Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMANEN PADA PT. CERENTI SUBUR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rizki Dwi Purwati; Nariman Hadi; Mashadi Mashadi
Indonesian Journal of Agricultural Economics Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijae.9.2.%p

Abstract

The purpose of this study was to determine how the economic productivity of labor andtechnical productivity of oil palm harvester at PT Cerenti Subur and to determine how muchinfluence social and economic factors of age, number of dependents, work experience,ethnicity, education level, and incentive / premium on labor productivity of oil palmharvester at PT. Cerenti Subur at Kuantan Singingi District. The analytical method used isthe method of Mathematical and multiple linear regression analysis. Results obtained showedthat the economic productivity of labor in the oil palm harvest of PT. Cerenti has an averageof IDR 146 133 per day and average technical productivity is of 2,474 Kg per day. Therelationship between labor productivity of harvester in PT. Cerenti has a significant effect onlabor productivity with a significant F test of 0.000 and has R square value of 0.919 whichmeans that relationship between productivity factor of age, number of dependents, workexperience, ethnicity, level of education and incentives is 91.9% while the rest 8.1% of laborproductivity of oil palm harvester at PT Cerenti were influenced by other factors which werenot included in the models studied.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN BUDIDAYA KACANG TANAH DI DESA KINALI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Chezy WM Vermila; Meli Sasmi; Jamalludin Jamalludin; Haris Susanto; Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Nariman Nariman; Eldipama Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.215 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1842

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk 1) memberikan penyuluhan dan pengetahuan serta keterampilan untuk mengembangkan budidaya kacang tanah, 2) untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan kacang tanah yang ada di Desa Kinali. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. Sebagai bahan pangan, biji kacang tanah memiliki manfaat yang sangat banyak bagi makanan manusia, makanan ternak, bahan minyak goreng dan kandungan proteinnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Semakin meningkatnya kebutuhan tentang bahan kacang tanah menyebabkan harus adanya solusi untuk membuat budidaya kacang tanah, yang dapat menghasilkan produksi panen yang lebih banyak dari sebelumnya.
PEMANFAATAN KEARIFAN LOKAL “BIJI KARET “SEBAGAI CEMILAN YANG BERNILAI EKONOMIS DI DESA BANJAR BENAI Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Nariman Hadi; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1735.253 KB) | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i1.2197

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Biji karet menjadi makanan cemilan berupa keripik biji karet Manfaatnya adalah selain para petani mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dalam hal untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pemanfaatan biji karet menjadi cemilan atau makanan ringan yang bisa menghasilkan nilai ekonomis. Adapun strategi yang dipergunakan untuk mendukung realisasi program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, Mendorong dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan potensinya dalam menciptakan suasana untuk pengembangan usaha agribisnis Dalam meningkatkan kesadaran akan potensinya. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain Antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan Pemanfaatan kearifan local biji karet sangat terbuka, mengingat lahan dan keadaan lingkungan memadai, dalam hal ini banyak terdapa kebun-kebun tanaman karet yang banyak menghasilkan biji karet untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk diolah menjadi makanan ataupun untuk kerajinan.
PEMBUATAN IKAN ASIN KEMBUNG (Rastrelliger kanagurta) DI DESA BANJAR BENAI, KECAMATAN BENAI: PkM Nariman Hadi; Mashadi Mashadi; Meli Sasmi; Haris Susanto; Jamalludin Jamalludin; Chezy WM Vermila; Andi Alatas; Eldipalma Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2738

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Banjar Benai ini adalah untuk memberikan pengertian, pemahaman, dan cara pengolahan Ikan Kembung menjadi produk olahkan Ikan Asin. Manfaatnya adalah agar ibu-ibu rumah tangga di pedesaan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui potensi yang bisa dikembangakan yaitu pengolahan ikan kembung segar menjadi ikan asin kembung atau dijadikan sumber bahan pangan keluarga atau dijual sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Strategi yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan, memberi dorongan dan memotivasi, sehingga dapat meningkatkan kesadaran ibu-ibu akan potensinya dalam menciptakan suasana pengembangan usaha agribisnis. Hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan oleh Tim Program Studi Agribisnis di Desa Banjar Benai antara lain adalah antusiasisme peserta dalam mengikuti kegiatan PKM ditandai dengan keinginan untuk adanya kelanjutan kegiatan ini dimasa yang akan datang. Potensi untuk pengembangan pengolahn ikan asin kembung sangat terbuka, mengingat sumber bahan baku yaitu ikan kembung segar selalu tersedia di pasar.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN BUDIDAYA KACANG TANAH DI DESA KINALI KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Chezy WM Vermila; Meli Sasmi; Jamalludin Jamalludin; Haris Susanto; Andi Alatas; Mashadi Mashadi; Nariman Nariman; Eldipama Kesambamula
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1842

