Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Produksi Minyak Atsiri Sereh Wangi untuk Penguatan Aroma Kosmetik di UMK Bali Sari Wangi Desa Sepang I Nyoman Sukarta; I Wayan Muderawan; I Made Madiarsa; I Dewa Ketut Sastrawidana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.940

Abstract

UMK Bali Sari Wangi Desa Sepang bergerak pada usaha dibidang produk-produk kesehatan kulit seperti aneka sabun mandi, handbody, dan shampoo. Salah satu bahan vital yang selalu ditambahkan untuk meningkatkan aroma produk kosmetiknya adalah pewangi atau fragrance yang diperoleh dari toko parfum. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan dan keterampilan mitra untuk mengisolasi pewangi dari bahan herbal untuk melalui pelatihan dan pendampingan. Urgensi kegiatan ini adalah sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan pewangi alami pada produk-produk kosmetik sehingga kosmetik menjadi lebih aman dan nyaman bagi konsumen. Terdapat tiga permasalahan pokok yang dialami mitra diantaranya (1) kurangnya pemahaman tentang minyak atsiri, manfaat dan tanaman yang kaya akan minyak atsiri, (2) kurangnya keterampilan mitra dalam mengekstraksi minyak atsiri dari bahan alam dan (3) belum memiliki alat penyulingan untuk digunakan untuk mengekstraksi minyak atsiri. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan langsung menyuling minyak atsiri sereh wangi. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya motivasi dan keterampilan mitra dalam mengisolasi minyak atsiri dari sereh wangi, penerimaan minyak sereh wangi oleh panelis berada pada katagori suka terhadap aroma dari minyak sereh yang dihasilkan. Melalui edukasi dan pelatihan diharapkan berkurangnya penggunaan fragrance sintetik untuk keperluan pengembangan usaha kosmetik.
Pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa untuk Meningkatkan Kompetensi Manajerial dan Tata Kelola Organisasi I Made Madiarsa; Putu Sukma Kurniawan
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i2.2126

Abstract

This community service project aims to enhance the managerial proficiency and organizational governance of BUM Desa Vally Karya Lestasi's management in Bengkala, Buleleng. The implementation method comprises of three phases, namely initial observation, core stage, and monitoring stage. The core stage involved providing socialization and training to the BUM Desa management. The provided information concerns the management of BUM Desa in accordance with applicable regulations and strategies for achieving good organizational governance. The outcomes demonstrate that the management has a solid grasp of managerial competency and organizational governance. It is anticipated that the findings will assist the BUM Desa management in effectively managing the organization.
MEMAKSIMALKAN PENGELOLAAN USAHA BUM DESA SAMIRANA DESA SEMBIRAN KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG Madiarsa, I Made; Suardana, Gede; Arta Jiwa, I Dewa Nyoman; Arnawa, Gede; Mekarsari, Ni Ketut Adi; Artaningsih, Luh; Suandana, I Nyoman; Gunawan, Ketut; Wati, Ni Putu Sri; Metera, I Gde Made
Jnana Karya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memaksimalkan pengelolaan usaha kepada perangkat organisasi BUM Desa Samirana Desa Tejakula. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu observasi awal, tahap inti, dan tahap monitoring. Tahap inti dilaksanakan pemberdayaan, pelatihan dan pendampingan kepada perangkat organisasi BUM Desa. Materi yang diberikan mengenai bagaimana mengembangkan usaha agar sesuai dengan tujuan utama pembentukan BUM Desa, dan materi tentang tata laksana organisasi serta tata kelola keuangan agar sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk memaksimalkan pengelolaan usaha BUM Desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat organisasi telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai pengembangan usaha, tata laksana organisasi, dan tata kelola keuangan. Luaran kegiatan ini diharapkan dapat membantu perangkat organisasi BUM Desa dalam memaksimalkan pengelolaan usaha.
MANAJEMEN PENGELOLAAN DAN ADMINISTRASI BUMDES BANWA BHARU DESA BEBETIN KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG Arnawa, Gede; Suardana, Gede; Madiarsa, I Made; Arta Jiwa, I Dewa Nyoman; Mekarsari, Ni Ketut Adi; Artaningsih, Luh; Suandana, I Nyoman; Gunawan, Ketut; Wati, Ni Putu Sri; Metera, I Gde Made
Jnana Karya Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa sebagai bagian wilayah dari sebuah Kabupaten, memiliki otonomi asli. Walaupun dalam batasan otonomi asli, desa dapat membangun kemampuan sumber daya ekonomi dan keuangannya dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan mengelola sumber daya lokal berupa sumber daya manusia (penduduk), sumber daya modal (uang), sumber daya alam (tanah, air, hutan) dan sumber daya sosial. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.Beberapa permasalahan yang dialami oleh BUMDes Banwa Bharu adalah manajemen pengelolaan dan administrasi BUMDes. Solusi yang diberikan yaitu : 1) pelatihan dan pendampingan manajemen pengelolaan BUMDesa, 2) pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Pembinaan dan pelatihan dipandang perlu untuk dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan kemampuan SDM dalam bidang sistem pelaporan keuangan.
NON PERFORMING LOAN, LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN PROFITABILITAS BADAN USAHA MILIK DESA “KENCANA SARI AMERTA” DESA PENGLATAN–SINGARAJA 2019-2022 Madiarsa, I Made; Suardana, I Gede; Arta Jiwa, I Dewa
Widya Amerta Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v10i2.1689

