Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Development of Dynamic Problem-Solving Teaching Method in High School Physics Learning Abdul Haris; Mutahharah Hasyim; Imam Ramadhan; Nur Aisyah; Fatmawaty Fatmawaty; Teguh Wibawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v8i2.11137

Abstract

High-order thinking skills are defined as a process in students that involves applying complex ideas, tends to have multiple possible answers, is open-ended, and involves elaborative thinking. To enhance students' thinking abilities, educators must be creative in creating a learning environment that supports learning objectives. Educators need effective learning strategies and should consider factors that can facilitate students. An ideal learning strategy to develop students' high-order thinking skills focuses on students. The purpose of research on dynamic problem-solving strategies is to understand how learners cope with evolving problems over time or in continuously changing learning environments. One such strategy developed is dynamic problem solving for physics learning. This study tested the feasibility of this method in physics learning using the one-shot case study experimental research method. The research was conducted at SMAN 8 Makassar. The feasibility of the DPS strategy was assessed by four observers, resulting in an average implementation score of 83.19%. Based on these results, the DPS strategy can successfully engage students in physics learning by enhancing their problem-solving skills.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBALAJARAN FISIKA BERBASIS ANDROID Akhsan Rian Anugrah; Kaharuddin Arafah; Abdul Haris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v19i3.34471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan aplikasi berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, praktisi pembelajaran Fisika, dan pendapat dari 31 siswa di SMAN 1 Soppeng. Metode penelitian adalah metode Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE. Adapaun presentasi hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media berdasarkan penilaian Ahli materi di 95,37%, Ahli media di 90,21%, Praktisi pembelajaran di 99,19% dan untuk Respon Siswa semua pertanyaan mendapat “Respon Positif” dengan persentase ≥ 70%, . Media pembelajaran berbasis android ini layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika.
Trends in ‘Critical Thinking’ as a National Research Theme in Indonesia for the Period 2021 - 2024 Mahir Mahir; M. A. Martawijaya; Abdul Haris
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the trend of students' critical thinking skills in national research proposals received by the Directorate of Research, Technology, and Community Service (DRTPM) in Indonesia over the past four years. Critical thinking is an essential ability in 21st-century education, which includes interpreting, analyzing, evaluating, and inferring information by students to produce solutions to real problems. Data were taken from research proposals received and approved by DRTPM from 2021 to 2024. The analysis method includes a descriptive quantitative assessment of the number of proposals that make students' critical thinking skills the central theme of education research. The study results show a significant improvement trend in the theme of students' critical thinking skills in the proposals submitted by researchers over the past four years, especially in implementing various efforts to improve students' critical thinking skills. These findings are expected to provide input for DRTPM to develop research policies and training programs to continue improving the quality of research in Indonesia.
Optimization of students’ scientific writing through the utilization of mendeley reference manager Nurul Muthmainnah Herman; Mutahharah Hasyim; M. A. Martawijaya; Abdul Haris; Mahir Mahir
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021286

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi mata kuliah KKN, PPL, dan skripsi yang menuntut kemampuan menelusuri sumber ilmiah dan mengelola referensi secara benar. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam penentuan sumber tepercaya, penyusunan sitasi, dan penulisan daftar pustaka yang sesuai kaidah akademik. Pelatihan penggunaan Mendeley Reference Manager dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan membekali mahasiswa Jurusan Fisika keterampilan teknis dan literasi digital dalam manajemen referensi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mengikuti pelatihan dengan antusias melalui sesi materi, demonstrasi, dan praktik mandiri. Analisis nilai pretest dan posttest memperlihatkan peningkatan kemampuan yang signifikan, dari rata-rata awal 46,79 menjadi 82,71 setelah pelatihan. Temuan ini diperkuat oleh hasil wawancara, yang menunjukkan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam mengelola referensi, membuat folder terstruktur, serta menggunakan fitur sitasi otomatis. Meski demikian, beberapa peserta masih memerlukan pendampingan tambahan terkait penggunaan fitur lanjutan, seperti pemilihan gaya sitasi yang sesuai dan penanganan referensi duplikat. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan penulisan ilmiah mahasiswa dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menyusun karya ilmiah yang lebih sistematis, akurat, dan efisien dengan dukungan Mendeley Reference Manager.
Pelatihan penulisan proposal PKM bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar Mutahharah Hasyim; M. A. Martawijaya; Abdul Haris; Mahir Mahir; Nurul Muthmainnah Herman
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2025.03021287

