Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kritik Sosial Dalam Novel Imperfect Karya Meira Anastasya Berdasarkan Teori Interpretasi Dan Pemanfaatannya Pada Pembelajaran Teks Novel Di SMA Kelas XII Nurama Dini, Santify; Itaristanti, Itaristanti; Khuzaemah, Emah
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v4i1.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Imperfect karya Meira Anastasya dan memaparkan pemanfaatan kritik sosial dalam novel Imperfect karya Meira Anastasya sebagai video pembelajaran di SMA kelas XII. Jenis penelitian ini didasarkan pada jenis penelitian kualitatif. Waktu yang digunakan dalam penelitian mulai dari akhir September 2023 hingga akhir November 2023. Adapun data dalam penelitian ini ialah data yang berwujud kata, ungkapan, kalimat kritik sosial yang terdapat dalam novel Imperfect karya Meira Anastasya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kartu data. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data dalam menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan analisis kritik sosial yang ditemukan dalam novel Imperfect Karya Meira Anastasia, kritik sosial yang paling dominan muncul ialah kritik sosial ketimpangan gender dan diskriminasi, dimana memang pada novel ini masalah sosial yang ditonjolkan adalah terkait dimana posisi sosial perempuan yang terbilang serba salah di mata masyarakat. Kritik sosial terkait gender terdapat pada banyak teks yang terlihat dari sudut pandang Masyarakat menilai, keluarga menilai, yang mengakibatkan diri sendiri menilai bahwa memang kenyataan yang dilihat oleh orang lain benar adanya. Selain itu, amanat yang ingin disampaikan dalam novel Imperfect Karya Meira Anastasia ialah jangan menjadi perempuan sebagai objek penindasan, sebagai seorang perempuan kita harus bisa membela diri untuk menentukan tujuan hidup yang lebih baik. Hasil analisis tersebut juga berimplikasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII pada Fase F, melalui pengaplikasian terhadap video pembelajaran. Siswa dituntut untuk mampu membaca dan memirsa, serta menafsirkan, mengapresiasi, mengevaluasi, dan menciptakan teks sastra Nusantara (seperti puisi rakyat, pantun, syair, hikayat, gurindam) dan sastra universal seperti novel, puisi, prosa, drama, film, dan teks multimedia lisan/cetak atau digital online. Dengan adanya analisis novel ini, siswa dapat memahami terkiat contoh menafsirkan, mengevaluasi, dan mengapresiasi sebuah novel.
Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Tingkat Pemula Berbasis Budaya Cirebon Indrya Mulyaningsih; Emah Khuzaemah
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 12, No 2 (2023): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v12i2.6784

Abstract

This study aims to produce teaching materials for BIPA learning based on Cirebon culture. The method used is 4D which includes: Define or define, Design or design, Develop or develop, and Disseminate or disseminate. The definition stage is carried out by conducting Focus Group Discussions (FGD). The design stage refers to the results of the DKT. The development phase includes: validation of content and media experts, limited trial, and DKT. The research period is from July 2020 to November 2021. After going through four stages, it can be concluded that the teaching materials that have been prepared can be used for BIPA students, especially in Cirebon. Further research can be in the form of updating these teaching materials, for example in the form of e-books or others to make them easier to use. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pembelajaran BIPA berbasis budaya Cirebon. Metode yang digunakan adalah 4D yang meliputi: Define atau pendefinisian, Design atau perancangan, Develop atau pengembangan, dan Disseminate atau penyebaran. Tahap pendefinisian dilakukan dengan melakukan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT). Tahap perancangan mengacu pada hasil DKT. Tahap pengembangan meliputi: validasi pakar konten dan media, uji coba terbatas, dan DKT. Waktu penelitian dari Juli 2020 sampai November 2021. Setelah melalui empat tahap dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang telah disusun dapat digunakan bagi pembelajar BIPA, khususnya di Cirebon. Penelitian selanjutnya dapat berupa pemutakhiran dari bahan ajar ini, misalnya dalam bentuk e-book atau lainnya supaya lebih mudah digunakan.
Nilai Kearifan Lokal pada Legenda Ki Buyut Batisari Kecamatan Pabedilan Lestari, Thita Siti; Mulyaningsih, Indrya; Khuzaemah, Emah
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.422

