Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Active Learning Tipe Index Card Match Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas III Sd Islam Al-Huda 2 Kota Kediri Muhamad Safa'udin; Jatmiko Jatmiko
Dharma Pendidikan Vol 20 No 2 (2025): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v20i2.589

Abstract

Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi pembelajaran Active Learning tipe Index Card Match dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa akibat dominasi metode ceramah yang membuat siswa pasif, kurang termotivasi, dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melibatkan guru, siswa, dan kepala sekolah di SD Islam Al-Huda 2 Kota Kediri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Index Card Match menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif, sehingga siswa lebih bersemangat, berani berinteraksi, dan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep matematika. Kendala yang muncul antara lain suasana kelas yang ramai dan kesulitan memahami isi kartu. Guru perlu merancang materi, instruksi, dan pengelolaan kelas yang baik agar strategi ini berjalan optimal. Temuan ini mendukung pentingnya penerapan metode aktif dalam pembelajaran matematika sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa Kata Kunci : Active Learning, Index Card Match, Pembelajaran Matematika, Pemahaman Konsep Abstract— This study aims to examine the application of the Active Learning strategy, specifically the Index Card Match type, in improving elementary school students’ understanding of mathematical concepts. The background of this research lies in the low level of students’ comprehension caused by the dominance of lecture methods that make students passive, less motivated, and struggling to grasp mathematical concepts. The study employed a qualitative approach with a case study design, involving teachers, students, and the principal at SD Islam Al-Huda 2 Kediri. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the Index Card Match strategy created an active, enjoyable, and collaborative learning atmosphere, making students more enthusiastic, willing to interact, and demonstrating improved understanding of mathematical concepts. However, challenges emerged, such as noisy classroom conditions and difficulties in comprehending the content of the cards. Teachers are therefore required to design appropriate materials, provide clear instructions, and manage the classroom effectively to optimize the implementation of this strategy. These findings highlight the importance of applying active learning methods in mathematics instruction as an effort to enhance students’ conceptual understanding. Keywords : Active Learning, Index Card Match, Mathematics Learning, Conceptual Understanding
Pengembangan Media Geoshake sebagai Inovasi Pembelajaran IPA Materi Gempa Bumi di Sekolah Dasar Novita Dewi Aryanti; Aan Nurfahrudianto; Jatmiko
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1021

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi gempa bumi disebabkan oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep yang bersifat abstrak serta penggunaan media pembelajaran yang kurang tepat dalam proses pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan media pembelajaran GeoShake sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Ngampel 2 Kota Kediri pada materi gempa bumi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V, ahli materi, ahli media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dokumentasi, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media GeoShake memperoleh penilaian sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Selain itu, hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media GeoShake, yang ditunjukkan dari perbedaan nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, media GeoShake dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran IPA pada materi gempa bumi di sekolah dasar.
Pengembangan E-LKPD Articulate Storyline 3 pada Materi Diagram Batang Sekolah Dasar Arista Niken Maharani; Aan Nurfahrudianto; Jatmiko
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i5.1022

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa pada materi diagram batang akibat penggunaan bahan ajar yang masih konvensional sehingga pembelajaran kurang interaktif dan hasil belajar siswa belum optimal. Pengembangan bahan ajar digital menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis Articulate Storyline 3 pada materi diagram batang sekolah dasar serta mengetahui tingkat kevalidan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN Mrican 2 Kota Kediri dengan subjek 26 siswa kelas IV, yang terdiri atas 6 siswa pada uji coba terbatas dan 20 siswa pada uji coba luas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 97,5% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi ahli bahan ajar memperoleh rata-rata persentase sebesar 92% dengan kategori sangat valid. Hasil uji keefektifan menunjukkan ketuntasan belajar klasikal sebesar 83,3% pada uji coba terbatas dan 95% pada uji coba luas dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, E-LKPD berbasis Articulate Storyline 3 pada materi diagram batang dinyatakan valid dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pemberdayaan Guru MGMP SMP Kabupaten Kediri Melalui Pelatihan Joyful Learning Berbasis Praktik dalam Pembelajaran Matematika Bambang Agus Sulistyono; Suryo Widodo; Aprilia Dwi Handayani; Lina Rihatul Hima; Ika Santia; Yuni Katminingsih; Dian Devita Yohanie; Samijo Samijo; Darsono Darsono; Jatmiko Jatmiko; Arya Bagas Susanto; Anggi Larasati; Nanda Nacaska; Khusnul Arifah; Karyawati Karyawati; April Rudianto
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i2.839

