Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Ekomen

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Inflasi Di Indonesia Setiawan, Andik
Ekomen Vol 23, No 1 (2023): Jurnal EkoMen Vol 23 No 1 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah adapengaruh nilai tukar rupiah dan jumlah uang beredar secara simultan danparsial terhadap inflasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yangdiambil dari Bank Indonesia, badan pusat statistik dan id.investing melaluiweb resminya. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh data variabelindipenden dan dependen yang di keluarkan oleh Bank Indonesia. Untuksyarat sampel penelitian ini adalah data perbulan selama 4 tahun mulai dariJanuari 2018 sampai Desember 2021 sehingga diperoleh data penelitiansejumlah 48 data per variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabelindipenden yaitu nilai tukar Rupiah dan jumlah uang beredar secarabersamaan berpengaruh signifikan terhadap inflasi, hal ini di tunjukandengan nilai sig .003 pada tabel anova lebih kecil dari .05. Pengaruh variabelnilai tukar rupiah terhadap inflasi, diperoleh tingkat signifikansi .096 > .05maka dapat disimpulkan bahwa nilai tukar rupiah secara parsial tidakberpengaruh signifikan terhadap inflasi. Pengaruh variabel jumlah uangberedar terhadap inflasi, diperoleh tingkat signifikansi .001 < .05 makadapat disimpulkan bahwa jumlah uang beredar secara parsial berpengaruhsignifikan terhadap inflasi. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar .229atau 22.9%, hal ini dapat diartikan bahwa variabel indipenden yaitu nilaitukar Rupiah dan jumlah uang beredar dapat menjelaskan perubahan padavariabel dependen yaitu Inflasi sebeser 22.9% sisanya 77.1% dijelaskan olehvariabel diluar dari 2 variabel indipenden dalam penelitian ini
Kualitas Layanan Daring terhadap Kepuasan Pengguna Perkuliahan Online sebagai Blanded Learning pada Fakultas Ekonomi Universitas Sintuwu Maroso Kapuy, Holmes Rolandy; Setiawan, Andik; Ismail, Rahmansyah
Ekomen Vol 23, No 2 (2023): Jurnal EkoMen Vol 23 No 2 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis perkuliahan daring yang dinilai berdasarkan kualitas layanan daring terhadap kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan yang diberikan oleh pihak fakultas. Aplikasi perkuliahan daring dinilai memberikan kontribusi positif dan pengalaman yang baik bagi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran bersama dosen. Dalam penelitian ini kepuasan mahasiswa dipengaruhi oleh variabel kualitas layanan daring yaitu teaching, support service dan system. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa fakultas ekonomi universitas Sintuwu Maroso Poso semester IV, sampel pada penelitian ini sebanyak 57 mahasiswa sebagai pengguna dengan alat analisis yang digunakan adalah SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan daring yang didasarkan teaching, support service dan system secara uji simultan (F) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, selanjutnya secara parsial bahwa teaching (X1) berpengaruh signifkan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai sig sebesar 0,001, support service (X2) tidak berpengaruh signifkan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai sig sebesar 0,804 dan system (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai sig sebesar 0,036. Dapat disimpulkan penilaian mahasiswa sebagai pengguna aplikasi perkuliahan daring didasarkan variabel-variabel kualitas layanan daring memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.
