Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemberdayaan Anggota Koperasi Sensasi Tambun Selatan Melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Fiqih Maria Rabiatul Hariroh; Filda Rahmiati; Dian Rachmawati Afandi; Prasetyo Hari Sandi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fadp9356

Abstract

Koperasi adalah salah satu wadah strategis untuk meningkatkan kesehatan ekonomi masyarakat dengan semangat solidaritas dan kerja sama timbal balik. Namun, masih ada banyak anggota koperasi yang menghadapi hambatan dalam pengembangan bisnis, terutama dalam hal aspek bisnis dan manajemen bisnis yang efektif. Kegiatan layanan masyarakat ini dilakukan dalam bentuk seminar dalam sehari, dengan tujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dasar bagi anggota koperasi sensasi Tambun Selatan yang terkait dengan prinsip -prinsip startup, strategi pengembangan komersial dan manajemen yang tepat. Metode implementasi adalah dalam bentuk pasokan peralatan, diskusi interaktif, dan kasus penelitian yang terkait dengan upaya anggota koperasi. Hasilnya telah menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru tentang pentingnya inovasi produk, perekaman keuangan sederhana, strategi pemasaran dan manajemen risiko perdagangan. Kegiatan ini akan dapat meningkatkan kemampuan anggota untuk bekerja sama dalam mengelola bisnis mereka secara mandiri, profesional dan lebih terus menerus. 
Penguatan Kapasitas SDM melalui Branding dan Diversifikasi Produk sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM di Era Globalisasi Fiqih Maria Rabiatul Hariroh; Denny Saputera; Muhammad Kosim
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): MARET-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m5pqer54

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di era globalisasi, UMKM menghadapi tantangan serius berupa ketatnya persaingan, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia (SDM), lemahnya strategi branding, serta kurangnya diversifikasi produk. Kondisi ini menyebabkan daya saing UMKM relatif rendah dibandingkan produk sejenis dari pasar global. Oleh karena itu, penguatan kapasitas SDM melalui peningkatan pengetahuan branding dan diversifikasi produk menjadi urgensi utama agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.  Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis peran penguatan SDM terhadap kemampuan branding dan diversifikasi produk, (2) merumuskan strategi peningkatan daya saing UMKM berbasis kapasitas SDM, dan (3) menghasilkan model pemberdayaan UMKM yang adaptif terhadap tantangan globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan teknik studi literatur, observasi, serta wawancara mendalam kepada pelaku UMKM. Selain itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagai bentuk intervensi untuk mengukur efektivitas peningkatan kapasitas SDM dalam implementasi branding dan diversifikasi produk. Luaran yang ditargetkan meliputi: (1) publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, (2) model strategis penguatan kapasitas SDM UMKM berbasis branding dan diversifikasi produk, serta (3) peningkatan kemampuan praktis pelaku UMKM dalam merancang branding dan diversifikasi produk untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Meningkatkan Peran Industri dalam Pengelolaan Utang dan Penanganan Global Warming Sunita Dasman; Supriyanto Supriyanto; Fiqih Maria; Erin Soleha; Indra Setiawan
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The industry plays a central role as the primary driver of the global economy and has significant potential to reduce carbon emissions through technological innovation, energy efficiency, and transitioning to a low-carbon economy. However, financial challenges often become major obstacles in realizing technological innovation transformation. Wise debt management is necessary to ensure the operational sustainability of industries while supporting investments in green initiatives. The initial situational analysis required includes: 1) Identifying the company’s debt profile and repayment capacity, 2) Conducting an inventory of greenhouse gas (GHG) emissions generated by industrial operations, 3) Structuring opportunities for the use of renewable energy and low-carbon technologies. Companies need to establish internal policies to redirect debt refinancing to instruments that support sustainability, such as green bonds or sustainability-linked loans. They should also set carbon emission reduction targets for the short, medium, and long term. Optimizing the use of a "Green Crowdfunding Platform" that connects companies with investors interested in funding environmentally friendly projects through application-based technology is crucial. Environmental management requires the involvement of all stakeholders, including the government, industry, academics, communities, and the media.
Penguatan Kompetensi dan Jaringan Kemitraan Sebagai Strategi Pemberdayaan UMKM di Tengah Persaingan Pasar Fiqih Maria Rabiatul Hariroh; Novi Fitria Hermiati; Sanudin Sanudin; Nur Azis; Farah Aulia Masduki
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hts0bt45

Abstract

UMKM sektor pangan olahan dan kuliner rumahan di Kecamatan Karang Bahagia memiliki potensi besar, didukung ketersediaan bahan baku lokal, keterampilan produksi, dan peluang pasar. Namun, mitra masih menghadapi kendala dalam standar produksi dan higienitas, legalitas, manajemen dan pencatatan keuangan, pemasaran digital, branding, serta akses jaringan kemitraan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi UMKM dalam produksi, manajemen, dan pemasaran sekaligus memperkuat jaringan kemitraan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi dan identifikasi kondisi awal, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan. Materi meliputi legalitas usaha, Good Manufacturing Practices (GMP), sanitasi dan higienitas, pencatatan keuangan, HPP, perencanaan usaha, pemasaran digital, dan branding. Penerapan teknologi dilakukan melalui SOP berbasis checklist, alat pengemasan sederhana, pencatatan keuangan, serta pemanfaatan media sosial dan marketplace. Luaran yang ditargetkan meliputi peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, penerapan perangkat pendukung usaha, perluasan jejaring kemitraan, serta publikasi ilmiah hasil kegiatan.