Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : TEKNIK

STUDI PENURUNAN MUKA TANAH (LAND SUBSIDENCE) MENGGUNAKAN METODE PERMANENT SCATTERER INTERFEROMETRIC SYNTHETIC APERTURE RADAR (PS-INSAR) DI KAWASAN KOTA CIMAHI - JAWA BARAT Prasetyo, Yudo; Subiyanto, Sawitri
TEKNIK Vol 35, No 2 (2014): (Desember 2014)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2156.204 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v35i2.7184

Abstract

Proses atau pergerakan penurunan muka tanah telah banyak terjadi di berbagai wilayah di seluruh dunia khususnya kota-kota besar. Dampak dari penurunan muka tanah adalah kerusakan infrastruktur wilayah pemukiman dan gangguan terhadap stabilitas ekonomi dan kehidupan sosial di wilayah tersebut. Oleh sebab itu, kita memerlukan sistem mitigasi bencana alam yang memiliki kemampuan menyajikan analisis kebumian secara cepat dan optimal dalam konsep kajian cepat. Teknologi penginderaan jauh memiliki kemampuan untuk meliput area pengamatan yang luas dalam waktu singkat serta terkait dengan tipikal iklim di Indonesia yang terletak di area tropis (intensitas dan sebaran tutupan awan yang tinggi). Pemilihan teknologi radar adalah salah satu solusi yang baik untuk pemetaan spasial pada estimasi penurunan muka tanah. PS-InSAR adalah metode terbaru dari pemrosesan citra RADAR dimana memberikan akurasi yang baik dan meminimalkan efek dekorelasi. Metode PS-InSAR diterapkan pada wilayah Indonesia merupakan solusi yang tepat karena kemampuannya menembus ketebalan awan dan kabut tebal. Metode ini digunakan dalam analisis penurunan muka tanah pada kota Cimahi-Propinsi Jawa Barat diman hasilnya 17.97 mm/yr ± 11.5 mm/yr. Kecamatan Cimahi Utara memiliki kecepatan penurunan muka tanah tertinggi sebesar 22.9 mm/yr ± 12,7 mm/yr. Metode ini terbukti sebagai salah satu metode penginderaan jauh yang baik untuk meneliti pergerakan penurunan muka tanah.[Land Subsidence Study Using Permanent Scatterer Interferometric Synthetic Aperture Radar (PSINSAR) Method in Cimahi City Area-West Java] Process or movement of land subsidence has a lot going on in various regions of the world especially in big cities. The impact of land subsidence can damage urban infrastructure and a disruption to the economic stability and social life in the region. Because of it, we need a natural disaster mitigation system that is able to provide rapid and optimal a geoscience analysis in the concept of quick assessment. A remote sensing technology has the ability to assess large areas in a short time and related with the typical climate of Indonesia that lies in a tropical area (intensity and extensive high cloud cover). Selection of radar technology is one solution that is good for spatial mapping in land subsidence estimation. PS-InSAR is the newest method in RADAR image satellite processing which is give a good accuracy and minimize decorellation effects. PS-InSAR method implementation in Indonesia area is a good solution because this method can penetrate heavy dense clouds and fogs. This method was used in land subsidence analysis at Cimahi City-West Java Province which is result arounds 17.97 mm/yr ± 11.5 mm/yr. The South Cimahi District has a highest land subsidence rate arounds 22.9 mm/yr ± 12,7 mm/yr. This method has been proven as one of a good remote sensing method to investigate land subsidence movement.Copyright (c) 2014 by Fakultas Teknik, Undip. All right reserved.
Analisis Akurasi Model Tiga Dimensi Gedung Prof. H. Soedarto, SH. Menggunakan Teknologi Terrestrial Laser Scanner (TLS) Berbasis Metode Traverse Prasetyo, Yudo
TEKNIK Vol 39, No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.907 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i2.17883

