Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Intertekstualitas dalam Novel “Hati Suhita” Karya Khilma Anis Eliya, Ixsir; Lida, Ulfah Mey; Nurpadillah, Veni; Rachman, Anita Kurnia; Nuthihar, Rahmad
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 13, No 1 (2024): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v13i1.5522

Abstract

This study describes the intertextual relationship between the characters and plot of the novel "Hati Suhita" by Khilma Anis with several characters and plots in the world of wayang (shadow puppetry). The research employs a qualitative descriptive method in relation to text interpretation. Based on the findings, the forms of intertextuality that appear in the novel "Hati Suhita" are in the description of (1) character naming, (2) character traits, (3) character emotions, and (4) suppositions. The intertextuality contained within also serves as evidence that the author uses other works as references in producing her work. The novel "Hati Suhita" is greatly influenced by stories from wayang characters, allowing readers to internalize cultural values and philosophies through the content of the story. Based on this, the novel "Hati Suhita" is not only an interesting novel in terms of its narrative but also serves as a reflection of culture, social criticism, and a literary work rich in moral and spiritual values. AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan hubungan intertekstualitas pada karakter dan alur cerita novel “Hati Suhita” karya Khilma Anis dengan beberapa karakter dan alur cerita dalam dunia pewayangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  dalam menganalisis hubungannya dengan interpretasi teks. Berdasarkan hasil penelitian, bentuk intertekstualitas yang muncul dalam novel ”Hati Suhita” adalah dalam deskripsi (1) bentuk penamaan tokoh, (2) karakter tokoh, (3) perasaan tokoh, dan (4) pengandaian. Intertekstualitas yang terkandung juga menjadi bukti bahwa pengarang dalam memproduksi karya menjadikan karya lain sebagai referensinya. Novel “Hati Suhita” banyak dipengaruhi oleh kisah-kisah dalam tokoh pewayangan sehingga pembaca juga dapat menginternalisasi nilai-nilai budaya dan filosofi yang terkandung melalui isi cerita. Berdasarkan hal tersebut, novel “Hati Suhita” tidak hanya menjadi novel yang menarik dari segi cerita, tetapi juga sebagai refleksi budaya, kritik sosial, dan karya sastra yang kaya akan nilai moral dan spiritual.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Augmented Reality Bermuatan Nilai Karakter Pancasila Untuk Guru Bahasa Indonesia Mts Se-Kota Cirebon Nurpadillah, Veni; Khuzaemah, Emah; Istifaedah, Inggit Nurul
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v6i1.15857

Abstract

TRAINING FOR PREPARING AUGMENTED REALITY-BASED TEACHING MODULES CONTAINING PANCASILA CHARACTER VALUES FOR MTS INDONESIAN LANGUAGE TEACHERS IN THE CITY OF CIREBON. Teaching modules and learning media are learning tools that must be prepared. One of the interactive learning media based on information and communication technology is Augmented Reality (AR). The use of augmented reality in learning that contains the Pancasila Character Values provides a more fun and interactive learning experience for students. In view of the problems of teachers who still experience difficulties in compiling teaching modules that suit students' needs, with the existence of PkM related to "Training on Preparing Augmented Reality Video-Based Teaching Modules Containing Pancasila Values for Indonesian Language Teachers at MTs throughout Cirebon City" aims to provide a forum for teachers to help prepare augmented reality video teaching materials containing Pancasila values. This activity has several stages, from observation, document analysis, carrying out training, assistance in preparing teaching modules, monitoring to evaluation. The results of PkM can be said to have been able to develop teaching modules in accordance with the expectations of the independent curriculum. However, there are teachers who are still unable to create media or teaching materials that utilize the Augmented Reality application, this is due to several factors, one of which is that MTs teachers are senior teachers so they are less technologically literate, this does not dampen the enthusiasm of teachers to use it. augmented reality application that we have provided in learning.
Validity, reliability, and item characteristics of cell material science literacy assessment instruments Wilsa, Asrizal Wahdan; Rusilowati, Ani; Susilaningsih, Endang; Jaja, Jaja; Nurpadillah, Veni
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2023)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v27i2.61577

