Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis kebutuhan bimbingan karier bagi mahasiswa Politeknik Evia Darmawani; Nurlela Nurlela
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2020): Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.41284

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya  tantangan  bagi alumni politeknik  untuk matang dalam merencanakan karier, sehingga  diperlukan analisis kebutuhan bimbingan karier yang tepat sesuai dengan kondisi objektif mahasiswa. Survey digunakan sebagai metode penelitian, yang berfokus kepada masalah –masalah karier yang dirasakan oleh 50 sampel  yang dipilih secara random. Hail analisis terhadap data survey, ditemukan rumusan bimbingan karier yang dibutuhkan oleh mahasiswa politeknik LP3I Palembang antara lain1) pemahaman tentang tipologi kepribadian dalam bekerja, 2) bimbingan untuk meningkatkan kekuatan dan  kesejahteraan psikologi agar siap menghadapi tantangan, 3) informasi kegiatan penunjang yang dapat diikuti mahasiswa yang berhubungan dengan keputusan karier, dan 4) Konseling karier yang berfokus pada mengubah cara pandang mahasiswa tentang pilihan karier.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Reseptif Dengan Mendongeng Media Animasi Kartun Pada Anak Kelompok B di TK Islam Fathurrahman Palembang Asih Triyanti; Evia Darmawani; Dessi Andriani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2480

Abstract

Kemampuan berbahasa ini dibedakan menjadi 2 (dua) jenis yaitu bahasa reseptif dan bahasa ekspresif. Kemampuan bahasa reseptif anak perlu dikembangkan agar anak bisa menghasilkan informasi dengan baik, salah satu cara dengan memberikan stimulus. Dari 13 anak didik hanya terlihat 3 anak saja yang selalu aktif pada saat mendengarkan cerita. Pada bagian akhir ketika guru (saya sendiri) menanyakan kembali isi cerita yang disampaikkan ternyata sebanyak 10 anak tidak bisa mengekspresikan adegan cerita pada peragaan yang telah disampaikan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa reseptif melalui mendongeng dengan media animasi kartun pada anak kelompok B di TK Islam Fathurrahman Palembang. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah kelompok B di TK Islam Fathurrahman yang berjumlah 13 orang anak terdiri dari 7 orang anak perempuan dan 6 orang anak laki-laki. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan model penelitian tindakan menurut Kemmis and Taggart yang berfokus pada kemampuan bahasa reseptif anak. Hasil penelitian yaitu peningkatan rata-rata tingkat capaian perkembangan kemampuan bahasa reseptif anak kelompok B dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II yaitu bahwa pada pra siklus skor sebesar 20,69 pada kategori belum berkembang, lalu pada siklus I dengan skor sebesar 30,77 dengan kategori mulai berkembang mengalami peningkatan sebesar 10,08 sedangkan pada siklus II dengan skor sebesar 41,46 dengan kategori berkembang sesuai harapan hal ini menunjukkan bahwa siklus II mengalami peningkatan sebesar 10, 69. Sehingga disimpulkan pada akhir siklus II, penelitian dikatakan berhasil karena kriteria keberhasilan sudah tercapai sesuai kesepakatan peneliti bersama kolabolator.
Peningkatan Motivasi Belajar Anak Kelompok B Melalui Parenting Class di Tk Golden Kids Palembang Maryani Maryani; Evia Darmawani; Rahmah Novianti Novianti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak kelompok B melalui parenting class di TK Golden Kids Palembang, adapun alamat sekolah tersebut yaitu di di Jalan Sentosa Mega Mendung Talang Kemang RT 19 RW 05 Kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah anak TK Golden Kids usia 5-6 tahun, yakni 25 orang anak yang terdiri dari 14 orang anak perempuan dan 11 orang anak laki-laki. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan model penelitian tindakan menurut Kemmis and Taggart yang berfokus pada motivasi belajar anak. Hasil penelitian yaitu peningkatan rata-rata tingkat capaian perkembangan motivasi belajar anak kelompok B dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II yaitu bahwa pada pra siklus skor sebesar 25,52 pada kategori belum berkembang, lalu pada siklus I dengan skor sebesar 38,16 dengan kategori mulai berkembang mengalami peningkatan sebesar 12,64 sedangkan pada siklus II dengan skor sebesar 52,04 dengan kategori berkembang dengan baik hal ini menunjukkan bahwa siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,88. Sehingga disimpulkan pada akhir siklus II, penelitian dikatakan berhasil karena kriteria keberhasilan sudah tercapai sesuai kesepakatan peneliti bersama kolabolator.
Bimbingan Kelompok Menggunakan Media Visual Art untuk Meningkatkan Self Efficacy Peserta Didik di SMP Negeri 16 Palembang Lendi Marsela; Evia Darmawani; Syska Purnama Sari
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.4087