Abstract

Latar Belakang: Guru matematika SMP di Kabupaten Kediri masih menghadapi tantangan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pembelajaran cenderung berorientasi pada hasil, bukan proses berpikir siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya minat dan identitas matematis siswa. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan guru MGMP SMP Kabupaten Kediri melalui pelatihan joyful learning berbasis praktik nyata dalam pembelajaran matematika. Metode: Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap: (1) need assessment untuk mengidentifikasi kebutuhan guru; (2) pelatihan berbasis praktik yang melibatkan simulasi pembelajaran dan micro teaching; dan (3) pendampingan reflektif. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Sebanyak 91% peserta mampu mengintegrasikan strategi joyful learning dengan konteks materi matematika yang diajarkan. Kesimpulan: Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif meningkatkan kompetensi pedagogis dan kreativitas guru dalam menerapkan joyful learning pada pembelajaran matematika di SMP.
Ethnomathematical Exploration of Geometric Concepts in Tegowangi Temple Ornaments Bryant Candra Wijaya; Fanny Rahma Eka Aprianny; Amelia Putri Wahyuni; Jatmiko Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Noumerico: Journal of Technology in Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2026): Noumerico, March 2026
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtme.v4i1.8472

Abstract

This study explores geometric concepts embedded in the ornaments of Tegowangi Temple through an ethnomathematical perspective. Previous studies on temple-based ethnomathematics have primarily focused on general geometric forms, with limited attention to specific concepts and their pedagogical relevance, particularly in the context of Tegowangi Temple. Addressing this gap, this research aims to identify and analyse the concepts of reflection, similarity, and circles within the temple’s ornamental structures. A qualitative exploratory design with an ethnographic approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analysed using domain and taxonomic analysis to interpret mathematical representations within cultural artefacts. The findings reveal that reflection is evident in the symmetrical structure of corner kala ornaments, in the similarity of the yoni's proportional dimensions, and in circular concepts in the decorative patterns of the Perwara Temple. These concepts were derived through systematic visual and structural analysis of ornament forms. Conceptually, the study contributes to a deeper understanding of geometry in cultural contexts, while pedagogically, it provides contextual learning resources for junior high school mathematics
Representasi matematika dalam arakan budaya lokal: Kajian etnomatematika Kirab Agung Budaya Dusun Dorok Jatmiko Jatmiko; Nadila Fradita Rizki; Irfan Ferdianto; Siti Meira; Asih Dwi Aprilia; Aprilia Dwi Handayani
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/wd.v13i2.21668

Abstract

Matematika kerap dipersepsikan sebagai ilmu yang abstrak dan terpisah dari kehidupan sehari-hari, sehingga berdampak pada rendahnya minat literasi dan numerasi, khususnya di wilayah pedesaan. Padahal, dalam praktik budaya masyarakat tradisional, konsep matematika telah lama hadir dan diterapkan secara kontekstual melalui ritual dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep etnomatematika dalam Kirab Agung Budaya Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang dilaksanakan setiap Bulan Sura di kawasan Cagar Budaya Dusun Dorok. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang didukung kajian pustaka, dengan data diperoleh melalui observasi dan wawancara sekaligus dalam pelaksanaan kegiatan PPK Ormawa HIMAPTIKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalender Sura merefleksikan keteraturan matematis bersifat siklik melalui pola periodisasi dan siklus windu, pola lantai Tari Gambyong merepresentasikan konsep geometri dan simetri, serta pembuatan gunungan mencerminkan penerapan geometri ruang, proporsi dan keseimbangan secara implisit. Temuan ini menegaskan bahwa praktik budaya lokal dapat menjadi konteks pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna untuk menumbuhkan literasi dan numerasi generasi muda melalui pendekatan etnomatematika   Mathematical representation in local cultural parades: An ethnomathematical study of the Grand Cultural Parade of Dorok Hamlet   Abstract: Mathematics is often perceived as an abstract science and separate from everyday life, thus impacting low interest in literacy and numeracy, especially in rural areas. In fact, in the cultural practices of traditional communities, mathematical concepts have long been present and applied contextually through rituals and traditions passed down from generation to generation. This study aims to examine the concept of ethnomathematics in the Grand Cultural Parade of Dorok Hamlet, Manggis Village, Puncu District, Kediri Regency, East Java, which is held every Sura Month in the Dorok Hamlet Cultural Heritage area. The study used a mixed method (mixed methods) with qualitative and quantitative approaches supported by literature review, with data obtained through observation and interviews as well as in the implementation of PPK Ormawa HIMAPTIKA activities. The results of the study show that the Sura calendar reflects cyclic mathematical regularity through periodicity and windu cycle patterns, the Gambyong Dance floor pattern represents the concept of geometry and symmetry, and the making of gunungan reflects the application of spatial geometry, proportion and balance implicitly. These findings confirm that local cultural practices can be a context for contextual and meaningful mathematics learning to foster literacy and numeracy of the younger generation through an ethnomathematics approach..
PENGARUH PENGGUNAAN E-MODUL ETNOMATEMATIKA BERBASIS LESUNG JOHO KEDIRI TERHADAP PENINGKATAN NUMERASI SISWA SMP Indah Dwi Setyani; Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i1.4427

Abstract

Numerasi merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran matematika, namun masih rendah akibat pembelajaran yang kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan E-Modul Etnomatematika: Konsep Matematika Dalam Alat Musik Lesung Joho Kediri terhadap kemampuan numerasi peserta didik SMP pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu melalui desain one group pre-test–post-test. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik kelas VIII SMP Plus Rahmat Kediri. Instrumen penelitian berupa tes numerasi yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan e-modul. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Dengan demikian, E-Modul Etnomatematika: Konsep Matematika Dalam Alat Musik Lesung Joho Kediri efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.
ANALISIS METAKOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI LUAS GABUNGAN BANGUN DATAR Firda Rizky Amelia; Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i1.4433

Abstract

This study aims to describe students’ metacognitive skills in solving mathematical problem-solving tasks on composite plane figures. A qualitative descriptive approach was employed. The subjects were three fifth-grade students of SDN Blabak 1 Kota Kediri, selected through purposive sampling and categorized into high, medium, and low mathematical ability levels. Data were collected through written tests, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The instruments were developed based on the metacognitive indicators of Jacobse and Harskamp: orientation, planning, evaluation, and reflection. The results show that students with high mathematical ability demonstrate well-developed metacognitive skills across all indicators, students with medium ability exhibit partial metacognitive regulation, and students with low ability show weak metacognitive control. These findings emphasize the importance of strengthening metacognitive strategies in mathematics learning.
Pengaruh Pendekatan Worked Example Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Materi Statistika Siswa SMP Irma Widyawati; Jatmiko Jatmiko; Aprilia Dwi Handayani
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan Worked Example terhadap prestasi belajar matematika pada materi statistika siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Papar. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII-G sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan pendekatan Worked Example dan kelas VIII-F sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar kelas eksperimen sebesar 88,21, sedangkan kelas kontrol sebesar 82,83. Hasil uji Independent Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan Worked Example terhadap prestasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, pendekatan Worked Example efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi statistika.
PENGARUH METODE BERNYANYI BERBANTUAN MEDIA PAPAN AKPAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR PADA MATERI KATA KERJA AKTIF DAN PASIF Surya Aditiya Pratama; Aan Nurfahrudianto; Jatmiko Jatmiko
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5643

