Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Meninjau Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat di Kabupaten Kolaka dan Kesiapaannya terhadap Implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) Prihantini, Campina Illa; Kartika, Kartika; Ningsih, Andi Wahda; Deeng, Antonio Brian; Ardiansyah, Moh. Iqbal; Masitah, Masitah; Rauf, Sugirah Hidayah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.22393

Abstract

A global issue concerning palm oil that is currently and will continue to develop is related to access to export markets or international trade. The international market, particularly the European Union, demands that the management and processing of palm oil plantations be responsible, taking into account social, environmental, and economic aspects. To be accepted in the international market, the palm oil produced must be sustainable and environmentally friendly. One government program to respond to this challenge is the development of the Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) policy. Most independent smallholders have not yet implemented the ISPO policy. Kolaka Regency is one of the centers of palm oil production in Indonesia. This study aims to review the level of readiness for implementing sustainable palm oil certification in Kolaka Regency. This study focused on four main sub-districts: Tanggetada, Polinggona, Toari, and Watubangga. Involving 125 respondents from eight villages, the sample was selected using a multistage disproportionate purposive sampling method. The overall ISPO standard achievement among smallholders was 48.0%, indicating less sustainable management practices and partial readiness for certification, while also underscoring the need for continued capacity development to meet all mandatory ISPO criteria. The results of this study can be used as a set of indicators for the achievement of the 2020 regulation on ISPO implementation in Indonesia. These findings offer actionable evidence for stakeholders at the provincial and national levels to accelerate ISPO implementation and strengthen the sustainability performance of the Indonesian palm oil sector through improved extension, financing, and governance support for independent smallholders.
Studi Perbandingan Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Monokultur Dengan Interkultur di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka Ahmad Jalalluddin; Masitah Masitah; Sugirah Rauf Hidayat
Jurnal Sains Agribisnis Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v6i1.2649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan dan ada tidaknya perbedaan pendapatan tingkat pendapatan petani yang menggunakan pola tanam monokultur dengan interkultur pada perkebunan kelapa sawit di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Penelitian ini dilaksanakan sejak 06 Januari sampai 26 Maret 2023 di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 orang petani monokultur dan 20 orang petani interkultur dengan penentuan sampel secara Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, pendapatan dan uji beda. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan antara petani pola tanam monokultur dengan interkultur kelapa sawit di Desa Puudongi Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Pendapatan petani dengan Monokultur memperoleh pendapatan sebesar Rp 512.081.187,00/Ha/Tahun dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 25,604,059.36/Ha/Tahun. Adapun pendapatan total yang diperoleh petani Interkultur lebih rendah yaitu sebesar Rp 286.885.339,00/Ha/Tahun dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 14.344.266.94/Ha/Tahun. Perbedaan pendapatan antara petani Monokultur dan petani Interkultur adalah sebesar Rp 11.259.792,41/Ha/Tahun. Hasil analisis uji beda t dengan menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan bahwa nilai t hitung (3.747) lebih besar daripada nilai t tabel (2.101), artinya terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani monokultur dengan petani interkultur dengan taraf kepercayaan 95%.
Preparation of Agricultural Extension Programs for the Food Crops and Horticulture Service, Langgosipi Village, Watubangga District, Kolaka Regency Campina Illa Prihantini; Sugirah Hidayah Rauf; Masitah; Rahmat Tata Pratama
MEKONGGA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Digital Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/mekongga.v3i1.270

Abstract

The preparation of the 2026 Agricultural Extension Program in Langgosipi Village, Watubangga District, Kolaka Regency was carried out to design extension activities that are targeted, effective, and aligned with the needs of farmers. This activity employed participatory methods through village coordination, data collection, focus group discussions (FGDs), field surveys, and program formulation workshops. The evaluation results indicate that the village has strong potential in oil palm, coffee, and pepper commodities, supported by fertile land conditions and the use of superior seedlings. However, challenges remain in cultivation, post-harvest handling, marketing, and farmers’ technical capacity. Based on these findings, an extension program was developed that includes priority topics, implementation methods such as SLP, demonstration plots, and hands-on training, as well as a quarterly activity schedule. Overall, this program is expected to improve farmers’ productivity, product quality, and income, while also strengthening institutional capacity and the sustainability of agricultural practices in Langgosipi Village, Watubangga District, Kolaka Regency.
STRATEGI PEMASARAN UMKM MARTABAK TA Taswin Taswin; Masitah Masitah; Nursalam Nursalam
Jurnal Sains Agribisnis Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v5i1.1740