Abstract

Kegiatan pelatihan penulisan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Makassar diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan literasi ilmiah, keterampilan penulisan akademik, serta kesiapan mahasiswa dalam berkompetisi pada ajang PKM tingkat nasional. Pelatihan ini diikuti oleh 45 mahasiswa yang memiliki latar belakang dan pengalaman penulisan yang beragam. Metode pelatihan mencakup penyampaian materi, diskusi, contoh proposal, workshop penyusunan kerangka proposal, dan pendampingan intensif oleh fasilitator. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap struktur PKM, terutama pada aspek kebaruan ide, ketepatan perumusan masalah, serta kesesuaian metode pelaksanaan. Peserta mampu menghasilkan draft kerangka proposal yang lebih sistematis, terfokus, dan sesuai dengan standar penilaian PKM. Selain itu, pelatihan juga meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi ilmiah. Lingkungan pembelajaran yang kondusif serta fasilitas teknis yang memadai turut mendukung efektivitas pelatihan. Secara keseluruhan, pelatihan ini terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan akademik mahasiswa dan dapat dijadikan model penguatan kapasitas penulisan proposal di lingkungan Jurusan Fisika UNM
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Fisika Berbasis Ethno-STEM bagi Calon Guru Fisika Mahir; M. A. Martawijaya; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim; Usman
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03010695

Abstract

Pelatihan pembuatan alat peraga fisika berbasis Ethno-STEM merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan kreativitas calon guru fisika dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan pembelajaran sains. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan calon guru fisika dalam merancang serta membuat alat peraga fisika yang memanfaatkan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, pemberian materi tentang konsep Ethno-STEM dan pengembangan alat peraga fisika, praktik pembuatan alat peraga, presentasi hasil karya, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas calon guru fisika yang mengikuti pelatihan secara aktif melalui pendekatan partisipatif dan berbasis proyek. Materi pelatihan menekankan pada integrasi unsur etnosains, teknologi sederhana, rekayasa, dan matematika dalam pengembangan media pembelajaran fisika. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai implementasi pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal serta kemampuan dalam mendesain alat peraga yang inovatif, ekonomis, dan mudah diterapkan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat alat peraga fisika berbasis Ethno-STEM. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya kreativitas peserta dalam memanfaatkan potensi budaya lokal sebagai media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Produk alat peraga yang dihasilkan peserta mencerminkan integrasi konsep fisika dengan praktik budaya masyarakat setempat sehingga dapat mendukung pembelajaran yang lebih bermakna. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi profesional calon guru fisika, khususnya dalam pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal. Pelatihan semacam ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung implementasi pembelajaran abad ke-21 yang kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada penguatan identitas budaya.
Pelatihan Penyusunan Kegiatan Kokurikuler Fisika Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SMA M. A. Martawijaya; Mahir; Abdul Haris; Mutahharah Hasyim; Muhammad Taqwin
Jurnal Hasil Inovasi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): January - June (In Progress)
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jhim.2026.03010696

Abstract

Kegiatan kokurikuler merupakan salah satu bagian penting dalam implementasi pembelajaran yang mendukung penguatan kompetensi peserta didik secara kontekstual dan aplikatif. Namun, pelaksanaan kegiatan kokurikuler fisika di sekolah masih cenderung terbatas pada aktivitas akademik konvensional dan belum banyak mengintegrasikan potensi kearifan lokal sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru fisika dalam menyusun kegiatan kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal di SMA. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang melibatkan 7 guru fisika SMA sebagai peserta. Pelaksanaan workshop meliputi pemberian materi, diskusi, penyusunan rancangan kegiatan kokurikuler, validasi rancangan, dan evaluasi respon peserta terhadap kegiatan yang dikembangkan. Data kegiatan diperoleh melalui lembar validasi dan angket respon praktisi yang diisi oleh peserta workshop. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru fisika mampu menyusun rancangan aktivitas kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal yang relevan dengan karakteristik lingkungan sekolah dan budaya masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil validasi, rancangan kegiatan kokurikuler yang dikembangkan berada pada kategori baik dan layak untuk diterapkan di sekolah. Selain itu, respon praktisi menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis kearifan lokal dinilai mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperkuat pembelajaran kontekstual, serta mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran fisika. Workshop ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan aktivitas pembelajaran fisika yang lebih inovatif dan kontekstual. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam aktivitas kokurikuler dapat menjadi alternatif pengembangan pembelajaran fisika yang lebih bermakna bagi peserta didik. Oleh karena itu, pelaksanaan workshop serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah