Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KEPROTOKOLAN DALAM KEGIATAN DIPLOMATIK DITINJAU DARI HUKUM INTERNASIONAL Hazza Azhar Arrijal; Sutiarnoto Sutiarnoto; Arif Arif
Journal of USU International Law Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Journal of USU International Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hazza Azhar Arrijal* Sutiarnoto** Arif***   Protocol is a series of activities related to the rules in a state event or official event which includes the procedure for place, ceremony and respect as a form of respect for State Officials, Government Officials, representatives of foreign countries and / or international organizations, and certain community leaders based on the Act Law No. 9 of 2010 concerning Protocols. Protocols are influenced by international customs which are then standardized and enacted as a guide for behavior, especially in diplomatic relations. The aspect of international law is inherent in protocol because the parent of the protocol itself is that international custom is one source of international law, especially in diplomatic law. The role of protocol becomes an inseparable part of the success of a diplomatic activity. The formulation of the problem from the writing of this thesis is how the arrangement of diplomatic law related to protocol, how the international legal aspects of protocol, and how the role of protocol in diplomatic activities. This type of research is a normative method that is by studying the study of documents such as legislation, international treaties, judges' decisions, legal theories and scholar opinions relating to the role of protocol in diplomatic activities from an international legal perspective. Protocol rules that are applied and implemented in a diplomatic activity have a positive role which is to determine the atmosphere that influences the success of an event. Protocol also plays a role in creating social relations that bring one country closer to one another. Also important is the protocol to provide a sense of protection, order, security and comfort for all diplomatic representatives who carry out their duties.         Keywords: Role, Protocol, Diplomatic Activities
Pengembangan Buku Ajar Sejarah Berbasis Situs Sejarah Bima (Studi Kasus pada Siswa Kelas X MAN 2 Kota Bima) Ilmiawan Ilmiawan; Arif Arif
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.718 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v2i3.498

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajarsejarahberbasis situs sejarah Bima. Metode penelitian yang digunakan padapenelitian ini adalah Pengembangan. Digunakannyametode R&D dalam penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan buku ajar sejarahberbasis situs sejarah Bima. Menurut Borg and Gall (1983) R&D is process used to develop and validate educational product”. Yang dimaksud produk dalam konteks penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall (1983), adalah tidak terbatas pada bahan-bahan material saja seperti buku teks, film pendidikan dan sejenisnya akan tetapi, juga menyangkut dengan prosedur dan proses misalnya seperti model pembelajaran dan metode perorganisasian pembelajaran. Pengembangan materi atau buku ajar yang digunakan pada penelitian ini adalah pengembangan model Borg and Gall (1983). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat simpulkan bahwa hasil validasi ahli,  penilaian pendidik dan peserta didik, Pengembangan Buku Ajar Sejarahberbasis Situs Sejarah Bima bisa dan layak digunakan pada pembelajaran sejarah sesuai sub materi yang ada pada buku paket, Silabus, RPP dan kurikulum sejarah.Pengembangan BukuSejarahberbasisSitus Sejarah Bima yang telah dikembangkan sebagaimana Berdasarkan hasil uji coba terbatas dan ujicobalapangan diketahui bahwa hasil pengembangan dapat digunakanpadamatapelajaransejarah, khususnyapadatingkat SMA/MA/SMK yang berada di sekitarwilayah Kota/KabupatenBima, danumumnya di Indonesia
PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER BELAJAR DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU SMP NEGERI 1 PRAYA BARAT Arif Arif; Sukuryadi Sukuryadi; Fatimaturrahmi Fatimaturrahmi
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.819 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v1i2.184

