Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Produktivitas Pengecoran ditinjau dari Aspek Biaya dan Waktu menggunakan Tower Crane dan Concrete Pump Abdullah, Muhammad Mamun Harits; Nugroho, Raihan Setyo; Magfirona, Alfia
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengecoran pada proyek pembangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM menggunakan dua jenis alat berat pengecoran, yaitu Tower Crane (TC) dan Concrete Pump (CP). Penggunaan kedua alat ini telah umum digunakan untuk pengecoran balok dan plat ramp, namun masih memerlukan kajian lebih lanjut dari aspek biaya dan waktu. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas dan membandingkan aspek biaya serta waktu pengecoran antara kedua alat berat tersebut. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan langsung berupa jumlah alat, waktu siklus, dan total pekerja pengecoran balok dan pelat ramp. Data sekunder berupa harga campuran beton readymix fc’ 35 MPa dari PT. Merak Jaya Beton. Metode analisis meliputi perhitungan produktivitas, biaya per m3 pekerjaan dan waktu siklus riil lapangan. Hasil analisis menunjukkan produktivitas alat menggunakan Tower Crane menghasilkan 4,24 m3/jam, biaya pengecoran Rp1.239.850,00 dan membutuhkan waktu sebesar 14,15 menit/m3. Concrete Pump menghasilkan 12,44 m3/jam, biaya pengecoran Rp1.155.214,69 dan membutuhkan waktu sebesar 3,62 menit/m3. Berdasarkan komparasi biaya dan waktu terlihat bahwa Concrete Pump 7,32% lebih ekonomis dari sisi biaya dan 2,94 kali lebih efisien dari sisi waktu untuk pengecoran balok dan pelat ramp.
Analisis Prioritas Faktor Penentu Keberhasilan Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja pada Tahap Konstruksi Suparwan, Yodi Rohmat; Magfirona, Alfia; Rahma, Syifa Aulia
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan sebuah proyek sering kali diukur berdasarkan pencapaian tujuan dan kriteria tertentu, di antaranya anggaran, jadwal, dan kualitas. Salah satu proyek yang sedang berlangsung adalah pembangunan Jalan Tol Solo – Jogja, khususnya pada seksi 1 paket 1.1 Solo – Klaten (STA 0+000 –22+300). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dominan yang memengaruhi keberhasilan proyek tersebut. Metode Analisis Hirarki Proses (AHP) digunakan dalam penelitian ini, dengan dukungan dari aplikasi RStudio 2022 untuk Windows. Data diperoleh dari responden yang merupakan ahli di bidangnya, termasuk pemilik proyek, konsultan, dan kontraktor, dengan total 13 responden yang memiliki peran sebagai Kepala Inspektur, Teknik Keselamatan, Teknik Drainase, Perencanaan Teknik, Manajemen Teknik, Pengawas Proyek, Quantity Surveyor, dan Akademisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor dominan dalam keberhasilan proyek ini adalah biaya yang kompetitif (34%), penyelesaian proyek tepat waktu (33,8%), dan kualitas sesuai dengan harapan (32,2%). Data ini dapat digunakan sebagai landasan untuk pengambilan keputusan, terutama dalam mengutamakan proyek-proyek pembangunan jalan serta program atau kegiatan pemerintah lainnya.
Evaluasi Infrastruktur Terminal Bulupitu Purwokerto Hidayati, Nurul; Al-Ghalib, Helmi Dhia; Sunarjono, Sri; Magfirona, Alfia
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.638

Abstract

Abstrak Terminal yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan permasalahan di masyarakat. Renovasi terminal perlu dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting Terminal Bulupitu Purwokerto, menganalisis fasilitas yang diprioritaskan, serta tingkat kepuasan penggunanya. Data observasi digunakan untuk menginvestigasi ketersediaan fasilitasnya, sedangkan data kuisioner untuk menjaring penilaian penggunanya. Metode Importance Performance Analysis digunakan untuk mengetahui fasilitas yang dianggap penting namun memiliki kinerja yang kurang memuaskan sehingga perlu ditingkatkan, sedangkan Metode Customer Satisfaction Index untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap fasilitas yang tersedia. Hasil penelitian menunjukkan fasilitas terminal di atas sudah memenuhi persyaratan dengan kondisi yang baik walaupun masih ada beberapa yang belum tersedia. Berdasarkan diagram kartesius IPA terdapat 6 fasilitas yang dianggap penting namun kinerjanya belum sesuai dengan harapan pengguna, sehingga perlu ditingkatkan pelayanannya. Berdasarkan Metode CSI diperoleh nilai sebesar 62,99% yang berarti para pengguna merasa cukup puas terhadap pelayanan di terminal tersebut. Kata kunci: Fasilitas Terminal, Angkutan Penumpang, Metode IPA, Metode CSI  Abstract Unmanaged terminals might cause problems in the community. Terminal renovation is required to increase the number of people who use public transportation. The purpose of this research is to determine the current state of the Bulupitu Terminal of Purwokerto, as well as to analyze the prioritized facilities and the level of user satisfaction. The availability of facilities is investigated using observation data, while user ratings are collected using questionnaire data. The Importance Performance Analysis method is used to identify facilities that are deemed important but perform poorly, indicating that they should be improved, whereas the Customer Satisfaction Index method is used to assess user satisfaction with the available facilities. The study's findings indicate that the terminal facilities listed above have met the requirements in good condition, though some are still under construction. According to the Cartesian IPA diagram, there are six facilities that are considered important, but their performance does not meet user expectations, so the service must be improved. The CSI method yields a value of 62.99 percent, indicating that users are generally pleased with the service provided at the terminal. Keywords: Terminal Facilities, Passenger Transport, IPA Method, CSI Method 
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DESAIN PONDOK PESANTREN AL-HIKMAH ASYUHADA DI KABUPATEN SUKOHARJO Fadhilla Tri Nugrahaini; Indrawati; Nurhasan; Dyah Widi Astuti; Alfia Magfirona
Empowerment Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v6i1.2371

Abstract

Islamic boarding schools (pondok pesantren) play a vital role as educational and religious institutions, requiring adequate physical facilities to support their activities. Historically, the construction of these facilities has often been carried out incrementally with assistance from various stakeholders. Therefore, developing a comprehensive building design plan is essential to ensure construction efficiency that aligns with short-, medium-, and long-term development strategies. This situation underscores the need for design planning assistance that integrates specific spatial needs with phased development planning. This community service program aims to assist the planning and design development process of the Al-Hikmah Asyuhada Islamic Boarding School in Sukoharjo Regency. The methods utilized include field surveys, literature reviews, interviews, and Focus Group Discussions (FGDs) to identify design requirements and formulate planning concepts. The result of this program is a comprehensive architectural design document encompassing spatial concepts, design development drawings, and architectural visualizations, which serves as a definitive reference for the institution's physical development. The direct impact experienced by the partner is the acquisition of an architectural design blueprint that functions as a guiding document for construction. The existence of this document effectively transforms the partner's development plan from a previously unguided approach into a structured, phased construction process that complies with spatial layout and building regulations.
Analisis Modulus Reaksi Tanah Lapisan Sub Ballast pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda KA Elevated Antara Solo Balapan-Kadipiro Misbahul Huda; Alfia Magfirona
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan jalur ganda kereta api elevated antara Solo Balapan sampai Kadipiro merupakan bagian strategis dalam pengembangan jaringan kereta api yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan efisiensi transportasi kereta api di wilayah Surakarta. Lapisan sub ballast berfungsi menyalurkan beban dari rel ke tanah dasar dan harus mampu menahan beban dinamis yang tinggi akibat frekuensi perjalanan kereta yang padat. Dengan pengujian plate bearing yang bertujuan mengukur modulus reaksi tanah (K) lapisan sub ballast secara langsung demi memastikan kestabilan jalur rel selama operasional serta meminimalkan risiko penurunan atau deformasi jalur. Hasil pengujian diperoleh nilai K sebesar 232,1 MN/m3 hingga 240,8 MN/m3, hasil tersebut melampaui spesifikasi teknis minimum sebesar 110 MN/m3, menunjukkan lapisan sub ballast kuat dan mendukung beban kereta api secara optimal. Proyek jalur ganda ini penting untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi, keselamatan, dan estetika transportasi di wilayah strategis Surakarta serta memastikan ketahanan dan keberlanjutan infrastrukturnya.
Pengembangan Paving Block untuk Jalan Usaha Tani menggunakan Bottom Ash Residu Pembakaran Sampah Domestik Nur Khotimah Handayani; Alfia Magfirona; Angger Adi Bastian; M. Rizki Faisal Fadhillah; Nabil Belantara Kusuma
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan volume sampah domestik mendorong pemanfaatan residu pengolahan, salah satunya bottom ash dari proses insinerasi sampah padat perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan paving block untuk jalan usaha tani dengan memanfaatkan bottom ash tersebut sebagai substitusi agregat halus sebesar 30%, dan 50%, dengan perbandingan semen dan pasir 1:3. Pengujian meliputi kuat tekan dan daya serap air mengacu pada SNI 03-0691-1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar bottom ash menyebabkan kenaikan daya serap air dari 2,61% menjadi 17,86% serta penurunan kuat tekan dari 27,83 MPa menjadi sekitar 10,76 MPa. Variasi tanpa bottom ash menghasilkan mutu terbaik (mutu B), sedangkan variasi 30% dan 50% masih memenuhi mutu D. Peningkatan daya serap air dan penurunan kuat tekan dipengaruhi oleh tingginya porositas material akibat penggunaan bottom ash tanpa perlakuan awal. Meskipun demikian, bottom ash tetap berpotensi dimanfaatkan sebagai material alternatif untuk paving block pada jalan usaha tani dengan beban ringan, terutama untuk aplikasi non-struktural. Namun, karakteristiknya yang masih memiliki porositas tinggi dan potensi kandungan kontaminan menyebabkan kinerjanya belum stabil. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan perlunya penerapan perlakuan awal pada bottom ash yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi kinerja material bottom ash sebelum digunakan.
ANALISIS PERHITUNGAN BEBAN GEMPA PADA STRUKTUR JEMBATAN SLAB ON PILE BERDASARKAN SNI 2833:2016 MENGGUNAKAN METODE RESPONS SPEKTRUM (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang Demak Paket 2) Mochammad Geraldy; Alfia Magfirona
Structure Vol. 7 No. 2 (2025): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v7i2.12984

Abstract

Indonesia merupakan negara yang terletak di Cincin Api Pasifik, yang memiliki seismik tinggi dan risiko gempa yang signifikan. Kondisi ini menuntut infrastruktur yang tahan gempa, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan standar SNI 2833:2016 dalam melakukan analisis perhitungan pembebanan gempa pada suatu proyek pekerjaan jembatan, Metode yang digunakan adalah analisis dinamis respons spektrum, yang mana pada perhitungan beban gempa meninjau pengaruh dinamis terhadap struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jembatan slab on pile, yang didukung pondasi tiang pancang di atas tanah lunak (kategori E, N<15), dan perhitungan nilai percepatan puncak (PGA) didapat sebesar 0,3 g, yang mana pada hal ini sudah di tentukan dari peta gempa pada SNI 2833:2016. Studi ini menegaskan bahwa penerapan standar perencanaan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan ketahanan struktur di wilayah dengan risiko seismik tinggi, sehingga mendukung keamanan dan kelancaran transportasi.