Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Jaminan Fidusia Atas Pembiayaan Murabahah Di BPR (Bank Pembiayaan Rakyat) Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik Ratna Fitri Andini; Dian Berkah
MAQASID Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.745 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v3i2.1409

Abstract

Dalam penelitian ini, terdapat tiga (3) rumusan masalah, meliputi: Bagaimana implementasi jaminan fidusia atas pembiayaan murabahah di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik, Apa saja kendala implementasi jaminan fidusia atas pembiayaan murabahah di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik, serta apakah implementasi jaminan fidusia di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik sudah sesuai dengan prinsip – prinsip akad murabahah dalam Ekonomi Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk kondisi obyek alamiah. Dalam hal ini penulis mengumpulkan data langsung di BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik dan wawancara kepada pihak yang bersangkutan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara memperoleh data – data dari hasil wawancara, observasi, dokumentasi serta telaah pustaka dan sumber hukum yang mendukung. Hasil penelitian menyebutkan bahwa BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik jaminan fidusia dalam implementasinya merupakan perjanjian pengingat dari pembiayaan yang merupakan perjanjian pokoknya adalah akad murabahah. Apabila nasabah melakukan tindakan wanprestasi terdahap akad pembiayaan murabahah yang diikat dengan jaminan fidusia, maka BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik akan menempuh prinsip kekeluargaan, abitrase syariah dan proses peradilan sebagaimana yang disebutkan dalam Fatwa DSN-MUI Nomor. 04/DSN-MUI/IV/2000 dan Undang – undang No. 42 Tahun 1999. Dalam praktiknya BPR Syariah Mandiri Mitra Sukses Gresik sudah sesuai dengan prinsip – prinsip akad murabahah dalam Ekonomi Islam, hal ini dapat dilihat dari ketentuan – ketentuan sebelum memberikan pembiayaan. Kata kunci : jaminan fidusia, pembiayaan, murabahah
(النكاح العرفي وآثاره في الإرث (دراسة حالة قرية بوكوان، سمارندا Agus Nurdiansyah; Dian Berkah
MAQASID Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.469 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v9i2.6549

Abstract

Closed marriage is one of the many events that occur in all regions in Indonesia.One of them is in Bukuan Village, Palaran, Samarinda.There are still residents of Bukuan who have a marriage without registering it in the KUA and have not legalized the marriage, thus affecting the implementation of inheritance.From the background of the problem, the writer formulates the problem into 2, namely 1) what are the consequences of the law of marital marriage in inheritance? 2) how is the implementation of inheritance in closed marriage in Bukuan Village?This research is a qualitative research conducted with a case study approach. Data collection techniques are done by observation, interviews, and documentation. Data were analyzed in a qualitative descriptive manner.The results of this study indicate that the legal consequence of closed marriage in inheritance is changing the rights of heirs in inheritance and influencing the distribution of inheritance in a family as a result of closed marriage in Bukuan, where assets are distributed equally before the heir dies or the property is distributed in an equal manner. evenly distributed after the heir died after using the distribution of Islamic legal inheritance or without using the division of Islamic legal inheritance first. Keywords: closed marriage, inheritance, legal consequences
Implementation of Islamic Principles of Corporate Governance Guidelines for Charity Health of Muhammadiyah Dian Berkah
Media Syari'ah Vol 18, No 2 (2016)
Publisher : Sharia and Law Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jms.v18i2.1917

Abstract

The development of corporate governance issues continue to grow up to be a concern for Islamic studies scholars. There are those that directly analyze corporate governance in Islamic perspective, so the term is found on Islamic corporate governance. Furthermore, the developing corporate governance in the field of clinical as initial of clinical governance. But in its development, no studies have analyzed the clinical governance from the perspective of Islam, so it would appear a Islamic clinical Governance. This study seeks to identify the governance of Muhammadiyah charitable efforts in Indonesia engaged in the field of health by using the library based study method that is a part of the qualitative research approach. The paper found the history of the charitable efforts of health Muhammadiyah, the guiding principles of Muhammadiyah charitable health effort and the Islamic concept of clinical governance. Muhammadiyah is chosen for several reasons. Firstly, the Muhammadiyah organization in Indonesia that has a network to village level. Secondly, the first Islamic organization Muhammadiyah engaged in the business of charity health. Thirdly, the Islamic organization Muhammadiyah charitable health efforts that havespread throughout every region in Indonesia. Fourthly, Muhammadiyah has governance guidelines charitable efforts such as PedomanAmal Usaha Kesehatan, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) and Matan Keyakinan dan Cita-cita HidupMuhammadiyah (MKCHM) etc.
Sharia Compliance Implementation on Gold Pawn Bank Syariah Indonesia KCP Surabaya Intan Febriyanti; Arin Setiyowati; Dian Berkah
LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam Vol.10 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lamaisyir.v10i1.38371

