p-Index From 2021 - 2026
8.422
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Politico: Jurnal Ilmu Politik Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Majalah Geografi Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) JURNAL KOLABORASI Jurnal Wilayah dan Lingkungan jurnal niara JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Sosial Humaniora Kritis Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton MIMBAR : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik PERSPEKTIF Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan Administraus Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen Journal of Social Science Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Politicos: Jurnal Politik Dan Pemerintahan Jurnal Impresi Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Journal of Social And Economics Research Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Journal of Management and Administration Provision Jurnal Indonesia Sosial Sains Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) Journal of Social Science Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Influence: International Journal of Science Review Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Kebijakan Indonesia dalam Mencegah Kehilangan Kewarganegaraan bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda di Bali Melalui Pewarganegaraan Indonesia Jemmy, Flo Jendri Luinel; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Seba, Roberto Octavianus Cornelis
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.231

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dinamika kasus kehilangan kewarganegaraan pada Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas dan mendeskripsikan kebijakan Indonesia dalam mencegah kehilangan kewarganegaraan pada Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas. Status kewarganegaraan seseorang merupakan pintu masuk pemenuhan hak dasarnya oleh negara seperti hak kewarganegaraan, hak sosial, hingga jaminan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan PP No. 21 Tahun 2022 merupakan bentuk strategi yang dilakukan Indonesia untuk mencegah Anak Berkewarganegaraan Ganda kehilangan kewarganegaraannya guna mempertahankan hak dan identitas dari anak tersebut. PP No. 21 Tahun 2022 harus menyesuaikan dinamika yang ada sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian setelah masa berlakunya berakhir yaitu pada tanggal 31 Mei 2024.
Implementasi Kerjasama Sister Province Antar Daerah Istimewa Yogyakarta Dan Victoria Melalui Melbourne Symphony Orchestra (MSO) Simanjuntak, Stefhani Krisna Mei; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Administraus Vol. 8 No. 3 (2024): Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen
Publisher : STIA Bina Banua Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56662/administraus.v8i3.261

Abstract

This research to evaluate the implementation of the sister province cooperation between the Special Region of Yogyakarta (DIY) and Victoria, Australia, through the Melbourne Symphony Orchestra (MSO), which began in 2015. The main focus of this cooperation is to enhance access to music education and develop arts infrastructure in DIY. The research employs a descriptive qualitative method, collecting primary data through in-depth interviews and secondary data from relevant documents. The findings indicate that this cooperation has successfully carried out various activities, including cultural exchanges, workshops, and collaborative concerts, with the Youth Music Camp program being a key initiative involving young musicians and resulting in joint performances. Additionally, the study identifies the crucial role of local government as a facilitator in establishing this cooperation. Overall, the research confirms that this partnership not only strengthens interregional relations but also significantly contributes to the development of arts and culture in the Special Region of Yogyakarta.
Analisis Rencana Pemekaran Kelurahan Mangunsari dan Dukuh Kota Salatiga sebagai Upaya Perwujudan Good Governance Azizah, Nur Rahmatul; Romadhoni, Ahmad Ilham; Nurhaliza, Arum Baktiani; Rahmawati, Dyah Rizky; Putri, Febrina Ananda; Putri, Puspita Melati; Wahyu Ramadhani, Putri Salsabilla; Nugroho Mukti, Raden Abhimanyu; Izati, Uswarini Noor; Amal, Yusron Ikhlassul; Saputra, Erlis; Hadiwijoyo, Suryo Sakti
Majalah Geografi Indonesia Vol 38, No 1 (2024): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.86252

