p-Index From 2021 - 2026
5.553
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Design of automatic aircraft parking system module visually guidance display using ESP32 Microcontroller as practical media Nurwijayanti Kusumaningrum; Yogi Setiawan
Compiler Vol 11, No 1 (2022): May
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1724.185 KB) | DOI: 10.28989/compiler.v11i1.1231

Abstract

A visual guidance display is a module that was created to assist the pilot task when parking his plane or helping to control aircraft parking at the airport. Up to now, the pilot task is still assisted by a parking attendant (Marshaller) whose aim is to guide the movement of the aircraft to the parking lot. So, a practicum module was made as a medium of learning and knowledge along with the use of alternative technology. This module uses a Visual Guidance Display (automatic aircraft parking aid). This module design uses 3 32x8 pixel dot matrix display boards with dimensions of 13x3.5 cm which are combined into one to form an appropriate combination to produce a parking direction display. The display used is a super right led dot matrix. The controller is an ESP32 microcontroller and a series of shift registers to display the right, left, straight, and stop motion views as well as the distance display of the aircraft to the parking stop point on the apron.
PERANCANGAN PEMBUATAN PERMEN KAPAS OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO Nurwijayanti Kusumaningrum; Fitriah Fitriah
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 22, No 1 (2020): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.581 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v22i1.7810

Abstract

Cotton candy is one of Indonesia's traditional foods which was quite popular in its time. Cotton candy is made from sugar that is given food coloring, cotton candy is made using a special tool that rotates and produces refined sugar fibers. Most cotton candy consists of air cotton candy feels sweet and sticky. Even though it looks like wool yarn ... The design of this cotton candy maker uses an arduino uno microcontroller, equipped with a temperature sensor, 3 push buttons and a heating stove as a heating container for the sugar container design of this tool. All Arduino Uno microcontroller working systems have been programmed using the C program language on the Arduino Uno microcontroller. Using a dose of 1/2 spoonful sugar, the average initial temperature (54.5 ° C) and the average final temperature (64.8 ° C) were obtained. Measuring one (1) spoonful of sugar, the initial heating temperature with an average (68.8oC) average final temperature (74.2oC). The dose of sugar 1 1/2 spoon, the initial temperature of the heater with an average (70.4 ° C) the average temperature of the final heater (77.4). This tool takes time to heat the heating stove in approximately 2 minutes to reach ambient temperature (54oC). Testing to find out the exact time of each dose of sugar. as in the dose of half a sugar (1/2) a spoon an average of about 120 seconds is obtained, a dose of sugar (one) spoon is obtained an average time of about 150 seconds and in a sugar one and a half (1½) spoon an average time is obtained about 180 seconds. ABSTRAK:Permen kapas adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang cukup populer pada masanya. Permen kapas dibuat dari gula yang diberi pewarna makanan, permen kapas dibuat menggunakan sebuah alat khusus yang berputar  dan menghasilkan serat – serat gula yang halus. Sebagian besar permen kapas terdiri dari udara permen kapas terasa manis dan lengket. Meskipun terlihat seperti benang wol..Perancangan pembuat permen kapas ini menggunakan mikrokontroler arduino uno, dilengkapi sensor suhu, 3 buah push button  dan kompor pemanas sebagai pemanas wadah penampung gula perancangan alat ini. Semua sistem kerja mikrokontroller arduino uno  sudah diprogram menggunakan bahasa program C  pada mikrokontroler Arduino Uno.Menggunakan takaran gula 1/2 sendok, didapatkan suhu awal rata-rata (54,5oC) dan suhu akhir rata-rata (64,8oC).  Takaran gula satu (1) sendok, suhu awal pemanas dengan rata-rata (68,8oC) suhu akhir rata-rata (74,2oC). Takaran gula 1 1/2 sendok, suhu awal pemanas dengan rata-rata (70,4oC) suhu akhir pemanas rata-rata (77,4). Alat ini membutuhkan waktu untuk memanaskan kompor pemanas dalam waktu kurang lebih 2 menit  untuk mencapai suhu sekitar (54oC). Pengujian untuk mengetahui waktu yang tepat dari setiap takaran gula. seperti pada takaran gula  setengah (1/2) sendok diperoleh rata-rata waktu sekitar120 detik, takaran gula  satu (1) sendok diperoleh rata-rata waktu sekitar150 detik dan pada takarang gula satu setengah (1 ½) sendok diperoleh rata-rata waktusekitar 180 detik.
Alat Pemantau Jumlah Hasil Produksi dalam Industri Sepatu Nikolas Tjandra; Hugeng Hugeng; Nurwijayanti Nurwijayanti
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 1 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.683 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i1.2817