Abstract

This study aims to describe: (1) the value of local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan District by the local community, (2) its use as a drama learning module in grade VIII junior high school. This type of research is a qualitative research with descriptive method. The data from this study is the legend of Ki Buyut Batisari. Data collection techniques indirectly affect the acquisition of research data, therefore data collection techniques must be adapted to the research objectives. In this study, in obtaining data, the authors used data techniques in the form of: (1) Listening techniques, (2) Recording techniques. The results of this study can be concluded that the value of local wisdom in the legend describes research data related to the problem that has been formulated, namely the value of wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan District, Cirebon Regency in the form of: (1) mutual cooperation, (2) honesty, (3) Commitment, (4) Confidence, (5) Politeness, (6) Authority, (7) Honesty. Using it as a module contains KD 3.16 Examining the structure and language of local dramas that are read and heard, KD 4.16 Acting out the contents of local regional dramas that are read and heard. The implications of the value of local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan Sub-District, can make it easier for teachers to explain cultural values ​​that can be used as lessons and students and generations will always preserve their local culture, especially local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari.
Pengaruh SQ3R terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Eksposisi Siswa Kelas VIII Nurjannah, Rima; Mulyaningsih, Indrya; Khuzaemah, Emah
Anufa Ikaprobsi Vol 1 No 2 (2023): Desember
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/anufa.v1i2.30

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami isi bacaan yang dibacanya, khususnya pada materi teks eksposisi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada tingkat MTs/SMP. Salah satu faktor adanya permasalahan tersebut ialah kurang efektifnya metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni bagaimanakah pengaruh SQ3R terhadap keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi pada siswa kelas VIII MTs NU Astanajapura Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs NU Astanajapura, dengan sampel sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan Teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh pembelajaran SQ3R memiliki persentase 92% dengan kategori sangat efektif, dan rata-rata persentase dari masing-masing indikator keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi sebesar 83,21% dengan kategori sangat baik. Kemudian berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan koefisien korelasi sebesar 535, yang berada di antara 0,40 sampai dengan 0,599 yaitu hubungannya sedang. Selain itu, dilihat dari nilai thitung = 3,166 lebih besar (>) dari nilai ttabel = 1,708 pada taraf signifikansi 5%. Adapun nilai p-value (sig.t) 0,004 dengan nilai α (derajat signifikansi) 0,05 yaitu 0,004 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran SQ3R terhadap keterampilan membaca pemahaman teks eksposisi pada siswa kelas VIII MTs NU Astanajapura Kabupaten Cirebon.
Pengembangan Media Pembelajaran Menulis Teks Ceramah Berbasis Internet Bagi Siswa Kelas XI Nurasiah, Desi; Khuzaemah, Emah; Mulyaningsih, Indrya
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.253 KB) | DOI: 10.29240/estetik.v3i2.1756

Abstract

Learning media includes alternative options that can represent what is less capable teachers speak through language, so that product embodiment can be expressed with the presence of learning media. This research aimed to produce an Internet-based learning medium that could help students write lecture texts according to aspects and proper linguistic structure. The text structure of the lecture included correct sentences, effectiveness of sentences, and punctuations. This research applied R&D (Research and Development) with a descriptive analysis technique. The development steps on the research included the preliminary stages or the analyses of students’ needs and characteristics, the implementation stage of development (design draft) and the validation test phase by expert lecturers. The data were collected using observations with observation sheets as the instrument and documentation with data cards as the instrument. Observation sheets and data cards were deployed to determine students' writing mistakes on the effectiveness of the students' sentences and punctuations. Based on the error, it was needed the supporting tool through media Blogger Kahoot. Blogger Kahoot media referred to two tools having an association in the learning process. It represented a Blogger media as the material delivery and a Kahoot media as the evaluation stage. BloggerKahoot media had been validated by expert lecturers with the eligibility of content, language eligibility, presentation eligibility, and grafapia eligibility.  The results of the validation demonstrated that the Blogger Kahoot learning media was worthy to use
Problem-Based Deep Learning Practice in Analyzing the Content of Muslim Hadiths Narrated by Abu Hurairah Qomaruddin, Muhammad; Khuzaemah, Emah; Hamid, Abdul
International Journal of Contemporary Studies in Education Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/ijcse.v4i2.1574

Abstract

Purpose – Learning is a series of important processes in an effort to maximize knowledge transfer between educators and students. The problem-based Deep Learning approach is one of the solutions to increase students' reasoning in understanding a material. Methodology – This study employs a descriptive qualitative approach. The collected data serve as the primary source of information. The data are then analyzed using Miles and Huberman's theory through three stages: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. Findings – The results showed an increase in students' critical reasoning as shown through observation of their analytical exposure in solving problems. This indicates a significant contribution of the deep learning approach to problem-based learning in an effort to strengthen students' deep understanding of the material being taught. Novelty – This study offers a novel integration of the problem-based learning model with a deep learning approach in the context of Islamic religious education, specifically the analysis of Hadith content narrated by Abu Hurairah. Unlike previous studies that often treat religious learning as rote memorization, this research demonstrates how students can develop critical reasoning and deep conceptual understanding through analytical engagement. It provides a new pedagogical framework that links religious text analysis with higher-order thinking skills. Significance – This study is particularly beneficial for Islamic education practitioners, curriculum developers, and educators in secondary schools, especially those seeking innovative methods to enhance students' comprehension of religious texts. Furthermore, it contributes to the broader field of educational methodology, offering insights for researchers and policy-makers interested in implementing student-centered and thinking-oriented learning strategies across different subject areas.
Nilai Kearifan Lokal pada Legenda Ki Buyut Batisari Kecamatan Pabedilan Lestari, Thita Siti; Mulyaningsih, Indrya; Khuzaemah, Emah
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.422

