Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS PERANAN BADAN USAHA MILIK DESA ( BUMDES ) DALAM MENUNJANG PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH (Studi BUMdes Prai Meke Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah ) Dewi Marlina; Sahar, Sahar; Laili Hurriati; Muhammad Sayuti; Sasmita, Vika; Putra Ramadhan, Radhitya
Jurnal Kompetitif : Media Informasi Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2024): Ekonomi Pembangunan, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47885/kompetitif.v10i2.26

Abstract

This research is entitled "ANALYSIS OF THE ROLE OF VILLAGE-OWNED BUSINESSES IN SUPPORTING THE ECONOMY OF VILLAGE COMMUNITIES THROUGH WASTE MANAGEMENT" The problem raised in this study is How the Role of Village-Owned Enterprises (BUMdes) in an effort to support the economy of village communities through Waste Management. This research explores the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in improving the community's economy through waste management in Prai Meke Village, Central Lombok. The program aims to manage local resources and improve social welfare. With the increasing amount of waste, waste management becomes essential to achieve sustainable development, related to health issues, climate change, and poverty reduction. This research uses descriptive qualitative method, the results show that BUMDes contributes positively by creating jobs and supporting the 'Waste Free Village' program initiated to utilize recyclable waste. This research successfully creates jobs, increases community creativity, reduces dependency, and improves environmental health. Thus, BUMDes serves as a local economic driver and facilitator of community empowerment, strengthening self-reliance and social welfare in the village.
Bentuk Penyajian Musik Campak Dalong di Desa Baskara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah Marlina, Dewi; Yelli, Nofroza; Hidayatullah, Fadhilah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2911

Abstract

Campak Dalong merupakan kesenian yang berasal dari suku orang laut yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khusunya  di Desa Baskara Bakti, yang biasanya disebut sebagai Suku Sekak atau Sawang. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian Bagaimana Bentuk penyajian Musik Campak Dalong di Desa Baskara Bakti Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendekripsikan  kesenian Campak Dalong kepada masyarakat melalui tulisan. Metode penelitian yang digunakan Kualitatif Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musik Campak Dalong hanya menggunakan 2 alat musik saja  berupa gendang dan gong yang dibalut menggunakan nyanyian vokal yang bernuansa pantun nasehat. Dalam bentuk penyajian musik Campak Dalong mempunyai bentuk struktur dan susuanan penyajian yang terdiri menurut bentuk struktur misalnya alat musik, struktur musik, fungsi sosial dan konteks Penyajian, Vokal dan lirik. Dalam penyajian Musik Campak Dalong di Desa Baskara Bakti tidak sama dengan dengan penyajian di desa pongok misalnya dari lagu yang di bawakan. Jumlah pemain yang musik Campak dalong yang ditentukan. Terdapat banyak lagu dalam Musik Campak Dalong , namun lagu yang sering dibawakan  yaitu lagu Gajah menunggang, lagu yang menceritakan tentang kekuatan pengusaha laut lebih besar dibandingkan pengusaha darat. lagu tersebut menjadi lagu wajib yang ditampilkan sebelum lagu berikutnya.
PENANGANAN DEMAM SECARA SWAMEDIKASI PADA BAYI DAN BALITA DI POSYANDU WILAYAH KECAMATAN KALIDONI PALEMBANG (CARA BELAJAR IBU AKTIF) Mangunsong, Sonlimar; Nizar, M.; Fadly, Fadly; Warnis, Minda; Marlina, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 2 No Tahun (2020): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v2iTahun.1201

