Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Social Landscape Journal

Application Of Problem Based Learning Model To Improve Student Learning Outcomes In Ips Subjects Grade 8 Mts Singkawang Country Decki Parjuanto Sarono Putra; Hasni Hasni; Andi Tenri Sumpala
Social Landscape Journal Vol 3, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.094 KB) | DOI: 10.56680/slj.v3i1.30926

Abstract

This research is tofind out the application of problem based learning to the learning outcomes of students in grade 8 MTs Negeri Singkawang. This study is a classroom action research type of classroom action research. Data collection techniques using research instruments, namely observation, interviews, tests and documentation. This study produced data on student learning outcomes in social studies subjects in the 8th grade of MTs Negeri SIngkawang before being applied to PTK only achieving completeness 35,71% with an average value of 61,42. Students who reach the KKM standard are only 5 students while those that have not reached as many as 9 students. In the first cycle, student reached the minimum standard were 6 students, while those that had not reached the minimum standard scorewere 8 students with an average score of 63,57 with learning completeness of 42,85%. Whereas in the second cycle, the number of students who reached the minimum standard score were 12 students and students who had not reached the minimum standard score standard were 2 students with an average score of 84,28 and the level of completeness was 85,71%. Then it can be concluded that there is a significant effect on the application of the problem based learning model to student learning outcomes.
Komunikasi Antar Budaya dalam Perkawinan antara Etnik Bugis dan Etnik Mandar Di Desa Lero Kabupaten Pinrang St. Nur Hafifah Sh; Hasni Hasni; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 2, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.175 KB) | DOI: 10.56680/slj.v2i1.19728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang (2) Mengetahui faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriftif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang baik ditinjau dari, segi Kognitif (memahami atau pengetahuan) dikategorikan “sangat baik” dalam membedakan pernikahan mandar dan bugis walaupun masih ada yang sama, tetapi masyarakat setempat mampu membedakannya seperti pakaian, erang-erangnya dan hiburannya. Dari segi Afeksi (menghormati dan menghargai) dikategorikan “sangat baik” yaitu mereka Saling menghargai, memahami serta menghormati satu sama lain. Begitupun dengan Perilaku (efektivitas budaya) masyarakat dikategorikan “baik” dalam berperilaku walaupun beda efektivitas budaya seperti adaptasi mereka lumayan baik, perilaku berbeda Mandar sibaliparri (bekerja sama) sedangkan Bugis sipakamase-mase (susah senang selalu ada). (2) Faktor determinan komunikasi antar budaya dalam perkawinan antara etnik bugis dan etnik Mandar di Desa Lero Kabupaten Pinrang yaitu, Stereotip (persepsi atau penilaian negatif kepada kelompok budaya), dikategorikan “tidak baik” karena jika mereka melakukan hal tersebut pasti ada rasa kecewa dan marah terhadap orang yang menilaikehidupan mereka. Etnosentrisme (perilaku yang bersifat lebih unggul dari yang lainnya) dikategorikan “pernah”, dalam rumah tangga terkadang rasa ego itu hadir sehingga mereka memaksakan kehendak hingga bertengkar tetapi tidak sampai KDRT. Mobilitas (perpindahan), dikategorikan “sangat baik”, mereka menyesuaikan diri dengan sering menjalin komunikasi sehingga mendapat suatu pengetahuan baru hingga status sosial yang layak. Saling ketergantungan (ketergantungan dengan yang lainnya) dikategorikan “sangat bagus”, mata pencaharian sebagai Nelayan mampu merubah perekonomian mereka. Tekanologi komunikasi (alat yang menggabungkan aspek sosial). dikategorikan “sangat baik”, dengan adanya teknologi memberikan kemudahan dalam mengakses literatur walaupun dulunya tidak secanggih sekarang
SIKAP MAHASISWA TERHADAP BERITA PALSU (HOAX) DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Reski; Hasni Hasni; Dalilul Falihin
Social Landscape Journal Vol 1, No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.88 KB) | DOI: 10.56680/slj.v1i2.13753

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media Sosial. 2) Untuk mengetahui dampak penyebaran hoax terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap di Media Sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang terdiri dari dua variabel yaitu sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media sosial dan dampak penyebaran hoax di media sosial terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial. Informan penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dengan melakukan metode wawancara mendalam.Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Sikap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial terhadap hoax di media sosial dilihat dari indikator Kognitif/Pengetahuan sangat berpengaruh. 2) Dampak penyebaran hoax di media sosial terhadap mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dilihat dari indikator tersitanya waktu dan fakta tidak lagi dipercaya sangat berpengaruh.
EKSPLORASI PERMAINAN TRADISIONAL BOLA BEKEL DAN ENGKLEK SEBAGAI WARISAN BUDAYA DI GENARASI MILENIAL DESA MARIO KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE Nurjannah Nurjannah; Hasni Hasni; Syarifah Balkis
Social Landscape Journal Vol 4, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v4i2.45880

Abstract

This study aims to determine 1) An overview of the dynamics of traditional bekel and crankball games among millennials in Mario Village, Libureng District, Bone Regency 2) Knowing the factors influencing children in Mario Village, Libureng sub-district, Bone Regency choosing modern games compared to traditional bekel ball games and crank. 3) Knowing how the existence of the traditional game of bekel and crank ball in Mario Village, Libureng District, Bone Regency in the millennial era. This type of research used is qualitative. This research method uses data collection techniques through observation, interviews and documentation. Researchers obtain data through a process that includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show 1) An overview of the dynamics of traditional bekel and crankball games in the millennial generation of Mario Village, Libureng District, Bone Regency, namely: slow or fast changes, small and big changes. 2) The factors that influence children in Mario Village, Libureng District, Bone Regency, choose modern games compared to traditional bekel and crankball games, namely: innovation, invention, adaptation, adaptation. 3) The existence of traditional bekel and crankball games in Mario Village, Libureng sub-district, Bone Regency in the millennial era, namely: Existence, circumstances.