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah memiliki peranan yang penting dalam upaya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini dikarenakan peran UMKM yang fleksibilitas mampu menyerap tenaga kerja dengan cepat tanpa memandang tinggi rendahnya pendidikan para tenaga kerjanya sehingga UMKM ini selain berperan penting dalam ekonomi nasional juga berperan menanggulangi tingkat pengangguran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal UMKM Martabak Ta dan bagaimana strategi pemasaran UMKM Martabak Ta. Teknis analisis data yang digunakan untuk strategi pemasaran adalah analisis SWOT. Prosedur penelitian ini adalah pendekatan deskriftif kualitatif. Hasil analisis SWOT didapatkan nilai IFAS sebesar 3,33 dengan nilai EFAS sebesar 3,26 dan posisi UMKM Martabak Ta berada pada kuadran I yang mendukung strategi agresif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut strategi pemasaran UMKM Martabak Ta yang dapat digunakan antara lain: Strategi I: Pengembangan jaringan pasar, promosi, inovasi produk serta memanfaatkan tambahan modal dari Pemerintah/Bank, Strategi II: Meningkatkan kualitas SDM dengan pelatihan, Strategi III: Pemanfaatan sosial media guna mempromosikan harga baru, Strategi IV: Mendaftarkan Merk Dagang (Paten).
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Suku Bajo Kelurahan Anaiwoi melalui Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim Yolanda Fitria Syahri; Masitah Masitah; Marlina Mustafa
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1658

Abstract

Kabupaten Kolaka memiliki jumlah nelayan sebanyak 3566 jiwa dengan rincian sebanyak 643 orang untuk 224 kepala keluarga yang berasal dari suku bajo yang bekerja sebagai nelayan penuh waktu di Kecamatan Tanggetada. Kelurahan Anaiwoi terletak di pusat pemerintahan ibu kota kecamatan Tanggetada. Setiap kali musim hujan tiba dengan intensitas tinggi maka akan terjadi fenomena naiknya muka air laut yang menyebabkan aktivitas sehari hari warga tergangu termasuk aktivitas melaut. Masyarakat suku bajo Kelurahan Anaiwoi menjadikan laut sebagai sumber mata pencaharian utama sehingga perubahan iklim akan sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Permasalahan lain yang ada pada masyarakat suku bajo adalah kesadaran akan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan yang masih sangat rendah. Laut masih merupakan tempat pembuangan sampah/limbah rumah tangga bagi sebagian besar masyarakat pesisir.
PKM Pemberdayaan Kelompok Perikanan Pengolahan dan Pemasaran (POKLAHSAR) Toengge Sejahtera Menjadi Sentra Ikan Teri di Kabupaten Kolaka Masitah Masitah; Anti Landu; Doddy Ismunandar Bahari
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1659

Abstract

The Toengge Sejahtera Processing and Marketing Fisheries Group (Poklahsar) is a productive economic fisheries group engaged in the production/processing of dried fish to improve the welfare and development of group members' resources. The Toengge Sejahtera group members are mothers who process and partially market anchovy products. The methods used in the production process are still traditional. However, in carrying out their business activities, partners are constrained in developing their products. Some of the priority issues of partners include 3 areas, namely the production field, the business management field, and the marketing field. The solution to this priority problem is product diversification which can improve the quality and quantity of partner business products so that it has an impact on sales interest. PKM aims to help partners develop their products through the diversification of processed anchovy products. The methods used in this activity are FGD, socialization, training, and evaluation of activities. The results of Community Service activities are an increase in partner skills and knowledge in hygienic anchovy production, processing anchovies into anchovy sauce, packaging anchovy-based fishery products by standards and increasing digital marketing.
Sosialisasi Teknologi Bubu Ikan Karang Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ekonomi Biru di Kecamatan Pomala Kabupaten Kolaka Maharani ' Jafar; Masitah Masitah; Arif Prasetya; La Ode Abdul Fajar Hasidu
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2439