Abstract

The technology to record spatial building for conservation and spatial planning is growing rapidly. The urgency of the accuracy level in a measurement were set up higher than it used to. Three-dimensional object forming using Terrestrial Laser Scanner (TLS) equipment was one of the popular technologies among all. The TLS measurement method consists of 4 methods: Cloud to Cloud, Target to Target, Traverse, and hybrid method. This research aims to analyse the accuracy level of the Traverse method in measuring an 3D object for building documentation purposes using TLS. The accuracy level of Traverse method will be tested onto Building of Prof. Soedarto, S. H. There are two parameters used in validating the accuracy level of Traverse method: registration methods and visualization results of the three-dimensional model. The analysis result of point cloud data shows that TLS equipment applied with Traverse method is capable of producing 3D model of Building of Prof. H. Soedarto S. H. The obtained average validation value is 0.004 meters with the accuracy level of the RMSE model of ± 0.00611 meters
ANALISIS KUALITAS PENGAMATAN DATA PASUT BERDASARKAN PERBANDINGAN KOMPONEN PASUT DAN SIMPANGAN BAKU Prasetyo, Yudo
TEKNIK Volume 29, Nomor 1, Tahun 2008
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.249 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v29i1.1921

Abstract

Tide harmonic constanta is 2 kind of constant parameters (amplitude and phase) with periodic phase fromthe truly tide in equilibrium tide. The quality of tide data processing can be look in the standard deviationvalue of tide harmonic constanta. The standard deviation value decreasing is indicate that tide dataprocessing have a good data quality processing, contrary the standard deviation value increasing isindicate that tide data processing have a bad data quality processing. Depend on range of data observationtime (1 month,3 month, 6 month and 1 year), it will compute in 7 tide harmonic constanta to compare tidedata processing quality. It will compare using amplitude and phase standard deviation which is show thetide data processing quality. This analysis have function to prove that the range of data observation timehave a significant influence in a tide data processing.
PENGENALAN TEKNOLOGI RADAR UNTUK PEMETAAN SPASIAL DI KAWASAN TROPIS Haniah, Haniah; Prasetyo, Yudo
TEKNIK Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.821 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v32i2.1726

Abstract

For tropical areas that often cloudy and experiencing rain, sensors based on optical satellite remote sensingoften encounter difficulties. This sensor is not able to optimally imaged region of interest due to clouds and rainobscured. Instead of wave-based sensor that uses microwave active sensors such as Radio Detection andRanging (RADAR) has advantages capable mencitra in various weather conditions, day and night, includingcoverage through the thick clouds and rain. Therefore, the radar system can help assess the level of physical andnon physical damage a wider area in quick time so that the scale of regional management priorities can bedetermined effectively and efficiently. Ability of SAR to penetrate clouds, covering the surface of the earth withtheir own signals, and can accurately measure distances, making the SAR is used for various applications, suchas: Monitoring of ice at sea, cartography, surface deformation detection, monitoring of glaciers, food cropproduction forecasting, mapping forest, ocean wave spectral, city planning, monitoring, disaster monitoring andshoreline
Klasifikasi Berbasis Objek untuk Pemetaan Penggunaan Lahan menggunakan Citra SPOT 5 di Kecamatan Ngaglik Bashit, Nurhadi; Prasetyo, Yudo; Suprayogi, Andri
TEKNIK Vol 40, No. 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.905 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i3.23050

