Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERKUAT PERAN KADER POSYANDU DENGAN MENGADAKAN PELATIHAN SKILL KONSELING IMUNISASI Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina Hayu; permanasari, Ika Permanasari; Wilker Helary
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 3 No. 4 (2025): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v3i4.6774

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pemberantasan penyakit yang terbukti paling hemat biaya. Sejak tahun 1977 upaya imunisasi diperluas menjadi program pengembangan imunisasi dalam rangka mencegah penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yaitu tuberculosis, difteri, pertusis, campak, tetanus, hepatitis B dan polio. Dukungan kader memiliki pengaruh terhadap imunisasi dasar lengkap, sehingga direkomendasikan bagi kader untuk meningkatkan pendidikan melalui pelatihan tentang imunisasi dasar lengkap sehingga cakupannya dapat meningkat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi dan konseling kepada masyarakat, khususnya ibu balita, mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap serta mengatasi keraguan atau penolakan imunisasi di masyarakat. Pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan diharapkan akan memberikan pemahaman lebih kepada kader Posyandu tentang imunisasi dan keberadaan kader Posyandu yang dekat dengan masyarakat dapat menjadi motivator bagi para ibu untuk membawa anaknya untuk diberikan imunisasi. Pengabdian masayarakat ini diikuti oleh seluruh kader Posyandu yang ada di Desa Lubuk Siam berjumlah 16 orang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung secara kondusif dengan kehadiran penuh serta partisipasi aktif dari seluruh peserta. Materi disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami, sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling para kader. Kader juga menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan edukasi secara efektif, persuasif, dan sesuai kebutuhan audiens
Penerapan Model Proceed pada Edukasi Imunisasi: Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu di Desa Lubuk Siam Mayasari, Eva; Hayu, Riska Epina; Mianna, Rika
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2364

Abstract

The double burden in the development of Indonesia’s health sector consists of communicable diseases and degenerative diseases. Communicable diseases are difficult to eradicate because their transmission is not limited by administrative boundaries. One of the most cost-effective preventive measures to limit the spread of diseases to other regions is immunization. The aim of this study was to determine the effectiveness of an immunization education intervention on mothers’ knowledge regarding complete basic immunization in Lubuk Siam Village. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pre-test–post-test method. The study population consisted of 152 mothers with children under five, from which 30 respondents were selected as the sample. The results showed a significant difference in knowledge between pre-test and post-test scores, with a statistical test result of p = 0.015. The Wilcoxon test indicated that the educational intervention was effective in improving mothers’ knowledge about complete basic immunization. It is recommended that Lubuk Siam Village integrate immunization education into routine posyandu (integrated health post) programs and involve community leaders as well as local government in supporting the sustainability of the immunization program.
Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Rumah Sakit dalam Upaya Pencegahan Penularan TTBC pada Pegawai di RSUD Kecamatan Mandau Duri Kabupaten Bengkalis Kartini, Eka Putri; Hasrianto, Nofri; Yanti, Rifa; Mayasari, Eva
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4155

Abstract

Berikut adalah ringkasan abstrak yang telah disusun sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah, dengan rentang kata antara 150 hingga 250 kata.AbstrakKeselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam meminimalkan risiko bencana kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Penelitian ini sangat penting dilakukan mengingat tingginya risiko paparan infeksi di lingkungan rumah sakit, khususnya ancaman penyakit Tuberkulosis (TBC) bagi tenaga medis. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat penerapan K3 di RSUD Kecamatan Mandau Duri, Kabupaten Bengkalis, guna mencegah penularan penyakit di lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan observasional lapangan. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan K3, yang kemudian diolah menggunakan teknik analisis data untuk melihat kaitan antar variabel penelitian. Instrumen penelitian difokuskan pada tiga aspek utama: penyuluhan, pelatihan, dan implementasi pelaksanaan K3 di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan K3 belum dilaksanakan secara maksimal (63,6%), begitu pula dengan pelatihan K3 yang tidak dilakukan sebesar 67%. Namun, pelaksanaan K3 secara umum telah berjalan sebesar 69%. Analisis statistik mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara penyuluhan ($p=0,040$) dan pelatihan ($p=0,029$) terhadap keberhasilan pelaksanaan K3. Meskipun secara umum kategori pelaksanaan dinilai baik, ketidakdisiplinan oknum pegawai masih ditemukan, yang berdampak pada adanya tiga kasus pegawai tertular TBC akibat paparan di tempat kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan manajemen K3 di sektor kesehatan untuk memperketat pengawasan dan kedisiplinan demi menjamin keselamatan tenaga kerja.
PENGARUH EKSTRAK FENOLIK DAUN BAWANG HUTAN (Scorodocarpus borneensis) TERHADAP KERUSAKAN MINYAK KEDELAI Riyanto, -; Dewi, Yohana Kusuma; Mayasari, Eva
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak fenolik daun bawang hutan terhadap kerusakan minyak kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan, yaitu 0 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm, 400 ppm, 500 ppm dan BHT 200 ppm sebagai kontrol positif. Penelitian dilakukan dengan maserasi daun bawang hutan menggunakan pelarut etanol 96% : aquadest (70:30 v/v) selama 24 jam dan pelarut diuapkan. Setelah itu ekstrak ditambahkan ke minyak kedelai sesuai perlakuan dan minyak dipanaskan dalam oven selama tiga jam dengan suhu 1800C. Parameter pengamatan pada ekstrak adalah rendemen, kadar air dan total fenol, sedangkan parameter kerusakan minyak kedelai adalah asam lemak bebas. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstraksi bawang hutan menghasilkan rendemen 5,76%, kadar air 24,5%, total fenol 101,34 mgGAE/g dan konsentrasi ekstrak daun bawang hutan terbaik terhadap kerusakan minyak kedelai adalah 300 ppm dengan asam lemak bebas 0,13%. Kata kunci : daun bawang hutan, konsentrasi ekstrak, kerusakan minyak
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI BUMBU INSTAN EKSTRAK DAUN SAN-SAKNG (Albertisia papuana Becc.) DENGAN PENAMBAHAN MALTODEKSTRIN DAN 0,6% NaCl PADA PROSES PENGERINGAN ARIFIN, ZAINAL; PRIYONO, SUKo; MAYASARI, EVA
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22271