Abstract

Tantangan yang sering muncul dalam usaha simpan pinjam seperti adanya pinjaman bermasalah, dan ketersediaan likuiditas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh non performing loan dan loan to deposit ratio terhadap profitabilitas Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) “Kencana Sari Amerta” Desa Penglatan – Singaraja 2019-2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi parsial NPL dengan nilai signifikan 0,002 lebih rendah dari alpha 0,05, sedangkan profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan 0,061 lebih besar dari alpha 0,05. Uji F (simultan) dengan nilai signifikan 0,004 lebih kecil dari alpha 0,05. Simpulan ada pengaruh positif yang signifikan NPL terhadap profitabilitas. Ada pengaruh negatif tidak signifikan LDR terhadap profitabilitas. Ada pengaruh simultan yang signifikan NPL dan LDR terhadap profitabilitas (ROA). Variabel NPL berpengaruh lebih dominan terhadap profitabilitas BUM Desa “Kencana Sari Amerta” Desa Penglatan - Singaraja 2019-2022.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENGGEMUKAN SAPI BALI (STUDI :KELOMPOK TANI-TERNAK KARYA LESTARI, DESA PENGLATAN, KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG) Arnawa, Gede; Arta Jiwa, IDN; Suardana, Gede; Madiarsa, I Made
Widya Amerta Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v11i1.1942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggemukan sapi Bali (studi : pada Kelompok Tani-Ternak Karya Lestari Desa Penglatan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng). Dimana lokasi dalam penelitian ini dilakukan pada kelompok Tani-Ternak Sapi Bali yang berada di Dusun Dauh Tukad Desa Penglatan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Penelitian telah dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan Desember 2023. Metode yangdigunakan adalah metode survei untuk mengumpulkan data primer dari respoden dan data sekunderdiperoleh dari dinas terkait. Pengambilan sampel responden penelitian ditentukan secara purposivesampling sebanyak 37 responden peternak penggemukan Sapi Bali yang tergabung dalam KTT Karya Lestari Desa Penglatan Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Analisis kelayakan finansialmenggunakan kriteria yaitu Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR),Pay Back Period of Credit (PPC), lalu dilanjutkan Break Even Point (BEP).Kesimpulan dari penelitian inidiperoleh bahwa nilai investasi selama 5 tahun dengan discount factor 12%; usaha penggemukan Sapi Balilayak untuk diusahakan dengan hasil analisis kriteria kelayakan menunjukkan bahwa nilai BCR sebesar1,59; NPV sebesar Rp 16.558.385,94; nilai IRR sebesar 29,01%; nilai PPC selama 1,25 tahun serta BEP penjualan sapi Rp. 13.291.782,88 dan BEP berdasarkan unit ternak sebesar 1 ekor.
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MEMPROMOSIKAN OBYEK WISATA AIR TERJUN JEMBONG DI DESA AMBENGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Suardana, Gede; Madiarsa, I Made; Arta Jiwa, Dewa Nyoman
Widya Amerta Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v11i2.2154