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk berdampak pada peningkatan pembangunan di setiap wilayah. Hal ini menyebabkan semakin terbatasnya keberaadaan lahan pada suatu wilayah sehingga mendasari perubahan penggunaan lahan. Pembangunan harus mengikuti pada peraturan yang telah dibuat agar tidak menimbulkan masalah seperti terbentuknya lahan kritis. Oleh karena itu, pemantauan penggunaan lahan pada suatu wilayah perlu dilakukan agar pembangunan tidak menimbulkan permasalahan. Artikel ini memuat pemanfaatan metode pengindraan jauh untuk pemantauan penggunaan lahan di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode pengindraan jauh memanfaatkan data citra satelit yang akan dilakukan proses klasifikasi penggunaan lahan. Penelitian ini menggunakan data citra resolusi tinggi SPOT 5 dengan memanfaatkan metode klasifikasi berbasis objek. Klasifikasi dilakukan beberapa tahapan seperti segmentasi, merge, rule-based classification. Penelitian ini menggunakan parameter skala 70 pada proses segmentasi. Berdasarkan resolusi citra, penelitian ini menghasilkan 16 kelas klasifikasi penggunaan lahan. Pengujian akurasi dilakukan untuk melihat akurasi hasil klasifikasi yang telah dilakukan sehingga penelitian ini menghasilkan ketelitian 80%. Oleh karena itu, klasifikasi berbasis objek pada citra SPOT 5 menghasilkan akurasi yang baik. Hasil klasifikasi memperlihatkan di Kecamatan Ngaglik masih didominasi oleh pertanian lahan basah sebesar 21.892.324,90 m2 dan perumahan tidak teratur sebesar 11.596.465,01 m2. Perumahan penduduk memiliki luas setengah dari luas pertanian disebabkan karena Kecamatan Ngaglik terletak berbatasan langsung dengan Kota Yogyakarta
Studi Potensi Saddle Area di Bendungan Budong Budong Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Baharudin, Irfan; Sukamta, Sukamta; Prasetyo, Yudo
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59153

Abstract

Analisis berbasis sistem informasi geografis (SIG) dapat memecahkan permasalahan teknis di bidang konstruksi, khususnya bendungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui area dengan elevasi lebih rendah dari muka air banjir (MAB) di Bendungan Budong-Budong. Metode yang digunakan adalah analisis  SIG  dengan melakukan overlay dari data spasial yaitu data DEMNAS, area genangan waduk, DAS, sungai dan anak sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis overlay dapat mendeteksi 5 lokasi dengan elevasi di bawah MAB (4 lokasi di sungai dan 1 lokasi di hutan). Survei validasi dilakukan untuk memastikan elevasi di lapangan menggunakan gps handheld pada titik yang berada di hutan. Hasil validasi menunjukkan elevasi di lapangan 70,98 m dimana sudah diatas MAN tetapi masih terdapat selisih elevasi dengan MAB. Selisih elevasi tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap operasional maupun keamanan Bendungan Budong-Budong. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis SIG, khususnya analisis overlay, dapat menjadi solusi dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dengan berbasis data spasial yang ada.
Akurasi, Efisiensi, Efektivitas Fotogrametri Rentang Dekat (FRD) dan Videogrametri Dalam Model 3D : Studi Analisis Komparatif Adrian, Faizal Ibnu; Prasetyo, Yudo; Bashit, Nurhadi
TEKNIK Vol 45, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.53330

