Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Pengaruh Jumlah dan Geometri Fin pada Rudder Terhadap Kemampuan Manuvering Kapal (Studi Kasus Kriso Container Ship) Ighel Bryantama Putra; Parlindungan Manik; Hartono Yudo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 6, No 3 (2018): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam mendesain kapal di Indonesia masih saja ada permasalahan yang harus di selesaikan, Salah satunya adalah mengoptimalkan hambatan pada rudder di kapal dengan cara mendapatkan nilai manuver yang bagus dan menambahkan fin pada rudder kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performa yang dihasilkan akibat penambahan fin pada rudder dengan menggunakan pendekatan software ANSYS Fluent 18.1 untuk mencari nilai gaya angkat pada rudder dan perhitungan manual dengan metode slender body strip untuk mendapatkan nilai dari manuver dengan variasi sudut kemudi 15º, 25º, 30º. Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa peningkatan gaya angkat kemudi terbesar terjadi pada sudut rudder 30º dengan menggunakan 3 fin di posisi tengah yaitu sebesar 5027,82 KN dibandingkan dengan rudder tanpa menggunakan fin sebesar 3284,05 KN. Data nilai manuver diperoleh dari kemudi dengan menggunakan fin, dimana mengalami penurunan nilai radius putaran dengan rudder menggunakan fin dan rudder tanpa menggunakan fin disemua sudut yang dianalisa pada sudut rudder 15º, 25º, 30º dengan menggunakan 2 fin di posisi tengah yaitu berturut-turut sebesar 34,3%, 19.6%, 23,6%. Kemudian untuk rudder yang menggunakan 3 fin di posisi tengah yaitu sebesar 15,5%, 10,9%, 26,3%. Jadi dengan hasil ini, waktu untuk kapal dalam melakukan manuver menjadi lebih cepat.
Analisa Teknis Dan Ekonomis Penggunaan Bambu Laminasi Apus Dan Petung Sebagai Material Alternatif Pembuatan Komponen Kapal Kayu K Kamal; Parlindungan Manik; S Samuel
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 5, No 2 (2017): APRIL
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.42 KB)

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir harga kayu jati sebagai material dasar pembangunan kapal kayu semakin mahal. Hal tersebut disebabkan karena ketersediaan kayu jati mengalami penurunan. Sehingga diperlukan material alternatif pengganti kayu. Bambu dapat dijadikan sebagai material alternatif karena mudah didapatkan, mudah dalam pengolahan, memiliki sifat mekanis yang baik, dan memiliki harga yang relatif murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai kuat tarik dan kuat tekan maksimum bambu laminasi dari dua jenis bambu, apus dan petung dengan 2 variasi susunan bilah horizontal dan bata. Pengujian tarik menggunakan standar SNI 03 – 3399 – 1994 dan pengujian tekan menggunakan standar SNI 03 – 3958 – 1995. Setelah dilakukan pengujian, dapat disimpulkan bahwa kuat tarik dan kuat tekan laminasi bambu petung lebih baik dibanding laminasi bambu apus dengan rata – rata masing – masing 2412,72 kg/cm2 dan 639,15 kg/cm2. Dari hasil tersebut dapat digolongkan ke dalam Kelas Kuat II pada BKI Kapal Kayu. Bambu dapat dijadikan sebagai alternatif kayu dalam pembuatan kapal kayu dengan biaya produksi laminasi sebesar Rp6.439.793 per m3 untuk laminasi bambu petung, Rp5.187.706 per m3 untuk laminasi bambu apus
ANALISA PERFORMANCE KAPAL IKAN TRADISIONAL KM. RIZKY MINA ABADI DENGAN ADANYA MODIFIKASI PALKA IKAN BERINSULASI POLYURETHANE Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik; Juwanto Juwanto
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 9, No 2 (2012): Juni
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.354 KB) | DOI: 10.14710/kpl.v9i2.4391

Abstract

Perancangan desain palka polyurethane pada kapal tradisonal tipe Batang ini didasarkan akan kebutuhan es untuk mendinginkan jumlah ikan yang ada dalam palka, dalam perancangan palka polyurethane diperlukan kenerja dan spesifikasi teknis yang baik diantaranya stabilitas, hambatan, olah gerak, kecepatan kapal. Pada penelitian ini direncanakan sistem palka polyurethane dengan pengurangan massa total es sebesar 2912,13 kg dengan massa ikan constant dari palka biasa.Pada prinsipnya adalah bagaimana kemampuan kapal untuk tiap-tiap kondisi dengan pengurangan massa muatan ,sehingga pada tiap-tiap kondisi tersebut kapal  palka polyurethane mempunyai stabilitas yang baik dengan hambatan yang lebih kecil dibandingkan kapal palka biasa. Hasil perhitungan hullform sistem palka polyurethane yang dirancang memiliki nilai MG (Metacenter to Gravity) 1,29 % lebih  tinggi  dan nilai Sarat Midship lebih rendah 3,89 % dibandingkan menggunakan palka biasa.Nilai hambatan kapal dan daya palka polyurethane lebih kecil 0,17 KN dan 1,24 KW dibandingkan kapal palka biasa untuk kondisi palka muatan penuh. Dari segi olah gerak kapal, pada sistem palka polyurethane memilki  nilai motion dan velocity lebih kecil 0,19° dan 0,0043 rad/s dibandingkan  sistem palka biasa pada kondisi Rolling Rough Water wave heading 90 °.
