Rosmaida Sinaga
Department Of History Education, Faculty Of Social Sciences, Universitas Negeri Medan

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kongsi Dagang Inggris (EIC) dan Belanda (VOC): Pengaruhnya dalam Jaringan Perdagangan Antar Benua Rosmaida Sinaga; Tengku Riza Fahlevi; Ruth Grace Lumbantoruan; Hotmaida Berutu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4155

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran penting yang dimainkan oleh Kongsi Dagang Inggris (East India Company, EIC) dan Kongsi Dagang Belanda (Vereenigde Oostindische Compagnie, VOC) dalam membentuk jaringan perdagangan antar benua selama periode kolonial. Melalui analisis hubungan perdagangan antara Eropa, Asia, dan wilayah lainnya, tulisan ini menunjukkan bagaimana kedua kongsi dagang tersebut tidak hanya terlibat dalam ekspansi kolonial, tetapi juga menciptakan dinamika baru dalam ekonomi global. Dengan memperhatikan strategi monopoli, eksploitasi sumber daya, dan hubungan politik yang terjalin dengan kerajaan lokal, jurnal ini menyoroti dampak jangka panjang yang ditinggalkan oleh EIC dan VOC terhadap perdagangan internasional. Diskusi juga mencakup persaingan antara kedua kongsi dagang dan dampaknya terhadap struktur sosial dan ekonomi di wilayah-wilayah yang mereka kuasai.
Kemanusiaan dan Eksploitasi: Analisis Kebijakan Daendels di Tanah Jawa (1808-1811) Rosmaida Sinaga; Dian Pratama; Putri Hasanah Piliang; Dewy Maulidya Ningrum
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3982

Abstract

Kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh H.W Daendels selama masa pemerintahannya di Hindia Belanda, Khususnya di tanah jawa, dari perspektif kemanusiaan dan eksploitasi. Daendels, yang dikenal sebagai gubernur jendral Hindia Belanda antara tahun 1808-1811, menerapkan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat pertahanan militer dan infrastruktur di jawa, seperti Pembangunan jalan raya pos.Meskipun kebijakan ini membawa modernisasi dan efesiensi administratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan empat tahapan yaitu heuristik , kritik, interpretasi dan historiografi. Penelitian ini membahas sisi gelap dari implementasinya, yakni eksploitasi tenaga kerja pribumi yang melibatkan kerja paksa (Rodi), penderitaan, dan pelanggaran Hak Asasi Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kebijakan Daendels, meskipun berorientasi pada Pembangunan, menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang signifikan, serta memberikan refleksi kritis terhadap konsep Pembangunan masa colonial yang mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan.
Giyugun pada Masa Pendudukan Jepang Rosmaida Sinaga; Yesi Rotuanta Simbolon; Egia Adelia Gurusinga; Jeremia Nababan
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4063

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai latar belakang dan peran Giyugun selama masa pendudukan Jepang di Indonesia, khususnya Sumatera Utara Giyugun merupakan pasukan sukarela atau militer yang dibentuk di seluruh Sumatera selama masa pendudukan Jepang. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana proses dibentuknya Gituyun dan untuk mengetahui apa tujuan dari terbentuknya Giyugun di Sumatera pada masa pendudukan Jepang.
Eksploitasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara pada Masa Kolonial: Implikasi dan Warisannya Rahel Arthaida Hutajulu; Nadia Sarita; Edo Immanuel Sinaga; Rosmaida Sinaga
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3962

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola eksploitasi sumber daya alam di Sumatera Utara selama masa kolonial dan dampaknya terhadap ekonomi, struktur sosial, dan lingkungan. Pada periode kolonial, Sumatera Utara mengalami perubahan signifikan akibat pengembangan perkebunan besar, seperti tembakau, kopi, dan karet, yang dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda. Eksploitasi ini menyebabkan ketergantungan ekonomi pada komoditas ekspor, serta marginalisasi masyarakat lokal, khususnya suku Batak dan Karo, yang kehilangan hak atas tanah mereka. Selain itu, kebijakan kolonial menyebabkan kerusakan lingkungan yang masih dirasakan hingga kini, seperti deforestasi dan degradasi tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi untuk menggali dampak jangka panjang kolonialisme. Temuan menunjukkan bahwa dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari eksploitasi sumber daya alam pada masa kolonial masih berlanjut hingga saat ini. Pendekatan postkolonial digunakan untuk memahami narasi sejarah dari perspektif masyarakat lokal yang selama ini terpinggirkan. Warisan kolonial ini menegaskan pentingnya upaya rekonstruksi narasi sejarah dan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang lebih adil bagi masyarakat lokal.
Penjelajahan Samudera Orang Portugis Rosmaida Sinaga; Yosafat Lesmana Tampubolon; Gema Persada Tarigan; Nazwa Khalizah; Eka Salva Rila
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4025