Abstract

Pembuatan model 3 dimensi dapat dilakukan melalui pendekatan fotogrametri rentang dekat (FRD) dan videogrametri. Metode Fotogrametri Rentang Dekat memiliki kekurangan dalam pengambilan data yang relatif lama, sementara metode videogrametri pada awal perkembangannya jarang digunakan karena kualitas perekaman yang buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi dari metode FRD dan videogrametri dalam pembuatan model 3 dimensi. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 103 data raster untuk metode FRD, serta 847 data raster yang diekstrak dari video untuk metode videogrametri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FRD menghasilkan mesh dengan kualitas yang lebih baik, sementara metode videogrametri memiliki waktu yang lebih singkat. Dalam hal akurasi, metode FRD memiliki nilai rata-rata akurasi sebesar 0,087 m, sedangkan metode videogrametri memiliki nilai rata-rata sebesar 0,067 m. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode FRD lebih efektif dalam menghasilkan mesh yang menyerupai objek asli, sementara metode videogrametri lebih efisien dalam hal waktu. Kedua metode memiliki tingkat akurasi yang setara. Dengan demikian, penelitian ini memberikan pemahaman tentang perbandingan antara metode FRD dan videogrametri dalam pembuatan model 3 dimensi, serta memberikan gambaran mengenai efektivitas, efisiensi, dan akurasi masing-masing metode.
Co-Authors Abdi Sukmono, Abdi Adito Maulana Adrian, Faizal Ibnu ADYVICTURA TINAMBUNAN Agree Isnasatrianto Ahmad Iqbal Maulana Lubis Aji, Bernardinus Joko Prakosta Santu Alfian Adi Atmaja Alfonsus Bima Samudra Alvatara Partogi Hutagalung Alvian Danu Wicaksono An Nisa Tri Rahmawati Anang Ikhwandito Andri Suprayogi Anggoro Pratomo Adi Annisa Apriliani Annisa Octaviana ARDI SETYO PRATOMO Ari Setiani Arief Laila Nugraha Ariescha Eko Yuniarto Arif Rahman Arwan Putra Wijaya Aryasatya, Muhammad Farhan Atina Qothrunnada Salsabila Azeriansyah, Reyhan Baharudin, Irfan Bahtiar Ibnu Lonita Bambang Darmo Yuwono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bashit, Nurhadi Bernard Ray Barus Bilal Fadhlurrohman Billy Silaen Bram Ferdinand Saragih chotimah, Saffira noor Dafid Januar Dani Nur Martiana Daud Panji Permana David Jefferson Baris Dede Handoko Delima Canny Valentine Simarmata Deviana Putri Sunarernanda Dicky Nur Krisnha Dinoto, Tjiong, Susilo Dita Ariani Dita Rizki Amliana Dito Seno Aji DIYANAH DIYANAH Dzulvikar, Azfa Ahmad Emeralda Amirul Ariefa Fadlila Ananingtyas, Fadlila Faisal Aldin Faiz Mahbubi Fajriah Lita Pamungkasari Farras Nabilah Fatimah Putri Utami Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Febriyanto, Atri Firman Hadi Fitrah Trikusuma Franstein Kevin J.B Galuh Puteri Saraswati Gantra S.D Hutahaean Gusmiarti, Neni Indah Hadi, Firman Hana Sugiastu Firdaus Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Hani'ah, Hani'ah Haniah Haniah Hanif Arafah Mustofa Hanum Fadhil Baihaqi Hanum Fadhil Baihaqi Harintaka Harintaka Hestiningsih Hestiningsih Ikhtifari, Muh. Nurshauma Imanuel Sitepu Indah Purwanti Jamilah, Mutiara Kurnia Wisnu Aziz Lanjar Cahyo Pambudi Laode M Sabri Lukman Jundi Fakhri Islam Luluk Dita Shafitri Mahbubi, Faiz Maliha, Arnetta Tia Nur Marissa Isabella Panggabean Marissa Isabella Panggabean Maylani Daraputri Mazazatu Rosyada Moehammad Awaluddin Muhammad Adnan Yusuf, Muhammad Adnan Muhammad Arizar Hidayat Muhammad Helmi Muhammad Nur Khafidlin Muna, Nailatul Munajat, Thoriq Zein Nabila Rahmawati Nanang Noviantoro Prasetyo Narendra Sava Hanung Naryoko Naryoko Naufal Dwiakram NIRTANTO, ILHAAM CAHYA Nizma Humaidah Noviar Afrizal Wahyuananto Nuardi Dwi Pradipta Nurhadi Bashit Panji Pratama Putra Pran Shiska, Pran Qudriyah, Riska Amirotul Rahmawati, Nabila Ramadhani, Sekar Melati Rendi Aulia Retno Kusumaningrum Rifki Purnama Aji Rina Emelyana Riska Pratiwi Riza Ashar Rizqika, Salsabilla Nurul Sabri, LM Sawitri Subiyanto Setyo Ardy Gunawan Sintauli Manullang Sukamta Sukamta Sukamta Sukmawati Nur Endah Supriadi Sanjaya Purba Syachril Warasambi Mispaki Syaharini, Jay She Tegar Dio Arsadya Rahadian Tengku Oki Al Akbar Theresia Niken Kurnianingsih Thoriq Fajar Setiawan, Thoriq Fajar Ulifatus Sa'diyah Ulinnuha, Ilham Virgus - Arisondang Wahyuddin, Yasser Widi Wicaksono WIWIT PURWANTI Yonanda Simarsoit YULIA SAVIRA RACHMA Zainab Ramadhanis Zia Ul Maksum Zuraidha, Riza Nur