Abstract

in press
Pengaruh Pelatihan Dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bprs Bhakti Sumekar Kantor Cabang Pamekasan Dian Berkah; Amalia Lutfi Azzakiyah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya Peningkatan dan penguatan kinerja dari sumber daya manusia juga menjadi hal yang perlu dipersiapkan sebagai tuntutan serta tantangan dalam persaingannya menghadapi masyarakat ekonomi. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Pelatihan dan Pemberian Insentif Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Pamekasan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan pada pelatihan terhadap kinerja karyawan, (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan pada pemberian insentif terhadap kinerja karyawan, dan (3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan secara bersama-sama antara 2 variabel pelatihan dan pemberian insentif terhadap kinerja karyawan Bank BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Pamekasan. Penelitian ini akan dilakukan dengan metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif yang akan menitik beratkan pada pengujian hipotesis yang dilakukan dengan mengunakan analisis statistik regresi linear berganda dengan teknik pengumpulan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner yang diisi oleh karyawan Bank BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Pamekasan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini Probability sampling. Dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang karyawan. Hasil dari uji hipotesis menyatakan bahwa variabel pelatihan (X1) diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3.498 > 2.03693, dengan nilai tingkat signifikan sebesar 0.001 < 0.05. artinya pelatihan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya variabel pemberian insentif (X2) diperoleh nilai thitung lebih besar dari ttabel yaitu 2.069 > 2.03693, dengan nilai signifikan sebesar 0.047 < 0.05. artinya pemberian insentif mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Besarnya pengaruh variabel pelatihan (X1) dan pemberian insentif (X2) dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) yang besarnya adalah 0.339 atau 33,9%, sedangkan sisanya sebesar 66,1% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Kata kunci: Pelatihan, Pemberian Insentif, Kinerja Karyawan.
Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi APUNA Jawa Timur Melalui Aplikasi Smart Self Entrepreneur (SSE) Setiyowati, Arin; Berkah, Dian; Huda, Fatkur; Salsabilla, Salma Nadia
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 5 (2024): September
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i5.447

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan usaha yang professional untuk peningkatan skala usaha, tidak ada akses maupun media yang mewadai upaya peningkatan skill kewirausahaan secara mandiri yang mudah diakses darimana saja dan kapan saja, dan belum adanya Gerakan yang massif mengenai peningkatkan kualitas kewirausahan menjadikan Tim Abdimas Universitas Muhammadiyah Surabaya melakukan pengabdian dengan menghadirkan Solusi berupa aplikasi Smart Self Entrepreneur (Sse) berbasis web untuk peningkatan kemandirian ekonomi perempuan khususnya kader PWNA Jawa Timur. Metode penelitian dilakukan dalam beberapa tahapan yakni persiapan, pelaksaanaan mentoring evaluasi, dan pelaporan. Hasilnya bahwa pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari berbagai pihak terutama dari PWNA Jawa Timur
Shaping financial futures: How does quran surah Yusuf discuss the instruments of the state financial policy? Berkah, Dian; Widiastuti, Tika; Atiya, Nikmatul
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 8 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/aluqud.v8n1.p42-55

Abstract

This research presents an in-depth analysis of state financial policy, taking inspiration from the interpretation of the Prophet Yusuf's dream immortalised in Surah Yusuf. Using a qualitative approach and a literature review method that combines tafsir bi al ma'tsur and tafsir bi ra'yi, this research discusses each verse in detail, exploring the relevance of the findings to current scientific developments. The main findings include the seven-year cycle, the basis for formulating state financial policies, instruments based on food security strategies, and the determining phases for a country that can prosper or decline. This conclusion underlines the importance of the first and second cycles as policy foundations that should be addressed, opening new insights into understanding and designing state financial policies.
(حكم "بيليس" في الزواج العرفي فى قبيلة "لاماحولوط" فى مدينة "لارانتوك" بفولوريس الشرقية نوسى تنجرا الشرقية (دراسة تحليلية نقدية Sulaiman, Umar; Berkah, Dian; Basith, Abdul
MAQASID Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.842 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.6557