Abstract

The development of the footwear industry is growing rapidly in the current modern world. The process of monitoring the amount of production is a major concern for all industries in the world. The monitoring system is mostly manual so that the production process has not been automated. This factor would cause difficulties for the production process to achieve production targets. The design of the monitor of the amount of production in the footwear industry will use an infrared sensor as a detector of number of shoes produced, then data from the sensor are transmitted wirelessly and received by the PC via the LAN connection. The advantages gained from the designed device is that the system is already automated, so it does not require manual counting of the number of shoes production and reduces human error. The device is equipped with a buzzer that serves as a marker that the failure is more than a specified percentage in each line of production. Warning on a PC with a display will appear red on the production line so that the head of the production can immediately handle the problem. The device is also designed to display the output data online with remote desktop technology so that the production process can be monitored by the company from anywhere throughout an Internet connection. Perkembangan dunia industri sepatu sudah semakin berkembang pesat dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Proses pemantauan jumlah hasil produksi menjadi perhatian utama bagi semua industri yang ada di dunia. Sistem monitoring pada umumnya masih bersifat manual sehingga proses produksi belum terotomatisasi. Hal ini tentunya akan menghambat jalannya proses produksi sehingga target produksi sulit untuk dicapai. Perancangan dan implementasi alat pemantau jumlah hasil produksi dalam industri sepatu ini akan menggunakan sensor inframerah sebagai pendeteksi sepatu, yang kemudian data hasil sensor dikirimkan secara wireless dan diterima oleh personal computer (PC) melalui LAN. Keuntungan yang dapat diperoleh dari perancangan alat ini adalah sistem sudah bersifat otomatis sehingga tidak memerlukan penghitungan jumlah produksi secara manual dan mengurangi kesalahan manusia. Alat pemantau hasil produksi sepatu ini dilengkapi dengan buzzer yang berfungsi sebagai penanda bahwa sedang terjadi kegagalan yang melebihi dari persentase yang ditentukan di setiap line produksi. Peringatan pada PC pun akan muncul dengan tampilan berwarna merah pada line produksi yang bermasalah sehingga kepala produksi dapat segera menangani masalah yang ada. Alat ini juga dirancang agar dapat menampilkan data-data hasil produksi secara online dengan teknologi desktop remote sehingga proses produksi dapat dipantau oleh pimpinan perusahaan dari mana saja melalui koneksi interne
Simulator Sistem Pengairan Otomatis Tanaman Hidroponik Dengan Arduino Dwi Haryanto; Nurwijayanti KN
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 20, No 2 (2018): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.959 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v20i2.2988

Abstract

Hydroponics is a method of farming without using soil as a planting medium. There are several types of hydroponics techniques, one of them is nutrient film technique (NFT) which uses water media containing nutrients, and the water flows thinly on average 0.5 mm - 3 mm, as thin as a film. Water circulation time is measured starting from time the water pump turned on until the water returns to the bottom storage tank. The time obtained is 280.8 seconds. The discharge time of water that is the time for the upper storage tank (400 ml) to run out is 129.4 seconds. The water circulation time starting from the upper storage tank until it reaches the bottom storage tank is 191.2 seconds. Hidroponik yaitu metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Terdapat beberapa macam teknik dalam hidroponik salah satunya adalah Nutrient Film Technique (NFT) dimana sistem ini menggunakan media air yang mengandung nutrisi, dan air tersebut mengalir tipis rata-rata 0.5 mm – 3 mm, tipis seperti film. Didapat waktu air sirkulasi dari saat pompa air ON sampai air kembali ke tangki penampungan bawah yaitu 280,8 detik. Waktu debit air dalam tangki penampungan atas (400 ml) habis yaitu 129,4 detik. Waktu air sirkulasi dari tangki penampungan atas ke tangki penampungan bawah yaitu 191,2detik
PENGANTRIAN MEJA PADA RESTORAN MENGGUNAKAN FASILITAS SHORT MESSAGE SERVICE Christa Usteng Hakim; Indra Surjati; Nurwijayanti KN
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 15, No 2 (2013): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.076 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v15i2.323

Abstract

Perkembangan restoran saat ini semakin pesat dengan bertambah banyaknya jenis- jenis masakan baik masakan Indonesia mau pun di luar Indonesia seperti China, Jepang dan Amerika. Dengan adanya berbagai macam masakan ini, membuat ketertarikan pengunjung untuk mencoba. Hal ini membuat pengunjung rela mengantri demi masakan yang mereka sukai. Perancangan sistem ini menggunakan simulasi denah mau pun data. Simulasi denah menggunakan tiga meja dengan kapasitas masing-masing dua, empat dan enam kursi. Simulasi data dengan menggunakan data menu yang telah ditentukan terlebih dahulu. Sistem dirancang dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pusat pemrosesan data. Pendataan dalam proses pengantrian masih manual. Perancangan alat pengantrian meja pada restoran menggunakan fasilitas SMS ini meliputi pembuatan simulasi denah restoran, LED sebagai penanda ada tidaknya pengunjung dan software yang berguna untuk proses pengiriman SMS dan untuk menjalankan simulasi. Perancangan ini dibuat untuk membantu meringankan kerja resepsionis dan membuat kenyamanan pengunjung dalam proses pengantrian. Hasil pengujian sistem memperlihatkan bahwa simulasi yang dilakukan berjalan dengan baik.
Perancangan Dan Realisasi Perangkat Audio Headphone Dengan Media Infrared Pada Televisi Edwin Edwin; Hang Suharto; Nurwijayanti KN
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 2 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.451 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v17i2.284

Abstract

Mendengarkan musik adalah salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan dan kelelahan karena aktivitas yang padat sehari-hari. Headphone adalah salah satu media untuk mendengarkan musik. Headphone sering digunakan untuk mendengarkan lagu di komputer, DVD player, televisi, dan lain sebagainya. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif tanpa mengganggu tidur orang lain pada saat menonton televisi. Perancangan ini akan mentrasmisikan audio dari televisi ke headphone menggunakan inframerah sebagai media transmisi. Bagian pengirim perancangan ini menggunakan rangkaian stereo modulator untuk memodulasi sinyal output dari televisi. Sistem modulasi gelombang radio yang dipakai pada perancangan ini menggunakan sistem modulasi frekuensi dan frekuensi yang dipakai adalah 100 kHz. Sinyal radio yang diterima oleh penerima dilakukan proses demodulasi untuk mendapatkan kembali audio yang dipancarkan. Audio yang dihasilkan keluaran headphone memiliki tingkat kesamaan yang tinggi dengan audio yang dihasilkan oleh televisi.
Sistem Pengontrol Fungsi Gardu Listrik Menggunakan PLC dengan Remote Control Di Lenteng Agung Cecep Bunyamin; Nurwijayanti K.N.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 2 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.634 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v16i2.380

