Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Panggung

Rekam Jejak Estetika Sufi Dalam Struktur Seni Pertunjukan Salawaik Dulang Di Minangkabau Indonesia M. Arif Anas; Andar Indra Sastra; Mirnawati Mirnawati; Marzam Marzam
PANGGUNG Vol 31 No 2 (2021): Estetika Dalam Keberagaman Fungsi, Makna, dan Nilai Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i2.1587

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mengungkap Rekam Jejak Estetika Sufi Dalam Konsep Seni Pertunjukan Salawaik Dulang Di Minangkabau. Rekam jejak (track record) adalah semua hal yang dilakukan seseorang pada di masa lalu dan dapat di jadikan teladan sampai sekarang. Semua hal dalam konteks ini bersentuhan dengan estetika sufi dan hubungannya dengan seni pertunjukan Salawaik Dulang. Dalam tradisi sufi, estetika lebih jauh dikaitkan dengan metafisika dan jalan kerohanian – spirutulitas – yang ditempuh melalui metode tasauf. Spiritualitas adalah hidup dengan kesadaran bahwa Tuhan senantiasa di dekat kita. Kesadaran itu menumbuhkan dorongan bagi seluruh tindakan manusia; termasuk dalam dunia seni pertunjukan – salawaik dulang. Secara musikal, dulang sebagai media pengantur tempo, ritme dan sekaligus berfungsi sebagai musiknya. Pendendangan syair yang diiringi oleh tabuhan dulang tersebut dilakukan dua kelompok (grup) salawat dulang; keduanya bertarung secara estetik dalam pertunjukan salawaik dulang. Metode kualitatif yang didasari pengamatan terlibat digunakan dalam pengumpulan data penelitian melalui: penyelidikan (observasi), wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Hasil; Rangkaian syair dinarasikan tukang salawaik dulang; mulai dari kotbah sampai lagu cancan merepresentasikan ajaran tarekat, karena bersifat filosofis; Pertunjukan salawat dulang telah menjadi salah satu bentuk ekspresi yang merepresentasikan ajaran tasauf bagi penganut ajaran tarekat Syatariyah di Minangkabau.Kata Kunci: Kerajinan Eceng Gondok, Karakteristik, Konsep Pengembangan, Diversifikasi, Inovasi.
Co-Authors Akhyar Ulfa Alexander Pratama Saputra Ambiyar, Ambiyar Andar Indra Sastra Andar Indra Sastra Ardipal Ardipal Arrithem Mosizi Asadul Haq Aziz, Ishak Azwar Ananda Belirda Wulan Dhari Boyke Bobbi Andreas Deby Indrawati Depi Elpina Desi Kumalasari Devika Duri Devina Sari Dewi Martha Diva Nia Zulnita Eka Putri Wardana Elpina, Depi Erfan Erfan Erfan Erfan Esy Maestro Fajry Sub'haan Syah Sinaga Feby Yola Pradana Fitra Hayati Fitri Anggia Gusti Laraski Gusti Rahayu hadi, Harisnal Hasanuddin WS Hengky Septiawan Herlina Herlina Hidayat Alkara Hidayat, Hengki Armez Indrayuda Indrayuda Ingria Nada Contesi Irdhan Epria Darma Putra Jagar Lumbantoruan Jeni Martha Wuri Jovi Kurniawan Kens Fahta Aulia Khairullah, Khairullah Khintar Rajmal Chair Lastri Elita M. Arif Anas M. Riko Nurrohim Marlis Putri Nandina Marlisna Marlisna Mei Hanum Sahef Miki Padreawan Mirnawati Mirnawati Mutia Padila Mutia Yamesty Neneng Apriani Nesya Amalyah Neviyarni Neviyarni Nike Oktaveroni Nila Suryati Anggini Nova Rita Satria Nurhizrah Gistituati Pano Pio Putra Rafsanjani Rafsanjani Relly Dyona Rendi Alfajri Reza Silfi Rizki Ayu Ridho Putra Rusdinal Rusdinal Rusdinal, Rusdinal Sari, Welly Agita Shocia Septipa Silahudin, Syafa’atussara Suhanda Suhanda Susirawati Susirawati Suyata Suyata Syafa’atussara Silahudin Syahrel Syahrel Syeilendra Syeilendra Sylvia Sylvia Tetenia Saputri Yuliost Tri Ananda Tri Fajri Tri Rahayu Zulfiana Try Wahyu Purnomo Tulus Handra Kadir Uswatul Hakim Vani Melda Zarlin Vika Arifiani Wahyu Prima Nelga Welly Agita Sari Wimbrayardi Wimbrayardi Wulan Larasaty Yensharti Yoni Irawandi Yos Sudarman Yunia Dwi Safitri Yut Nurrahmi Zahra Nur Illahi