Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Mengungkap Xenoglosofilia pada Daftar Menu Kafe sebagai Ancaman terhadap Pergeseran Bahasa Indonesia Leonita Leonita; Itaristanti Itaristanti; Veni Nurpadillah; Winci Firdaus
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 15, No 1 (2026): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v15i1.7352

Abstract

Xenomania arose because of people's desire to use foreign languages instead of Indonesian because foreign languages seemed more attractive. This study aims to describe the form and meaning as well as the factors of using xenomania on the list of café menus in Cirebon City. This research is a descriptive qualitative research with a research method using a translational matching method, and a data collection technique using listening, proficiency and documentation techniques. The source of data for this study is a list of café menus on Jalan Perjuangan, Cirebon City, with data in the form of menu names. The results of this study show that the existence of xenomania is as many as 162 out of 224 menu names or around 72.32% use foreign terms. Only 62 of them use Indonesian. This study highlights the threat to the shift in Indonesian language in food terms on menu lists caused by xenomania. The occurrence of xenomania in the menu list emphasizes the importance of awareness of the Indonesian language as stated in Permendikdasmen No. 2 of 2025 Abstrak Xenomania muncul karena keinginan masyarakat dalam menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia disebabkan bahasa asing terkesan lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta faktor pengunaan xenomania pada daftar menu kafe di Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode penelitian menggunakan metode padan translasional. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, cakap semuka dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah daftar menu kafe di Jalan Perjuangan Kota Cirebon, dengan data berupa nama-nama menunya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya xenomania yakni sebanyak 162 dari 224 nama menu atau sekitar 72.32% menggunakan istilah asing. Hanya 62 diantaranya yang menggunakan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyoroti ancaman terhadap pergeseran bahasa Indonesia dalam istilah makanan pada daftar menu yang ditimbulkan oleh xenomania. Terjadinya xenomania dalam daftar menu, menekankan pentingnya kesadaran berbahasa Indonesia sesuai yang tercantum dalam Permendikdasmen No. 2 Tahun 2025
Optimalisasi “Sepeda Pustaka” dalam Meningkatkan Budaya Literasi Siswa Sekolah Dasar Veni Nurpadillah; Rianto Rianto; Muhammad Assegaf; Khawa Qibulama’a
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v4i1.10817

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan untuk menunjang program literasi yang diusung oleh pemerintah. Berdasarkan data PISA (Program for International Student Assesment), kemampuan literasi dan numerasi Indonesia cenderung stagnan dan menduduki peringkat kedua dari bawah. Kami juga mengamati keadaan pasca pandemi ini bahwa tingkat literasi terlihat sangat rendah untuk siswa SD dikarenakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan program sepeda pustaka untuk meningkatkan tingkat literasi dikalangan siswa SD, khususnya di sekolah Dasar Negeri Tegalgubug Kabupaten Cirebon. Subjek dampingan yang dipilih, yaitu SD Negeri 1 Tegalgubug yang berada di Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah dengan menggunakan pendekatan klasikal dan individual. Kami berharap setelah kegiatan sosialisasi kepada para siswa SD mengenai pentingnya membaca atau budaya literasi, minat baca para siswa akan tumbuh dan dapat ikut melestarikan budaya membaca. Pihak sekolah juga menandatangani MoU dengan sepeda pustaka. Kami harap setelah terjalinnya kerjasama antara sepeda pustaka dengan SDN 1 Tegal Gubug, budaya membaca pada siswa SD dapat meningkat secara signifikan.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Augmented Reality Bermuatan Nilai Karakter Pancasila Untuk Guru Bahasa Indonesia Mts Se-Kota Cirebon Veni Nurpadillah; Emah Khuzaemah; Inggit Nurul Istifaedah
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v6i1.15857

Abstract

TRAINING FOR PREPARING AUGMENTED REALITY-BASED TEACHING MODULES CONTAINING PANCASILA CHARACTER VALUES FOR MTS INDONESIAN LANGUAGE TEACHERS IN THE CITY OF CIREBON. Teaching modules and learning media are learning tools that must be prepared. One of the interactive learning media based on information and communication technology is Augmented Reality (AR). The use of augmented reality in learning that contains the Pancasila Character Values provides a more fun and interactive learning experience for students. In view of the problems of teachers who still experience difficulties in compiling teaching modules that suit students' needs, with the existence of PkM related to "Training on Preparing Augmented Reality Video-Based Teaching Modules Containing Pancasila Values for Indonesian Language Teachers at MTs throughout Cirebon City" aims to provide a forum for teachers to help prepare augmented reality video teaching materials containing Pancasila values. This activity has several stages, from observation, document analysis, carrying out training, assistance in preparing teaching modules, monitoring to evaluation. The results of PkM can be said to have been able to develop teaching modules in accordance with the expectations of the independent curriculum. However, there are teachers who are still unable to create media or teaching materials that utilize the Augmented Reality application, this is due to several factors, one of which is that MTs teachers are senior teachers so they are less technologically literate, this does not dampen the enthusiasm of teachers to use it. augmented reality application that we have provided in learning.