Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA (Studi Pulau Bair Kota Tual Provinsi Maluku Tenggara) Jawia Reubun; Muh.Reski Salemuddin; Muh.Indrabudiman; Sriwahyuni Sriwahyuni; Akhiruddin Akhiruddin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah dalam mengembangkan pariwisata Pulau Bair dan untuk mengetahui strategi pemerintahan dalam pengembangan pariwisata Pulau Bair Kota Tual Provinsi Maluku Tenggara.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif informan dalam penelitian ini yaitu 5 orang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang dilakukan melalui triagulasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini yaitu 1) Pemerintah harus memiliki stirategi dalam upaya mengembangkan ekowisata Pulau Bair sehingga masyarakat baik lokal maupun mancanegara   memiliki keinginan untuk berkunjung dan 2) Integrasi antara pemerintah dan masyarakat yaitu dengan berfokus mengembangkan wisata Pulau Bair melalui penyadaran pemberian modal usaha, pendampingan dan penyadaran.
FACEBOOK DAN PERILAKU (Studi Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Tello Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan) Nur Ida Frabun; Sriwahyuni; Cayati; Muh Reski Salemuddin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i4.1080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu rumah tangga dalam menggunakan facebook di Kelurahan Tello Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan dan dampak perilaku ibu rumah tangga dalam menggunakan facebook di Kelurahan Tello Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informan. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam proses penelitian, data di analisis melalui redukasi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perilaku ibu rumah tangga dalam menggunakan facebook di Kelurahan Tello Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan, dimanfaatkan untuk berjualan online, menghabiskan waktu dengan melihat postingan-postingan yang muncul di beranda facebook, sebagai media bersilaturahmi, dan wadah curahan hati ibu-ibu terkait permasalahan yang dialaminya. (2) Dampak perilaku ibu rumah tangga di Kelurahan Tello Baru Kota Makassar Sulawesi Selatan, dampak positif yaitu menjadi sumber pendapatan tambahan dana memenuhi kebutuhan dalam keluarga, dan memudahkan ibu-ibu dalam mencari referensi dalam bidang fashion, kemudahan akses dalam berbelanja, sedangkan dampak negatifnya yaitu tidak adanya privasi terkait permasalahan dalam rumah tangga, semakin kurangnya akses silaturahmi secara langsung.
MAKNA TRADISI “MAPPACCING’ ADAT BUGIS Chaerunnufus Chaerunnufus; Akhiruddin Akhiruddin; Sriwahyuni Sriwahyuni; Muh.Reski Salemuddin
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v2i1.1358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna pesan  yang terkandung dalam tradisi  Mappaccing pada adat bugis Sinjai khususnya Desa Panaikang Kecamatan Sinjai Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori Interaksi Simbolik melalui pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan memilih informan secara sengaja berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terhadap data yang diperoleh selanjutnya diuji keabsahan datanya dengan cara Credibility, Transferbility, Dependability, Confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makna Tradisi Mapacing Adat Bugis Sinjai Desa Panaikang dimulai dari Mappanre Temme (Khataman Al-Qur’an), Mabbarazanji (Pembacaan Barazanji) dan Mappaccing, memiliki makna yang terkandung sendiri di setiap tahapan prosesnya. Selain itu, simbol-simbol yang terkandung dalam prosesi perkawinan adat Bugis Sinjai Desa Panaikang yaitu baik yang tersirat lewat tahapan pelaksanaannya, maupun lewat perangkat-perangkat kelengkapannya, menggambarkan betapa tingginya nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur kita yang tentunya harus tetap dijunjung tinggi dan tetap dilestarikan.