Abstract

Self efficacy affects the way a person thinks, motivates himself and acts. The problem in this study is that there are still students who do not complete assignments, easily give up when they encounter difficulties and have never carried out group guidance using visual art media. The goal to be achieved in this study is to determine the effectiveness of group guidance services using visual art media in increasing student self-efficacy. This study uses a quantitative method Pre-Experiment (Pre-Experiment Design, One Group Pretest-Posttest Design). The research subjects were class VIII7 students with a population of 32 students, and a total sample of 8 students. The sampling technique uses purposive sampling, this technique is not sampling on strata, random, but based on research objectives. From the results of research and data analysis, it shows that there is an increase in the self-efficacy of students after being given treatment of group guidance services using visual art media as evidenced by the results of a high increase in self-efficacy scores from 49% to 74%, this is also confirmed from the results of the Wilcoxon test with a significant 0.012 which means 0.012> 0.05, the hypothesis in this study is accepted. So it can be concluded that group guidance using visual art media is effective in increasing the self-efficacy of students at SMP Negeri 16 Palembang. Keywords: self-efficacy, group conseling, visual art.
Meningkatkan Kecerdasan Spiritual melalui Video Edukasi pada Anak Usia DiniMeningkatkan Kecerdasan Spiritual melalui Video Edukasi pada Anak Usia Dini Santa Idayana Sinaga; Evia Darmawani; Mukti Rahayu Ningsih
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 2 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i2.20893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap kecerdasan spiritual anak usia dini. Peneliti menggunakan metode Pre-Eksperimental jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di RA Ma’ariful Ulum Banyuasin berjumlah 14 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian penerapan  media video edukasi terhadap kecerdasan spiritual anak maka kemampuan terhadap kecerdasan spiritual anak meningkat. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian, yaitu hasil perhitungan thitung sebesar Thitung = 2,021 apabila dibandingkan Ttabel = 2,17. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau terdapat pengaruh media video edukasi terhadap kemampuan kecerdasan spiritual pada anak.
Penggunaan Media Sanpaper Latter terhadap Keaksaraan Awal Anak Kelompok B di PAUD Jaya Henida Palembang Wasi’ul Laila Yasinaini; Evia Darmawani; Rahmah Novianti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4: Maret 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i4.1301