Abstract

Keselamatan transportasi perkeretaapian adalah kebutuhan masyarakat dan tugas Pemerintah untuk membenahi sarana maupun prasarana untuk kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa angkutan kereta listrik khusus di wilayah Jabodetabek. Pemerintah dan masyarakat pengguna angkutan kereta api listrik harus menjalin kerja sama demi keamanan dan kenyamanan agar transportasi perkeretaapian  lebih baik. Kenyamanan sering terganggu karena kurangnya catudaya untuk menyuplai power dari gardu listik ke jaringan, yang  menggerakkan operasi kereta listrik, semakin hari pengguna jasa kereta api sekitar 1,3 juta orang per hari  di lintas Bogor – Jakarta, maka membangun pengadaan dan pemasangan gardu listrik baru dengan system pengontrolan menggunakan Programeble Logic Controller  (PLC), agar power listrik stabil dalam mengoperasikan kereta listrik. Catudaya dari PLN yaitu 20 KV masuk ke trafo dan panel 20 KV serta diteruskan ke panel Rectifier menghasilkan arus listrik 1500 Vdc, dan dilanjut kembali ke Disconecting Switch langsung ke jaringan guna untuk menggerakan operasi kereta listrik. Hasil Pengujian Pengendali Catudaya, bila pemutus traksi DC utama remote dari Operasi sentral Manggarai O akan terjadi OFF dan sebaliknya I akan terjadi ON. Dan begitu juga pemutus traksi DC utama lokal dari gardu Lenteng Agung O akan terjadi OFF dan sebaliknya juga I akan terjadi ON. Dari hasil pengujian keseluruhan yang dilakukan didtem dapat Bekerja dengan baik.
Perancangan dan Realisasi Sistem Kendali Lampu, Air Conditionerer Berbasis Android Budiman Wibowo; Hadian Satria Utama; Nurwijayanti Kusumaningrum
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 21, No 1 (2019): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.968 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v21i1.3247

Abstract

In a house or building of course there is a room that will be filled in some facilities such as lights, air conditioners, and of course the door. This room is used to rest when it's tired to work all day, or used for other things that use a room. With the development of technology to date, of course these technologies increasingly pamper people in this world. When I was lying on the mattress, there must be a sense of laziness to move from the mattress when it wants to turn on the air conditioner, and even the lights that exist in the bedroom. For example when someone wants to sleep sometimes there is a sense of lazy just to turn off the lights (for people who prefer to sleep in the condition of the room without any lighting) or install a sleeping light that makes the bedroom is not too dark and also if there is someone who wants to go into the room of course there is a sense of laziness to unlock the door of the room, and there is also a door as a means to get in and out of the room itself. Therefore, a system is needed to control the lamp, air conditioner, and door lock by using a control device. This control device is an Android-based mobile phone and uses bluetooth connection. Users can turn on or off the existing lights in the bedroom and can adjust the brightness of the lights to be adjusted for people who want to sleep under what conditions in the room, other than that the user can also turn on or turn off the AC when it is outside the bedroom and can also open or lock the door lock.Dalam sebuah rumah atau bangunan tentunya ada ruangan yang nantinya akan di isikan beberapa fasilitas seperti lampu, air conditioner, dan tentunya pintu. Ruangan ini biasa digunakan untuk beristirahat ketika sudah lelah bekerja seharian, atau digunakan untuk hal-hal lain yang menggunakan sebuah ruangan. Dengan berkembangnya teknologi hingga saat ini, tentunya teknologi-teknologi ini semakin memanjakan manusia di dunia ini. Ketika sudah berbaring di kasur, pasti ada rasa malas untuk beranjak dari kasur padahal ingin sekali untuk menyalakan air conditioner, mau pun lampu yang ada di dalam kamar tidur. Misalnya ketika seseorang ingin tidur kadang ada rasa malas hanya untuk mematikan lampu (bagi orang yang lebih suka tidur dalam kondisi ruangan tanpa ada pencahayaan) atau memasang lampu tidur yang membuat kamar tidur tidak terlalu gelap dan juga bila ada seseorang yang ingin masuk ke dalam kamar tentunya ada rasa malas untuk membuka kunci pintu kamar., dan juga terdapat pintu sebagai sarana untuk keluar masuk dari ruangan itu sendiri. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem untuk mengendalikan lampu, air conditioner, dan kunci pintu itu dengan menggunakan sebuah alat kendali. Alat kendali ini berupa handphone berbasis Android dan menggunakan koneksi bluetooth. Pengguna dapat menyalakan atau mematikan lampu yang ada di dalam kamar tidur serta dapat mengatur brightness dari lampu itu untuk dapat disesuaikan bagi orang yang ingin tidur dalam kondisi seperti apa pada kamar itu, selain itu pengguna juga dapat menyalakan atau mematikan AC apabila sedang di luar kamar tidur dan juga dapat membuka atau mengunci kunci pintu.
Alat Pengingat Jadwal Minum Obat Dan Jumlah Sisa Obat Untuk Penderita Jantung Yanwar Alamdo; Indra Surjati; Nurwijayanti K. N.
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 16, No 1 (2014): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.084 KB) | DOI: 10.24912/tesla.v16i1.368