Abstract

Pemahaman struktur kata kerja aktif dan pasif merupakan kompetensi esensial penopang literasi siswa kelas rendah, namun pembelajaran di SDN 4 Campur Gondang masih didominasi metode ceramah searah sehingga hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan metode bernyanyi berbantuan media papan AKPAS (Aktif Pasif) terhadap capaian hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas II. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen semu (quasi-experimental research) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian melibatkan 40 siswa kelas II yang terbagi secara purposive sampling ke dalam kelas eksperimen (20 siswa) dan kelas kontrol (20 siswa). Pengumpulan data menggunakan instrumen tes objektif pilihan ganda yang dianalisis menggunakan uji statistik parametrik melalui program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan lonjakan rata-rata nilai kelas eksperimen dari 50,40 menjadi 86,00, lebih tinggi dari kelas kontrol yang meningkat dari 50,40 menjadi 78,80. Uji Independent Samples t-Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) 0,001 < 0,05, yang membuktikan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antarkelompok. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi metode bernyanyi dan papan AKPAS efektif meningkatkan hasil belajar tata bahasa siswa melalui aktivasi multisensori yang menyenangkan. Kelebihannya terletak pada optimalisasi retensi memori jangka panjang, sedangkan kekurangannya memerlukan waktu persiapan guru yang lebih lama. Disarankan bagi guru kelas rendah untuk mengadopsi metode ini sebagai alternatif solutif dalam menciptakan atmosfer pembelajaran bahasa yang interaktif dan kreatif.
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Aditama, Dini Agustina, Nining Aisyah Firdaus Rozzaaq Akaz Dwi Prayitno Alfiano, Rofiudin Ananda Rizky Amelia Putri Wahyuni Andri Yeskial Huan Anggi Larasati Anggraini , Novia Afriana Annisa Nur Kamilah April Rudianto Aprilia Dwi Handayani Aprilia Dwi Handayani, Aprilia Dwi Aprillia Dwi Handayani Ardilla, Hellen Putri Octa Aris Taufik Febriansah Arista Niken Maharani Arya Bagas Susanto Asih Dwi Aprilia Bambang Agus Sulistyono Bryant Candra Wijaya Darsono Darsono Darsono Darsono Dhea Keniza Putri Dian Devita Yohanie Yohanie Dike Septiarani Dwi Puji Lestari Dwi Puji Lestari Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Elgie Firdyan Eka Zhoga Erfina Vernandika Valensia Fanny Rahma Eka Aprianny Farida Hanum Fauji, Diah Ayu Septi Feni Rita Fiantika Feny Rita Fiantika Ferdyan Mey Saputra Firda Rizky Amelia Gusniawati, Ayu Hana Laily Rahmatul Handayani , Aprilia Dwi Hani Yuanta Risma Putri Hendra Mashuri Ika Santia Indah Dwi Setyani Intan Kusuma Wardani Irfan Ferdianto Irma Widyawati Jailani Jailani Jati widi Tinawa Karyawati Karyawati Katminingsih , Yuni Khomsatun Ni’mah Khoyimatul Isti Farin Khusnul Arifah Kristianti , Lina Kukuh Andri Aka Lalu Muhammad Fauzi Lina Rihatul Hima Lusiana, Dina M Anis Zawawi Marista Dwi Rahmayantis Meysita Nur Ifani Miftakhul Nikmah Mochammad Muchlas Bachtiar Mochammad Widi Faturrahman Moh. Nurkholis Muchlishoh, Lailatul Muhamad Safa'udin Mukmin, Bagus Amirul Nadila Fradita Rizki Nanda Nacaska Nanda Nacaska Oktihsani Mohammad Nehemia Yanuar Ardiarsa Nita Dwi Apriliana Novita Dewi Aryanti Nur Khalimah Nurita Primasatya Nurita Primasatya Pangestu, Yorda Aditya Pebrianti, Vitriya Asih Pertiwi, Novia Kusuma Della Pramesti, Yasinta Sindy Pratama, Budiman Agung Putri , Anggila Ruly Eka Qutrido Antoko Mohti Rahmatul Risala Octaviandy Gresini Ramadhanty, Aisyah Nestria Al Falah Rany Widya Ulfaningrum Raynata Alfis Firmansyah Rifanda Natasya Wiri Dana Rika Nur Safitri Rika Risky Aswi Ramadhani Samijo, Samijo Sasmita, Vania Rachma Wahyu Septiarani , Dike Septiyan Wahyu Prayogi Setyo Harmono Sholehah Kartika Dewi Siti Halimatul Maulida Siti Meira Siti Rochana Slamet Junaidi Slamet Muhammad Ilham Suci Anjarwati Sucipto Sucipto Surya Aditiya Pratama Surya Ardana Putra Suryo Widodo Sutrisno Sahari, Sutrisno Tamara Jasmine Prasetyani Wahid Ibnu Zaman Widi Wulansari, Widi Widodo , Suryo Yesitasari, Berliyan Yuni Katminingsih Yunita Reza Amanda Yuwalina, Nina Ayu Nurma