PENGARUH PENAMBAHAN VARIASI GEOMETRI STERN FLAP TERHADAP NILAI HAMBATAN PADA KAPAL PATROLI PERIKANAN Rosiana Dewi; Untung Budiarto; Ari Wibawa Budi Santosa; Eko Sasmito Hadi; Parlindungan Manik; Ocid Mursid
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 22, No 1 (2021): September
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.812 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v22i1.296

Abstract

Optimalisasi performa hidrodinamika kapal dengan mereduksi hambatan kapal patroli planing hull berkecepatan tinggi merupakan salah satu upaya pencegahan peningkatan khasus illegal fishing, dan instalasi stern flap merupakan upaya sederhana dalam mereduksi nilai hambatan. Menurut sejarah penelitian terdahulu, dibutuhkan studi lebih lanjut dalam pengeksplorasian ragam geometri stern flap. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh variasi geometri stern flap untuk mengetahui nilai hambatan dari kapal patroli perikanan dengan pendekatan numerikal CFD. Komputasi diselesaikan dengan persamaan Reynolds-Averaged Navier Stokes (RANS) serta teknik solusi Finite Volume Method (FVM) pada perairan tenang menggunakan model turbulensi k-ε dan model fisika fluida eulerian multiphase yaitu Volume of Fluid (VOF) yang terdiri dari fasa air dan fasa udara untuk merepresentasikan free surface. Meshing geometri menggunakan metode overset mesh dengan konsep donor-acceptor cells. Penelitian dilakukan pada 5 kondisi Froude number dan 9 buah model stern flap. Diperoleh pengurangan nilai hambatan total tertinggi yaitu -26,07% pada Fr 1,00, sedangkan penambahan nilai hambatan tertinggi yaitu 31,71% pada Fr 1,33. Terdapat 2 variasi bentuk stern flap yang mampu mereduksi nilai hambatan pada seluruh nilai Froude number.
Analisa Percepatan Proyek Reparasi Kapal KT Tirtayasa II Terhadap Biaya Dengan Metode Time Cost Trade Off Citra Tri Tunggal Dewi; Imam Pujo Mulyatno; Parlindungan Manik
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 10, No 4 (2022): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian tugas akhir ini, digunakan objek penelitian data proyek reparasi Kapal KT Tirtayasa II yang mengalami keterlambatan sehingga perlu dilakukan analisa percepatan proyek dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off. Rencana awal perbaikan kapal memiliki total durasi 90 hari dengan total biaya sebesar Rp 4.779.683.380, 04 diperkirakan mengalami keterlambatan selama 15 hari. Penambahan jam kerja dipilih sebagai solusi untuk mengatasi keterlambatan dengan menerapkan empat skenario, skenario pertama tanpa dilakukan percepatan, skenario ke-dua menggunakan alternatif penambahan dua jam kerja lembur, skenario ke-tiga menggunakan alternatif penambahan tiga jam kerja lembur, dan skenario ke-empat menggunakan alternatif penambahan empat jam kerja lembur. Hasil perhitungan diperoleh perbandingan keempat skenario,  durasi optimal dengan penambahan biaya terkecil setelah dilakukan percepatan terjadi pada skenario 3 dengan total durasi 75 hari atau 15 hari lebih cepat dari durasi normal, dan biaya total yang diperlukan sebesar Rp 4.806.683.965,83 dengan penambahan biaya sebesar 0.53% dari biaya kontrak.
Analisis Pengaruh Material Abrasif Pada Blasting Dengan Variasi Metode Coating Terhadap Prediksi Laju Korosi Dan Daya Rekat Adhesi Anam, Muhammad Aza Syafiul; Manik, Parlindungan; Rindo, Good
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 2 (2024): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu material dapat berkurang nilai dan kekuatannya yang diakibatkan dari interaksi antara suatu logam dengan lingkungan yang bersifat korosif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh material abrasive pada blasting dengan variasi metode coating terhadap prediksi laju korosi dan daya rekat adhesi pada baja. Baja ASTM A36 merupakan jenis baja karbon rendah yang sering digunakan dalam industri kemaritiman dan konstruksi kapal. Penelitian ini menggunakan tiga jenis material abrasive (steel grit, aluminium oxide, dan garnet) untuk membersihkan pemukaan baja sebelum dilapisi dengan empat metode coating (brush, roll, spray, dan powder coating). Pengujian laju korosi dilakukan dengan metode elektrokimia, sementara pengujian daya lekat cat menggunakan metode pull-off test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis material abrasive dan metode coating berpengaruh terhadap nilai laju korosi dan daya rekat adhesi. Jenis material abrasive yang paling optimal adalah steel grit dengan nilai rata – rata 0,23959, sedangkan metode coating yang paling optimal yaitu spray pada pengujian laju korosi dengan nilai 0,24349. Pada pengujian adhesi jenis material abrasif steel grit menjadi material abrasif dengan nilai rata – rata tertinggi yaitu 9,8291, sedangkan metode coating dengan nilai rata – rata tertinggi yaitu metode coating spray dengan nilai 9,4656 MPa, tetapi jika dilihat pada grafik metode powder coating terlihat hasil pengujian yang lebih stabil dibandingkan metode lainnya.
Optimalisasi Safety Cargo Operation pada Proses Loading Cargo Oil Product PT. Pertamina di Kapal MT. Dewi Sri Dhawala, Pakavy Aqshall; Yudo, Hartono; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil products fall under the category of hazardous cargo that require special handling due to the potential risks of accidents such as overflow, which can cause pollution, leakage leading to fires, worker accidents due to lack of knowledge, and claims of delays during cargo loading that can harm both companies involved. Therefore, to prevent accidents that could cause significant losses to the company, it is necessary to optimize safety procedures for cargo operations. The objective of this study is to understand the process and obstacles during the oil cargo loading on MT Dewi Sri and to analyze the hazards and risks to both workers and the cargo, ensuring the process runs more optimally. Using the HIRARC Method and Likelihood and Severity Index Method in the oil product cargo loading process, it allows for hazard level analysis and helps reduce the risk of accidents and losses. Data collection techniques include in-depth interviews, surveys, documentation, and literature reviews. The results of this study show that in the oil cargo loading process on MT Dewi Sri, 6 out of 15 activities have potential hazards and risks. After analysis, it was found that 50% were classified as High Risk, and 50% were classified as Extreme Risk before risk control measures were implemented. After risk controls were applied, the percentage of risk decreased, with 83.3% classified as Moderate Risk, and 16.6% classified as Low Risk. The handling procedures for the cargo refer to the Manual Book in accordance with the ISM Code, minimizing the risks involved 
Studi Manajamen Risiko dengan Metode FTA dan FMEA akibat Keterlambatan Proyek Pembangunan Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 72 Putri, Henna Dellya Zenitta; Mulyatno, Imam Pujo; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 2 (2023): April
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan kapal di salah satu galangan mengalami keterlambatan. Manajemen risiko dilakukan guna mengurangi dampak yang dapat merugikan perusahaan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor peyebab dan probabilitas keterlambatan, risiko yang paling dominan dan menentukan langkah mitigsi yang tepat. Metode Fault Tree Analyasis digunakan untuk mengetahui probabilitas keterlambatan dari hasil risiko yang telah diidentifiksi. Metode Failure Mode and Effect Anlysis digunakan untuk menentukan risiko dominan dari nilai Risk Priority Number.  Hasil analisa FTA didapatkan 2 (dua) faktor utama yang menyebabkan keterlambatan yaitu Proses produksi terhambat dengan probabilitas 0,1043 dan Sistem manajemen kurang optimal dengan probabilitas 0,0228. Sehingga didapatkan probabilitas Top Event (Keterlambatan Proyek Pembangunan Kapal) sebesar 0,1248. Hasil analisa FMEA didapatkan 11 risiko kategori high risk yang menjadi penyebab dominan yaitu Permasalahan pemberian hak karyawan RPN 632, Permasalahan pembayaran pembelian barang RPN 631, Sub kontraktor kurang berkompeten RPN 605, Jumlah peralatan terbatas RPN 570, Peralatan yang tidak dirawat dengaan baik 566, Pemakaian alat  melebihi batas RPN 564, Sub kontraktor belum dibayar RPN 538, Kualitas material kurang baik sehingga dilakukan rebuy RPN 532, Material belum ada dipasaran RPN 513, Koreksi gambar oleh BKI RPN 510, dan Koreksi interior oleh OS RPN 507 Berdasarkan hasil observasi dan diskusi yang telah dilakukan bersama dengan dengan Kepala Divisi Perencanaan dan Teknik, Kepala Divisi Komersil, Kepala Proyek dan Kepala Bagian terkait didapatkan urutan risiko beserta langkah mitigasi yang diperlukan berupa rekomendasi perbaikan untuk risiko kategori high risk. Sebagaimana dapat dilihat pada tabel 12.
