Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS PERTANAMAN (IP) PADI SAWAH DI KABUPATEN SIMALUNGUN (Kasus : Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun) Wiwik May Anggraini; Rahmanta Ginting; M. Jufri
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan Indeks Pertanaman (IP) padi sawah selama lima tahun terakhir dan faktor-faktor yang mempengaruhi Indeks Pertanaman (IP) padi sawah di daerah penelitian.  Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, dan untuk pengambilan data dilakukan wawancara menggunakan kuesioner  terhadap petani padi sawah di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama lima tahun terakhir tidak ada perubahan Indeks Pertanaman (IP) di daerah penelitian. Petani umumnya melakukan penanaman padi sawah dua kali dalam setahun. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari perhitungan analisis linier berganda bahwa variabel irigasi, benih dan teknologi berpengaruh positif terhadap perkembangan Indeks Pertanaman (IP) di Kabupaten Simalungun, sedangkan hama memilik pengaruh negatif, hal ini dikarenakan keinginan petani melakukan penanaman akan berkurang apabila hama meningkat. Kata Kunci : Padi Sawah, Indeks Pertanaman (IP)
PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKSI PADI SAWAH (Kasus: Kabupaten Deli Serdang) Denisa Jurina Tanjung; Rahmanta Ginting; Diana Chalil
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh temperatur, curah hujan, kelembaban udara dan penyinaran matahari terhadap produksi padi sawah di daerah penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel temperatur, curah hujan, kelembaban udara dan penyinaran matahari yang dimasukkan dalam persamaan secara serempak berpengaruh terhadap produksi padi sawah di Kabupaten Deli Serdang. Secara individu variabel temperatur dan curah hujan memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap produksi padi sawah di daerah penelitian sedangkan variabel kelembaban dan sinar matahari memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi sawah. Kata Kunci: Iklim, Produksi Padi Sawah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI DAN KETERSEDIAAN BERAS DI KOTA BINJAI Kurniawan Saleh; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga beras, PDRB, dan harga ikan terhadap konsumsi beras dan pengaruh harga beras, luas areal panen, dan produktivitas terhadap ketersediaan beras di Kota Binjai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder runtun waktu (time series) mulai tahun 1989 sampai 2012. Dalam penelitian ini, pengolahan data dianalisis menggunakan persamaan regresi linear berganda dengan metode OLS (Ordinary Least Square). Alat bantu dalam pengolahan data sekunder ini adalah SPSS 21 (Statistcal Package for Soicial Science). Penelitian menunjukkan hasil estimasi untuk faktor-faktor yang mempengaruhu konsumsi beras di Kota Binjai dapat diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,859 yang berarti variasi yang terjadi pada harga beras, PDRB, dan harga ikan dapat menjelaskan konsumsi beras sebesar 85,9%. Secara serempak menunjukkan dari keseluruhan variabel bebas yaitu harga beras, PDRB, dan harga ikan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konsumsi beras. Secara parsial PDRB memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap konsumsi, harga beras memiliki hubungan yang positif namun tidak signifikan, harga ikan memiliki hubungan yang negatif namun tidak signifikan terhadap konsumsi beras. Sedangkan hasil estimasi untuk faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Kota Binjai dimana nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,986 yang berarti variasi yang terjadi pada harga beras, luas areal panen, dan produktivitas dapat menjelaskan ketersediaan beras sebesar 98,6%. Secara serempak menunjukkan dari keseluruhan variabel bebas yaitu harga beras, luas areal panen, dan produktivitas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ketersediaan beras. Secara parsial luas areal panen dan produktivitas memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap ketersediaan beras, sedangkan harga beras memiliki hubungan yang negatif namun tidak signifikan. Kata kunci : Konsumsi beras, ketersediaan beras, OLS.
ANALISIS DAMPAK ADOPSI TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Kasus : Desa Bangun Panei Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun) Amril Hanapi; Rahmanta Ginting; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat adopsi teknologi budidaya jagung di daerah penelitian, untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah adopsi teknologi budidaya jagung, dan untuk menganalisis dampak dari adopsi teknologi budidaya jagung terhadap pendapatan petani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan scoring, dan metode uji beda rata-rata (Compare Means)  dengan menggunakan alat bantu SPSS 19. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap teknologi budidaya jagung sesuai anjuran di Desa Bangun Panei adalah tinggi, ada perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah adopsi teknologi budidaya jagung, dan terdapat dampak positif adopsi teknologi budidaya jagung terhadap pendapatan petani di daerah penelitian.   Kata Kunci : Tingkat Adopsi, Teknologi Budidaya, Pendapatan.
DAMPAK PENGGUNAAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Kasus : Desa Bangun Panei, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun) Sri Astuti; Diana Chalil; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan pupuk kompos terhadap produksi, biaya dan pendapatan usahatani jagung di Desa Bangun Panei, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Daerah penelitian ditentukan secara purposive. Sampel ditentukan dengan metode random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tidak terdapat perbedaan nyata antara produksi jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia dengan petani pengguna pupuk kimia, (2) biaya usahatani jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia lebih rendah dibandingkan petani pengguna pupuk kimia, dan (3) pendapatan usahatani jagung petani pengguna pupuk kompos dan kimia lebih tinggi dibandingkan petani pengguna pupuk kimia. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Pupuk Kompos, Usahatani Jagung
ANALISIS DAYA SAING DAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KOMODITI PADI SAWAH DI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Denti Juli Irawati; Luhut Sihombing; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.82 KB)