Pola Perilaku Sosial Masyarakat Dalam Mempertahankan Budaya Lokal (Studi Kasus Pembuatan Rumah di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa) Rilmi Eptiana; Arfenti Amir; Akhiruddin; Sriwahyuni
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 1 No 1 (2021): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana pola perilaku sosial masyarakat dalam mempertahankan budaya lokal pembuatan rumah di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa 2) mengetahui mengapa budaya lokal pembuatan rumah masih dipertahankan bagi masyarakat di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa 3) mengetahui apa dampak budaya lokal pembuatan rumah bagi masyarakat di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Adapun jumlah informan 14 orang dengan rincian anggota masyarakat yang memiliki rumah 20-39 tahun 3 orang dan yang baru memiliki rumah 1-13 tahun 3 orang, tokoh adat 1 orang, ketua pemuda 2 orang, Tokoh Agama 1 orang dan Kepala Tukang bangunan 4 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan member check untuk memperoleh keabsahan data. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, 1) Pola perilaku sosial dalam mempertahankan budaya lokal pembuatan rumah yaitu (a) Gotong royong (b) Tolong menolong. 2) Alasan budaya lokal pembuatan rumah masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Minanga antara lain (a) Merupakan suatu tradisi sejak zaman nenek moyang yang diwariskan secara turun-temurun (b) Mempunyai ciri khas dan keunikan. 3) Dampak budaya lokal pembuatan rumah yaitu, dampak positifnya seperti merasa nyaman dan terhindar dari segala penyakit dalam menghuni rumah, sedangkan dampak negatif tidak merasa nyaman dalam menghuni rumah dan terjadinya kebakaran jika membangun rumah tidak sesuai dengan kebiasaan.
Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Pendidikan Anak di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Anak SD Kelas III di SD Inpres 6/86 Botto Padang Kecamatan Kahu Kabupaten Bone) Husnawati; Sriwahyuni; Abdul Malik Iskandar
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 2 No 1 (2022): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v2i1.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi pendidikan anak SD kelas III di SD Inpres 6/86 Botto Padang Kecamatan Kahu Kabupaten Bone di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Penentuan Informan menggunakan teknik Purposive Sampling  sehingga informan yang dipilih dalam penelitian ini yaitu orang tua siswa kelas III SD Inpres 6/86 Botto Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.    Hasil dari penelitian ini yaitu, orang tua siswa kelas      III SD Inpres 6/86 telah berperan aktif dalam mendampingi anak pada pembelajaran daring. Bentuk peran orang tua dalam mendampingi anak pada pembelajaran daring yaitu (a) Mengawasi kegiatan belajar anak: Dalam pelaksanaan pembelajaran daring yang tidak terlepas dari pengawasan orang tua. Orang tua harus meluangkan waktunya untuk mendampingi anak agar proses pembelajaran dapat berlangsung sesuai dengan yang diharapkan. (b) Memberikan motivasi: Agar anak tidak merasa jenuh dan bosan selama pembelajaran daring berlangsung maka orang tua memberikan semangat dalam mengikuti pembelajaran daring. (c) Menyediakan fasilitas belajar: Orang tua juga telah menyediakan fasilitas belajar seperti handphone, kuota internet, alat tulis menulis dan fasilitas lainnya untuk menunjang proses pembelajaran daring. (d) Membantu mengatasi kesulitan belajar anak: Dalam proses pembelajaran daring anak mengalami kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru sehingga dibutuhkan bantuan dari orang tua untuk mengatasi melalui dengan mencari informasi melalui internet dan berbagai media lainya.
Kontrol Sosial Orang Tua Terhadap Anak Kecanduan Game Online Di Kelurahan Pa’baeng-Baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar Ferdinandus Jebarus; Arfenti Amir; Muh. Reski Salemuddin; Sriwahyuni; Hasanudin Kasim
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 3 No 1 (2023): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v3i1.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontrol sosial orang tua terhadap anak kecanduan game online di Kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskripsi kualitatif dengan penentuan informan terdiri dari 12 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria anak kecanduan game online, orang tua anak kecanduan game online dan pemerintah setempat di Kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: kontrol sosial orang tua terhadap anak kecanduan game online di kelurahan Pa’abaeng-baeng Kecamatan Tamalate Kota Makassar lebih kepada cara preventif a) membatasi waktu penggunaan handphone, dimana anak bermain game online dengan memberikan batasan waktu 1-2 jam bersama handphone; b) pengawasan dalam penggunaan handphone, dimana penggunaan handphone pada anak dengan selalu mengawasi anak-anak dalam penggunaan handphone-nya, terutama untuk permainan game online; c) menasehati anak dalam penggunaan handphone, orang tua perlu dalam menasehati anak dalam penggunaan handphone yang berlebihan dan saat menggunakan handphone meminta izin terlebih dahulu jika ingin menggunakannya.