuan kesejahteraan dan semangat gotong royong di masyarakat pada suatu desa. Namun demikian LPM kelurahan Tanah Jaya kecamatan Kajang belum menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mediator, fasilitator dan motivator dengan maksimal, yang disebabkan oleh kader LPM yang kurang aktif serta keterbatasan sumber dana LPM. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai peran lembaga pemberdayaan masyarakat terhadap pembangunan desa berbasis lokalitas adat di kabupaten Bulukumba khususnya LPM di kelurahan Tanah Jaya kecamatan Kajang. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi, pendampingan, dan pembinaan. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa pentingnya melakukan sosialisasi peran LPM Kelurahan Tanah Jaya Kecamatan Kajang sebagai media komunikasi, informasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setempat mengenai pentingnya LPM untuk terus diberdayakan dan dikembangkan. Selain itu juga terjadi peningkatan strategi dan metode dalam pelaksanaan pengembangan budaya lokalitas adat.
ANALISIS KEPUASAN ORANG TUA DAN SISWA TERHADAP KUALITAS SARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR
Nessa Mandani Herman;
Kaharuddin;
Ashar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jipcb.v10i3.1793
Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana telah tercantum dalam isi pembukaan UUD 1945 alinea IV yang menengaskan bahwa salah satu tujuan nasional bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan orang tua dan siswa terhadap kualitas layanan pendidikan di SDI Parangkantisang kabupaten Gowa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui presepsi masyarakat, yaitu orang tua dan siswa terhadap layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data hasil wawancara dianalisis secara deskriptif. Tingkat kepuasan orang tua dan siswa terhadap layanan pendidikan telah ditetapkan melalui hasil uji P (persentase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek Fasilitas tingkat kepuasan orang tua sebanyak 16%. Sedangkan pada aspek Proses Pembelajaran tingkat kepuasan siswa sebanyak 67%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kepuasan kualitas pendidikan di SDI Parangkantisang pada masing-masing aspek yang dilihat dari dimensi: Fasilitas dan Proses Pembelajaran.
SOSIALISASI PERAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBANGUNAN DESA BERBASIS LOKALITAS ADAT KABUPATEN BULUKUMBA
Risfaisal;
Muhammad Nawir;
Fatimah Azis;
Kaharuddin;
Nurindah Sari;
Abdusalam
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1698
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memberikan suatu pengaruh besar terhadap pola pikir dan perilaku terhadap masyarakat untuk berbuat dan bertingkah laku positif untuk kemajuan kesejahteraan dan semangat gotong royong di masyarakat pada suatu desa. Namun demikian LPM kelurahan Tanah Jaya kecamatan Kajang belum menjalankan tugas dan fungsinya sebagai mediator, fasilitator dan motivator dengan maksimal, yang disebabkan oleh kader LPM yang kurang aktif serta keterbatasan sumber dana LPM. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai peran lembaga pemberdayaan masyarakat terhadap pembangunan desa berbasis lokalitas adat di kabupaten Bulukumba khususnya LPM di kelurahan Tanah Jaya kecamatan Kajang. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi, pendampingan, dan pembinaan. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa pentingnya melakukan sosialisasi peran LPM Kelurahan Tanah Jaya Kecamatan Kajang sebagai media komunikasi, informasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setempat mengenai pentingnya LPM untuk terus diberdayakan dan dikembangkan. Selain itu juga terjadi peningkatan strategi dan metode dalam pelaksanaan pengembangan budaya lokalitas adat.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN SEKOLAH MELALUI KOMITE SEKOLAH
Kaharuddin;
Yumriani;
Zainuddin Bin Hasaan;
Nurindahsari indah;
Risfaisal
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38048/jailcb.v5i2.3559
Komite sekolah merupakan badan mandiri yang mewadahi peran serta orang tua dan masyarakat dalam rangka pengembangan pendidikan untuk meningkatkan kualitas/mutu pendidikan di sekolah. Komite sekolah mempunyai peran sebagai badan pemberi pertimbangan (advisory agency), badan pendukung (supporting agency), badan pengontrol (controlling agency), dan sebagai badan mediator atau penghubung antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Dari hasil observasi awal tim PKM diketahui bahwa Komite Sekolah MA Muhammadiyah Bontorita kurang aktif dalam memberikan kontribusi dalam pengembangan sekolah. Faktor yang menghambat komite sekolah dalam pengembangan pendidikan adalah banyak anggota komite sekolah yang belum paham tentang peran dan fungsinya, pemahaman bahwa sekolah sudah digratiskan sehingga komite sekolah tidak lagi punya wewenang untuk menuntut orang tua siswa dalam mengurusi hal yang sifatnya manajerial di sekolah, ini juga yang menjadi penyebab ketidakaktifan anggota-anggota komite sekolah sehingga tugas dan perannya menjadi tidak maksimal.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Siswa Sekolah Dasar
Hakiki, Nurul;
Kaharuddin, Kaharuddin;
Rahmat, Yusran
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 4 No 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.4889
The primary aim of this study was to examine the impact of the Jigsaw cooperative learning model on the learning outcomes of Social Studies (IPS) among fifth-grade students at SDN 148 Bonto Bulaeng, Kabupaten Bulukumba. This research adopted a pre-experimental design, specifically a quasi-experimental design, and utilized a quantitative approach. A sample of 12 students was selected for the study. Data collection was conducted through learning outcome tests and observation sheets, while data analysis employed descriptive analysis and T-Test statistical methods. The findings revealed a significant improvement in the students' Social Studies learning outcomes post-implementation of the Jigsaw cooperative learning model. Initially, the average pretest score was 59, which increased to an average posttest score of 83. The T-Test analysis further confirmed the positive effect of the Jigsaw model on learning outcomes, with a significance value of 0.010, which is below the alpha value of 0.05 (0.010 < 0.05). Thus, the study concluded that the Jigsaw cooperative learning model significantly enhances learning outcomes in Social Studies for fifth-grade students, leading to the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptance of the alternative hypothesis (H1).
