Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Efforts to Increase the Activeness of Social Studies Learning in Fourth Grade Through the Short Card Type Active Learning Model Afni, Wike Dewi Nur; Rezania, Vanda; Fihayati, Zuyyina
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v12i2.70494

Abstract

In the learning process in Elementary School, the material delivered by the teacher often makes students play a role as recipients of information only, rather than being actively involved in the thinking process. As a result, students are busier taking notes, listening, or answering teacher questions, with little opportunity to actively collect and understand information. This has an impact on the level of student learning activity which is not optimal. This study was conducted to analyze the influence of the level of participation in active learning using the Active Learning Short Card Type model on elementary school students. This study uses the True Experimental method with a Posttest-Only Control Group research design. The population used in this study were grade VI students using simple random sampling. The data collection technique used was a questionnaire distributed to both classes. The data were analyzed using descriptive data analysis techniques and inferential statistical data analysis. The results of the t-test analysis showed that the significance (2-tailed) was 0.000, which means Ho was rejected and Ha was accepted because the significance result was less than 0.005. It can be concluded that there is an influence between the experimental class that applies the Active Learning Short Card Type learning model and the control class that uses the conventional learning model.
Dongeng Edukasi Palestina : Membangun Karakter Empati dan Toleransi Peserta Didik di SDN Kenongo 2 Tulangan Haq, Masyithoh Faarisatul; Fihayati, Zuyyina
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.12689

Abstract

Kurikulum Merdeka berfokus pada pembentukan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila, salah satunya melalui proyek P5. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dongeng edukasi Palestina sebagai bagian dari proyek P5 guna membangun karakter empati dan toleransi peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre-eksperimental. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik di SDN Kenongo 2 Tulangan. Data dikumpulkan melalui dua tahap, yaitu pretest sebelum diberi perlakuan/intervensi pembelajaran berbasis dongeng dan posttest setelah intervensi dilakukan kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji t berpasangan untuk membandingkan nilai rata-rata sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dongeng edukasi Palestina secara efektif meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian. Peserta didik menunjukkan peningkatan dalam karakter empati dan toleransi yang terlihat dari kemampuan mereka dalam memahami kondisi anak-anak di Palestina serta sikap menghargai perbedaan dalam lingkungan sekitar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi isu global dalam pembelajaran melalui media dongeng dapat menjadi strategi yang efektif untuk membentuk karakter peserta didik sesuai dengan enam dimensi utama Profil Pelajar Pancasila.
Penerapan Model Pembelajaran Paired Story Telling Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik Samdini, Trinanti; Fihayati, Zuyyina
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4472

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengenalkan dan menerapkan model pembelajaran paired story telling dalam meningkatkan keterampilan berbicara di sekolah dasar. Dengan adanya penelitian ini dapat mengetahui pentingnya keterampilan berbicara untuk peserta didik sekolah dasar maupun jenjang yang lebih tinggi, serta di kehidupan masyarakat. Karena berbicara adalah alat komunikasi seseorang untuk menyampaikan informasi, perasaan, pendapat, dan interaksi lainnya. Dengan berbicara, anak bisa mengembangkan bahasa mereka dan mendapatkan kosa kata baru. Sedangkan model pembelajaran paired story telling, dapat melatih peserta didik lebih terampil dan lebih percaya diri dalam berbicara. Karena model pembelajaran paired story telling merupakan kegiatan bercerita berpasangan dengan melatih artikulasi, intonasi, ekspresi, serta bisa mendapatkan kosa kata baru dalam berbagai cerita dongeng yang telah dibaca. Penelitian ini juga menjelaskan pentingnya peran guru untuk penerapan model pembelajaran yang tepat untuk peserta didik. Populasi dalam penelitian ini merupakan peserta didik kelas III SDN Ganggang Panjang Tanggulangin dan berjumlah 24 sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis Pre Experimental dengan rancangan One Group Pretest - Posttest Design. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas (Shapiro – Wilk) dan menggunakan uji t paired sampel test dengan bantuan IBM SPSS Statistik.
Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial, Dan Kinestetik / Vak Terhadap Hasil Belajar Kognitif Matematika Siswa Sekolah Dasar Ayu Arisma, Sevilinda; Fihayati, Zuyyina
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar kognitif matematika siswa Sekolah Dasar. Metode pada penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif jenis asosiatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar kuisioner gaya belajar yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas. Populasi dan sampel ialah seluruh siswa kelas IV SD N 2 Tamanasri berjumlah 11 anak. Berdasarkan uji regresi linier sederhana diperoleh hasil nilai sig. < α, yaitu 0.000 < 0.050 artinya terdapat pengaruh secara signifikan dan positif antara gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik / VAK terhadap hasil belajar kognitif matematika. Besarnya pengaruh X terhadap Y ditunjukkan pada uji koefisien determinasi sebesar 77,3%. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membuktikan gaya belajar memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif matematika siswa sekolah dasar. Untuk memastikan setiap siswa dapat belajar dengan baik, guru dituntut agar mampu mengintegrasikan ketiga gaya belajar pada proses pengajaran.
Efektivitas Program Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Ahyana, Ihday Sabrina; Fihayati, Zuyyina
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 12 No. 2 (2025): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v12i2.4511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi dalam meningkatkan minat baca siswa di UPT SD Negeri 311 Gresik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa program literasi telah diimplementasikan secara sistematis melalui berbagai kegiatan seperti membaca bersama, kunjungan ke perpustakaan, dan pemilihan buku bacaan mandiri, yang berdampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Namun, masih ditemukan kendala seperti ketimpangan distribusi buku dan terbatasnya pemanfaatan fasilitas literasi digital. Kesimpulanya, program ini dinilai cukup efektif dalam membangun budaya membaca di sekolah,meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek dokumentasi dan integrasi teknologi.
Pola Asuh Keluarga Dalam Pembentukan Karakter Pada Perkembangan Anak Di MI Darussalam Maulidiyah, Al Khikmatul; Fihayati, Zuyyina
Educatio Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i2.30384