Abstract

  ABSTRACT Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret tahun 2015 di Desa Melati II dan Desa Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Wilayah penelitian ditetapkan secara purposive. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing (keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif) usahatani komoditi padi sawah dengan irigasi setengah teknis dan non teknis di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dan untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah pada harga input (subsidi pupuk)-output (harga dasar gabah) terhadap pendapatan usahatani padi sawah dengan irigasi setengah teknis dan non teknis di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Metode analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Policy Analysis Matrix (PAM). Sampel penelitian sebanyak 98 orang yang ditetapkan secara simple random sampling. Hasil penelitian pertama adalah Usahatani padi sawah pada irigasi setengah teknis dan irigasi non teknis di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif sehingga usahatani padi sawah layak untuk diteruskan, dilihat dari nilai PCRdan DRCR. Dampak kebijakan pemerintah pada harga input-output terhadap pendapatan usahatani padi sawah pada irigasi setengah teknis dan irigasi non teknis di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai berdampak nyata pada pendapatan petani padi sawah pada harga privat.   Kata kunci : Keunggulan Kompetitif, Keunggulan Komparatif, Policy Analysis Matrix (PAM), Input Tradable, Harga Privat
STRATEGI PEMASARAN ROTI KACANG DI KOTA TEBING TINGGI Futri Medwina; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.021 KB)

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal pada pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi serta untuk menentukan strategi pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi. Penentuan daerah penelitian secara purposive. Metode pengambilan sampel dengan metode sensus dengan sampel sebanyak 3 perusahaan roti kacang di Kota Tebing Tinggi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu matriks SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:Faktor internal yang menjadi kekuatan dalam pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah produk, modal, harga jual dan jumlah produksi. Sedangkan yang menjadi kelemahan adalah promosi dan tenaga kerja. Faktor eksternal yang menjadi peluang dalam pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah permintaan pasar, teknologi dan bantuan pemerintah. Sedangkan yang menjadi ancaman adalah produk pesaing dan bahan baku. Strategi yang diperoleh untuk meningkatkan pemasaran roti kacang di Kota Tebing Tinggi adalah strategi agresif atau strategi SO (Strengths – Opportunities) yaitu ada kekuatan yang dimanfaatkan untuk meraih peluang yang menguntungkan. Kata Kunci:roti kacang, faktor internal dan eksternal, strategi pemasaran ABSTRACT
ANALISIS TATANIAGA KEPITING HASIL PRODUKSI DESA PANTAI GADING, KECAMATAN SECANGGANG, KABUPATEN LANGKAT (Studi Kasus: Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat) Maya Anggraini S; Diana Chalil; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.96 KB)