Abstract

Abstract In the life of the Lamaholot tribe, customs and beliefs are still developing strongly. It is still found in the Lamaholot tribal community in East Flores, East Nusa Tenggara regarding  "Belis" in the marriage process. "Belis" is a tradition of noble values and forms of respect for women. The purpose of "Belis" is the legal determinant of a marriage, as a sign that the girl has left her home family, and as a tool to raise the name / degree of the family There are various forms of "Belis" in East Nusa Tenggara that are used in the form of gold, silver, money, and animals such as buffalo, cows or horses. The uniqueness of the "Belis" lamaholot community is concrete in the form of value and size of elephant ivory that is difficult to obtain. Although elephant ivory is very difficult to obtain, this tradition still applies and is maintained by the Lamaholot community.The purpose of this study is 1) to find out how the traditional practice of "Belis" in the Lamaholot tribe community 2) to find out how the views of ulama, traditional leaders, and the viewpoint of Islamic law about the customs. The subjects of this research are the local community, community leaders and Ulama '. This research is a type of qualitative research using data collection methods and methods of observation, interviews, and documentation while the data processing is Editing, Classifying, Analizing and Concluding.The conclusions of this study are 1) that the tradition of "Belis" in the Lamaholot tribe is a legacy of ancestors and until now this tradition still exists 2) according to traditional leaders and different religious leaders, according to religious leaders that the tradition of "Belis" is contrary to the Shari'a Islam. And according to traditional leaders, adat belis does not contradict because adat has to be maintained. But to maintain the brotherhood between them, they are at peace and agree to improve the custom of "Belis". If viewed from the perspective of Islamic law that part of the traditional process of "Belis" is contrary to the basic method of Islamic law. Keywords: Belis, Tradition, Marriage
Peningkatan Profesionalitas Nazhir Muhammadiyah Surabaya Melalui Good Nazhir Education (GNE) Apps Untuk Mendukung Ekosistem Wakaf Berkelanjutan Setiyowati, Arin; Huda, Fatkur; Berkah, Dian; Nadid, Erdin
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i1.21496

Abstract

Abstrak Pengelolaan wakaf yang profesinal menjadi masih menjadi tantangan bagi para pengelola wakaf, khususnya Pengelola Wakaf Muhammadiyah di Surabaya. Berada di wilayah perkotaan dan padat penduduk sehingga keberadaan lahan wakaf terkadang sulit untuk dimanfaatkan dengan baik. Membutuhakan kajian yang lebih dalam menentukan pengelolaan dan pendayagunaan harta wakaf. Kondisi tersebut tentu perlu adanya peran nadzir dalam melakukan pendayagunaan wakaf sehingga menjadi wakaf yang produktif. Persoalanya adalah rendahnya literasi wakaf dan skill pengelolaan harta wakaf sehingga pendayagunaan harta wakaf belum optimal menuju wakaf produktif. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan peningkatan profesionalitas nazhir wakaf dalam upaya optimalisasi pendayagunaan harta wakaf untuk lebih produktif dan berkelanjutan melalui GNE (Good Nazhir Education) Apps. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari 5 tahap yaitu tahap persiapan, tahap implementasi, tahap monitoring dan evaluasi, tahap penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan dan keberlanjutan program. Hasil yang telah dicapai adalah 1) Pengelola wakaf (nadzir) memahami perannya sampai dengan pendayagunaan harta wakaf. 2) Pengelola wakaf (nadzir) memiliki peningkatan literasi pemahaman dalam mendayagunakan harta wakaf menjadi lebih produktif dan berkelanjutan. 3) Inovasi GNE Apps dapat dimanfaatkan oleh nadzir dalam peningkatan literasi wakaf. Kata kunci: nazhir, wakaf, profesional, muhammadiyah, berkelanjutan
The DIGITALISASI SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN DAN PENINGKATAN KOMPETENSI AMIL ZAKAT DI LAZISMU JAWA TIMUR Hermawan, Sigit; Kautsar, Irwan Alnarus; Berkah, Dian; Utomo, Prasetyo; Elsaviyanto, Yumna Almnas
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v5i1.6920

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk implementasi digitalisasi sistem informasi penggajian dan peningkatan kompetensi amil zakat di Lazismu Jawa Timur. Metode yang digunakan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Lazismu Jawa Timur telah mengimplementasikan digitalisasi sistem penggajian, yang ditandai dengan penggunaan sistem informasi penggajian berbasis web dan aplikasi SIGI Amil di Playstore. Dengan adanya digitalisasi ini mempermudah dan mempercepat bagian keuangan dalam aktivitas penggajian bulanan dan data yang dihasilkan lebih akurat. Selain itu, pengabdian yang diberikan kepada amil zakat menghasilkan peningkatan kompetensi dalam menggunakan sistem digital dalam bidang fundraising, serta pemahaman yang lebih baik mengenai kajian islam terkait pentasyarufan dan pendayagunaan zakat. Secara keseluruhan, pengabdian ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis amil zakat, tetapi juga memperkuat komitmen mereka terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Dengan adanya digitalisasi, diharapkan pengelolaan zakat di Lazismu Jawa Timur menjadi lebih terstruktur dan mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat.