Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Einstein's: Research Journal of Applied Physics

Studi Mikrozonasi Potensi Bahaya Seismik Berdasarkan Nilai Peak Ground Acceleration di Wilayah Perkantoran Konawe Utara Arisona; Abdin; Fitriah Laksana, Nidya Lena; Hernawati
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 1 No. 1 (2023): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v1i1.147

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya seismik berdasarkan nilai percepatan tanah puncak di kawasan perkantoran Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan metode HVSR untuk mendapatkan frekuensi dominan, faktor amplifikasi, periode dominan, indeks kerentanan seismik dan Percepatan Peak Ground. Hasil yang diperoleh dari mikrozonasi sebaran nilai frekuensi dominan dengan kategori tinggi terdapat pada 5 titik pengukuran, faktor amplifikasi dengan kategori rendah terdapat pada 1 titik pengukuran, periode dominan dengan kategori rendah terdapat pada 6 titik pengukuran. titik pengukuran dan indeks kerentanan seismik dengan kategori rendah ditemukan pada 5 titik. pengukuran. Secara keseluruhan daerah penelitian termasuk dalam tingkat risiko bahaya gempa, tidak berpotensi tinggi tetapi dalam kategori rendah. Sedangkan mikrozonasi sebaran nilai PGA diperoleh nilai berkisar antara 23,2381-23,3231 gal yang termasuk dalam tingkat risiko bahaya seismik rendah. Dimana dapat digambarkan di daerah ini gempa yang terjadi dapat dirasakan oleh banyak orang namun menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela bergetar. Sehingga dapat disimpulkan bahwa daerah penelitian ini termasuk dalam kategori tingkat bahaya seismik rendah.
Studi Kajian Literatur: Struktur Bawah Permukaan Menggunakan Metode Magnetik di Beberapa Daerah Indonesia Astuti, Silfia; Usman, Ida; Abdin
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 1 No. 2 (2023): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v1i2.178

Abstract

Penelitian melalui pengkajian literature terhadap penelitian bawah permukaan dengan menggunakan metode magnetik untuk beberapa daerah di Indonesia. Pengambilan data di sekitar gunung kelud dilakukan secara acak pada area seluas 0,6 km x 1 km dengan jumlah titik yang diperoleh 244 titik ukur. Proses akusisi dilakukan dengan menggunakan Magnetometer Proton ENVI SCINTREX, sedangkan pada manifestasi panas bumi parang tritis dan manifestasi emas Pengukuran medan magnet total menggunakan Proton Precession Magnetometer (PPM), penentuan posisi menggunakan Global Positioning System (GPS) dan penentuan orientasi arah utara kompas geologi. Pemgolahan data di beberapa daerah tersebut dilakukan dengan menganalisis peta anomali medan magnet total yang telah dikontinuasi ke atas, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan pemodelan 2D pada sayatan peta anomali medan magnet total yang telah di kontinuasi ke atas menggunakan perangkat lunak Geomodel. Hasil interpretasi yang dilakukan menunjukan struktur geologi bawah permukaan ukan dengan koreksi IGRF (International Geomagnetics Reference Field) dan koreksi variasi harian untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Hasil interpretasi kualitatif disekitar gunung kelud menunjukkan adanya anomali dipole magnetik di sebelah timur yang membentang dari arah barat laut ke tenggara sebesar -2125 nT hingga 1863 nT. Nilai suseptibilitas magnetik di bawah kubah kawah gunung kelud sampai ke gunung lirang (k=0,0124 emu/gram) didominasi batuan basalt, dan di gunung sumbing (k=0,0234 emu/gram - 0,0239 emu/gram) yang didominasi batuan andesit. Sedangkan Hasil Pemodelan dua dimensi di kabupaten Bantul DIY menghasilkan benda penyebab anomali dengan suseptibilitas yaitu: dengan nilai (0,001) dalam sistem satuan cgs untuk benda pertama, (0,0034) dalam sistem satuan cgs untuk benda ke dua dan benda ke tiga (-0,048) dalam sistem satuan cgs dengan arah utara-selatan. Benda anomali berada pada kedalaman ± 580 m dari permukaan dan diidentifikasi berupa batuan yang telah mengalami pelapukan karena proses demagnetisasi batuan. Hasil interpretasi yang dilakukan menunjukan struktur geologi bawah permukaan Papandayan dikontrol oleh batuan tuff dengan suseptibilitas 1 x 10-5 dalam sistem emu, batuan andesit dengan suseptibilitas 0,0135 dalam sistem emu, batuan porfiri dengan suseptibilitas 0,010 dalam sistem emu, batuan intrusi (beku) dengan suseptibilitas 0,013 dalam sistem emu, batuan sedimen dengan suseptibilitas 7 x 10-5 dalam sistem emu, dan batuan sedimen dengan suseptibilitas 8 x 10-5 dalam sistem emu. Batuan porfiri merupakan prospek emas yang diinterpretasikan sebagai zona ubahan silisifikasi.
Analisis Karakteristik Sifat Fisis dan Mekanik Batuan Karst di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara Arisona; Ananda, Rama Widho; Muliddin; Abdin; Safiuddin, La Ode
Einstein's: Research Journal of Applied Physics Vol. 2 No. 1 (2024): Einstein's: Research Journal of Applied Physics
Publisher : Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/einsteins.v2i1.644

Abstract

Indonesia diperkirakan memiliki kawasan batu Karst seluas 15,4 Juta Ha dan tersebar di seluruh Indonesia. Sulawesi Tenggara, khususnya di kabupaten Muna memiliki daerah tambang batu kapur yang salah satunya berada di Desa Meleura dan Labaha. Batu Karst dapat dimanfaatkan kegunaannya di berbagai sektor bidang yang didasarkan pada sifat fisik dan kimianya. Penentuan sifat fisik dan kimia batuan sangat penting diketahui karena dengan mengetahui sifat tersebut batuan dapat ditentukan kualitas batu karst tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sifat fisis dan mekanik batuan Karst di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini didasarkan pada studi literatur di penelitian – penelitian sebelumnya yang dijadikan acuan dan sumber dalam pembuatan penelitian ini. Dilakukan pengujian laboratorium dan pengukuran menggunakan perhitungan fisika pada sampel batuan Karst yang diambil di daerah penelitian untuk mendapatkan karakteristik tersebut. Karakteristik nilai Fisik meliputi Warna, Specific Gravity, Kerapatan (Bulk Density), Kadar Air, Angka Pori, Derajat Kejenuhan, Kekerasan dan Porositas. Karakteristik nilai mekanik didapatkan dengan melakukan uji abrasi dan uji impact sehingga didapatkan nilai abrasi dan nilai Agregat Impact Value (AIV). Dengan mengetahui sifat-sifat fisik dan mekanik tersebut maka pihak industri dapat memanfaatkan batu karst sesuai dengan komposisi dari sifat-sifat tersebut.