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk 1) memberikan penyuluhan dan pengetahuan serta keterampilan untuk mengembangkan budidaya kacang tanah, 2) untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengelolaan kacang tanah yang ada di Desa Kinali. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan terhadap kelompok tani yang ada didesa Kinali. Bagaimana agar petani dapat mengetahui Bagaimana cara pengembangan dan Pengelolaan Budidaya Kacang Tanah yang sesuai dengan kondisi didaerah mereka yang belum merka ketahui. Sebagai bahan pangan, biji kacang tanah memiliki manfaat yang sangat banyak bagi makanan manusia, makanan ternak, bahan minyak goreng dan kandungan proteinnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Semakin meningkatnya kebutuhan tentang bahan kacang tanah menyebabkan harus adanya solusi untuk membuat budidaya kacang tanah, yang dapat menghasilkan produksi panen yang lebih banyak dari sebelumnya.
UJI BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH BEKAS TAMBANG EMAS TANPA IZIN ( PETI ) DI TIGA KECAMATAN DI DARATAN SEPANJANG SUNGAI KUANTAN Ades Henrianto; Deno Okalia; Mashadi Mashadi
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 January 2019
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v1i1.41

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Uji Beberapa Sifat Fisika Tanah Bekas Tambang Emas Tanpa Izin ( Peti ) di Tiga Kecamatan Di Daratan Sepanjang Sungai Kuantan. Waktu penelitian selama 5 bulan terhitung dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa sifat fisika tanah bekas tambang emas tanpa izin (PETI) di tiga Kecamatan di daratan sepanjang bagian hilir sungai kuantan. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survai yang terdiri dari empat tahap yaitu: 1) pra survai, 2) survai utama (pengambilan sampel tanah) di lapangan, 3) analisis tanah di laboratorium, 4) pengolahan data. Pengambilan sampael tanah terdiri dari 2 cara yaitu sampel tanah beragregat utuh dan sampel tanah terganggu di tiga kecamatan sepanjang sungai kuantan (Pangean, Inuman, Cerenti) dengan masing-masing tiga ulangan pada setiap lahan tersebut dengan dua kedalaman (0-20cm dan 20-40cm), sehingga diperoleh 54 sampel tanah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) telah merusak sifat fisika tanah terutama tanah lapisan atas 0-20 cm. Tekstur tanah lapisan atas pada kedalaman 0-20 cm memiliki tekstur yang mengandung pasir dibandingkan tanah yang ditanami karet. Kandungan bahan organik pada PETI yang berbeda pada kriteria sangat rendah, hanya terdapat pada satu lokasi pada kedalaman 20-40 cm yaitu di Kecamatan Inuman. Sedangkan di perkebunan karet memiliki kandungan bahan organik kriteria rendah. Berat volume pada lahan bekas tambang emas umumnya berada pada kriteria tinggi sedangkan pada perkebunan karet memiliki criteria sedang sampai tinggi.
UJI PEMBERIAN PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM) ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea. L) Afmerta D; Chairil Ezward; Mashadi Mashadi
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 January 2019
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v1i1.49

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Waktu penelitian dimulai pada Bulan Juni sampai Agustus 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji pemberian pupuk iskandar muda (PIM) organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea. L). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yaitu Pupuk Iskandar Muda (PIM) Organik yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 3 ulangan dengan jumlah plot sebanyak 18 buah dengan ukuran 80 cm x 80 cm. Perlakuan P0 = tanpa pemberian PIM Organik, P1 = Pemberian PIM Organik 0,5 ton/ha, setara dengan 32 gr/plot, P2 = Pemberian PIM Organik 1 ton/ha, setara dengan 64 gr/plot, P3 = Pemberian PIM Organik 1,5 ton/ha, setara dengan 96 gr/plot, P4 = Pemberian PIM Organik 2 ton/ha, setara dengan 128 gr/plot dan P5 = Pemberian PIM Organik 2,5 ton/ha, setara dengan 160 gr/plot. Data-data dianalisis secara statistik, dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa pemberian Pupuk Iskandar Muda (PIM) organik memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun dan berat segar tanaman. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P5 (Pemberian PIM Organik 2,5 ton/ha, setara dengan 160 gr/plot) dengan jumlah daun 15,22 helai dan berat segar tanaman 499,56 gram/tanaman.