Abstract

This study aims to examine the validity, reliability, and item characteristics of scientific literacy assessment instruments on cell material. The scientific literacy ability category includes identifying valid scientific arguments, evaluating the validity of a source, evaluating the use and misuse of scientific information, understanding research design elements and how they impact scientific findings, and reading and interpreting graphical representations of data. The research subjects were students of the 5th semester elementary school teacher education study program. The validity test included content validity using Aiken V validity index and construct validity using Exploratory Factor Analysis (EFA). Reliability test is carried out by looking for the price of the reliability coefficient r with correlation product moment test. The characteristic test is carried out by determining the level of difficulty and discriminating power. The results show that the scientific literacy assessment instrument on cell material is a valid instrument based on the analysis of content validity, construct validity, and item characteristics. Thus, the assessment instrument is suitable for use as an assessment instrument in research to measure students' scientific literacy in cell material.
Kajian Semiotik pada Poster Politik Calon Presiden dan Wakil Presiden 2024 di Ciayumajakuning Mujtaba, Sultan Tirta; Itaristanti, Itaristanti; Nurpadillah, Veni; Sueb, Sueb
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2024): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v6i2.1086

Abstract

The aim of this research is to describe the meaning of signifiers and signifieds on political posters for the 2024 presidential and vice presidential candidates in Ciayumajakuning. This type of research is qualitative. The data source for this research is 38 posters of 2024 presidential and vice presidential candidates spread across Ciayumajakuning. Data collection was carried out using documentation techniques, followed by listening and note-taking techniques. The advanced technique used is the skillful free-involved listening technique. Meanwhile, the instrument used in this research uses data cards. Meanwhile, the data analysis technique in this research uses translational equivalent and referential equivalent techniques. The results of this research obtained ten meanings. These meanings are: 1) prohibition on daydreaming and immediately taking real action; 2) program for the welfare of the Indonesian people, 3) invitation to vote; 4) hope to obtain sustenance more easily; 5) principles of state building; 6) support for candidate pairs; 7) ideas for advancing Indonesia; 8) readiness of potential leaders; 9) characteristics of potential leaders; and 10) advanced Indonesian leaders. With this research, it is hoped that the public can understand the meaning related to political posters for presidential and vice presidential candidates. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna penanda dan petanda pada poster politik calon presiden dan wakil presiden 2024 di Ciayumajakuning. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah 38 poster calon presiden dan wakil presiden 2024 yang tersebar di Ciayumajakuning. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dilanjutkan dengan teknik simak dan catat. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap. Sementara itu, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik padan translasional dan padan referensial. Hasil penelitian ini diperoleh sepuluh makna. Adapun makna-makna tersebut yaitu 1) larangan berangan-angan segera lakukan tindakan yang nyata; 2) program mensejahterakan rakyat Indonesia, 3) ajakan memilih; 4) harapan untuk mendapatkan rezeki dengan lebih mudah; 5) prinsip membangun negara; 6) dukungan kepada paslon; 7) gagasan memajukan Indonesia; 8) kesiapan calon pemimpin; 9) sifat calon pemimpin; dan 10) pemimpin Indonesia maju. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan masyarakat dapat memahami makna terkait poster politik calon Presiden dan Wakil Presiden.
Wujud Pemilihan Kode Tutur Guru dan Siswa di SMP Perbatasan Cirebon Kuningan Veni Nurpadillah; Fathur Rokhman; B. Wahyudi Joko Santoso
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017): Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v4i2.500

Abstract

Pemilihan kode tutur dibutuhkan guru dan siswa dalam interaksi kegiatan pembelajaran, tanpa pemilihan kode tutur yang baik, pembelajaran tidak akan berlangsung dengan efektif. Tujuan penelitian ini adalah mendeksripsikan dan menganalisis wujud pilihan kode tutur dalam kegiatan pembelajaran di SMP perbatasan Cirebon Kuningan. Peneliti tertarik meneliti pemilihan kode tutur guru dan siswa di SMP perbatasan Cirebon Kuningan dengan mengambil data di kelas VII SMP dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, peneliti mengambil data pada kelas VII karena siswa pada masa ini sedang mengalami masa transisi (peralihan) dengan mengambil data di tiga sekolah yang berada tepat di daerah perbatasan Cirebon Kuningan. Data dikumpulkan dengan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap. Wujud pilihan kode dianalisis menggunakan teknik baca markah dan teknik ganti. Berdasarkan hasil analisis data, wujud pemilihan kode tutur dalam ranah formal di perbatasan Cirebon Kuningan berupa alih kode, campur kode, dan variasi bahasa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR AUGMENTED REALITY VIDEO BERORIENTASI NILAI KARAKTER PADA MATA KULIAH BAHASA INDONESIA Khuzaemah, Emah; Nurpadillah, Veni; Hemas, Kaffah
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 1 (2024): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v20i1.9129

