Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN SANITASI LINGKUNGAN DI DISTRIK SENTANI, KABUPATEN JAYAPURA Winarno, Tri; Alfons, Alfred Benjamin
DINAMIS Vol 17 No 1. Juli (2020): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v17i1.672

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditimbulkan akibat meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan pembangunan di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura yaitu permasalahan sanitasi lingkungan, dimana jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak negatif bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat di wilayah itu Distrik Sentani itu sendiri. Selain itu, ketersediaan infrastruktur sanitasi lingkungan di Distrik Sentani dirasakan masih kurang dan masih perlu ditingkatkan, agar sesuai dengan standar yang disyaratkan dalam pengelolaan sanitasi lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu hasil studi terkait permasalahan sanitasi lingkungan di Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, sehingga dapat mengatasi permasalahan sanitasi lingkungan yang mana merupakan salah satu dari permasalahan pembangunan perkotaan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa terdapat beberapa permasalahan sanitasi lingkungan yang terjadi di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura antara lain masih terdapat 50,8% tangki septik yang tersuspek tidak aman karena tidak memiliki bidang resapan; masih banyak area di wilayah Distrik Sentani yang merupakan area terjadinya genangan akibat belum adanya saluran drainase, beberapa ruas saluran yang berfungsi kurang maksimal, banyaknya material sedimen baik berupa pasir bahkan batuan yang ikut terbawa dalam saluran drainase; limbah cair industri rumah tangga di Distrik Sentani yang umumnya banyak menggunakan air dalam sistem prosesnyadan tidak dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL); serta masih minimnya Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di wilayah Distrik Sentani.
Karakteristik Profil Endapan Nikel Laterit di Blok X, Desa Korowou, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah Martadiastuti, Vanadia; Winarno, Tri; Marin, Jenian; Abdillah, Muhammad Faiz
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nikel merupakan unsur logam yang bermanfaat untuk berbagai industri. Salah satu kabupaten penghasil bijih nikel yaitu Kabupaten Morowali Utara yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah. Pada tahun 2020, Morowali Utara memiliki sumberdaya bijih nikel sebesar 487 juta ton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi geologi seperti geomorfologi, litologi, struktur geologi, serta distribusi dan karakteristik profil endapan nikel laterit pada daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pemetaan geologi permukaan, pemerian inti bor, analisis sayatan tipis, dan analisis X-ray Fluoroscence (XRF). Daerah penelitian tersusun atas Satuan Harzburgit, Satuan Dunit, dan Endapan Aluvial. Geomorfologi terbagi menjadi 3 satuan bentuklahan yaitu Satuan Bentuklahan Struktural, Satuan Bentuklahan Denudasional, dan Satuan Bentuklahan Fluvial. Karakteristik zona tanah penutup (top soil) berwarna merah kecoklatan, banyak terdapat akar tanaman, dan berkadar Ni antara 0,619 – 1,028%. Zona limonit berwarna coklat kemerahan dan berkadar Ni antara 0,426 – 1,186%. Zona saprolit berwarna coklat kekuningan dan berkadar Ni antara 0,204 – 1,631%. Zona batuan dasar berwarna hitam kehijauan dengan kadar Ni antara 0,162 – 0,583%.
KARAKTERISTIK GEOKIMIA DAN PETROGENESIS BATUAN BEKU PRODUK GUNUNG PANDAN DI DAERAH GONDANG, BOJONEGORO, JAWA TIMUR Muhammad, Yauman Muafa; Marin, Jenian; Winarno, Tri; Martadiastuti, Vanadia
Jurnal Geosaintek Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Pandan merupakan produk vulkanisme Kuarter di Jawa Timur yang saat ini sudah tidak aktif. Produk vulkanisme berupa batuan beku di antaranya ditemukan di Gunung Watu, Jati, Puru dan Lawang. Secara regional, lokasi penelitian berada di antara volcanic front dan back arc volcano Pulau Jawa yang merupakan hasil subduksi busur kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik geokimia batuan di daerah penelitian, afinitas magma, dan asal tatanan tektonik pembentuknya. Metode yang digunakan di penelitian ini adalah pemetaan geologi, analisis petrologi, dan analisis geokimia dengan x-ray fluorescence (XRF). Daerah penelitian secara umum tersusun atas andesit piroksen dan andesit hornblende dengan tekstur porfiritik. Analisis geokimia menunjukkan batuan termasuk ke dalam jenis high-K andesite dan high-K basaltic andesite. Seiring meningkatnya kandungan SiO2, oksida utama FeO, CaO, dan Al2O3 mengalami penurunan sedangkan K2O mengalami kenaikan. Afinitas magma batuan beku di daerah penelitian adalah high-K calc alkaline. Gunung Pandan berasal dari tatanan tektonik calc-alkali basalt dan island arc basalt serta menunjukkan variasi spasial K2O yang konsisten dengan Gunung Wilis, Lasem, dan Muria.
PEMETAAN RAWAN BENCANA GEOLOGI DI KELURAHAN JABUNGAN, KECAMATAN BANYUMANIK, KOTA SEMARANG Winarno, Tri; Marin, Jenian; Martadiastuti, Vanadia
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2024.23824

