Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MENGGAGAS PROFESIONALISME GURU SMK: LANGKAH STRATEGIS MENUJU PUBLIKASI ILMIAH NASIONAL Erdawati Nurdin; Depi Fitraini; Hayatun Nufus; Hasanuddin
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Juli 2025
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelatiahan ini adalah untuk mengembangkan profesionalisme guru SMK dalam penyusunan dan publikasi artikel ilmiah, Peserta pelatihan adalah guru-guru SMK se-Kabupaten Kuantan Singingi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual (lebih dari 70%), walapun hanya 54% yang mampu menyelesaikan draf artikel. Hambatan utama mencakup keterbatasan waktu, sarana pendukung dan belum tersedianya penelitian yang menjadi dasar penulisan artikel. Meski demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan budaya literasi iliah dan menjadi model pembinaan berkelanjutan bagi guru SMK.
ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN SOLVING ESSAY PROBLEMS BASED ON MATHEMATICAL CONNECTIONS REVIEWED BY SELF-CONFIDENCE Sari, Wulan; Irma, Ade; Fitraini, Depi
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.7823

Abstract

This study aims to identify and describe students’ difficulties in solving essay-type problems based on their mathematical connection abilities in relation to self-confidence. This research employs a qualitative approach using a case study method. The subjects of the study were nine eighth-grade students at SMPN 40 Pekanbaru. Data were collected through triangulation techniques, including a mathematical connection ability test, a self-confidence questionnaire, and structured interviews. Data analysis consisted of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that students with high self-confidence are able to solve problems well and appropriately connect mathematical concepts. Students with moderate self-confidence still experience difficulties in determining correct solutions, lack accuracy in calculations, and do not complete solution steps thoroughly. Meanwhile, students with low self-confidence face difficulties in almost all aspects, particularly in understanding and applying mathematical concepts and in solving verbal problems. These findings indicate that self-confidence plays an important role in students’ mathematical connection abilities. Therefore, learning strategies that can enhance students’ self-confidence are needed to optimally develop their mathematical connection skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal uraian berdasarkan kemampuan koneksi matematis yang ditinjau dari self-confidence. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah sembilan siswa kelas VIII SMPN 40 Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi, yaitu tes kemampuan koneksi matematis, angket self-confidence, dan wawancara terstruktur. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan self-confidence tinggi mampu menyelesaikan soal dengan baik serta mengaitkan konsep matematis secara tepat. Siswa dengan self-confidence sedang masih mengalami kesulitan dalam menentukan solusi, kurang teliti dalam perhitungan, dan belum menyelesaikan langkah secara tuntas. Sementara itu, siswa dengan self-confidence rendah mengalami kesulitan pada hampir seluruh aspek, terutama dalam memahami dan menerapkan konsep matematika serta menyelesaikan soal verbal. Temuan ini menunjukkan bahwa self-confidence berperan penting dalam kemampuan koneksi matematis siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa agar kemampuan koneksi matematis berkembang secara optimal.
Pengaruh Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Berdasarkan Adversity Quotient Siswa SMP Cili Tia Santika; Arnida Sari; Depi Fitraini
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3377

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang perlu dikembangkan melalui penerapan model pembelajaran yang tepat. Salah satu faktor yang turut memengaruhi kemampuan ini adalah Adversity Quotient (AQ), yaitu kemampuan siswa dalam menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari AQ siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Factorial Experiment, yang dilaksanakan di SMP Negeri 23 Pekanbaru pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Sampel dipilih melalui teknik Cluster Random Sampling, dengan kelas VIII.A sebagai kelas eksperimen dan VIII.G sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes, angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model PBL dan pembelajaran langsung, dengan  = 17,332 >  = 3,99; (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis berdasarkan tingkat AQ (tinggi, sedang, rendah), dengan = 7,588 >  = 3,13; dan (3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan AQ terhadap kemampuan berpikir kritis matematis, dengan  = –1,702 < = 3,13. Dengan demikian, model PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dan pengaruhnya tetap konsisten pada berbagai tingkat AQ.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL)Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Aspek Adversity Quotient Siswa Caesari Qanita Supri; Depi Fitraini
JP2MS Vol 9 No 3 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.3.300-308