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan prototipe, mengembangkan, dan menganalisis dampak dari penggunaan bahan ajar Augmented Reality Video pada mata kuliah bahasa Indonesia. Melalui penggunan bahan ajar ini, diharapkan sikap mahasiswa terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat meningkat. Dengan demikian akan tumbuh dan berkembang karakter cinta tanah air pada mahasiswa kita. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan model 4-D. Model pengembangan 4-D (Four D) merupakan model pengembangan perangkat pembelajaran. Hal ini meliputi 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diseminasi (disseminate), tahap pengembangan ini sudah direvisi berdasarkan masukan ahli dan uji coba kepada peserta didik. Pada penelitian ini hanya dilakukan diseminasi terbatas, yaitu dengan menyebarluaskan dan mempromosikan produk akhir bahan ajar Augmented Reality Video berorientasi nilai karakter secara terbatas kepada semua dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia dan mahasiswa di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Teknik dan instrument pengumpulan data pada penelitian ini melalui penyebaran angket, wawancara, studi banding, dan FGD. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil uji kelayakan terhadap penggunaan aplikasi Augmented Reality Video 90% Responden menjawab sangat mudah, dan 10% responden menjawab mudah. Dari 20 responden, 19 responden menjawab aplikasi AR ini dapat menginspirasi mahasiwa untuk lebih mencintai rasa cinta tanah air. Sehingga aplikasi Augmented Reality Video ini layak digunakan dalam proses perkuliahan khususnya pada mata kuliah Bahasa Indonesia.KATA KUNCI: Augmented Reality Video; Bahan Ajar; Bahasa Indonesia.> DEVELOPMENT OF CHARACTER VALUE ORIENTED AUGMENTED REALITY VIDEO TEACHING MATERIALS IN INDONESIAN LANGUAGE COURSES ABSTRACT: This study aims to formulate a prototype, develop and analyze the impact of using Augmented Reality Video teaching materials in Indonesian language courses. Through the use of this teaching material, it is hoped that students' attitudes towards using the Indonesian language properly and correctly can improve. In this way, the character of patriotism will grow and develop in our students. The development model used in this research is 4-D model development. The 4-D (Four D) development model is a learning device development model. This includes 4 stages, namely the definition, design, development and dissemination stages. This development stage has been revised based on expert input and trials with students. In this research, only limited dissemination was carried out, namely by disseminating and promoting the final product of Augmented Reality Video teaching materials oriented towards character values on a limited basis to all lecturers who taught Indonesian language courses and students at IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Data collection techniques and instruments in this research include distributing questionnaires, interviews, comparative studies, and FGDs. The results of this research show that based on the results of the feasibility test on the use of the Augmented Reality Video application, 90% of respondents answered very easily, and 10% of respondents answered it was easy. Of the 20 respondents, 19 respondents answered that this AR application could inspire students to love their motherland more. So this Augmented Reality Video application is suitable for use in the lecture process, especially in Indonesian language subjects.KEYWORDS: Augmented Reality Video; Indonesian Language; Teaching Materials.
Citra Guru dalam Simbol Linguistik Budaya Populer Lintas Negara: Kajian Intertekstual Arief Darmawan; Veni Nurpadillah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3172

Abstract

Simbolisasi guru dalam teks budaya populer mencerminkan bagaimana masyarakat memaknai peran guru secara sosial dan ideologis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan citra guru dalam simbol linguistik pada berbagai teks budaya populer lintas negara, yaitu Indonesia, Jepang, India, Amerika Serikat, dan Prancis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Data berupa film, lagu, dan puisi dipilih berdasarkan keberadaan representasi eksplisit dan implisit tentang sosok guru. Analisis dilakukan dengan pendekatan semiotik dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga kategori utama representasi, yaitu: (1) guru sebagai figur penginspirasi moral dan sosial, (2) guru sebagai tokoh pemberontak terhadap sistem pendidikan, dan (3) guru sebagai simbol nilai budaya dan nasional. Representasi tersebut menunjukkan adanya konstruksi kolektif mengenai guru sebagai agen perubahan sosial yang bermuatan simbolis dan emosional. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan intertekstual lintas negara dan lintas media (film, lagu, puisi) dalam menganalisis simbolisasi guru sebagai entitas budaya. Temuan ini menambah khazanah keilmuan dalam bidang pendidikan terutama apresiasi terhadap peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Citra Guru dalam Simbol Linguistik Budaya Populer Lintas Negara: Kajian Intertekstual Arief Darmawan; Veni Nurpadillah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i3.3172