Abstract

Prioritas pembangunan dibidang pendidikan adalah dengan Pemanfaatan perpustakaan oleh siswa secara berkelanjutan, hal ini erat kaitannya dengan proses pembelajaraan yang diselenggarakan oleh instansi pendidikan sekolah. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang dikelola oleh sekolah yang bersangkutan dengan tujuan untuk menyerap dan menghimpun informasi.Dengan adanya ketersediaan sumber belajar diperpustakaan, maka kegiatan belajar akan semakin efekif dan dapat menambah motivasi belajar siswa. Motivasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi belajar dan hasil belajar seseorang yang memiliki motivasi kecenderunagan untuk mencurahkan segala kemampuannya untuk menghasilkan hasil belajar yang optimal sesuai dengan hasil belajar yang diharapkan.Dalam kenyataan di sekolah, banyak siswa yang jarang memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan, sehingga motivasi belajar siswa menurun. Tujuan penelitian ini adalah. untuk mengetahui “Pengaruh ketersediaan sumber belajar terhadap motivasi belajar siswa SMPN 1 Praya Barat”. Di dalam metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang meneliti tentang Pengaruh Ketersediaan Sumber Belajar di Perpustakaan Sekolah Terhdap Motivasi Belajar Siswa Dalam Pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Praya Barat Lombok Tengah.Teknik korelasi yang digunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian adalah Dari hasil perhitungan ternyata nilai rxy yang di peroleh dalam penelitian ini adalah 0,467, sedangkan nilai rxy dalam dengan taraf signifikansi 5% dan N= 21 adalah 0,433 kenyataan ini mnunjukkan bahwa nilai rxy yang di peroleh dalam penelitian ini adalah lebih besar dari pada nilai rxy dalam r table. Sehingga korelasi rxy dinyatakan signifikan. Dengan hasil penelitian tersebut di sarankan agar pihak sekolah SMP Negeri 1 Praya Barat senantiasa memberikan arahan untuk memanfaatkan sumber belajar di perpustakaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa
PERAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA DALAM SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (Studi pada Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara) Eldi Yudianto; Marlina Marlina; Arif Arif
JURNAL MERCATORIA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL MERCATORIA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/mercatoria.v3i1.590

Abstract

Lahirnya Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan merupakan sebuah keniscayaan, untuk dapat mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi dalam berbagai sistem yang berhubungan dengan sarana dan prasarana tranportasi moda angkutan darat. Atas kajian yang mendalam dari berbagai pemangku kepentingan, dipandang bahwa keberadaan Undang-undang Nomor 14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi kemasyarakatan dan lingkungan stategis. Undang-undang UU  No. 22 tahun 2009 mengatur tentang peran yang sangat signifikan bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai instansi pemerintah yang terlibat langsung dalam memberikan pelayanan masyarakat di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Sosialisasi dilakukan untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara yang cenderung dari waktu ke waktu menunjukkan trend yang terus meningkat. Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam sistem penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan sebagai unsur pelaksana yang bertugas menyelenggarakan tugas kepolisian mencakup penjagaan, pengaturan, Pengawalan dan Patroli, Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa lalu lintas, Registrasi dan identifikasi pengemudi / kendaraan bermotor, penyelidikan kecelakaan lalu lintas dan penegakan hukum dalam bidang lalu lintas, guna memelihara keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Sosialisasi oleh Polda Sumut dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Utara masih belum menunjukan efek yang positif dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Rahmi Safrina; Iman Jauhari; Arif Arif
JURNAL MERCATORIA Vol 3, No 1 (2010): JURNAL MERCATORIA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/mercatoria.v3i1.591

Abstract

Anak mempunyai hak yang bersifat asasi, sebagaimana yang dimiliki orang dewasa, hak asasi manusia (HAM). Kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak (KDRTA) bukanlah kasus yang tidak ada terjadi. Berdasarkan monitorin PKPA di Sumatera Utara sejak 1999 sampai sekarang, keluarga atau orang yang terdekat dengan anak justru merupakan pelaku kekerasan paling dominan terhadap anak. Sementara kasus-kasus kekerasan seperti memukul, menendang dianggap sebagai hal biasa. Memandang pentingnya arti perlindungan anak, terutama anak yang berada di kawasan rumah tangga yang notabene berada di bawah pengawasan orang tua orang yang terdekat pada diri anak, maka perlu ditelaah lebih lanjut mengenai perlindungan terhadap pengaruh untuk meminimalisir kekerasan terhadap anak dalam rumah tangga. Perlindungan hak-hak anak yang diwujudkan sebagai gerakan global negara-negara di seluruh dunia dengan mensahkan Konvensi Hak Anak sebagai bagian dari hukum nasional. Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak mengatur tentang Tanggung Jawab Orang Tua terhadap Kesejahteraan Anak.
PENDIDIKAN BERWAWASAN MORAL MENGHASILKAN SDM ANTI KORUPSI Arif Arif
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 2, No 3 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v2i3.457