Abstract

Demam pada anak merupakan alasan konsultasi tersering ke dokter anak dan dokter umum, sekitar 30% dari seluruh total kunjungan. Demam yang tinggi atau berkelanjutan pada bayi perlu diwaspadai karena sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum berkembang dengan sempurna. Hal tersebut belum dipahami sepenuhnya oleh keluarga yang merawat bayi dan anak sehingga dosen Poltekkes Palembang perlu melakukan pengabdian kepada masyarakat tentang hal tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan obat anti demam pada bayi dan balita di 3 (tiga) posyandu wilayah kecamatan Kalidoni Palembang serta meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga dalam memilih dan memberikan obat anti demam pada anak-anaknya. Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan penyuluhan langsung, ceramah, diskusi serta menunjukkan contoh obat bebas dan pengunaannya. Dilakukan identifikasi terhadap pemahaman penggunaan obat demam. Hasilnya akan mengambarkan tingkat pengetahuan, kepedulian dan kepatuhan keluarga terhadap penggunaan obat demam pada anak dalam keluarga saat penyuluhan. Selanjutnya dilakukan penyebaran kuisioner yang menggali pengetahuan dan sikap peserta tentang penggunaan obat demam. Hasilnya akan mengambarkan tingkat penyerapan informasi yang diberikan saat penyuluhan. Dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan ibu-ibu serta keluarga bayi dan balita di posyandu wilayah kecamatan Kalidoni Palembang memperoleh informasi tentang pemilihan dan pemberian obat anti demam pada anak-anaknya sehingga akan terhindar dari resiko penyakit lain akibat demam. Dari hasil uji Paired sample t Test SPSS terhadap Posyandu didapatkan hasil sebelum dan sesudah penyuluhan adalah berbeda, yang berarti efektif secara nyata. Ini berarti pengetahuan para ibu-ibu bertambah sesudah diadakannya penyuluhan penanganan demam secara swamedikasi pada bayi dan balita, sehingga ibu-ibu dapat memilih dan memberikan obat anti demam pada anak-anaknya dan akan terhindar dari resiko penyakit lain akibat demam
Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Sabun Pencuci Tangan Antiseptik Berbahan Kertas pada Kelompok Wanita Tani di Kota Palembang Marlina, Dewi; Fadly, Fadly
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i1.1735

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun dikenal juga sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit. Hal ini dilakukan karena tangan sering kali menjadi agen yang membawa kuman dan menyebabkan patogen berpindah dari satu orang ke orang lain. Salah satu bagian tubuh yang rentan terkena bakteri dan virus adalah tangan. Bentuk sabun yang belum banyak beredar dipasaran adalah sabun dalam bentuk lembaran atau dalam bentuk kertas. Bentuk lembaran akan memberikan keuntungan, yaitu mudah disimpan dan dapat dibawa kemana-mana, serta pemakaian satu lembar satu kali pakai dapat menjaga kwalitas sabun. Maka telah dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat, serta demo pembuatan sabun cuci tangan Antiseptik dari kertas pada Kelompok Wanita Tani BPP Talang Betutu Palembang.. Target capaian adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan, yang diukur dengan menggunakan kuesioner melalui pretest dan postest, dan evaluasi terhadap hasil demostrasi. Target capaian adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan, yang diukur dengan menggunakan kuesioner melalui pretest dan postest, dan evaluasi terhadap hasil demostrasi. Dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan masyarakat yang bermakna dan peningkatan keterampilan tentang pembuatan Sabun Pencuci Tangan Antiseptik Berbahan Kertas. Peserta puas terhadap pelaksanaan Edukasi dan Demostrasi dan menyatakan bahwa Edukasi dan Demostrasi ini memberikan manfaat.
PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF GENDANG BALON DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN Dewi Marlina; Raoda Tul Jannah Maruddani; Mastikawati; Novriana Dewi; Dian Syafitrah
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan emosional anak pada indikator bermain bersama teman di TK Kasih Bunda memiliki peserta didik sebanyak 20 orang anak. Dari 20 orang anak, terdapat 6 orang anak belum berkembang aspek sosial emosional dengan lingkup perkembangan sikap prososial dengan indikator bermain dengan teman. Pendekatan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui tindakan yang diterapkan secara langsung di kelas. PTK dilakukan dalam bentuk siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi sebagai langkah-langkah dasar dalam pengembangan pembelajaran. Hasil penelitian pra siklus dalam menigkatkan sosial emosioanl anak dengan menggunakan permainan tradisional gendang balon selama 7 kali pertemuan terdiri dari 3 kali pertemuan pada siklus satu, dalam 1 siklus. Ketiga, hasilnya adalah pra siklus mendapatkan total rata-rata 2,5 dengan kategori penilaian Belum Berkembang (BB), siklus I pertemuan I meningkat menjadi 1,5 dengan kategori mulai Berkembang (MB), dan pada siklus I pertemuan II masih menunjukkan angka yang sama. Siklus I pertemuan III meningkat menjadi 1,0 dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada Siklus II pertemuan I menunjukkan angka yang sama pada siklus I pertemuan III, untuk Siklus II pertemuan II bahwa anak sudah menunjukkan perkembangan dengan angka 1 dengan kategori berkembang sangat baik (BSB).
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Kari (Murraya koenigii L.) Dengan Variasi HPMC Sebagai Gelling Agent Margareta; Marlina, Dewi; Astuti, Ratnaningsih Dwi
Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): MEI
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jkfn.v1i1.4

