Claim Missing Document
Check
Articles

Fotografi Produk Sebagai Media Promosi Banyumili Store Rifdan Musyaffa, Muhammad; Lukitasari, Evelyne Henny; Yulianto, Arif
JURNAL KEMADHA Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Kemadha Vol. 13 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v13i1.1322

Abstract

Fotografi produk merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempromosikan sebuah perusahaan, dengan fotografi yang menarik dapat meningkatkan nilai brand produk baik dalam citra di mata masyarakat maupun perkembangan suatu perusahaan. Melihat betapa pentingnya peranan fotografi produk, maka Banyumili Store yang sedang merintis usaha dalam bidang produk distro di wilayah Ponorogo tentu memerlukannya. Tujuan perancangan ini adalah untuk mengenalkan perusahaan melalui fotografi produk sebagai media promosi kepada masyarakat, sehingga mampu bersaing dengan perusahaan distro lainnya. Fotografi produk Banyumili Store dirancang sesuai dengan visi misi dan citra perusahaan yang ingin ditampilkan sehingga dihasilkan forografi produk yang modern namun tetap tidak meninggalkan ciri khasnya. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan ini adalah kualitatif dengan melakukan pengumpulan data ke lokasi perusahaan dan mewawancarai pemilik perusahaan, hasil perancangan ini menyatakan bahwa Banyumili Store memerlukan fotografi produk sebagai media promosi dalam media visual seperti katalog digital, katalog cetak, x banner, poster dan merchandise.
A ASSISTANCE IN PROMOTIONAL DESIGN CREATION FOR SMEs PAPINE MAS WIRO KADIPIRO DISTRICT, SURAKARTA Lukitasari, Evelyne Henny; Haryanto, Eko Sri; Heriwati, Hesti
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i3.2799

Abstract

This Community-Based Empowerment Scheme community service program seeks to empower MSME groups in Kadipiro Village, Banjarsari District, Surakarta City. The partner of this activity is the PAPINE MAS WIRO MSME Group which engaged in culinary sector, both food and snacks. When it was first established, this group received an enthusiastic response from MSME members and residents. However, its development has declined, so the partner hopes that with this activity the Papine Mas Wiro MSME Group will get a better income. Efforts that were made including design and social media utilization for promotion, online sales as an alternative, designing good packaging, and designing attractive booths to attract visitors in making purchases. The methods used in community service activities are lectures, discussions, training, monitoring, and partner mentoring. Training included creating visual promotional content, creating product promotional videos, and online sales training through the marketplace, as well as copywriter training. The benefits obtained by partners are increased skills, increasing sales turnover and improving the partner's economy. From the implementation of this activity, it was found that: 1) a social media to market Papine Mas Wiro MSME products was established as a means of introducing and marketing products from these MSME actors, and 2) Papine Mas Wiro MSME actors aware of the importance of attractive designs to be uploaded on social media.      
Piktogram Berbasis Design Thinking: Tingkatkan Pengalaman Pengunjung Pasar Jongke Surakarta Lukitasari, Evelyne Henny; Rohhandoyo , Mozes Ardi; Fauzan , Mochammad Armand
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 10 No. 3 (2025): Besaung: Agustus-November
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v10i3.5593

Abstract

Traditional markets are places for socializing, trading, and cultural exchange. They form the foundation of urban communities. The link between the market and local communities creates complexity and dynamics. However, a confusing signage system and layout problems lead to an unorganized market that is difficult for visitors to navigate. These issues show a need for a visual communication system that helps market visitors while showcasing the community's cultural values and identity. This study aims to understand and address the needs of market users by designing functional pictograms using the Design Thinking method. This process involves five phases: empathize, define, ideate, prototype, and test, including market managers, visitors, and traders. Testing with 50 visitors revealed that the new pictograms improved comprehension from an average of 58% to 88%. The time needed to interpret the symbols dropped from 7.2 seconds to 3.1 seconds. Qualitatively, this pictogram design blends local Surakarta cultural values, such as the parang motif and the sogan color, with modern geometric shapes like circles and rounded rectangles. This combination creates a friendly and easily recognizable look. The study concludes that applying Design Thinking is effective for creating a functional visual navigation system and for improving the visual identity of traditional markets. These markets can serve as inclusive public spaces that keep up with urban growth. The novelty of this research lies in merging a human-centered design approach with local cultural aesthetics. This can serve as a model for using visual communication design to revitalize traditional markets in Indonesia.
DESAIN STORY GAME TENTANG BULLYING VERBAL DI KALANGAN REMAJA Kurniawan, Willy; Lukitasari, Evelyne Henny
JURNAL KEMADHA Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kemadha Vol. 15 No. 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v15i2.2116

Abstract

Bullying verbal di kalangan remaja merupakan permasalahan sosial yang berdampak serius terhadap kesehatan mental, emosional, dan perkembangan karakter korban. Tingginya kasus bullying verbal di Indonesia, yang sering dianggap sekadar candaan, menyebabkan sulitnya identifikasi dan penanganan sehingga korban kerap enggan melapor. Permasalahan ini menunjukkan adanya kebutuhan akan media edukasi yang efektif, interaktif, dan relevan dengan kehidupan remaja. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan story game bertema bullying verbal sebagai sarana sosialisasi dan pembelajaran mengenai dampak negatif perundungan, sekaligus membangun empati dan kesadaran sosial di kalangan pemain. Metode yang digunakan adalah design thinking. Hasil perancangan berupa prototipe story game beralur non-linear dengan gaya visual semi-realistis, yang memungkinkan pemain mengeksplorasi berbagai skenario bullying verbal, membuat pilihan, dan melihat konsekuensi dari setiap tindakan. Karya ini diharapkan dapat menjadi media edukatif yang menarik, memperkuat pesan moral tentang pentingnya saling menghargai, dan berkontribusi dalam upaya pencegahan bullying verbal di kalangan remaja.
DESAIN UIUX DALAM PENGELOLAAN BISNIS DAN PEMASARAN FUNNARA KARANGANYAR Anandika, Adzkia; Lukitasari, Evelyne Henny
JURNAL KEMADHA Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kemadha Vol. 15 No. 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/ke.v15i2.2121

Abstract

Perancangan ini mengangkat tema tentang desain User Interface (UI) dan User Experience (UX) untuk mendukung pengelolaan bisnis dan pemasaran Funnara Karanganyar. Funnara merupakan UMKM fashion keluarga yang menghadapi fluktuasi omzet akibat ketergantungan pada marketplace serta keterbatasan pengelolaan secara mandiri. Permasalahan utama meliputi ketidakstabilan penjualan, penurunan margin keuntungan, penalti pengiriman, dan kurangnya penguatan citra merek. Urgensi perancangan ini terletak pada kebutuhan Funnara akan platform e-commerce mandiri yang memberikan kendali penuh atas strategi pemasaran, manajemen stok, dan interaksi dengan pelanggan. Tujuan perancangan adalah menghasilkan konsep dan prototipe UI/UX yang efektif, responsif, dan mudah digunakan guna meningkatkan efisiensi pengelolaan bisnis sekaligus memperkuat daya saing. Metode yang digunakan adalah design thinking dengan tahapan empati, definisi, ideasi, dan pembuatan prototipe, tanpa uji coba langsung karena desain masih berupa rancangan visual. Hasil perancangan berupa desain UI/UX e-commerce dengan tampilan modern, navigasi terstruktur, kategori produk yang jelas, serta elemen interaktif yang konsisten dengan identitas merek Funnara.