Abstract

Permasalahan rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis di Indonesia menuntut adanya inovasi pembelajaran yang efektif dan mempertimbangkan faktor non-kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari aspek Adversity Quotient (AQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial. Populasi penelitian terdiri dari kelas X di SMAN 12 Pekanbaru. Sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling, yaitu X.2 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model PBL dan X.4 sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan angket Adversity Quotient. Analisis data menggunakan uji anova dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar dengan model PBL dan yang belajar secara konvensional; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan tingkat Adversity Quotient tinggi, sedang, dan rendah dan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan Adversity Quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, penerapan model PBL dan pemahaman tentang AQ siswa dapat menjadi pertimbangan penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
Tutor Sebaya dalam Pembelajaran Fungsi Kompleks Rena Revita; Depi Fitraini; Ade Irma
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4026

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan hasil belajar mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode tutor sebaya dengan mahasiswa yang tidak belajar dengan menggunakan metode tutor sebaya. Penelitian ini dilakukan pada perkuliahan fungsi kompleks dikarenakan penting bagi dosen menggunakan model maupun metode dalam pembelajaran salah satunya metode tutor sebaya. Pada penelitian ini, yang menjadi populasi adalah seluruh mahasiswa semester 5 pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau semester Ganjil 2023-2024. Sedangkan yang menjadi sampel ialah kelas PMT 5A dan PMT 5B. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan teknik observasi dan instrumen yang digunakan yaitu soal ujian akhir semester dan lembar observasi kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan yakni Uji-t untuk melihat ada atau tidak perbedaan antara hasil belajar menggunakan pembelajaran tutor sebaya dengan yang tidak menggunakan tutor sebaya. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan yaitu terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah fungsi kompleks antara mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode tutor sebaya dengan mahasiswa yang belajar dengan tidak menggunakan metode tutor sebaya.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah yang Layak Terbit Bagi Guru Depi Fitraini; Erdawati Nurdin; Hayatun Nufus; Hasanuddin Hasanuddin
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v3i1.191

Abstract

This dedication is carried out against the backdrop of teachers' limited knowledge about scientific writing. However, scientific works play a strategic role in the efforts to develop the teaching profession. Therefore, this dedication is essential with the aim of providing understanding and training the skills of the Mathematics Subject Teacher Professional Development (MGMP Matematika) in Junior High Schools in Pekanbaru City about the principles and methods of creating scientifically sound articles and the venues for publishing scientific articles based on the results of classroom cction research (PTK)
Pelatihan Teknik Dasar Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru SMK Erdawati Nurdin; Depi Fitraini; Hayatun Nufus; Hasanuddin Hasanuddin
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v4i2.309

Abstract

The implementation of this community service activity was carried out in response to the limited knowledge of teachers regarding scientific writing, even though scientific writing is a strategic component in supporting the professional development of teachers. Therefore, this activity aims to equip mathematics subject teacher forum (MGMP) teachers at vocational high schools (SMK) in Indragiri Hilir Regency with an understanding of the basic principles of scientific article writing, technical skills, and strategies for publishing scientific articles based on the result of classroom action research (PTK).
Pengaruh Manajemen Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Aisyah Arni Putri; Mutiara Nur Qolby; Siti Nurholiza; Miftahir Rizqa; Depi Fitraini
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v3i4.1079

Abstract

Melalui ulasan literatur, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana manajemen pengawasan pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Proses merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi setiap aspek pendidikan untuk mencapai hasil yang diinginkan dikenal sebagai manajemen pengawasan pendidikan. Studi ini melihat beberapa teori dan temuan dari studi sebelumnya tentang efektivitas manajemen pengawasan dalam pengaturan pendidikan melalui ulasan literatur. Studi literatur menunjukkan bahwa manajemen pengawasan yang baik secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan. Pengawasan yang efektif memiliki kekuatan untuk meningkatkan efektivitas guru, menginspirasi siswa, dan mempromosikan lingkungan belajar yang positif. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa elemen penting, seperti kemampuan pengawasan pengawas pendidikan dan regularitas dan kaliber umpan balik. Kata Kunci: Manajemen, Supervisi , Kualitas Pendidikan