Abstract

Masalah dalam Penelitian ini Adakah pengaruh penggunaan media sandpaper letters terhadap pengenalan huruf  pada anak  kelompok B di PAUD Jaya Henida Palembang?. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sandpaper letters terhadap pengenalan huruf anak  kelompok B di PAUD Jaya Henida Palembang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di PAUD Jaya Henida Palembang, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1) Kemampuan keaksaraan anak PAUD pada umumnya telah mencapai perkembangan normal dalam tahap kemunculan literasi, meliputi kemampuan dengar – bicara dan baca – tulis; 2) Kendala dan kebutuhan guru dalam pengembangan keaksaraan, diantaranya kurangnya peralatan dan materi, buku sumber, sarana dan fasilitas yang memadai; 3) Desain pengembangan keaksaraan di fokuskan pada kegiatan menstimulus kemunculan kemampuan dengar – bicara baca – tulis sesuai dengan tahap perkembangan anak PAUD; 4) Cara mengembangkan alat peraga sandpaper letter berbasis metode Montessori yaittu sebagai berikut : pertama, alat peraga menarik. Kedua, alat peraga memiliki gradasi. Ketiga, alat peraga digunakan untuk dapat melatih anak belajar secara mandiri. Keempat, alat peraga digunakan untuk mengetahui kesalahan yang terjadi dengan adanya alat peraga.
Design and Development of KURA (Number House cards) as a Numeracy Learning Medium for Early Childhood Education Ema Putri Amalia; Tuti Firdayani; Evia Darmawani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.104472

Abstract

The low numeracy skills of early childhood students at TK X Palembang represent the primary issue underlying this research, with initial observations revealing that only 20% of students achieved learning mastery. This problem is triggered by the use of monotonous conventional learning media, necessitating interactive innovations such as KURA (Number House Cards). This study aims to develop KURA media that is valid and practical to improve children's counting abilities. Employing a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, the subjects included 20 group B students, one teacher, and three expert validators. Data were collected through observations, interviews, documentation, and questionnaire instruments, followed by descriptive percentage analysis. The results indicated that the KURA media achieved a validity rate of 93.33% (highly valid) from material, media, and language experts. Furthermore, the practicality rate reached 93% based on teacher and student responses (highly practical). In conclusion, KURA media was successfully developed as an innovative, interactive, and feasible solution to overcome numeracy challenges in early childhood through an engaging visual-manipulative approach.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SALT PAINTING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK Destri Natasya; Evia Darmawani; Fatma Rizki Intan
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.103453

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, memengaruhi kesiapan mereka dalam berbagai aktivitas, termasuk menulis dan menggambar. Karena banyak anak masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan ini, diperlukan metode pembelajaran kreatif seperti salt painting yang menggabungkan aktivitas sensori dan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh aktivitas pembelajaran menggunakan media salt painting terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok B di salah satu taman kanak-kanak di Palembang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 23 anak yang diberikan perlakuan selama enam kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test adalah 20,65 dan rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 38,82. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan media salt painting terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas pembelajaran menggunakan media salt painting efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Intelligence Quotient and Learning Outcomes: A Correlational Study of Guidance and Counseling Undergraduates Endang Surtiyoni; Nurlela Nurlela; Evia Darmawani; Dendi Irawan; Prisca Putri Fatricia
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i1.13908

Abstract

Intelligence Quotient (IQ) is widely assumed to be a primary determinant of academic success, yet preliminary observations in the Guidance and Counseling Study Program of FKIP Universitas PGRI Palembang showed that several students with superior IQ obtained lower grade point averages (GPA) than their peers in the average category. This study aimed to examine the correlation between IQ and the learning outcomes of the 2023 cohort. A quantitative correlational design was employed with total sampling of 72 students. IQ data were collected using the Culture Fair Intelligence Test (CFIT) Scale 3, and learning outcomes were obtained from students' GPA documents in the first and second semesters of the 2023/2024 academic year. Data were analyzed using normality, linearity, and homogeneity tests, Spearman's rank correlation, and simple linear regression. The results showed no statistically significant correlation between IQ and GPA (Spearman's rho = -0.078, p = 0.514; regression coefficient p = 0.271 > 0.05), with IQ accounting for only 1.7% of the variance in learning outcomes (R² = 0.017), while the remaining 98.3% was explained by other factors. These findings indicate that IQ alone does not determine students' academic achievement and imply that guidance and counseling services should also address non-cognitive factors such as motivation, learning habits, and emotional aspects to optimize student learning outcomes.
Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Pemahaman Dampak Kekerasan Seksual Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Palembang: Using Image Media To Improve The Understanding Of The Impact Of Sexual Violence In Class 1 Children Development Institutions (LPKA) Palembang Siti Anisa; Evia Darmawani; Nurlela Nurlela
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2023): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v8i2.4158

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu kejahatan yang mendapat perhatian dilingkungan masyarakat dan sering diberitakan dimedia cetak maupun media elektronik. Kekerasan seksual dapat memberikan dampak serius bagi korban yang mendapatkan perlakuan tersebut. Seperti sekedar gurauan yang bersifat seksual yang tidak diinginkan hingga tindakan yang hampir menjurus ke aktifitas seksual. Pencegahan dan pembinaan pelaku kekerasan seksual perlu diterapkan oleh pemerintah untuk mengurangi terjadinya kasus kekerasan seksual. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai perwujudan upaya pemerintah dalam menekan dan melakukan pembinaan terhadap kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman dampak kekerasan seksual pada anak didik lapas. Jenis penelitian menggunakan metode Kuantitatif Pre-experimen tipe The One Group Pretest-postest Design. Hasil analisis data bahwa pretes kelas eksperimen didapatkan hasil bahwa yang memiliki tingkat pemahaman rendah dengan persentase yang memiliki tingkat pemahaman tinggi 98.0%, dan tingkat rendah 2%. Sedangkan dari posttes kelas eksperimen yang memiliki tingkat pemahaman tinggi 79%, peserta didik dengan tingkat sedang 19%, dan peserta didik dengan tingkat rendah 2%. Dari pretes kelas eksperimen nilai mean 65 sedangkan dari postest kelas eksperimen nilai mean 89, standar deviasi 76. Setelah melakukan analisi s data dari hasil pengumpulan data dengan soal tes, peneliti malakukan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 26. for windows didapatkan hasil uji hipotesis adalah 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau penggunaan media gambar dapat meningkatkan pemahaman terhadap kekerasan seksual di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Palembang. Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian media gambar kepada sampel yang diteliti dapat meningkatkan tingkat pemahaman terhadap kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan suatu kejahatan yang mendapat perhatian dilingkungan masyarakat dan sering diberitakan dimedia cetak maupun media elektronik. Kekerasan seksual dapat memberikan dampak serius bagi korban yang mendapatkan perlakuan tersebut. Seperti sekedar gurauan yang bersifat seksual yang tidak diinginkan hingga tindakan yang hampir menjurus ke aktifitas seksual. Pencegahan dan pembinaan pelaku kekerasan seksual perlu diterapkan oleh pemerintah untuk mengurangi terjadinya kasus kekerasan seksual. Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) sebagai perwujudan upaya pemerintah dalam menekan dan melakukan pembinaan terhadap kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan pemahaman dampak kekerasan seksual pada anak didik lapas. Jenis penelitian menggunakan metode Kuantitatif Pre-experimen tipe The One Group Pretest-postest Design. Hasil analisis data bahwa pretes kelas eksperimen didapatkan hasil bahwa yang memiliki tingkat pemahaman rendah dengan persentase yang memiliki tingkat pemahaman tinggi 98.0%, dan tingkat rendah 2%. Sedangkan dari posttes kelas eksperimen yang memiliki tingkat pemahaman tinggi 79%, peserta didik dengan tingkat sedang 19%, dan peserta didik dengan tingkat rendah 2%. Dari pretes kelas eksperimen nilai mean 65 sedangkan dari postest kelas eksperimen nilai mean 89, standar deviasi 76. Setelah melakukan analisi s data dari hasil pengumpulan data dengan soal tes, peneliti malakukan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 26. for windows didapatkan hasil uji hipotesis adalah 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima atau penggunaan media gambar dapat meningkatkan pemahaman terhadap kekerasan seksual di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Palembang. Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian media gambar kepada sampel yang diteliti dapat meningkatkan tingkat pemahaman terhadap kekerasan seksual.