Abstract

This study aims to describe: (1) the value of local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan District by the local community, (2) its use as a drama learning module in grade VIII junior high school. This type of research is a qualitative research with descriptive method. The data from this study is the legend of Ki Buyut Batisari. Data collection techniques indirectly affect the acquisition of research data, therefore data collection techniques must be adapted to the research objectives. In this study, in obtaining data, the authors used data techniques in the form of: (1) Listening techniques, (2) Recording techniques. The results of this study can be concluded that the value of local wisdom in the legend describes research data related to the problem that has been formulated, namely the value of wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan District, Cirebon Regency in the form of: (1) mutual cooperation, (2) honesty, (3) Commitment, (4) Confidence, (5) Politeness, (6) Authority, (7) Honesty. Using it as a module contains KD 3.16 Examining the structure and language of local dramas that are read and heard, KD 4.16 Acting out the contents of local regional dramas that are read and heard. The implications of the value of local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari, Pabedilan Sub-District, can make it easier for teachers to explain cultural values ​​that can be used as lessons and students and generations will always preserve their local culture, especially local wisdom in the legend of Ki Buyut Batisari.
Variasi Bahasa Masyarakat Desa Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes M. Fajrin Rizik; Emah Khuzaemah; Itaristanti
Journal of Student Research Vol. 1 No. 3 (2023): Mei: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i3.1224

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya variasi bahasa dari segi penutur atau sosiolek pada masyarakat Desa Karangdempel, Kecamatan losari, Kabupaten Brebes. Tujuan mendeskripsikan variasi bahasa dan faktor penyebabnya. Metode dalam penelitian mnggunakan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan baik berupa kata, kalimat, atau rangkaian kalimat. Sumber data dalam penelitian mencangkup semua dusun di Desa Karangdmpel berupa profesi dan latar belakang penutur. Teknik pengumpulan data dengan rekam dan catat, sedangkan instrumen pengumpulan data dengan Teknik Simak Libat Cakap (SLC) dan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Keabsahan data menggunakan triangulasi gabungan yang berupa triangulasi data, triangulasi teori, dan triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan metode padan dan teknik dasar berupa teknik pilah unsur penentu. Hasil penemuan, terdapat 114 data variasi sosial bahasa dari segi penutur (sosiolek) yang dapat peneliti temukan di lembaga-lembaga seperti Pemerintah Desa, Instansi Sekolah, Pondok Pesantren, dan Kelompok Jamiah Pengajian, Profesi, dan Komunitas. Terdiri dari 14 data akrolek, 4 data basilek, 14 data argot, 9 data vulgar, 4 data ken, 52 data jagon, dan 2 data slang. Faktor penyebab yang mempengaruhi variasi bahasa yaitu faktor status sosial, faktor sosial budaya, faktor profesi, serta faktor situasi dan lingkungan.
Strategi Implementasi Sikap Spiritual dan Sosial dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi Kasus MTs Se-Kota Cirebon Khuzaemah, Emah; Nurpadillah, Veni; Mujtaba, Sultan Tirta
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.3395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran RPP Bahasa Indonesia yang dibuat oleh guru MTs se-Kota Cirebon dalam implementasi sikap spiritual dan sosial kepada peserta didik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi terhadap 10 guru Bahasa Indonesia, wawancara mendalam dengan lima guru terpilih berdasarkan kriteria pengalaman mengajar minimal lima tahun, serta studi dokumentasi RPP yang digunakan. Analisis data dilakukan secara simultan dengan pengumpulan data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sudah berupaya mengimplementasikan dan mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial dalam komponen tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian dalam RPP, serta melalui interaksi dengan siswa. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya buku teks dan metode/media pembelajaran yang mendukung pengimplementasian sikap spiritual dan sosial, sehingga upaya tersebut belum sepenuhnya berhasil.
Nilai Karakter dalam Novel Rantau 1 Muara Karya Ahmad Fuadi dan Pemanfaatannya sebagai Modul Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Rahmah, Firda Aulia; Khuzaemah, Emah; Herawati, Lilik
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 7, No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v7i1.3537

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis nilai karakter novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Hasil analisis nilai karakter terhadap novel diimpilikasikan pada modul pembelajaran yang diharapkan bisa diimplementasikan pada pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui simak dan catat. Semiotika Charles Sanders Peirce digunakan sebagai pendekatan penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskripsi analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi kaya akan nilai-nilai karakter.Sepertinilai-nilaireligius,jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, serta tanggung jawab.Karakter-karakter ini tercermin melalui sikap atau perilaku dalam cerita.Hasil analisis ini berimplikasi sebagai modul pembelajaran Novel di kelas XII SMA dengan KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.