Pengaruh Literasi dan Inklusi Keuangan terhadap Kinerja Keuangan dengan Financial Self Efficacy Sebagai Variabel Intervening Rusanda, Arman Dian; Usuli, Sudarto; Setiawan, Andik
Ekomen Vol 24, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui financial self efficacy sebagai variabel intervening di kecamatan Poso Kota Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Dari data tersebut diperoleh 100 responden, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan uji sobel. Hasil penelitian menunjukkan literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, inklusi keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan dan literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap finansial self efficacy adapun inklusi keuangan berpengaruh terhadap finansial self efficacy dan financial self effecacy berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, dan literasi keuangan melalui financial self efficacy tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan dan inklusi keuangan melalui financial self effecacy tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
Pengaruh Firm Size, Sales Growth dan Total Asset Turnover Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tolimbo, Kevin Collin; Setiawan, Andik
Ekomen Vol 23, No 1 (2023): Jurnal EkoMen Vol 23 No 1 2023
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh firm size, sales growth dan total asset turnover terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sub sektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian kuantitatif. 10 perusahaan yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Untuk hasil penelitian menunjukan bahwa nilai R sebesar 0,470 yang berarti hubungan antara variabel firm size, sales growth dan total asset turnover terhadap harga saham berada pada tingkat yang sedang. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,156 yang berarti variabel firm size, sales growth dan total asset turnover dalam penelitian ini mempunyai pengaruh dalam menjelaskan harga saham sebesar 15,6%. variabel firm size, sales growth dan total asset turnover secara simultan dapat mempengaruhi variabel harga saham dengan nilai signifikansi sebesar 0,028 < 0,05. Secara parsial, firm size menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,615 > 0,05 artinya tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap harga saham, sales growth menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,811 > 0,05 artinya tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap harga saham, total asset turnover menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,017 < 0,05 artinya terdapat pengaruh signifikan terhadap harga saham.
Analisis Beneish M-Score untuk Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Pt. Waskita Karya Tbk Kurniasari, Fina; Martunus, Ilyas; Setiawan, Andik
Ekomen Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan pada PT. Waskita Karya Tbk tahun 2020-2022, yang di kategorikan sebagai manipulator, nonmanipulator atau grey company, dengan 8 indikator rasio model Beneish M-Score. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode teknik dokumentasi.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk di tahun 2020, 3 indikator yang mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan yaitu DSRI, SGAI dan TATA, 2 indikator GMI dan LVGI menunjukkan hasil grey company dan 3 indikator AQI, SGI dan DEPI dan perusahaan di kategorikan sebagai manipulator karena dengan nilai Beneish M-Score -1,40. Di tahun 2021, 3 indikator yang mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan yaitu AQI, SGAI dan TATA, 5 indikator DSRI, GMI, SGI, DEPI dan LVGI menunjukkan non manipulator dan perusahaan dalam kategori nonmanipulator dengan nilai Beneish M-Score -2,39. Dan tahun 2022, 1 indikator mendeteksi adanya kecurangan laporan keuangan TATA, 1 indikator SGI menunjukkan grey company, 6 indikator DSRI, GMI, AQI, DEPI, SGAI dan LVGI menunjukkan non manipulator, perusahaan dikategorikan sebagai manipulator karena menghasilkan nilai Beneish M-Score -2,19. Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa model Beneish M-Score tidak dapat mendeteksi secara 100%.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional dan Bank Syariah yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tumangge, Sindy A. N.; Usuli, Sudarto; Setiawan, Andik
Ekomen Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2021–2024. Sampel yang digunakan adalah tiga bank konvensional dan tiga bank syariah yang dipilih dengan kriteria purposive. Mengingat sebagian besar data tidak terdistribusi secara teratur, maka pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan menggunakan teknik analisis data statistik deskriptif dan uji beda Mann-Whitney. Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada kinerja keuangan bank konvensional dan bank Islam yang diukur dengan indikator ROA (Sig. 0,077 > 0,05). Namun, rata-rata ROA bank Islam lebih tinggi yaitu 4,02% dibandingkan dengan bank konvensional (2,88). Kinerja keuangan bank konvensional dan bank Islam berbeda secara signifikan pada indikator LDR (Sig. 0,003 < 0,05). Rata-rata LDR bank Islam lebih tinggi (91,29%) dibandingkan dengan bank konvensional (86,78%), yang menunjukkan strategi penyaluran pembiayaan yang lebih aktif. Hasil uji Mann-Whitney pada indikator CAR juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah (Sig. 0,000 < 0,05). Bank syariah memiliki nilai CAR rata-rata yang jauh lebih tinggi (31,99%) dibandingkan bank konvensional (21,02%), yang mencerminkan pendekatan manajemen risiko yang berbeda dan kekuatan modal yang lebih konservatif.