Abstract

Abstract  The expansion plan of Mangunsari and Dukuh Sub-districts in Sidomukti District arises from the dynamics of the community. These sub-districts are crucial to expand due to their extensive territories and high population density, which hampers the government's efforts to distribute development programs equitably. This study aims to (1) understand community perceptions of the expansion plan; (2) determine policy stakeholders' views on the plan; (3) identify stakeholders’ roles in the expansion; and (4) analyze the technical feasibility of the expansion plan, including proposing alternative government center locations. Qualitative descriptive analysis and triangulation processed primary data, while quantitative analysis determined expansion feasibility based on community satisfaction surveys, technical viability, and centrality index. Findings indicate support from both the community and the government for the sub-district expansion plan. The territorial expansion involves stakeholders from the government, community, and academia. Feasibility analysis shows both sub-districts fall short in area but exceed minimum population and infrastructure requirements. Researchers propose Dusun Jangkungan and Ngawen in Mangunsari, also Dusun Kembangarum and Krajan in Dukuh as central service locations post-expansion.  Abstrak Rencana pemekaran Kelurahan Mangunsari dan Dukuh di Kecamatan Sidomukti merupakan isu yang muncul akibat dinamika kondisi masyarakat. Kedua kelurahan tersebut penting dimekarkan karena cakupan wilayah yang luas dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan pemerintah terkendala dalam melakukan pemerataan program pembangunan. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi masyarakat tentang rencana pemekaran;  (2) menganalisis persepsi dan peran stakeholders dalam rencana pemekaran; dan (3) menganalisis kelayakan teknis rencana pemekaran dan lokasi alternatif pusat pemerintahan. Metode analisis deskriptif kualitatif dan triangulasi digunakan untuk mengolah data primer, analisis deskriptif kuantitatif untuk menentukan kelayakan pemekaran, dan indeks sentralitas digunakan untuk menentukan lokasi alternatif pusat pemerintahan. Hasil kajian ini diperoleh bahwa rencana pemekaran kelurahan didukung oleh masyarakat maupun pemerintah. Proses pemekaran wilayah ini melibatkan peran tiap stakeholders yang berasal dari pemerintah, masyarakat, dan akademisi. Analisis kelayakan indikator pemekaran menunjukkan bahwa kedua kelurahan belum memenuhi syarat luas wilayah tetapi telah melampaui jumlah minimal penduduk kelurahan serta ketersediaan sarana dan prasarana. Peneliti menyarankan Dusun Jangkungan dan Dusun Ngawen di Kelurahan Mangunsari serta Dusun Ngemplak dan Dusun Krajan di Kelurahan Dukuh sebagai lokasi pusat pemerintahan pada kelurahan baru. 
Strategi Pemerintah Indonesia Terhadap Perlindungan Masyarakat Keturunan Indonesia Di Mindanao Filipina Selatan Tairas, Joshua Alexander Nelson; Hadiwijoyo, R. M. Suryo Sakti; de Fretes, Christian H.J.
POLITICO: Jurnal Ilmu Politik Vol. 12 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jp.v12i2.47672

Abstract

Problematika perbatasan Indonesia - Filipina, yang mengacu pada aktivitas lintas batas, menciptakan permasalahan status kewarganegaraan. Terkhusus kepada Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, Filipina Selatan yang berjumlah 8.745 orang (warga Sangihe - Talaud). Bagaimana kemudian strategi pemerintah Indonesia dalam menangani permasalahan perlindungan terhadap Warga Keturunan Indonesia di Mindanao?. Penelitian ini menggunakan welfare state theory sebagai acuan analisis sikap pemerintah Indonesia untuk pengambilan langkah terhadap perlindungan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, penelitian ini juga menggunakan konsep kewarganegaraan dari hukum atau konstitusi negara Indonesia maupun Filipina untuk memudahkan alur pikir dalam melihat permasalahan status kewarganegaraan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao. Penelitian ini menjelaskan bagaimana hubungan historiografis antara warga Sangihe - Talaud, dengan warga Mindanao, sebagai dasar pemahaman sumber permasalahan lintas batas dan status kewarganegaraan. Selain itu menjelaskan Joint Commision for Bilateral Cooperation Indonesia-Filipina 2014 yang menjadi momen terciptanya Mandatory Consular Notification dan program Pendaftaran dan Konfirmasi WNI, yang mana kedua instrumen tersebut adalah jalur pemerintah Indonesia untuk menciptakan perlindungan yang sustainable dan masif terhadap Warga Keturunan Indonesia di Filipina. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, pemerintah Indonesia dengan segala kompetensinya, menciptakan akses terhadap perlindungan Warga Keturunan Indonesia di Mindanao, melalui hasil JCBC Indonesia - Filipina 2014, dan untuk memaksimalkan tugas perlindungan pemerintah Indonesia, maka Warga Keturunan Indonesia perlu mendapatkan status WNI sehingga dapat terhubung dengan segala akses jaminan kesejahteraan sebagai perlindungan. Kata Kunci : Strategi; Perlindungan; Warga Keturunan Indonesia; Perbatasan Indonesia-Filipina ABSTRACT The Indonesia - Philippines border problem, which refers to cross-border activities, creates problems of citizenship status. Especially for Persons of Indonesian Descent in Mindanao, Southern Philippines, included 8,745 people (Sangihe - Talaud). What is the Indonesian government's strategy in dealing with the problem of protecting Persons of Indonesian Descent in Mindanao?. This study uses welfare state theory as a reference for analyzing the strategy of the Indonesian government to take steps towards the protection of Indonesian Descent in Mindanao, this research also uses the citizenship concept, taken from Indonesian and Philippines constitutions, to facilitate understanding in looking at issues of citizenship status of PIDs. This study then explains the historiographical relationship between the Sangihe - Talaud residents, and the Mindanao people, as basis to understanding the sources of cross-border problems and citizenship status. This research also explains the 2014 Joint Commission for Bilateral Cooperation between Indonesia and the Philippines, which became the moment for the creation of the Mandatory Consular Notification and the Pendaftaran dan Konfirmasi WNI Program, both agreement are the Indonesian government's path to create sustainable and massive protection for PID in Philippines. Results of this study reveal that, the Indonesian government with all its power, creates access to the protection of PIDs in Mindanao, through JCBC Indonesia - Philippines 2014, and for maximum protection duties, Indonesian Citizens need to obtain citizenship status as WNI, so they can connected with all access to welfare insurance as protection. Keywords : Strategy; Protection; Citizens of Indonesian Descent; Indonesia-Philippines Border
PERAN MULTI-AKTOR DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN NASIONAL MELALUI PENGELOLAAN FOOD LOSS AND WASTE DI INDONESIA Anisa Atsilah Azhar; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Nau, Novriest Umbu Walangara
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 04 (2023): Juli : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i04.752