Analisis Pengaruh Tekanan dan Jarak Air Spray Terhadap Ketebalan Coating dan Laju Korosi Pada Baja A36 Kenteurachmat, Ahmad; Manik, Parlindungan; Wibawa, Ari
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 3 (2024): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coating merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melindungi material dari kerusakannya akibat lingkungan. Metode air spray pada coating dianggap sebagai metode paling optimal dalam melindungi material. Namun banyak faktor yang dapat merubah hasil dalam penggunaanya, salah satunya tekanan dan jarak. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari nilai optimal penggunaan air spray terhadap ketebalan coating dan laju korosi . Metode penelitian menggunakan variasi tekanan 3,5, dan 7 bar dan jarak 15, 20, 25 cm, untuk pengujian laju korosi menggunakan metode elektrokimia yaitu larutan NaCl 3,5%. Hasil penelitian nilai laju korosi paling rendah didapatkan pada tekanan 7 bar dan jarak 25 dengan hasil 0.0396 mm/year dan ketebalan 182.7 μm. Untuk hasil laju korosi tertinggi didapatkan pada tekanan 3 bar dan jarak 25 cm dengan nilai laju korosi 0.1085 mm/year dan nilai ketebalan 169.3 μm. Sehingga pada penilitian ini didapatkan dengan menggunakan jarak 15, 20, 25 cm dan tekanan 3, 5, 7 bar masih mendapatkan nilai hasil laju korosi dengan hasil yang dinilai baik dan optimal dalam perlindungannya. Untuk pengaruhnya terhadap ketebalan dibutuhkannya tekanan dan jarak optimal untuk mendapatkan hasil yang sesuai.
Optimasi Reschedule Reparasi Kapal KMP. Tribuana 1 dan MT. Bulue Star 5 Menggunakan Metode Time Cost Trade Off dengan 8 Variasi Crashing Berbasis CPM Asfala, Davierend; Mulyatno, Imam Pujo; Manik, Parlindungan
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 12, No 1 (2024): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimasi reschedule reparasi 2 kapal yang dilaksanakan secara simultan bertujuan untuk mencegah keterlambatan dari pengerjaan proyek yang berdasarkan repair list untuk mendapatkan skenario pengerjaan yang paling efektif untuk menyelesaikan proyek dengan mempertimbangkan biaya dan durasi yang optimum, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah time cost trade off berbasis critical path method dengan variabel durasi, tenaga kerja, dan biaya, reschedule reparasi proyek diuji dengan 8 variasi crashing. Dari hasil pengujian didapatkan beberapa kesimpulan mengenai variasi dalam pengerjaan proyek bahwa Dalam skenario normal, proyek ini akan memakan waktu total selama 144 hari dengan biaya sebesar 50,400,000. berdasarkan crashing dengan variasi A1, waktu pengerjaan proyek dapat berkurang menjadi 134 hari dengan tambahan biaya 4,550,000, atau sebesar 9.03% biaya dari pengerjaan normal. Skenario A2 dan A3 juga menunjukkan efisiensi serupa dengan penambahan biaya sebesar 18.08% dan 15.08%. Sedangakan di sisi lain, pengerjaan proyek dengan scenario B1 menghasilkan pengurangan durasi pengerjaan proyek hingga 118 hari dengan tambahan biaya Rp.4.316.666,- pada pengerjaan B2 menghasilkan pengurangan durasi proyek 29,86% dengan biaya Rp.5.623.333,- skenario B3 memungkinkan pengurangan yang signifikan waktu penyelesaian menjadi 86 hari dengan penambahan biaya sebesar 12.15%