Abstract

Kepenjelajahan samudra orang Eropa dari abad ke-15 sampai ke-17 menandai perubahan besar dalam sejarah dunia, terutamanya di kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia. This study will analyze the historical methods used in understanding the phenomenon of exploration with a spotlight on the use of both primary and secondary sources and the underlying social, political, and economic contexts. Berdasarkan identifikasi data melalui analisis pada keterangan jurnal pelaut, dokumen resmi, dan karya akademik, Chaminade menemukan bahwa penjelajahan samudra tak hanya dipicu oleh motif pencarian jalur perdagangan baru tapi oleh motif kolonialisme dan imperialisme juga. Perkembangan teknologi navigasi sangat membantu kesuksesan ekspedisi Eropa. Imbas penjelajahan ini sangat luas, mulai dari perubahan dalam peta perdagangan global hingga interaksi budaya yang memengaruhi masyarakat lokal. Let this be a prelude to further reinforce the understanding of the dynamics of oceanic exploration as part and parcel of Indonesian history itself, shaping social and cultural identities.
Kemajuan dan Kontrovensi Kebijakan Agraria Raffles Rosmaida Sinaga; Arisya Rajagukguk; Hertati Sitanggang; Risky Manullang
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4170

Abstract

Artikel ini membahas sejarah reformasi agraria di Indonesia, dengan fokus pada kebijakan pengelolaan tanah yang diterapkan oleh Sir Stamford Raffles pada awal abad ke-19. Tanah sebagai sumber daya vital sering kali menjadi sumber konflik antara penguasa dan masyarakat, dengan perbedaan persepsi mengenai kepemilikan dan pemanfaatannya. Raffles memperkenalkan sistem sewa tanah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan modernisasi sistem agraria, tetapi kebijakan ini juga menimbulkan kontroversi dan dampak negatif bagi petani lokal dan masyarakat adat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang mencakup tahapan heuristik, kritik atau verifikasi, interpretasi, dan historiografi, dengan studi literatur sebagai bagian penting dalam analisis. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang warisan historis yang membentuk sistem agraria di Indonesia hingga saat ini.
Kebijakan Pendudukan Jepang di Indonesia 1942-1945 Rosmaida Sinaga; Gabriel Joey Febriand Sinurat; Thoriq Aulia; Nadya Khaterina Manurung
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses awal masuknya Jepang di Indonesia, penetapan kebijakan pemerintah pendudukan Jepang di bidang ekonomi dan sosial, dan dampak penerapan kebijakan pemerintah pendudukan Jepang di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa proses awal masuknya Jepang di Indonesia dimulai dengan serangkaian peristiwa yang bertalian dengan Perang Dunia II di Asia Pasifik. Penerapan kebijakan pemerintah pendudukan Jepang di bidang ekonomi berfokus pada pemanfaatan sumber daya untuk mendukung kebutuhan perang yang berdampak pada penderitaan rakyat. Penerapan kebijakan di bidang sosial berfokus pada mobilisasi romusha dan pengerahan jugun ianfu.
Konflik Portugis Terhadap Kesultanan Tidore (1970-1975) Rosmaida Sinaga; Winda Helena Simangunsong; Tatiah Anisah Lumban Gaol; Nanda Aulia Sahada
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Perjuangan Sultan Babullah untuk mengusir Portugis dari Maluku Utara tahun 1570-1575Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah sebagai berikut: (1) heuristik, (2) kritik sumber, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) Pembunuhan Sultan Khairun yang dilakukan oleh Antonio Pimental atas perintah Diego Lopez de Mesquita menjadi penyebab bangkitnya perlawanan serta pengusiran yang dilakukan Sultan Babullah terhadap Portugis, (2) Perjuangan Babullah dimulai ketika dilantik menjadi Sultan Ternate pada 28 Februari 1570. Saat pelantikannya ia bersumpah menuntut balas atas kematian ayahnya. Babullah mengobarkan Perang Soya-soya atau perang pembebasan negeri. Pos-pos Portugis di berbagai tempat di hancurkan. Benteng-benteng pertahanan Portugis satu per satu dapat direbut, hanya tersisa Benteng Gamlamo, (3) Akhir Perjuangan Babullah ketika Benteng Gamlamo sebagai benteng pertahanan terakhir Portugis dikepung selama lima tahun 1570-1575, hingga Portugis menyerah dan terusir dari Maluku Utara
Kebijakan Inggris Dalam Kepemimpinan Thomas Raffles di Indonesia 1811-1816 Rosmaida Sinaga; Andrian Maulana; Rifka Ariani Lubis; Maria Maharani Sitepu
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.3963

Abstract

Artikel ini membahas tentang kepemimpinan Thomas Stanford Raffles di Indonesia 1811-1816 serta kebijakan yang ia terapkan kepada masyarakat Indonesia kala itu dan dampak yang dirasakan. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan empat tingkatan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan sejarah. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa Raffles adalah seorang pemahaman Liberal yang sangat terpengaruh oleh masa pencerahan dan revolusi Prancis. Pemerintahannya tidak berlangsung lama di Indonesia hanya 1811-1816, Raffles ditugaskan oleh Inggris ke Indonesia khususnya pulau Jawa untuk melindunginya dari ancaman dari negara luar karena Jawa adalah pusat strategis bagi Inggris untuk berkuasa di Indonesia. Dalam pemerintahannya di Indonesia Raffles banyak menerapkan kebijakan seperti Indirect Rule, Sistem Landrente, Penghapusan Perbudakan dan system Tribute, tentunya kebijakan yang dibuat Raffles berdasarkan pikiran rasionalnya terhadap Kerajaan Inggris dan dampaknya untuk masyarakat kala itu.
Kunci Sukses Penjelajahan: Peran Kompas Dalam Membentuk Peta Dunia Rosmaida Sinaga; Mawaddah Mawaddah; Alya Putri Dania; Sen Aron Satahi Simanjuntak
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4171

Abstract

Penjelajahan global yang dilakukan oleh para penjelajah pada abad-abad lalu memiliki peran penting dalam membentuk peta dunia seperti yang kita kenal saat ini. Salah satu instrumen vital dalam penjelajahan adalah kompas. Sebagai alat navigasi, kompas menjadi kunci sukses dalam menentukan arah di lautan lepas dan daratan asing yang tidak memiliki penanda jelas. Dengan bantuan kompas, para penjelajah dari berbagai bangsa mampu menavigasi rute-rute yang sebelumnya tidak diketahui dan memperluas pengetahuan geografis dunia. Penemuan rute baru dan peta wilayah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya tidak hanya berdampak pada pemetaan fisik bumi, tetapi juga pada perkembangan perdagangan, interaksi budaya, dan dominasi politik di berbagai wilayah. Dalam konteks ini, kompas bukan hanya alat bantu navigasi, tetapi juga simbol inovasi dan kemampuan manusia dalam menaklukkan tantangan alam demi memperluas wawasan global. Artikel ini membahas bagaimana kompas memainkan peran sentral dalam perjalanan penjelajahan dunia dan dampaknya terhadap pembentukan peta global.
Co-Authors Abd Haris Nasution Afifah Najdatul Muna Ajeng Priska Sari Alya Nataly Alya Putri Dania Andrian Maulana Arisya Rajagukguk Cynthia C.A Sitorus* Daniel Anugrah Marbun Dewy Maulidya Ningrum Dian Pratama Edo Immanuel Sinaga Egia Adelia Gurusinga Eka Salva Rila Esa Indriani Br Bangun Flores Tanjung Friska Fransiska Aruan Gabriel Joey Febriand Sinurat Gabriel Pakpahan Galih Raka Siwi Gema Persada Tarigan Harry Kriston Situmeang Hertati Sitanggang Hery Junianto S Marbun Hotmaida Berutu Ilmiyatul Fitri Charisma Iren Sintiya Pelawi Jan Devit Dohardo Saragih Javanya Sinaga Jeremia Nababan Josua Simanjuntak Juan Vito Simanjuntak Karina Karina Kiki Andiani Silaban Kinanti Naya Natasha Lister Eva Simangunsong Lister Eva Simangunsong Lois Zibya Priscilla Batubara Lubis, Hafnita Sari Dewi Lundu Wijaya Simbolon Maria Irma Situmorang Maria Maharani Sitepu Marsella Br Sembiring Mawaddah Mawaddah Mesya Angelina Alo Kusa Nabila Mufti Lestari Nadia Sarita Nadya Khaterina Manurung Najuah, Najuah Nanda Aulia Sahada Natalia Fronika Sianturi Nazwa Khalizah Nelman Wisabla Nirwana Dewantari Yani Putri Nita Pardede Novia Mutiara Ocha Primalia Tondang Oktavia Sitorus Pretty Pakpahan Putri Aulia Purba Putri Hasanah Piliang Rahel Arthaida Hutajulu Rifka Ariani Lubis Risky Manullang Rizki Fadilla Sambas Rizki Hazira Ruth Debora Rumahorbo Ruth Grace Lumbantoruan Salsabila Lubis Salsalina Gurusinga Sen Aron Satahi Simanjuntak Sitevis Ndruru Siti Julaiha Sonia R. Matanari Suci Larasati Supriadi Hartawan Hutabarat Tappil Rambe Tatiah Anisah Lumban Gaol Tengku Riza Fahlevi Tesa Romanti Sibarani Thoriq Aulia Ulya Salisa Raunaq Winda Helena Simangunsong Yeni Utami Hutasoit Yesi Rotuanta Simbolon Yosafat Lesmana Tampubolon Yosua Solafide Sinaga Yuri Nasution Yushar Tanjung