Abstract

One of the roles parents play is in providing education, both formal and non-formal, there is education that is no less important in children's development, named character education. However, not all parents have a opportunity to provide character education to their children directly, whether because they are busy at work or other factors. This study to identify the role of the family in character education of children who are raised by grandparents. This researchuses a qualitative approach with a phenomenological method involving 3 participants using the in-depth interview method, with data analysis using Collaizzi's nine-step technique (1978). Salah satu tanggung jawab orang tua adalah memberikan pendidikan kepada anak-anak, baik yang bersifat resmi maupun non-resmi, ada pendidikan yang yang tak kalah penting pada perkembangan anak, yaitu pendidikan karakter. Namun tidak semua orang tua berkesempatan memberikan pendidikan karakter pada anak secara langsung, entah karena sibuk dalam pekerjaan ataupun faktor lainnya. Studi penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga terhadap pendidikan karakter anak yang diasuh oleh kakek nenek. Adapun penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif fenomenologi untuk partisipan tiga orang dengan metode indepeth interview, dengan analisis data menggunakan teknik sembilan langkah Collaizi (1978). Pengumpulan data (dokumentasi), suatuyang diadakan berupa hasil penelitian ini menjabarkan terkait fungsi keluarga, di antaranya adalah fungsi atau manfaat, perlindungan atau proteksi, fungsi kebersamaan/afeks, fungsi sosialisasi/tugas kewajiban, fungsi religi, fungsi ekonomi, fungsi rekreasi sebagai tempat ternyaman, fungsi biologis dan tempat ternyaman. Peran keluarga terhadap pendidikan akhlak terhadap anak tahap perkembangan dalam keluarga adalah sekolah pertama kali bagi seorang anak dalam menerima pendidikan.
Inovasi Dalam Pembentukan Karakter: Melalui Nilai Karakter Religius, Integritas, Dan Mandiri Di SD Muhammadiyah 2 Krian Fandra Maulana, Achmad; Fihayati, Zuyyina
Educatio Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i2.30672

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mendeskripsikan penerapan pada nilai karakter religius, integritas, serta kemandirian ketika kegiatan pembelajaran di SD Muhammadiyah 2 Krian. Metode yang digunakakan merupakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan teknik pengumpulan data lewat pengamatan, wawancara, juga dokumentasi. Hasil pada penelitian mengindikasikan bahwasannya sekolah secara teratur mengimplementasikan nilai religius melalui kegiatan salat Dhuha, membaca Al-Qur’an,serta perayaan sepert hari besar Islam. Nilai integritas diajarkan dengan membiasakan sikap jujur, bertanggung jawab, dan tidak menyontek. Oleh karena itu, nilai kemandirian dikembangkan melalui kegiatan seperti piket kelas dan pengelolaan acara oleh peserta didik. Para guru dan kepala sekolah memainkan peran penting sebagai contoh dan penggerak utama dalam pendidikan karakter. Namun, ada beberapa masalah seperti minimnya pemahaman peserta didik tentang makna nilai-nilai karakter, waktu yang terbatas, dan rendahnya partisipasi orang tua. Meskipun demikian, penerapan nilai-nilai karakter di SD Muhammadiyah 2 Krian menunjukkan komitmen yang kuat guna mewujudkan pendidikan karakter yang berkesinambungan juga sesuai pada tujuan pendidikan nasional.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Regulasi Diri Terhadap Hasil Belajar PKn Kelas V di MI Muhammadiyah Kabupaten Sidoarjo: The Influence of Problem-Based Learning Models and Self-Regulation on Learning Outcomes of Civics Class V at MI Muhammadiyah Sidoarjo Regency Fihayati, Zuyyina
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v7i2.1092

Abstract

The role of students is needed to improve student learning outcomes, in this case the students are expected to be able to manage or manage himself. This study aims to prove the difference between problem-based learning model and lecture learning. In addition, it also proves that the use of Problem-Based learning model and lecture learning in children who have high regulation and children who have low regulation of the results of learning Civics and to prove the interaction of the implementation of Learning and self-regulation affect the results of learning Civics class V in MI Muhammadiyah district Sidoarjo. The results of this study indicate 1. There are differences in the results of learning PKN class V by using Problem-Based Learning Model with the use of Lecture Learning in MI MuhammadiyahSidoarjo district; 2. There are differences in the results of Civics learning in grade V children who have high self-regulation and children who have low regulation; 3. There is an interaction of the application of learning and Self Regulation has an effect on the learning result of VII C grade in MI Muhammadiyah of Sidoarjo Regency.
Faith-Based Women’s Organization Philanthropy in Fighting against the COVID-19 pandemic and Its Impacts: The Case of Aisyiyah in Sidoarjo, Indonesia Hazim, Hazim; Fihayati, Zuyyina
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/rjsalb.v6i1.11817

Abstract

Since the emergence of the global COVID-19 pandemic, faith-based philanthropic activities have become widely attractive topics to be investigated. Yet, there has been little exploration related to gender issues. This study examined faith-based women’s engagement in dealing with the COVID-19 outbreak and its impacts focusing on a local context in Sidoarjo, Indonesia. Notably, the investigation aimed to explore the extent to which Aisyiyah's philanthropy in addressing the global issue. To achieve the purpose of the study, it carried out a qualitative method incorporating three data collection techniques: semi-structured interview involving 17 informants; participant observation focused on Aisyiyah’s programs conducted to overcome the COVID-19; and a desk study gained from documents, reports, media (and social media) such as Facebook, Twitter, and YouTube channels. The result delineates that while some scholars divide two paradigms of community engagement which are utilitarian and social justice, Aisyiyah in Sidoarjo has played vital contributions oriented toward social justice. This approach has been done through various programs; public awareness building, embracing the COVID-19 patients, and enhancing social solidarity to reduce the outbreak effects. These findings contribute to filling the literature gap on religious-based women's philanthropy in dealing with the pandemic. However, it is critical to explore the extent to which Aisyiyah's commitment to humanitarian activities for a long-term period since no one can even predict when it will end. Another pivotal issue that needs further investigation is Aisyiyah’s way in mobilizing social capital to support its philanthropic activities.
Pembelajaran Budaya Terkini: Meningkatkan Karakter Religius, Toleransi, dan Patriotisme Siswa Melalui Permainan Berbasis Kearifan Lokal Fihayati, Zuyyina; Rezania, Vanda; Machful Indrakurniawan; Muhammad Ispan; Ayu Salsabila; Khoirun Nisa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32116

Abstract

This study aims to improve character with local culture-based learning in the Merdeka Era learning through games. This study uses a qualitative method, with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. This study was conducted in class V at MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng Tanggulangin. The results of the study showed that there was a significant increase in students' religious character, tolerance and patriotism through games based on local wisdom. to see and find out how local game-based learning combined with local knowledge affects the development of students' religious character, tolerance, and patriotism. This study seeks to clarify the efficacy of this new teaching strategy through in-depth analysis. The results should be a guideline for curriculum development, policy making, and educational practices to produce moral and broad-minded successors to the country.