Abstract

Masker Gel peel-off merupakan sediaan kosmetika yang praktis dan dapat diaplikasikan secara langsung dengan meratakannya pada kulit wajah. HPMC sebagai gelling agent dapat mempercepat waktu mengering dan stabil terhadap pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi HPMC yang optimal untuk menghasilkan sediaan masker gel peel-off yang stabil dan memenuhi syarat. Masker gel peel-off dibuat menggunakan zat aktif daun kari (Murraya koenigii L.) dengan kandungan senyawa polifenol sebagai antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dimana daun kari sebagai zat aktif diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off dengan memvariasikan konsentrasi HPMC. Konsentrasi zat aktif yang digunakan dalam setiap formula adalah 12,3% serta konsentrasi HPMC yang digunakan adalah 1,5%, pada formula I, 2,5% pada formula II dan 3,5% pada formula III. Kemudian dilakukan evaluasi sediaan pada suhu kamar dan uji dipercepat (Cycling Test) meliputi pH, daya sebar, waktu mengering, homogenitas, syneresis/swelling, warna dan bau serta iritasi kulit. Berdasarkan hasil yang didapat, pH sediaan pada kedua uji penyimpanan mengalami kenaikan. Ditinjau dari uji waktu mengering, homogenitas, synersis/swelling, warna, bau dan iritasi kulitket iga formula memenuhi selama penyimpanan suhu kamar dan uji dipercepat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disumpulkan bahwa ekstrak daun kari dapat diformulasikan menjadi sediaan masker gel peel-off yang stabil dan memenuhi persyaratan. Formula yang paling optimal dengan konsentrasi HPMC sebesar 3,5%.  
Cemaran Mikroba Pada Tester Lipcream Di Toko Kosmetik Dengan Metode ALT (Angka Lempeng Total) Septiana, Khofifah Indah; Marlina, Dewi; Maryanti, Lilis
Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): MEI
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jkfn.v1i1.5

Abstract

Lipcream merupakan jenis kosmetik yang paling banyak digunakan dikalangan masyarakat, seringkali masyarakat menggunakanwtester terlebih dahulu untuk menentukan produk yang akan ia beli. Komposisi yang terdapat pada lipcreamwdapat menjadi media nutrisi yangwideal untuk pertumbuhan mikroorganisme sedangkan jumlah kontaminasi mikroba tidak boleh melewati nilai batas untuk mengetahuiqapakah sifat dan karakteristik lipcream tester masih dapat diterima, perlu dilakukan ujiwcemaran mikroba yang terdapat pada kosmetik lipcream tester dengan metode ALT (Angka Lempeng Total).  Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya produk lipcream tester yang disediakan di toko kosmetik dengan parameter syarat bakteriologis yang telah ditentukan oleh BPOM. Metode yang digunakan pada jenis penelitian ini adalah non-eksperimental deskriptif. Sampel yang digunakan ialah 6 sampel lipcream tester selama 3 bulan dengan merek dan toko kosmetik yang berbeda dan data yang diperoleh berupa Angka Lempeng Total. Tahapan penelitian yangqdilakukan meliputi penentuan danqpemilihan tempat pengambilan sampel, pengambilan sampel lipcream tester dan pengujian ALT pada tester. Hasil penelitian menunjukkan nilai Angka Lempeng Total yang terkecil yaitu 0 koloni/ml sampai yang terbesar 23×10 5 koloni/ml. Semua sampel yang diteliti tidak memenuhi persyaratan. Dari hasil penelitian semua sampel yang diteliti tidak memenuhirpersyaratan yang telah ditentukan BPOM Nomor 12 Tahun 2019.
Lawan COVID-19 Melalui Pendidikan Kesehatan dan Penerapan Protokol Kesehatan Masyarakat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Kabupaten Banyuasin Marlina, Dewi; Fadly, Fadly; Vasra, Elita; Mardiana, Mardiana; Basra, Itail Husna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v4i2.1381

Abstract

Covid-19 berhasil mengubah kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di jalan, dan dimanapun. Kita dibuatnya seakan tak berdaya, karena gerak langkah kita dibatasi dengan adanya Covid-19, sehingga membuat kita tidak produktif yang berdampak pada masalah ekonomi keluarga, masyarakat, daerah dan negara. Pada Adaptasi Kebiasaan Baru merupakan tindakan atau perilaku yang dilakukan oleh masyarakat dan semua institusi yang ada di wilayah tersebut untuk melakukan pola harian atau pola kerja atau pola hidup baru yang berbeda dengan sebelumnya. Tujuan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat pentingnya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan serta mampu mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada di masyarakat Desa Pulau Harapan Sembawa Kabupaten Banyuasin. Pendidikan kesehatan yang dilakukan berupa ceramah, tanya jawab, pemutaran video dan edukasi. Penerimaan masyarakat dapat terlihat dari antusiasme mengikuti kegiatan hingga akhir. Hasil Pendidikan kesehatan pada Desa Pulau Harapan Sembawa Kabupaten Banyuasin yaitu terwujudnya peningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta membantu masyarakat beradaptasi di era adaptasi kebiasaan baru.
Formulasi Dan Evaluasi Hand And Body Lotion Ekstrak Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Dengan Variasi Trietanolamin Sebagai Emulgator Marlina, Dewi; Fadly, Fadly; Sarmadi, Sarmadi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i1.1666