Abstract

  ABSTRAK Seiring dengan meningkatnya produksi kepiting, pada setiap tahun mengalami fluktuasi. Tetapi rentan lima tahun terakhir mengalami penurunan harga. Hal ini disebabkan saluran tataniaga yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, fungsi tataniaga, price spread dan share margin, serta efisiensi terhadap setiap saluran tataniaga kepiting di Desa Pantai Gading. Penarikan sampel dilakukan dengan metode penelusuran yang terdiri dari 15 sampel produsen, 5 sampel agen, 4 sampel pedagang pengecer desa, 5 sampel pedagang pengecer Medan. Data yang digunakan adalah data primer data skunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Shepherd, Metode Acharya dan Aggarwal, Composite Index Method, Marketing Efficiency Index Method dan Metode Soekartawi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: terdapat empat saluran tataniaga kepiting di Desa Pantai Gading yaitu I) Produsen – Agen – Pedagang Pengecer Desa – Konsumen, II) Produsen – Agen – Pedagang Pengecer Medan – Konsumen, III) Produsen – Pedagang Pengecer – Konsumen, IV) Produsen – Konsumen. Saluran IV mempunyai marjin tataniaga terendah dan merupakan saluran tataniaga yang paling efisien. Kata kunci: Kepiting, Tataniaga, Efisiensi, Share Margin, Price SpreadANALISIS TATANIAGA KEPITING HASIL PRODUKSI DESA PANTAI GADING, KECAMATAN SECANGGANG, KABUPATEN LANGKAT (Studi Kasus: Desa Pantai Gading, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat) ABSTRAK Seiring dengan meningkatnya produksi kepiting, pada setiap tahun mengalami fluktuasi. Tetapi rentan lima tahun terakhir mengalami penurunan harga. Hal ini disebabkan saluran tataniaga yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, fungsi tataniaga, price spread dan share margin, serta efisiensi terhadap setiap saluran tataniaga kepiting di Desa Pantai Gading. Penarikan sampel dilakukan dengan metode penelusuran yang terdiri dari 15 sampel produsen, 5 sampel agen, 4 sampel pedagang pengecer desa, 5 sampel pedagang pengecer Medan. Data yang digunakan adalah data primer data skunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Shepherd, Metode Acharya dan Aggarwal, Composite Index Method, Marketing Efficiency Index Method dan Metode Soekartawi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: terdapat empat saluran tataniaga kepiting di Desa Pantai Gading yaitu I) Produsen – Agen – Pedagang Pengecer Desa – Konsumen, II) Produsen – Agen – Pedagang Pengecer Medan – Konsumen, III) Produsen – Pedagang Pengecer – Konsumen, IV) Produsen – Konsumen. Saluran IV mempunyai marjin tataniaga terendah dan merupakan saluran tataniaga yang paling efisien. Kata kunci: Kepiting, Tataniaga, Efisiensi, Share Margin, Price Spread
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN SERTA PERSEPSI NELAYAN TERHADAP PROGRAM PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN OLEH PEMERINTAH ( Studi Kasus : Kelurahan Bagan Deli, Kec.Medan Belawan, Kota Madya Medan) Roy Asido Sianturi; Rahmanta Ginting; Tavi Supriana
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.313 KB)

Abstract

    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja, jumlah tenaga kerja, pengalaman kerja, dan harga jual terhadap pendapatan nelayan, mengetahui progam-program peningkatan pendapatan yang dilakukan pemerintah di daerah penelitian, menganalisis persepsi nelayan terhadap program peningkatan yang dilakukan pemerintah. Daerah penelitian ditentukan secara purposive yaitu di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kotamadya Medan dengan Populasi nelayan sebanyak 1.528 orang nelayan. Penarikan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling yaitu sampel diambil sebanyak 40 sampel. Metode analisis yag digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis skala likert. Hasil penelitian menunjukkan, variabel Modal kerja berpengaruh negatif, variabel Tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan, variabel Pengalaman berpengaruh positif tetapi tidak signifikan dan variabel Harga jual berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pendapatan Nelayan. Program peningkatan pendapatan yang ada di Kelurahan Bagan Deli adalah Bantuan Langsung Masyarakat Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Perikanan Tangkap (BLM PUMP). Persepsi nelayan yang tidak dapat program BLM PUMP terhadap program PUMP adalah 90 % negatif, 10 % adalah positif sedangkan persepsi nelayan yang dapat program adalah 70 % positif dan 30 % negatif. Jadi dapat disimpulkan Persepsi nelayan terhadap program BLM PUMP adalah negatif. Kata kunci : modal kerja, jumlah tenaga kerja, pengalaman, harga jual, pendapatan nelayan, program, persepsi
ANALISIS USAHATANI JAMBU MADU Pristia Juli Astuti Nasution; Satia Negara Lubis; Rahmanta Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik budidaya usahatani jambu madu, menentukan komponen biaya produksi yang terbesar dalam usahatani jambu madu, dan menganalisis kelayakan usahatani jambu madu. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yaitu dengan wawancara langsung kepada petani, dan untuk mengetahui komponen biaya terbesar dapat dilihat dengan menganalisis kelayakan jambu madu dengan menggunakan perhitungan R/C ratio dan BEP menggunaakan metode analisis deskriptif yaitu dengan wawancara langsung kepada petani yang ada di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik budidaya usahatani jambu madu di daerah penelitian dimulai dari teknik penyiapan lahan, teknik media tanam/pot, teknik penanaman, dan pemeliharaan, serta panen dan pasca panen sesuai (intensif) karena sesuai dengan anjuran. Komponen biaya produksi terbesar pada usahatani jambu madu di daerah penelitian adalah biaya pupuk yaitu sebesar 74,24%. Usahatani jambu madu di daerah penelitian adalah layak untuk diusahakan, dimana volume produksi jambu madu > BEP volume produksi yaitu 9.349 Kg lebih besar dari 4.193 Kg, dengan harga jual jambu madu > BEP harga produksi yaitu, Rp. 30.000 lebih besar dari Rp. 8.596 dan R/C ratio> 1 yaitu 2,23. R/C ratio>1 yaitu 2,23 artinya dengan modal sebesar Rp.1.000.000/musim tanam maka dapat menghasilkan keuntungan sebesar Rp.2.300.000/musimtanam. Kata Kunci: Usahatani Jambu Madu, Teknik budidaya Jambu Madu, R/C dan BEP