Abstract

Pangan merupakan hal yang menjadi dasar kebutuhan utama manusia dan berkaitan dengan salah satu poin dalam konsep human security yakni ketahanan pangan. Salah satu indikator penting dari ketahanan pangan yang umum digunakan adalah ketersediaan pangan. Namun pada kenyataannya, masih banyak masyarakat Indonesia yang kesulitan dalam hal ketersediaan pangan. Hal ini sangat kontras dengan kondisi tingginya jumlah sampah makanan atau food loss and waste (FLW) di Indonesia. Masalah sampah makanan di Indonesia dapat dikatakan cukup serius karena mempengaruhi ketersediaan pangan sehingga sangat berdampak terhadap ketahanan pangan dalam negeri. Diperlukan upaya pengelolaan lebih lanjut dari seluruh pihak seperti aktor pemerintah dan aktor non-pemerintah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai kondisi FLW di Indonesia dan peran pihak multi-aktor untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan FLW tersebut. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif, serta studi literatur yang dilengkapi dengan wawancara. Berdasarkan hasil wawancara, peneliti mendapatkan data dan informasi guna membantu menjelaskan peran yang dilaksanakan dari pihak multi-aktor tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi FLW di Indonesia masih sangat tinggi sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat untuk permasalahan ini. Dapat dilihat pula bahwa aktor negara dan non-negara sama-sama telah berperan dalam penanganan FLW tersebut dan membangun kolaborasi. Dapat disimpulkan bahwa kondisi FLW yang tinggi di Indonesia telah mendapatkan penanganan pengelolaan dari pihak multi-aktor yang saling membangun kerja sama dengan mitra masing-masing serta saling memberi dukungan guna mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Kerjasama UNICEF Dengan DP3APPKB Surabaya Dalam Mencegah Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSE) Tahun 2023 Charisma Putri Wangsa; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Triesanto Romulo Simanjuntak
Jurnal Niara Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i2.22941

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana implementasi kerjasama antara UNICEF dan DP3APPKB dalam mencegah Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) di Kota Surabaya tahun 2023. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data primer yang diperoleh langsung melalui wawancara dan data resmi yang diterbitkan oleh DP3APPKB Kota Surabaya, dalam hal ini berupa jumlah angka kekerasan terhadap anak tahun 2023 serta data sekunder yang diperoleh melalui literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kerjasama ini berhasil, terbukti dengan menurunnya angka kasus kekerasan terhadap anak sebesar 61,46 persen di tahun 2023. Selain itu, kerjasama ini juga berkontribusi dalam penguatan kapasitas relawan, penyediaan layanan perlindungan anak, intervensi lintas sektor, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori liberalisme dalam menganalisis implementasi kerjasama UNICEF dan DP3APPKB Kota Surabaya dalam mengatasi OCSEA yang berfokus pada upaya dan program yang dilakukan oleh kedua pihak melalui kerjasama
Analisis Implementasi Kebijakan Pembangunan Kawasan Perbatasan di Pulau Miangas dengan Pendekatan Kesejahteraan Timpal, Felina Marthina; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Simanjuntak, Triesanto Romulo
Jurnal Social Science Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jss.v12i1.8524