Abstract

Abstract. This community service activity aims to introduce and enhance the capacity of fishermen in Hakatutobu Village, Pomala District, Kolaka Regency, to apply environmentally friendly coral fish trap (bubu) technology. This technology is expected to reduce destructive impacts on coral reef ecosystems and promote sustainable fishing practices aligned with the blue economy concept. Implementation methods included socialization, demonstration of modified fish traps, and participatory discussions with local fishermen. Results showed an increase in fishermen's knowledge regarding sustainable fisheries principles and interest in adopting eco‑friendly gear. Implementation of this technology is expected to foster sustainable fishing behavior and improve coastal community welfare. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kapasitas nelayan di Desa Hakatutobu Kecamatan Pomala Kabupaten Kolaka, dalam menerapkan teknologi bubu ikan karang yang ramah lingkungan. Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi dampak destruktif terhadap ekosistem terumbu karang serta mendorong praktik perikanan berkelanjutan sejalan dengan konsep ekonomi biru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi alat tangkap bubu modifikasi dan diskusi partisipatif bersama nelayan setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan nelayan mengenai prinsip perikanan berkelanjutan dan minat untuk mencoba teknologi bubu ramah lingkungan. Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan dapat terbentuk perilaku penangkapan ikan yang lebih lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Co-Authors A. Mardiana Aan Wilhan Juliatmaja Ahdianti, Asti Ahmad Jalalluddin Aksal Mursalat Alip Nurjadin Amaliah, Annisa Amin, Muhtar Andika Tangketasik Anti Landu Ardiansyah, Moh. Iqbal Arwis Syam Bahari, Dodi Ismundar Budimawan Budimawan Bustang Bustang Bustang Bustang Daena, Suwardi Deeng, Antonio Brian Dewi Dewi Didi Rukmana Dini Solihah Doddy Ismunandar Bahari Erik Hardianti Essa Annisa Syadiah Febrianti Ferawati Ferawati Fitrah Adelina Fitriani Fitriani H. Syahrir Hairmaudiana Hasbiadi Hasbiadi Hasidu, La Ode Abdul Fajar Helviani, Helviani Husnaeni Husnaeni Ilham Antariksa Tasabaramo Irna, Irna Irwandi Irwandi Juhuria Juhuria Kabul Budiman Kabul Budiman Kartika Kartika Kartomo Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Maharani ' Jafar Marlina Mustafa Muhtar Amin Neks Triani Nenni Asriani Ningsih, Andi Wahda Nurfadila Nurfadila Nurhalisa Nurhalisa Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Nursalam, Nursalam Pariakan, Arman Poresman Mandeva Prihantini, Campina Ila Prihantini, Campina Illa Purbaningsih, Yuli Rahayu Sudianti Rahim, Rahim Rahmat Tata Pratama Rahmawati, Rahmawati Raissa Dina Paridy Ramlah S Ramlah Saleh Rauf, Sugirah Hidayah Renaldi, Muh Rendi Rendi, Rendi Reskiati Wiradhika Anwar Selfiana Marintin Paembonan Suci Ramadani Sudarmin Sudarmin Sugirah Hidayah Rauf Sugirah Rauf Hidayat Syahri Wahyuni Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Syahrir Taswin Taswin Taufik, Muh. Ilham Teti Estiasih Wahyu Agung Wahyuni, Syahri wi, De wulandary, ayu Y. Erning Indrastuti Yolanda Fitria Syahri Yuli Purbaningsih