Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Identifikasi Kadar Pengawet Natrium Benzoate pada Saus Tomat yang Beredar di Wilayah Kabupaten Dompu Nurislamiah, Nurislamiah; Martuti, Sri; Nailufar, Yuyun
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8780

Abstract

Tomato sauce is a popular processed food product often added with preservatives to extend shelf life. Sodium benzoate is one of the most commonly used preservatives; however, its use must comply with the maximum limit set by BPOM, which is 1000 mg/kg. Excessive intake may cause health problems such as carcinogenic benzene formation and nervous system disorders. This study aimed to identify the sodium benzoate content in tomato sauces sold in Dompu Regency and evaluate their compliance with food safety standards. A descriptive quantitative method with a cross-sectional approach was applied. Five brands of tomato sauce were randomly selected from markets and minimarkets, then analyzed at the Toxicology Laboratory of Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta using UV-Vis spectrophotometry. The results showed sodium benzoate levels of 69.25 mg/kg in sample A, 1,653 mg/kg in DB, 263.7 mg/kg in DM, 166.5 mg/kg in JT, and 1,028 mg/kg in ML. Two of the five samples (DB and ML) exceeded the maximum permissible limit. These findings indicate that some tomato sauce products in Dompu Regency do not meet food safety standards, highlighting the need for stricter supervision to protect consumers.
Hubungan Tebal Lipatan Kulit dan Aktivitas Penyakit pada Anak dengan Lupus Eritematosus Sistemik Arum, Wuryan Dewi Miftahtyas; Kawuryan, Diah Lintang; Martuti, Sri
Sari Pediatri Vol 27, No 4 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.4.2025.259-65

Abstract

Latar belakang. Aktivitas penyakit lupus eritematosus sistemik dapat dipengaruhi oleh kegemukan atau obesitas. Adipositas yang tinggi meningkatkan respon inflamasi. Tebal lipatan kulit merupakan indikator antropometri sederhana yang dapat menilai adipositas.Tujuan. Menganalisis hubungan tebal lipatan kulit dan aktivitas penyakit lupus eritematosus sistemik.Metode. Penelitian potong lintang dilakukan pada 30 anak berusia 6-18 tahun dengan diagnosis lupus eritematosus sistemik di poliklinik anak Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi pada bulan April - September 2024. Analisis menggunakan SPSS 25. Nilai p<0,05 dianggap signifikan secara statistik.Hasil. Kejadian obesitas pada anak dengan LES sebesar 26,7%. Analisis multivariat menunjukkan anak dengan TLK menurut usia >p85 berisiko 11,3 kali lebih besar memiliki penyakit LES yang aktif (IK=1,37-93,06; p=0,024). Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin, lama terapi, dosis steroid, kepatuhan minum obat, dan paparan sinar matahari dengan aktivitas penyakit pada LES.Kesimpulan. Tebal lipatan kulit berhubungan dengan aktivitas penyakit pada anak dengan LES.