Abstract

Keberhasilan pengembangan destinasi wisata menjadi salah satu pondasi dalam memperkuat sektor pariwisata di Indonesia. Salah satu aspek yang menjadi permasalahan utama dalam pengembangan destinasi pariwisata khususnya di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng adalah lemahnya strategi komunikasi yang diterapkan oleh pengelola pariwisata, terutama pada pelayanan wisatawan dan promosi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi promosidalam memperkenalkan obyek wisata air terjun Jembong yang ada di Desa Ambengan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara, analisis yang digunakan adalah model analisis data interaktif Miles dan Huberman, keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang dilakukan adalah pengenalan khalayak, dimana pengelola obyek wisata melakukan pengenalan khalayak lebih dulu agar strategi yang dilakukan tepat pada sasaran. penyusunan pesan, dilakukan sesuai dengan khalayak sasarannya dengan menggunakan tag line “Surga tersembunyi di Buleleng” yang mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Penetapan metode, dengan menggunakan metode informatif dan repetition untuk menarik minat wisatawan serta penggunaan media, dimana pengelola obyek wisata menggunakan media sosial untuk menginformasikan keberadaan wisata air terjun Jembong. Startegi komunikasi yang dilakukan dipengaruhi oleh faktor-faktor pendukung dan penghambat.
Peran Brand Experience dan Experiential Marketing terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan Suardana, Gede; Madiarsa, I Made
Jurnal Ilmiah Akuntansi & Bisnis Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jiab.v9i1.4981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Experience dan Experiential Marketing dalam Membangun Customer Loyalty melalui Customer Satisfaction. Populasi dalam penelitian adalah customer pada Pertenunan Artha Dharma Desa Sinabun Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng, dan sampel penelitian ini berjumlah 150 responden, melalui accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dengan mengamati seara secara langsung ke Pertenunan Artha Dharma, kuesioner sebagai instrumen penelitian disebarkan kepada responden dalam hal ini pelanggan pada Pertenunan Artha Dharma, interview atau wawancara dan dokumentasi dilakukan dengan owner Pertenunan Artha Dharma. Data dianalisis secara kuantitatif melalui analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis data menunjukkan terdapat pengaruh Brand Experience terhadap Customer Loyalty dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,069 (< 0,05) dengan koefisien 0,041. Terdapat pengaruh Experiential Marketing terhadap Customer Loyalty dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,075 (< 0,05) dengan koefisien 0,053. Terdapat pengaruh Customer Satisfaction terhadap Customer Loyalty dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,059 (< 0,05) dengan koefisien 0,074. Terdapat pengaruh Brand Experience terhadap Customer Loyalty melalui Customer Satisfaction dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,022 (< 0,05) dengan koefisien 19,675. Terdapat pengaruh Experiential Marketing terhadap Customer Loyalty melalui Customer Satisfaction dapat diterima dengan probabilitas sebesar 0,098 (< 0,05) dengan koefisien 1,946.
Pemberdayaan Bumdesa Muncul Sari Aji Dalam Pengelolaan Laporan Bidang Keuangan Ketut Gunawan; I Made Madiarsa; Ni Putu Sri Wati
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): GJPM - Juli s/d Desember
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v2i2.706

Abstract

Bidang keuangan masih menjadi permasalahan utama bagi Bumdesa Muncul Sari Aji. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengelola Bumdesa Muncul Sari Aji dalam tata kelola laporan keuangan. Kegiatan ini berbasis pada metode PALS (Participatory Action Learning System) yang diwujudkan melalui tahapan persiapan, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan sevaluasi secara berkelanjutan. Penekanan pelatihan dan pendampingan diarahkan pada pembuatan laporan keuangan terhadap semua jenis usaha dan analisis kesehatan keuangan. Data diperoleh dari observasi aktivitas peserta pelatihan serta wawancara dan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan pengelola laporan bidang keuangan serta mendapatkan respon yang positif dari peserta. Peserta memahami kondisi keuangan yang dikelola dan mampu memberikan pemahaman yang mendalam dari hasil pemberdayaan ini.