PELATIHAN PENULISAN JURNAL DAN PUBLIKASI DI SEKOLAH SMAN 3 SINJAI SULAWESI SELATAN
Kaharuddin Kaharuddin;
Nurlina Nurlina;
Eny Syatriana;
Yumriani Yumriani;
Ratnawati Ratnawati;
Arman Ahmad;
Nurinda Sari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53769/jai.v2i4.336
Jurnal sebagai karya tulis ilmiah merupakan hal yang fundamental bagi semua individu yang bergerak dalam dunia akademik baik bersifat formal, nonformal maupun informal. Karya ilmiah berupa jurnal yang dapat selain memberi nilai pengetahuan dan pengembangan ilmu bagi penulis, juga menjadi kontribusi pengetahuan untuk halayak luas. Pelatihan penulisan jurnal dan publikasi pada sekolah SMAN 3 Sinjai dari 28 peserta sering mendegar kata jurnal, dan mangakui mereka bahwa jurnal itu penting untuk keperluan pangkat atau golongan. Namun dari proses penulisan dan publikasi cenderung masi menggunakan banyak masalah, baik dari aspek penulisan sampai pada aspek publikasi. Melalui analisis lapangan dan diskusi yang mendalam maka tim pengabdian masyarakat merumuskan konsep pelatihan dengan desain materi yang sederhana dan mudah dijangkau.learning by doing (belajar sambil melakukan). Materi pertama: teknik penulisan jurnal yang isinya terkati perumusan judul, abstar dan konten dalam setiap bagian pada jurnal dengan mengacu pada RPP guru. Materi kedua: pemilihan bahan pustaka dalam penulisan jurna. Materi ketiga: penggunaan bahasa pada penulisan jurnal. Materi keempat: pemilihan jurnal dan cara penerbitannya. Tindak lanjut dari pelatihan penulisan jurnal dan publikasi, semua peserta yang suda menulis jurnal diberikan ruang konsultasi lewat whashap dan pemateri siap mengarahkan. Hasil menunjukkan bahwa setelah pelatihan dilakukan terjadi perubahan motivasi dan antosias untuk menulis jurnal. Selain itu, juga ditemukan perubahan persepsi terhadap penulisan jurnal dan publikasi, di mana mereka menpersepsikan kalua menulis junal itu sangat sulit, sekarang setelah diberi pelatihan sangat menyenangkan dan menganggap dirinya bisa menulis jurnal. Perubahan persepsi tersebut merupakan nilai positif bagi kegiatan pengabdian penulisan jurnal dan publikasi.
The Impact of the Picture and Picture Learning Model on Student Activity and Social Studies Outcomes (A Case Study of 4th Grade Students in Gowa District)
Basmala Basmala;
Kaharuddin Kaharuddin;
Suardi Suardi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4817
This study examines the impact of the Picture and Picture learning model on student engagement and academic performance in Social Studies among Grade IV students at SD Inpres Paccinongan, Gowa Regency. Low student engagement in the learning process and suboptimal academic performance are key issues faced in primary education. This study used a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group methodology. The study population consisted of Grade IV students from two classes, with a total sample of 48 students selected using random sampling techniques. Data were collected through observations and tests, then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques. The results indicated that the Picture and Picture learning model had a significant positive effect on student engagement and academic performance. The significance values for student activity (p = 0.040) and learning outcomes (p = 0.016) were both below the standard alpha level of 0.05, indicating the effectiveness of this model in enhancing student engagement and their academic results. These findings provide evidence that the application of a visual-based learning model, such as Picture and Picture, can be an effective solution to address low student engagement and learning outcomes in Social Studies education at the primary school level. The adoption of this learning paradigm is recommended to be expanded in Social Studies education at primary schools to improve the overall quality of education and academic performance of students.
The Effectiveness of the Discovery Learning Model Assisted by Powtoon Animated Video Media on Elementary School Students’ Interest and Learning Outcomes in Social Studies
Mutmainnah, Mutmainnah;
Suardi, Suardi;
Kaharuddin, Kaharuddin
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jes.9.4.p.2366-2378
This study aims to analyze the effectiveness of the Discovery Learning model assisted by Powtoon animated video media on students’ interest and learning outcomes in Social Studies at the elementary school level. A quasi-experimental design with a nonequivalent control group format was employed. The sample consisted of two classes: an experimental group that received instruction using the Discovery Learning model supported by Powtoon animated videos, and a control group that received conventional instruction. Data collection instruments included a learning interest questionnaire and a learning outcomes test, both validated through tests of validity and reliability. Descriptive statistical analysis was used to interpret the data. The results indicated a significant increase in both learning interest and learning outcomes in the experimental group compared to the control group. The integration of the Discovery Learning model with Powtoon animated media proved effective in fostering interactive, motivating, and conceptually enriching learning experiences. These findings suggest that combining a constructivist approach with visual digital media offers an innovative solution for enhancing the quality of Social Studies education in elementary schools.