Abstract

Multi-dimension crises including moral crisis (corruption) indicate the failure ofeducation. The lack of transparency and accountability in the field of politics andeconomy worsens the condition. Various research results show that corruption abolition should instigate from self-commitment at individual level. Each individul anticorruption commitment becomes the underpinning for collective commitment. Education in this case may become the medium for the collective commitment conscientization since commitment as a main characteristic of mature human being can be nurtured through education. Education thus makes humans to be more fully human. The state of being “fully human” itself represents the anticipated objective of education. What needs to be noted is that education may become the development instrument for each individual and community if utterly facilitated with good morality of educators. Education might not breed corrupt human beings if the educators themselves are not corrup
BERFIKIR STATEGIS UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI DALAM IKLIM GELOMBANG KEKACAUAN (CHAOS) Arif Arif
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol 4, No 4 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v4i4.392

Abstract

Strategic thinking becomes the key of success for achieving organization goal. Strategy corresponds to how things are executed based upon set-up plans to gain maximum result. Therefore, organization is obliged to have its own strategy. Four basic principles have emerged in correspondence to new strategy: They have functional roles in human life cycle.
BERFIKIR STATEGIS UNTUK MENCAPAI TUJUAN ORGANISASI DALAM IKLIM GELOMBANG KEKACAUAN (CHAOS) Arif Arif
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 4 No. 4 (2007): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v4i4.392

Abstract

Strategic thinking becomes the key of success for achieving organization goal. Strategy corresponds to how things are executed based upon set-up plans to gain maximum result. Therefore, organization is obliged to have its own strategy. Four basic principles have emerged in correspondence to new strategy: They have functional roles in human life cycle.
PENDIDIKAN BERWAWASAN MORAL MENGHASILKAN SDM ANTI KORUPSI Arif Arif
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 2 No. 3 (2005): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v2i3.457

Abstract

Multi-dimension crises including moral crisis (corruption) indicate the failure ofeducation. The lack of transparency and accountability in the field of politics andeconomy worsens the condition. Various research results show that corruption abolition should instigate from self-commitment at individual level. Each individul anticorruption commitment becomes the underpinning for collective commitment. Education in this case may become the medium for the collective commitment conscientization since commitment as a main characteristic of mature human being can be nurtured through education. Education thus makes humans to be more fully human. The state of being “fully human” itself represents the anticipated objective of education. What needs to be noted is that education may become the development instrument for each individual and community if utterly facilitated with good morality of educators. Education might not breed corrupt human beings if the educators themselves are not corrup
Tourism Development Strategy Post Covid-19 Pandemic In Kendari City Arif Arif; Sawaludin Sawaludin; Noor Husna Khairisa
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 7, No 1 (2023): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jagat.v7i1.36499

Abstract

Kendari City is a developing city and has many tourism objects. The Covid-19 pandemic that has occurred since March 2020 has caused a lockdown and physical distancing policy, thus impacting the tourism industry. Therefore, there is a need for a tourism development strategy post the Covid-19 pandemic in Kendari City. This study aims to: (1) Know the impact of Covid-19 on the tourism industry in Kendari City; (2) Formulate a tourism development strategy post Covid-19 pandemic in Kendari City. This study uses SWOT analysis. The results of this study are: (1) The impact of Covid-19 in Kendari City, namely a reduction in the number of workers (layoffs), a decrease in the number of visitors in both tourism objects and hotels, a decrease in demand for the provision of meeting rooms, closure of culinary business places, restrictions on the number of visitors, and a decrease in the number of entrepreneurs' income in various fields of tourism; (2) Strategies that can be carried out for tourism development, namely: increasing the promotion of various tourist attractions (including hotels) through social media, collaborating with the government or the private sector to improve the quality and prepare facilities and infrastructure that do not build yet, holding entertainment events, building tourism management community, adding supporting facilities to attract visitors, improving quality and quantity, and diversify menus for culinary tourism, organizing sales areas and improving security at tourist attractions. Keywords: Covid-19, Development Strategy, Tourism