Co-Authors A.F. Zakki Abdurrofi, Arnan Achmad Kurniawan Zakaria Ahmad Fauzan Zakki Akbar Triansyah Alamanda Sulistianingtyas Alfikri Hidayat, Alfikri Alif Fauzan Rachmat Anam, Muhammad Aza Syafiul Ananda Arifin Zul Zihni Andi Satriawan Lubis, Andi Satriawan Andi Trimulyono Andy Wibowo Ari Wibawa Ari Wibawa Budi Santosa Ari Wibawa Budi Santoso Arief Situmorang Ario Nugroho Prihutomo Ariq Fadhlurrahman Rahardjo Asfala, Davierend Astrid Wulandari Avian Putri Utami Benny A.M Napitupulu, Benny Berlian Arswendo Adietya Biwa Abi Laksana Burhannudin Senoaji Caniago, Fahlan Parezki Chandra Ahmad Venzias Citra Tri Tunggal Dewi Dame Kita Ginting Dan Fianca David Adhi Prasetyo, David Adhi Deddy Chrismianto Dede Nugraha Sentosa HS Dhawala, Pakavy Aqshall Dhea Margaretha Edwin Wijaya Eko Sasmito Hadi Endah Dyah Aprianti Evan Pardede Fakhri, Alfian Fakhrul Arifin Febriana Dian Krismawati Firdhaus, Ahmad Gigih Niagara Good Rindo Haloho, Albert Tua Hanif Hisyam Hernanta Harno, Harno Hartono Yudo Haryo Baskoro Herman Ferdinan Philip Simanjuntak Hugo Digitec E. Sembiring Ighel Bryantama Putra Imam Pujo Mulyatno Indiaryanto, Mahendra Insanu Abdilla Cendikia Abar Ismail, Izzuddin Nadzir Ivel Afra Sevira Jan Shaka Ariandra Noor Josua Siagian Juwanto Juwanto K Kamal Kenteurachmat, Ahmad Khoirul Anam Khusnul Khotimah Kiryanto Kiryanto Kiryanto, K. Kusuma, Ghiyats Abiyyu Lubis, Bobby Parel Antonio Lumban batu, Afriando Mahendra Indiaryanto Marsaut Maurit Rumapea, Marsaut Maurit Maulana, Muhammad Dhefa Muhammad Fadel Alfaressy Samosir Muhammad Ikhsan Muhammad Imam Malik Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Rahmat Darmawan Muhammad Wahyu Prihantoro Musfar, Raka Fadlyan Nainggolan, Diontius Namo Prima Sembiring Novem, Dicky Putra Nurul Huda Ocid Mursid Pani Prima Tambunan Paul CM Permana, M Saptahadi Prasetya, Blinka Hernawan Prasetyo Nugroho Pratama, Rezky Naufal Pratiwi, Ovin Ranica Prayoga, Rhizky Putri, Henna Dellya Zenitta Rachmat Assidiq rajagukguk, mangatas yohannes Reinhard Fernando Hutapea Reza Andrian Saputro Rezky Naufal Pratama Rifandi Aditya Rino Natalia Situmorang Rizaldo, M. Fikry Rizka Cholif Arrahman Rosiana Dewi Sadewo, Guntur Saeful Huda Mursito Sahat Nico Juan Varian Sibarani Samuel Samuel Sapto Wiratno Satoto Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sembiring, Benami I G Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Sumintono, Heraldo Petra Surya Yusuf Afriansyah Syaiful Arifin Tambunan, Govinda Daniel Parasian Teguh Sulistyo Hadi, Teguh Sulistyo Tobing, Christabel Giovanny Tri Putra P Lumbantobing Tubongkasi, Yehezkiel Mizzi Nicole Tuswan Tuswan Untung Budiarto Wahyu Masykuri Al Hakim Wesly M Napitu Widya Rahman Fitriadi Widyatmoko, Ari Wilma Amiruddin Wiranda, Ariiq Daffa Wiwit Wirawan Yermias Rahardian Andilolo Yopi Tri Setiadi Yosafat Nugraha Putra