Abstract

Masyarakat yang umumnya tinggal di kota besar mempunyai aktifitas yang sangat padat. Aktifitas yang padat membuat orang menjadi sibuk dan lupa untuk menjaga kesehatan. Kesehatan sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari penyakit. Orang yang terlihat sehat dan bugar tidak menutup kemungkinan untuk mengidap penyakit. Penyakit yang paling berbahaya adalah penyakit jantung khususnya penyakit jantung koroner. Penyakit jantung dapat dicegah dengan menjaga pola makan yang sehat dan meminum obat sesuai jadwal, namun penderita penyakit jantung seringkali mengabaikan atau melupakan waktu untuk meminum obat sesuai jadwal dan jumlah obat yang tersisa. Perancangan dan realisasi ini memberikan solusi untuk permasalahan yang terjadi, yaitu dengan alat pengingat jadwal minum obat dan jumlah sisa obat untuk penderita jantung. Perancangan dan realisasi ini juga dapat mengeluarkan obat secara otomatis. Pengujian pada perancangan ini membuktikan bahwa alat bekerja sesuai dengan tujuan rancangan, yaitu merancangan dan merealisasikan alat yang dapat mengingatkan jadwal minum obat secara teratur dan mengingatkan jumlah obat yang tersisa. Kelemahan dari alat ini adalah sumber tegangan berupa baterai bernilai 9  volt DC yang tidak tahan lama dan komunikasi peringatan tambahan melalui handphone memerlukan simcard yang selalu aktif sehingga setiap waktu tertentu harus selalu diisi ulang. Saran untuk perancangan ini adalah agar perusahaan yang memproduksi alat ini dapat membuat seminimal mungkin dalam penggunaan tegangan dan menjalin kerja sama dengan provider jaringan GSM tertentu mengenai pengiriman pesan melalui SMS  seperti masa aktif yang diperlukan dan pembayaran menggunakan sistem pasca bayar dengan biaya administrasi yang ekonomis.
Penyimpanan Data pada Sistem Global Position System (GPS) MenggunakanMikrokontroler Arduino 2560 Ferdinand Ferdinand; Nurwijayanti KN
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 17, No 1 (2015): TESLA: Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v17i1.270