Abstract

Simbolisasi guru dalam teks budaya populer mencerminkan bagaimana masyarakat memaknai peran guru secara sosial dan ideologis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan citra guru dalam simbol linguistik pada berbagai teks budaya populer lintas negara, yaitu Indonesia, Jepang, India, Amerika Serikat, dan Prancis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan intertekstual. Data berupa film, lagu, dan puisi dipilih berdasarkan keberadaan representasi eksplisit dan implisit tentang sosok guru. Analisis dilakukan dengan pendekatan semiotik dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan tiga kategori utama representasi, yaitu: (1) guru sebagai figur penginspirasi moral dan sosial, (2) guru sebagai tokoh pemberontak terhadap sistem pendidikan, dan (3) guru sebagai simbol nilai budaya dan nasional. Representasi tersebut menunjukkan adanya konstruksi kolektif mengenai guru sebagai agen perubahan sosial yang bermuatan simbolis dan emosional. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan intertekstual lintas negara dan lintas media (film, lagu, puisi) dalam menganalisis simbolisasi guru sebagai entitas budaya. Temuan ini menambah khazanah keilmuan dalam bidang pendidikan terutama apresiasi terhadap peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Kolom Komentar Instagram @Anggy_Umbara pada Poster Film Vina Sebelum 7 Hari Putri, Dini Aoulia; Mulyaningsih, Indrya; Nurpadillah, Veni
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v13i1.73-82

Abstract

The purpose of this study is to describe the types of expressive and deep speech acts in the comments column of the Instagram account @Anggy_Umbara on the film poster Vina Sebelum 7 Hari, and to compile a learning assessment instrument for descriptive texts at the junior high school level as a utilization of the research results. This research method is a type of descriptive qualitative research. The data source in this study is the film poster Vina Sebelum 7 Hari which was posted by the official Instagram account of a film director, namely Anggy Umbara with the account name @Anggy_Umbara. The data for this study are excerpts from speech in the comments column of the official Instagram account @Anggy_Umbara as the director of the film Vina Sebelum 7 Hari on the film poster teaser and the first day of screening poster in theaters, with a data collection period of one period, namely March-May 2024. This study uses data collection techniques with documentation techniques, free listening, speaking, and taking notes. This study uses the analysis technique of the referential and pragmatic matching method. The results of the study found eight types of expressive speech acts in the comments column of the Instagram account @Anggy_Umbara on the upload of the film poster Vina Sebelum 7 Hari, namely: expressive speech acts of praise. Expressive speech acts of criticism, expressive speech acts of suggestions, expressive speech acts of curses, expressive speech acts of complaints, expressive speech acts of gratitude, expressive speech acts of congratulations and expressive speech acts of condolences with a total data of 99 utterances. The results of the analysis showed 38 data of expressive speech of praise, 17 data of expressive speech of criticism, six data of expressive speech of suggestions, four data of expressive speech of curses, 10 data of speech complaints, five data of gratitude, four data of congratulations, and 18 data of condolences. This research has several important implications both in the fields of language and knowledge. The types of expressive speech acts reflect the practice of using language that can be applied, about how the speech responds to something emotionally. Cognitively, this research provides an effective learning assessment instrument product, where the data sources and research data provide a real picture of how individuals understand and interact with their surroundings later.
Strategi Implementasi Sikap Spiritual dan Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi Kasus MTs Se-Kota Cirebon Khuzaemah, Emah; Nurpadillah, Veni; Mujtaba, Sultan Tirta
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran RPP Bahasa Indonesia yang dibuat oleh guru MTs se-Kota Cirebon dalam implementasi sikap spiritual dan sosial kepada peserta didik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi terhadap 10 guru Bahasa Indonesia, wawancara mendalam dengan lima guru terpilih berdasarkan kriteria pengalaman mengajar minimal lima tahun, serta studi dokumentasi RPP yang digunakan. Analisis data dilakukan secara simultan dengan pengumpulan data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sudah berupaya mengimplementasikan dan mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial dalam komponen tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian dalam RPP, serta melalui interaksi dengan siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya buku teks dan metode/media pembelajaran yang mendukung pengimplementasian sikap spiritual dan sosial, sehingga upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil.