Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Semarang Tengah Berbasis Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Awaluddin, Moehammad; Yuwono, Bambang Darmo; Nugraha, Arief Laila; Amarrohman, Fauzi Janu; Extiana, Kiky; Nugrahanto, Prasetyo Odi
GEOID Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Geomatika ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/geoid.v18i1.1755

Abstract

Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Semarang No. 7 Tahun 2010 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau. Proses penataan ruang terbuka hijau Kota Semarang dalam peraturan tersebut meliputi proses perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian. Peraturan daerah tersebut berisi antara lain perencanaan luasan ruang terbuka hijau untuk setiap klasifikasi ruang terbuka hijau di setiap kecamatan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan Citra Satelit World-View 2 tahun 2016 untuk membuat klasifikasi penggunaan lahan ruang terbuka hijau. Hasil klasifikasi Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Semarang Tengah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Semarang No. 7 tahun 2010 sejumlah 11 klasifikasi dengan luas total 75,849 Hektar. Evaluasi hasil klasifikasi Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Semarang Tengah terhadap Peraturan Daerah Kota Semarang No. 7 tahun 2010 menunjukkan empat kawasan yang luasannya memenuhi yaitu perdagangan dan jasa, pendidikan, rekreasi dan olahraga, dan jalur jalan. Sedangkan untuk kawasan sempadan sungai, areal halaman/pekarangan perumahan. areal taman lingkungan permukiman, areal ruang hijau jalan, perkantoran dan fasilitas umum, pemakaman, serta pertamanan dan lapangan belum memenuhi luas rencana pada peraturan tersebut.
Pemetaan Zona Nilai Tanah pada Daerah Terdampak Abrasi Sungai Bengawan Solo Di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo Wulan Sari, Lailathul Fitria; Amarrohman, Fauzi Janu; Yuwono, Bambang Darmo
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 8, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.100039

Abstract

Sungai Bengawan Solo telah mengakibatkan terjadinya erosi di beberapa tempat di Kecamatan Tawangsari antara lain Desa Dalangan dan Desa Pojok pada tahun 2018-2023. Erosi ini mengakibatkan beberapa tanah dan bangunan di Desa Dalangan dan Desa Pojok hanyut terbawa oleh arus sungai. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi nilai tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tanah pada daerah terdampak erosi Sungai Bengawan Solo. Penelitian ini menggunakan Peta Zona Nilai Tanah 2019 dan 2024, serta peta kejadian erosi sungai. Metode perhitungan NIR digunakan untuk mengetahui perubahan nilai tanah tahun 2019-2024 dan metode autokorelasi moran’s indeks untuk mengetahui korelasi perubahan zona nilai tanah 2019-2024 terhadap pengaruh erosi sungai. Serta analisis regresi linier berganda hubungan centroid jalan dan centroid erosi terhadap nilai tanah. Hasil pada penelitian ini perubahan kenaikan NIR tertinggi yaitu Rp. 2.427.000 berdekatan dengan pusat perdagangan dan fasilitas publik. Nilai moran’s indeks 0,979 menunjukkan terjadi korelasi positif pada perubahan nilai tanah dan erosi Sungai Bengawan Solo memiliki pengaruh terhadap perubahan nilai tanah di Kecamatan Tawangsari ditunjukkan pada zona yang mengalami perubahan penurunan NIR berada pada daerah terdampak erosi. Hasil pengaruh centroid jalan dan centroid erosi 16% yang berarti terdapat hubungan yang cukup lemah antara variabel.
Analisis Kebijakan Land Value Capture dan Metode Zona Nilai Tanah dalam Perbedaan antara Kebijakan dan Pengukuran (Studi Kasus: Koridor Jalan Durian Raya, Banyumanik) Zulfara Disnatya Anggita Putri; Yasser Wahyuddin; Fauzi Janu Amarrohman
TEKNIK Vol 44, No 3 (2023)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v44i3.57930

Abstract

Nilai lahan memiliki perubahan dinamis. Peningkatan nilai lahan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah melalui penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Penyesuaian NJOP menggunakan pendekatan harga pasar dan potensial untuk implementasi kebijakan Land Value Capture. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui zona nilai tanah tahun 2023, pengaruh faktor aksesibilitas, pusat perdagangan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dan sarana umum terhadap nilai tanah serta potensi implementasi kebijakan Land Value Capture. Studi kasus dilakukan untuk tanah di sekitar koridor Jalan Durian Raya, Banyumanik, Semarang. Metode yang digunakan yaitu Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Assessment Sales Ratio (ASR). Hasil penelitian menunjukan bahwa zona dengan Nilai Indeks Rata-Rata (NIR) tertinggi yaitu zona 2409, dengan nilai sebesar Rp. 23.364.000,- untuk harga pasar dan zona 181 sebesar Rp. 15.105.000,- untuk NJOP. NIR terendah yaitu zona 860 sebesar Rp. 2.448.000,-  untuk harga pasar dan Rp. 792.000,- untuk NJOP. Hasil penghitungan SAR menunjukan pengaruh faktor aksesibilitas merupakan faktor paling signifikan, dengan nilai sebesar 0,0007 pada harga pasar dan 0,00188 pada NJOP. Dari penghitungan ASR di Jalan Durian Raya didapatkan hasil sebesar 35% pada zona 28 dan 73% pada zona 323. Nilai ini menunjukkan bahwa pada kedua zona tersebut masih perlu dilakukan penyesuaian NJOP.
Analisis Spasial Perkembangan Kawasan Permukiman Perkotaan di Kabupaten Kudus Dengan Model Cellular Automata Marcov (Studi Kasus: Kecamatan Kota, Kecamatan Bae, Kecamatan Jati dan Kecamatan Kaliwungu) Fauzi Janu Amarrohman; Yasser Wahyuddin; Elly Indah Novialis
TEKNIK Vol 43, No 1 (2022)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v43i1.44234

Abstract

Peningkatan kebutuhan lahan permukiman akan mendorong terjadinya perubahan fungsi penggunaan lahan. Monitoring perkembangan permukiman perkotaan di Kabupaten Kudus, tepatnya di Kecamatan Bae, Jati, Kaliwungu dan Kota perlu dilakukan agar tidak menimbulkan pengalihan fungsi penggunaan lahan yang melenceng dari rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berlaku. Monitoring tersebut dapat dilakukan dengan pemodelan. Pemodelan perkembangan permukiman perkotaan selanjutnya dikombinasikan dengan sistem informasi geografi (SIG) untuk mendukung analisis spasialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi penggunaan lahan permukiman perkotaan tahun 2010-2020 dengan metode overlay identity, mengaplikasikan metode CA-Marcov dalam memprediksi penggunaan lahan permukiman perkotaan tahun 2030 dan mencari nilai kesesuaian pemodelan dengan peta RTRW serta pola perkembanganya menggunakan average nearest neighbor. Data yang digunakan berupa citra WordView tahun 2010 dan 2015, citra SPOT-7 tahun 2020 dan Peta RTRW Kabupaten Kudus tahun 2012-2032. Hasil penelitian menunjukan perkembangan permukiman perkotaan pada tahun 2010-2015 sebesar 162,375 Ha, sedangkan pada tahun 2015-2020 sebesar 55,978 Ha. Selama tahun 2010 hingga 2020 pada kawasan pertanian tanaman pangan beralih fungsi menjadi permukiman perkotaan sebesar 126,927 Ha. Luas lahan permukiman perkotaan hasil prediksi penggunaan lahan tahun 2030 sebesar 3323,285 Ha, dimana kawasan pertanian tanaman pangan menjadi lahan terbesar yang dialih fungsikan menjadi permukiman perkotaan sebesar 321,803 Ha. Nilai kesesuaian hasil prediksi penggunaan tahun 2030 dengan peta RTRW sebesar 71,42%. Pola perkembangan permukiman perkotaan tahun 2030 bersifat acak.
Co-Authors Abdi Sukmono Abdi Sukmono, Abdi Ahmad Faishal Matazah Putra Ahmad Firdous Syifa Aisyah Arifin Aisyah Arifin Ajeng Dyah Setyowati Sri Utomo Ajeng Kartika Nugraheni Syafitri Aji, Sentanu Akbar, Rizki Maulidi Akhmad Tsalist Nailuz Tsabiq Albertus Indra Bagus Cahyadi Alfian Putra Setiadarma Alfred Boni Son Simbolon Amalia Tyo, Almaas Zain Andri Suprayogi Annisa Octaviana Arief Laila Nugraha Arief Laila Nugraha Arief Laila Nugraha Arwan Putra Wijaya Ashari, Taufiq Ichsan Astriana Dewi Aulia Imania Sukma Bambang Darmo Yuwono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bela Karbea Charisma Parasandi Alfarizi Desyta Ulfiana Dwi Rini Septiani Dwi Yulinanda Pratiwi Elly Indah Novialis Extiana, Kiky Fajar Rudi Purwoko Farid Burhanudin Yusup Farrah - Istiqomah, Farrah - Fatihulhaq, Muhammad Aidil Fryda Arlina Mahardika GETMA LAVEMIA Grandy Loranessa Wungo Gunawan, Andreas Hana Sugiastu Firdaus Hardi Wibowo Haryo Daruwedho Hilman Djalu Sadewo Hutagalung, Christovel Mangaratua Ika Nurdianasari Imanuel Sitepu Irfan Baharudin Istighfary Abirama Cininta Iva Kusniawati Jaka Gumelar Jauhari Pangaribuan Jetri Livia Rindika Joko Wibowo Juwita Widya Qur’ani Kanti Ismawati Khofifatul Azizah Kusmaryudi, Alan Kusuma, Hafiizh Mega Laisa Usrini Laode M Sabri LAURENTIUS IMMANUEL YUDIT PRABOWO Maharditya Yoga Pramudyono Marissa Isabella Panggabean Marissa Isabella Panggabean Mavita Nabata Dzakiya Mia Aulina Moehammad Awaluddin Mohamad Jorgie Prasetyo Mohamad Rizki Ramadhan Mufid Damar Pidekso Muhammad Adnan Yusuf, Muhammad Adnan Muhammad Alimsuardi Muhammad Chairul Ikbal, Muhammad Chairul Muhammad Maulana mahardika Amfa Muhammad Nida Hakim El Wafa Muhammad Sandhi Lazuardi Nastiti Asrining Hartri Naufal Dwiakram Novia Sari Ristianti Novian Nur Aziz Nugrahanto, Prasetyo Odi Nur Fajar Nafiah Nur Rizal Adhi Nugroho Nurhadi Bashit Oki Samuel Damanik Putri, Ananda Sandriana Rahmah, Azizah Nur Rama Aditya Wiwaha Reisnu Iman Arjiansah Rifai, Lutfi Faizal Rika Enjelina Pidu Riza Ashar Rizki Widya Rasyid Rizky Saputra Safira Devi Kirana Saraswati, Galuh Febriana Sawitri Subiyanto Setyo Ardy Gunawan Shofiyatul Qoyimah, Shofiyatul Simamora, Enggar Stefan Sindi Rahma Erwanti Tatag Abiyoso Utomo Tito Wisnu Pramono Aji Tristika Putri Tristika Putri Wahyu Gangga Wahyuddin, Yasser Widi Hapsari Wijaya, Sujiwo Pandu Wili Setiadi Wiwik Levitasari Wulan Sari, Lailathul Fitria Yasser Wahyuddin Yasser Wahyuddin Yogi Wahyu Aji Yosevel Lyhardo Sidabutar Yudo Prasetyo Zulfara Disnatya Anggita Putri