Abstract

Jabungan adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang yang menyimpan potensi sebagai tujuan wisata alam. Jabungan memiliki morfologi perbukitan terjal dan secara geologi tersusun dominan oleh batuan vulkaniklastik dan batuan sedimen laut dalam, serta keberadaan struktur geologi. Kondisi tersebut menyebabkan adanya potensi bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan kekeringan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memetakan daerah yang berpotensi bencana alam tersebut menjadi zonasi kerawanan bencana longsor, banjir, dan kekeringan. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi geologi lapangan dan analisis geospasial dengan raster calculator untuk menentukan zona rawan bencana. Parameter yang digunakan adalah litologi, curah hujan, kelerengan, dan tata guna lahan.  Hasil kegiatan adalah tersedianya peta rawan bencana Kelurahan Jabungan yang disajikan dalam media informasi berupa poster yang diharapkan menjadi dasar dalam melakukan mitigasi bencana alam. Selain itu juga agar diadikan acuan bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal untuk meminimalisir terjadinya bencana.
Studi Komparasi dan Analisis Kumparan pada Wireless Power Transfer dengan Mempertimbangkan Variasi Jarak dan Misalignment Winarno, Tri; Riawan, Dedet Candra; Suryoatmojo, Heri
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pengisian kendaraan listrik dapat diklasifikasikan berdasarkan media pengisiannya, yaitu pengisian dengan kabel (Conductive Charging) dan tanpa kabel (Wireless Charging). Metode Wireless Charging sekarang ini mulai banyak diteliti karena dinilai lebih nyaman dan praktis untuk pengguna daripada metode pengisian dengan kabel. Wireless Power Transfer (WPT) merupakan metode yang sering digunakan pada pengisian beterai kendaraan listrik berbasis tanpa kabel atau wireless. Dalam membangun sistem WPT yang optimal diperlukan desain kumparan yang tepat karena parameter-parameter kumparan akan berdampak pada kinerja sistem WPT. Parameter yang dimaksud meliputi induktansi diri, induktansi timbal balik, dan kopling koefisien. Selain itu, desain kumparan ini nantinya akan mempengaruhi penerapan sistem WPT pada kendaraan listrik karena luas dari kendaraan listrik yang berbeda-beda. Pada penelitian ini akan dilakukan komparasi dan analisis kumparan circular planar spiral dan kumparan square planar spiral pada variasi jarak 10 hingga 100 mm dan misalignment 0 hingga 40 mm. pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kumparan square planar spiral menghasilkan daya ouput yang lebih besar daripada kumparan circular planar spiral pada variasi jarak dan misalignment yang sama.
Karakteristik Alterasi dan Mineralisasi Tipe Epitermal Daerah Gunung Budheg dan Sekitarnya, Tulungagung, Jawa Timur Ali, Rinal Khaidar; Winarno, Tri; Jamalulail, Muhammad Ainurrofiq
EKSPLORIUM Vol. 41 No. 1 (2020): MEI 2020
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/eksplorium.2020.41.1.5676

Abstract

The discovery of vuggy quartz boulders around Pojok Village, Gunung Budheg area, Tulungagung, East Java, indicates the presence of mineral deposits process in this area. This study aims to discuss detailed characteristics of alteration and mineralization as well as mineral deposits type in the study area. The research methods are field observations completed with petrography, X-ray Diffraction (XRD), and mineragraphy laboratory analysis. The rock unit in the study area consists of six lithology units, a dacitic intrusion, andesitic lava, andesitic breccia, poly-mix breccia, reef limestone, and alluvium. The study area's alteration types are profilitic alteration, argillic alteration, advanced argillic, and silicification alteration. The profilitic alteration characterized by the abundance of chlorite minerals. The argillic alteration characterized by the abundance of kaolin minerals, while the advanced argillic alteration by the presence of kaolinite and alunite minerals. The silicification alteration characterized by abundance quartz minerals. The metallic minerals dominated in the area are sulfide minerals such as covellite, chalcocite, enargite, chalcopyrite, pyrite, and jarosite. The native gold found in an association with enargite. The study area's mineral deposit system is an epithermal high sulfidation system characterized by mineralized vuggy quartz and the presence of kaolinite mineral as an alteration mineral.
Parenting Experiences in Shaping Sleep Routines for Children with Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD): A Phenomenological Study Rahmaningrum, Ainulia Salsabila; Santoso, Tri Budi; Winarno, Tri
Jurnal Keterapian Fisik Jurnal Keterapian Fisik Volume 9 Issue 2 Year 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkf.v9i2.481

Abstract

Background: Parenting styles influence sleep routines and problems in children with Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD); sleep quality includes efficiency, latency, duration, and wakefulness after onset. This study explores the experience of implementing bedtime routines based on caregiver parenting styles and their implications for the sleep quality of children with ADHD. Methods: Qualitative study with a phenomenological approach; non-probability sampling (purposive sampling). Participants consisted of 8 caregivers (mothers, aunts, grandmothers) of children with ADHD at YPAC Surakarta; semi-structured in-depth interviews were conducted 2–3 times per participant and analyzed thematically with credibility and confirmability tests. Results: Three main themes emerged: (1) Caregiver parenting styles (implementation and influence on sleep), (2) Types of parenting styles based on Baumrind's aspects, (3) Sleep quality of children with ADHD (sleep quality, sleep problems, supporting factors). Authoritarian parenting was linked to a stable sleep schedule but had no impact on efficiency; democratic parenting influenced emotional regulation; permissive parenting had no apparent effect on sleep quality; neglectful parenting was associated with sleep-onset insomnia without a clear cause. Conclusion: Variations in parenting styles result in different profiles of impact on sleep quality indicators. Education and harmonization of parenting styles are recommended in pediatric occupational therapy services.