Abstract

This article aims to describe the Indonesia-Philippine border area on Miangas Island and analyze the Implementation of Border Area Development Policy on Miangas Island, Talaud Islands Regency, North Sulawesi Province. This article uses a qualitative descriptive research method with primary data obtained through interviews and Focus Group Disccussion and secondary data obtained through literature. This article uses a welfare approach through Welfare State theory and Geoeconomic concepts to analyze the implementation of border area management policies on Miangas Island which focuses on the government's role in efforts to improve the welfare of the people on Miangas Island.
Strategi Pertahanan Indonesia Melalui Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PBLN) Entikong dalam Perspektif Geostrategi Tia Angelina; Simanjuntak, Triesanto Romulo; Hadiwijoyo, Suryo Sakti
Jurnal Social Science Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine Indonesia's defense strategy implemented through the construction of the Entikong National Border Post (PLBN), focusing on analysis from a geostrategy perspective. The research method used in this research is a qualitative analysis method, with data collection through literature study and analysis of official documents as well as interviews with the Head of the Entikong PLBN Management Division. This approach provides a comprehensive perspective on Indonesia's defense strategy in border areas. The research results show that the construction of the Cross-Border Post in Entikong is in line with Indonesia's national defense strategy which focuses on regional cooperation and resource management in border areas. In a geostrategic perspective, this research also highlights the importance of Entikong's geographical position as a strategic point that influences national defense. The defense strategy implemented through the Entikong Cross Border Post reflects adaptation to geopolitical dynamics in the region. This research contributes to further understanding of the implementation of Indonesia's defense strategy in a geostrategy context and can be a basis for the government and stakeholders to develop and improve national defense strategies in the future, especially in facing the changing geopolitical dynamics in this region
TIKTOK SEBAGAI RUANG SOSIAL BARU BAGI MASYARAKAT (STUDI KASUS: PERLAWANAN BIMA YUDHO TERHADAP PROVINSI LAMPUNG) Nona, Nona; Sakti Hadiwijoyo, Suryo; Suwartiningsih, Sri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3529-3543

Abstract

Perkembangan Zaman Yang Semakin modern menjadikan masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan pendapat mereka melalui media sosial, sama halnya dengan tindakan Bima Yudho melalui akun TikToknya @awxbimaxreborn yang merupakan salah satu content creator yang berani mengkritisi pemerintah asal tempat tinggalnya, yakni Lampung mengenai pembangunan infrastruktur yang tidak maju setiap tahunnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data primer yang dipakai oleh peneliti adalah unggahan video TikTok akun @awxbimaxreborn yang mengandung kritik terhadap dominasi kekuasaan Provinsi Lampung. Sedangkan sumber data sekunder adalah kajian literatur-literatur yang terkait. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan hasil dari konsep ruang sosial melalui adanya interaksi simbolik dan dampak perlawanan Bima Yudho terhadap Provinsi Lampung melalui akun TikTok @awxbimaxreborn yang berpengaruh langsung untuk Provinsi Lampung pada perubahan tingkah laku dimana Provinsi Lampung melakukan aksi perbaikan jalan yang membawa pengaruh signifikan kepada masyarakat.
Collaborative Governance Dalam Implementasi Progam “Jo Kawin Bocah” Di Jawa Tengah Gitami, Thesalonika Kezia; Daru Purnomo; Suryo Sakti Hadiwijoyo
Jurnal Niara Vol. 17 No. 3 (2025): Januari
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v17i3.23761