Abstract

Latar Belakang: Hand and body lotion merupakan salah satu kosmetik untuk melindungi kulit tetap baik. Trietanolamin merupakan emulgator yang membuat sediaan emulsi stabil bersama asam stearat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi trietanolamin yang optimal untuk menghasilkan sediaan hand and body lotion yang stabil dan memenuhi syarat. Sediaan dibuat menggunakan ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) yang mengandung antioksidan untuk mencegah penuaan dini Metode:Penelitian menggunakan metode eksperimental, 400 gram simplisia bunga rosella di maserasi dengan 2 liter pelarut etanol 70%. Kemudian ekstrak diformulasikan dalam sediaan hand and body lotion sebesar 1,5%. Konsentrasi trietanolamin sebesar 1,5% pada formula I dan kontrol, 2,5% pada formula II dan 3,5% pada formula III. Evaluasi sediaan pada suhu kamar dan uji dipercepat (Cycling Test) meliputi pH, daya sebar, pemisahan fase, homogenitas, tipe emulsi, warna, bau dan iritasi kulit. Hasil:Hasil evaluasi pH dan daya sebar sediaan mengalami penurunan pada kedua uji penyimpanan. Formula I (1,5%) tidak memenuhi syarat uji pH sedangkan formula III (3,5%) mengalami persentase penurunan terendah pada kedua uji penyimpanan yaitu 7,75% dan 4,14%. Hasil uji daya sebar pada kedua uji penyimpanan, persentase penurunan terendah pada formula III (3,5%) yaitu 3,03% dan 3,75%. Formula II (2,5%) memiliki daya sebar paling besar. Ditinjau dari pemisahan fase, tipe emulsi, homogenitas, warna, bau dan iritasi kulit ketiga formula memenuhi syarat. Kesimpulan: Ekstrak bunga rosella konsentrasi 1,5% dapat diformulasikan menjadi sediaan yang stabil dan memenuhi persyaratan menggunakan konsentrasi trietanolamin yaitu 2,5%. Kata kunci : Antioksidan, bunga rosella, hand and body lotion, trietanolamin
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN CHEWABLE LOZENGES EKSTRAK DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI GLISERIN - GELATIN SEBAGAI BASIS Marlina, Dewi; Anugrah, Ahmad Guntur; Fadly, Fadly
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 6 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v6i1.2232

Abstract

Latar Belakang : Chewable lozenges merupakan salah satu tablet hisab yang memiliki bentuk kenyal dan gummy. Chewable lozenges diharapkan dapat memperluas kontak obat pada mukosa mulut. Gliserin dan gelatin berperan penting untuk dapat membuat sediaan menjadi kenyal dan gummy. Ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) Mengandung zat aktif flavonoid sebagai anti radang, penelitiaan bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penggunaan gliserin dan gelatin yang optimal untuk menghasilkan sediaan chewable lozenges yang stabil dan memenuhi persyaratan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental, dengan ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) sebagai zat aktif dan memvariasikan konsentrasi gliserin - gelatin sebagai basis dengan konsentrasi 20% : 80% pada formula kontrol dan II, 10% : 90% formula I serta 30% : 70% formula III. Pembuatan chewable lozenges menggunakan metode molding (cetak tuang). kemudian dilakukan evaluasi sediaan selama 28 hari penyimpanan meliputi pH, waktu larut, kadar air, keseragaman bobot, kekerasan, organoleptis serta uji kualitas rasa. Hasil : Hasil evaluasi menunjukan bahwa sediaan chewable lozenges selama masa penyimpanan 28 hari meliputi pH, waktu larut, kadar air, keseragaman bobot, kekerasan dan organoleptis telah memenuhi persyaratan sediaan chewable lozenges yang baik. Ditinjau dari kualitas rasa formula II (gliserin - gelatin 20% : 80%) yang paling disukai dari segi rasa dan tekstur. Kesimpulan : Ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) dapat di formulasikan menjadi sediaan chewable lozenges yang stabil dan memenuhi persyaratan. Formula chewable lozenges yang paling optimal dengan konsentrasi gliserin - gelatin 20% : 80%.