Articles
Pengaruh Promosi terhadap Impuls Buying dengan Gender sebagai Variabel Dummy
Raafi, Gilang;
Martono, S
Management Analysis Journal Vol 5 No 2 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v5i2.7985
The purpose of this study are to explain effect of promotion on impuls buying and to explain that woman is more often in doing impuls buying compare to the man. The sampling process was using incidental sampling technique with number of respondents were 100 respondents. Methods of data collection used were observation method, interview method, questionnaire method, and documentation method. Methods of data analysis that had been used were multiple linear regression analysis with dummy variables using SPSS 16.0. The Results of the study show that promotion is directly effect on impuls buying and not proven that woman is more often than man in doing impuls buying. The Conclusions is proven that promotion was directly effect on impuls buying and it is not proven that woman is more often in doing impuls buying compare to man. Suggestions for the company are to increase more interesting promotions and to add more fashion products for man and woman.
Pengaruh Ketidakamanan Kerja, Komitmen Organisasional dan Kepercayaan Organisasional pada Keinginan Berpindah
nurudin, fadzilah;
Martono, S
Management Analysis Journal Vol 5 No 3 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v5i3.9272
The purpose of this study is to examine the effects of job insecurity, organizational commitment, and organizational trust on turnover intentions. The samples that were used in this study were 104 employees obtained by using the Slovin’s formula. The data were collected by using questionnaire method. The data analysis usespercentage descriptive analysis, and partial regression analysis uses SPSS for Windows version 16. The results of this study show that job insecurity influences turnover intentionspositively and significantly, while the organizational commitment and organizational trust influencenegatively and significantly. The study concluded that the higher job insecurity is, the higher turnover intentionswill be, and the higher commitment and organizational trust are, the lower turnover intentions will be. The suggestions from this study are to minimize job insecurity and turnover intentions and to increase the commitment and organizational trust, such as bythe availability of employee briefing-and-sharing with the leader, giving punishments if the employee resigns before the specified time period and giving rewards for employees with achievements.
Pengaruh Ketidakamanan Kerja, Komitmen Organisasional dan Kepercayaan Organisasional pada Keinginan Berpindah
fadzilah, abdulllah al;
Martono, S
Management Analysis Journal Vol 5 No 1 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v5i1.9273
The purpose of this study is to examine the effects of job insecurity, organizational commitment, and organizational trust on turnover intentions. The samples that were used in this study were 104 employees obtained by using the Slovin’s formula. The data were collected by using questionnaire method. The data analysis usespercentage descriptive analysis, and partial regression analysis uses SPSS for Windows version 16. The results of this study show that job insecurity influences turnover intentionspositively and significantly, while the organizational commitment and organizational trust influencenegatively and significantly. The study concluded that the higher job insecurity is, the higher turnover intentionswill be, and the higher commitment and organizational trust are, the lower turnover intentions will be. The suggestions from this study are to minimize job insecurity and turnover intentions and to increase the commitment and organizational trust, such as bythe availability of employee briefing-and-sharing with the leader, giving punishments if the employee resigns before the specified time period and giving rewards for employees with achievements.
Pengaruh Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja dan Pelatihan pada Produktivitas Kerja
Aspiyah, Mufti;
Martono, S
Management Analysis Journal Vol 5 No 4 (2016): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v5i4.12712
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja, dan pelatihan pada produktivitas kerja. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 104 karyawan dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, analisis regresi berganda, dan koefisien determinasi parsial menggunakan SPSS for Windows versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja, dan pelatihan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan pada produktivitas kerja karyawan. Peneliti menyimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kedisiplinan karyawan, semakin baik lingkungan kerja dan kualitas pelatihan maka akan semakin meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Saran dari penelitian ini yaitu untuk tetap mempertahankan tingkat kedisiplinan karyawan agar tidak menurun sehingga produktivitas kerja karyawan juga dapat terjaga dengan baik, kualitas lingkungan kerja dan pelatihan yang diberikan kepada karyawan hendaknya dapat ditingkatkan agar tujuan perusahaan dapat tercapai.
Pengaruh Budaya Organisasi, Stres Kerja dan Komitmen Afektif terhadap Keinginan Keluar
Tahapary, Jansen Fredy;
Martono, S.