Abstract

Dengan perkembangan zaman yang semakin modern, baik secara perorangan atau instansi menggunakan GPS sebagai alat untuk menentukan lokasi, namun dari sekian banyak GPS tidak semua alat-alat tersebut dapat menyimpan lokasi, hal ini bisa jadi dikarenakan tidak disertakan memori pada alat GPS tersebut atau tidak difasilitasi cara menyimpan koordinat. Komponen-komponen yang digunakan dalam perancangan GPS ini menggunakan mikrokontroler arduino 2560, modul GPS JGR-SC3-M, modul bluetooth HC-06, LCD 16x2, keypad 4x4 dan SDcard Mega. Komponen ini semua diprograman oleh software Arduino. Berdasarkan data yang didapat hasil jarak yang dibandingkan dengan jarak sebenarnya melalui google map, perhitungan rumus vektor dan perhitungan rumus haversine. Berdasarkan perbandingan jarak didapat selisih antara alat dengan jarak sebenarnya melalui google maps dan perhitungan rumus sebesar <5 meter, dengan selisih jarak terdekat pada jarak 142 meter, dan selisih jarak terjauh pada 1001 meter. Untuk penyimpanan koordinat dapat memuat 20 posisi. Koordinat yang dapat disimpan berjumlah 20 koordinat, yang tersimpan di dalam SD card, dalam format .txt.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Basyir Adenia Kahfianti Agus Sugiharto Agusta Dian Ellina Agustin, Evi Avicenna Ajis Dwi Pangestu Anggi Triyanto Anggoro Eko Setyanto Anggraeni, Novita Anna Anjarwangi, Martha Anwar, Muhammad Choirul Anwar, Muhammad Choirul Arfah, Andi Muh Arie Rahmadi Arif Fadhillah Fajri Astika Ayuningtyas Aulia Rahman Badru Salam BASUKI ARIANTO Bekti Yulianti Billy Anoraga, Aditya Bima Zakaria Binsar Pangaribuan Budiman Wibowo Byba Melda Suhita Cecep Bunyamin Christa Usteng Hakim Christa Usteng Hakim DARMAWAN YULIANTO Dian, Agusta Duri, Vinca Rosa Swastika Dwi Haryanto Edwin Edwin Ekawati Wasis Wijayati Emy Ismiaty, Emy Erdiani, Nila Erdin Suntoro ERWIN WIJAYANTO Fadhlam Bihamdi Ferdinand Ferdinand Fitriah Fitriah Ganjar Eko Santoso Gempi Tri Sumini Hadian Satria Utama Hadian Satria Utama HANDOKO, YUDO DWI Hang Suharto HARI MOEKTIWIBOWO Harpika, Isa Harseto Krismandika Hartono Haryadi Hugeng Hugeng Ichwan Satia Indasah Indra Surjati INDRA SURJATI Indra Suryati INDRAMAWAN INDRAMAWAN Irwan Syahputra, Irwan Iwan Adhicandra Joko Prasetyo Junaidi, Anang Justanti, Chusnul Khaja, Khadija Koesnadi, Koesnadi Latif Kamaludin M. A. Bintoro Dibyoseputro M. Ilham Nurhadi Winata Mahendra Tidar Mario Mario Michael Riawan Munnik Haryati Nikolas Tjandra Nurdiana, Ira Nusantarie, Krit Mahayuning Priawan, Hendra Radiktyasari, Asty Rahmania Ambarika Ratna Wardani Retnaningsih, Widiani Reza Ananda Risnawati Risnawati Rizki Apriana Rizki Apriana Samad, Andi Muh. Arfah Saputra Sandu Siyoto, Sandu Sari, Onica Siswati, Heni Siti Farida Subiyantoro Sucahyo, Nur Sudewa, I Gusti Ngurah Wisnu Sukmawati, Ellyzabeth Sumpena, Sumpena Sungkono Sunyoto Sunyoto Syafdi, Rizky Tandung, Maria Rante Tobel, Feby Lisanty W.TEDJA BHIRAWA Wahyuni, Nurlely Tri Wahyuni, Retno Dwi WT Bhirawa Wuryani, Denik Yanwar Alamdo Yenny Puspitasari Yogi Setiawan Yuli Peristiowati, Yuli Yuly Peristiowati Zaki Rokhandi Zulkipli Lessy Zulkipli Zulkipli