Abstract

Data kasus perkawinan usia anak menunjukan trend yang semakin meningkat dari tahun ke tahun hal ini menjadikan masalah serius di masyarakat, karena perkawinan usia anak sudah mengambil hak dan kewajiban anak dalam menerima pendidikan, bersosialisasi dan mencari pengalaman dalam lingkungan sosial. Berdasarkan data Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terdapat 11.366 Kasus Perkawinan Usia Anak tahun 2022 di Jawa Tengah dan upaya pemerintah dalam menangani kasus tersebut dengan melakukan intervensi melalui Progam “Jo Kawin Bocah”. Pisau analisis dalam penelitian ini menggunakan perspektif Teori Struktural Anthony Giddens yang menjelaskan mengenai struktur merupakan modalitas, dimana berupa tata aturan yang memiliki sumber daya yang mengarah pada tindakan - tindakan yang dilakukan oleh manusia. Adanya batasan pada manusia saat bertindak, akan tetapi sumber daya mempunyai dan memfasilitasi tindakan yang dilakukan oleh manusia. Untuk dapat menjelaskan lebih mendalam realitas peneliti menggunakan metode kualitatif, unit amatan, unit analisa, teknik pengumpulan data dan analisa data dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukan penyebab perkawainan anak dikarekanan adanya faktor ekonomi, pendidikan, lingkungan sosial, nilai sosial budaya, kesehatan reproduksi, dan pengasuhan permisif. Faktor tersebutlah yang menjadi pematik dilakukannya Collaborative Governance yang berperan penting dalam melakukan pencegahan perkawinan anak di Jawa Tengah dalam Progam “Jo Kawin Bocah”. Efektivitas dari Progam “Jo Kawin Bocah” ditunjukan dengan adanya perubahan perilaku dan cara berpikir masyarakat berupa praktik sosial sehingga mampu melakukan pencegahan perkawinan anak.
Co-Authors ., Daru Purnomo Abraham, Rendy Hermanto Ahimsaning Gandhi, Kinanthi Alia Fajarwati Alvianto Wahyudi Utomo Amal, Yusron Ikhlassul Anindya Chandradewi Anis Anjarwati Anisa Atsilah Azhar Antik Tri Susanti Aulya Rafly Salsabil Azizah, Nur Rahmatul Bening Hesti Maela Chandradewi, Anindya Charisma Putri Wangsa Christi, Oktaria Denanda Christian H. J. De Fretes Christian Herman Johan De Fretes Cornelis Seba, Roberto Octavianus Daru Purnomo de Fretes, Christian H.J. Deikme, Lidianus Devi Rahmawati, Devi Dina, Sopia Elly Esra Kudubun Elysabet, Elysabet Erlis Saputra Esty M. Tempoh Gitami, Thesalonika Kezia Glorya Evanglica Gala Gratia Emmanuel Methusala Helena Rachelia Natasha Odja Lanoe Hutahaean, Juan Carlos Christfandy Imbiri, Isaak Alfret Andris Intan Feranita Ivander Laurent Erlangga Izati, Uswarini Noor Jemmy, Flo Jendri Luinel Jodelin Muninggar, Jodelin Juan Carlos Christfandy Hutahaean kris murni waruwu L Helena, Hillary Lasti Nur Satiani Lestari, Dian Puji Linda, Rusna Eva Marchus Sugiarto Mariasari, Ika Fransisca Megawati Hamdani Ba'ka Natalie Desta Karunia Natasya Dwina Sukoco Nendissa, Reghy Florencia Nofita Natalia Nona, Nona Novriest Umbu Walangara Nau Nugroho Mukti, Raden Abhimanyu Nurhaliza, Arum Baktiani Petsy Jessy Ismoyo Piris, Lidya Elsye Yosefien Purnomo , Daru Putra, Marcerio Britama Putri Hergianasari Putri, Febrina Ananda Putri, Puspita Melati Putri, Rosa Gusti Putri, Sindy Yaniska Rahayu Rafikahwulan Sari Rahmawati, Dyah Rizky Rizki Amalia Yanuartha Roberto Octavianus Cornelis Seba Roberto Oktavianus Cornelis Seba Romadhoni, Ahmad Ilham Royke Roberth Siahainenia Rukmi, Maurisia Giska Kurnia Rusna Eva Linda Sagita, Audi Rahma Sampoerno, Sampoerno Seba, Roberto Octavianus C Septi Anggi Prawesti Serphina, Selvi Simanjuntak, Stefhani Krisna Mei Sri Suwartiningsih Suryawijaya, Regina Laurentia Jocelyn Tairas, Joshua Alexander Nelson Tandir, Alfin Kristian A. Tandir Tia Angelina Timpal, Felina Marthina Triesanto Romulo Simanjuntak W Safina, Shafa Wahyu Ramadhani, Putri Salsabilla Wahyuni Dwi Purwanti waruwu, kris murni Zein, Ashar Fachruz