Management Analysis Journal Vol 6 No 1 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v6i1.17292
Karyawan menjadi faktor penting bagaimana perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif di era ini. Mempertahankan karyawan yang ada umumnya akan lebih menguntungkan bagi perusahaan dibanding merekrut karyawan yang baru.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, stres kerja dan komitmen afektif terhadap keinginan keluar karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan tetap perusahaan konstruksi dengan jumlah 84 yang keseluruhannya juga dijadikan sampel dam diambil dari keseluruhan bagian yang terdiri dari 8 unit. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi dan uji parsial menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan hipotesis diterima. Diketahui bahwa budaya dan komitmen afektif yang baik akan menurunkan keinginan keluar karyawan, dan stres kerja akan meningkatkan keinginan keluar karyawan. Saran penelitian ini hendaknya bagi peneliti selanjutnya untuk dikaji lebih mengenai variabel lain yang memungkinkan dapat memediasi hubungan antara budaya organisasi, stres kerja dan komitmen afektif. Bagi perusahaan hendaknya lebih selektif dalam menyeleksi karyawan dan lebih lagi dalam menyeleksi karyawan yang berdedikasi tinggi bagi perusahaan, karena karyawan dengan komitmen afektif tinggi lebih berpotensi bertahan dalam perusahaan, serta perusahaan baiknya lebih memberikan gambaran strategi karir yang jelas bagi karyawan untuk menciptakan budaya yang lebih baik dan menjaga tingkat stres kerja karyawan.
Pengaruh Budaya Organisasi, Efikasi Diri, Harga Diri pada Kinerja Perawat
Umniyyati, Risqa;
Martono, S.
Management Analysis Journal Vol 6 No 2 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v6i2.17374
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh budaya organisasi, efikasi diri dan harga diri pada kinerja. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat RSUD Ungaran dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yang diketahui sebesar 112 perawat. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda secara parsial menggunakan IBM SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa Budaya organisasi, efikasi diri dan harga diri pada kinerja perawat berpengaruh positif dan signifikan. Budaya organisasi, efikasi diri dan harga diri terbukti dapat meningkatkan kinerja perawat.
Peningkatan Komitmen Organisasional Perawat melalui Kompensasi, Kepuasan Kerja dan Budaya Organisasi
Annur, Muhammad Fauzi;
Martono, S.
Management Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v6i3.17514
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompensasi, kepuasan kerja dan budaya organisasi pada komitmen organisasional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat rumah sakit PKU Muhammadiyah Temanggung. Pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel yang berjumlah 98 perawat. Metodhe pengumpulan data yaitu kuesioner dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda secara parsial menggunakan IBM SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi yang baik akan dapat meningkatkan komitmen organisasional. Kepuasan kerja yang baik akan meningkatkan komitmen organisasional dan juga budaya organisasi yang baik akan meningkatkan komitmen organisasional.
Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja pada Kinerja Karyawan
Pratiwi, Ayun;
Martono, S.
Management Analysis Journal Vol 6 No 4 (2017): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v6i4.18373
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan kuisioner. Jumlah responden sebanyak 92 orang. Teknik pengambilan data menggunakan propotional random sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Plasa Simpang Lima Semarang. Budaya Organisasi yang baik, lingkungan kerja yang nyaman dan disiplin yang tinggi akan meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh Konflik Pekerjaan-Keluarga, Persepsi Hukuman Organisasi, dan Kepuasan Kerja pada Ketidakhadiran Pekerja Wanita Bagian Produksi PT Hyup Sung Indonesia
Setiani, Ragil Agus;
Martono, S.
Management Analysis Journal Vol 7 No 1 (2018): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v7i1.18943
Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti pengaruh konflik pekerjaan-keluarga, persepsi hukuman organisasi, dan kepuasan kerja pada penurunan ketidakhadiran pekerja wanita. Populasi penelitan adalah pekerja wanita bagian produksi PT HYUP SUNG Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 pekerja. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan analisis regresi linier berganda dan uji signifikans parsial dengan bantuan program SPSS IBM 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua hipotesis diterima. Ketidakhadiran pekerja wanita akan menurun ketika pekerja merasakan keseimbangan waktu dan tidak tertekan dengan pekerjaan, mempunyai persepsi bahwa hukuman organisasi bisa mendidik pekerja, serta merasakan kepuasan terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
The Effect of Perceived Organizational Support, Job Stress, and Organizational Culture on Job Performance
Hafidhah, Rizqi Nur;
Martono, S
Management Analysis Journal Vol 8 No 2 (2019): Management Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/maj.v8i2.25979
Performance is an important thing that can support organizational life. With good performance it will certainly make it easier for the organization to achieve its goals. The purpose of this study was to determine the effect of perceived organizational support, work stress, and organizational culture on job performance with partially and simultaneously test. The population in this study were all employees of PDAM Tirta Moedal Semarang City and total of the employess are 482. The samples used in this study were 83 employees using proportional random sampling technique. The methods of data collection are using interviews and questionnaires. The methods of data analysis are instrument feasibility test, descriptive analysis, classic assumption test, multiple regression test, partial significance test (t test), simultaneous significance test (f test), and coefficient of determination test using SPSS program. The results of this study showed that there was positif and significant effect of perceived organizational support and organizational culture on performance. As well as there was negatif and significant effect of job stress on performance. And the results also showed that there is a simultaneous effect independent variables on dependent variable. The conclusion of this study is to increasing employee performance are employees must have a high level of perceived organizational support, good organizational culture, and low job stress levels