Abstract

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI BUMBU INSTAN EKSTRAK DAUN SAN-SAKNG (Albertisia papuana Becc.) DENGAN PENAMBAHAN MALTODEKSTRIN DAN 0,6% NaCl PADA PROSES PENGERINGAN Zainal Arifin ¹, Suko Priyono dan Eva Mayasari ² ¹Mahasiswa dan ²Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura PontianakJln. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi Pontianak 78124Email korespondensi : arifinzainal668@gmail.com Abstrak Daun san-sakng (Albertisia papuana Becc.) merupakan penyedap masakan yang biasa digunakan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Barat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kualitas penggunaan daun san-sakng dengan cara penambahan formulasi maltodekstrin dan NaCl pada pembuatan bumbu instan daun san-sakng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, (1) Penambahan maltodekstrin dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%. (2) penambahan NaCl 0,6% sebelum dan setelah pengeringan. Hasil perlakuan terbaik berdasarkan parameter fisik, kimia dan sensori adalah perlakuan maltodekstrin 5% dan NaCl 0,6% sebelum pengeringan dengan rerata kadar air 9,25%, rendemen 10,33%, daya serap air 0,20%, aktivitas air 0,51%, pH 5,69, total asam amino 1,23% dan sensori 4,95% (suka).Kata Kunci: Albertisia papuana Becc, bumbu instan, daun san-sakng, maltodekstrin, NaCl, pengeringan.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI SARI BUAH TAPUS (Curculigo latifolia Dryand) SIAP MINUM DENGAN PENAMBAHAN BAHAN PENSTABIL CMC DAN GUM ARAB Teyen, Teyen; Priyono, Suko; Mayasari, Eva
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28380

Abstract

Buah Tapus (Curculigo latifolia Dryand) adalah buah khas dari Kalimantan Barat yang memiliki citra rasa manis bahkan mampu memodifikasi rasa manis. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan konsentrasi CMC dan Gum Arab terhadap karakteristik sari buah tapus dengan kualitas fisik, kimia dan sensori yang terbaik. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor: 1. Bahan penstabil, terdiri dari dua taraf perlakuan antara lain CMC dan Gum Arab. 2. Konsentrasi bahan penstabil, terdiri dari tiga taraf perlakuan antara lain 0,5%, 1,0%, 1,5%. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga jumlah perlakuan sebanyak 24 sampel. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah vitamin C, pH, total padatan terlarut (TPT), viskositas produk, dan stabilitas produk. Hasil uji terbaik menyatakan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan Gum Arab dengan konsentrasi 1,5% yaitu 1.06, Vitamin C sebesar 17,60 mg/100g, pH sebesar 4,53, total padatan terlarut sebesar 13,27 0brix, viskositas sebesar 0,40 cp, stabilitas sebesar 47,50%. Hasil uji sensori yaitu rasa sebesar 5.48 (suka), aroma sebesar 4.48 ( agak suka), kenampakan sebesar 5.44 (suka).
THE CHARACTERISTIC OF VEGETABLE ICE CREAM FROM SOY MILK BY THE ADDITION OF SWEET POTATOES PURPLE (Ipomoea batatas Poir) Meme, Mega; Priyono, Suko; Mayasari, Eva
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.33874

Abstract

This research was aimed to determine the best characteristic of vegetable ice cream from soy milk by purple sweet potatoes juice. The experiment was designed using Randomized Block Design (RBD). The combination between soy milk and the sweet potatoes purple (0:85% 12:85% ; 23:85% ; 34:85% ; 46:85%) was composed as facor each combination was replicated four times. The data analyzed statistically using Anova (5%) and Tukey Test (5%). The best treatment determined using effectiveness index. The combination of soy milk and purple sweet potatoes 12:74%. is the best result were produced of fat content 3,14%, total dissolved solids 16.90brix, protein content 2.59%. high-speed melting (728 second) overrun 47.4%, and hedonic value of aroma 4.64 (like), taste 4.32 (slightly like), color 4.6 (like), texture 4.48 (slightly like).
THE STUDY OF FORMULATION COCONUT MILK AND AGAR IN MAKING OF KERIBANG (Dioscorea alata) ICE CREAM Nurahman, Yusup; Rahayuni, Tri; Mayasari, Eva
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34257

Abstract

This research wasaimed to determine thebest characteristicofformulation coconutmilk andagarinmakingofkeribang(Dioscoreaalata)icecream.Theexperimentaldesignedusing RandomizedBlockDesign(RBD)wichisconsisttwofactorofcoconutmilk(200g,250g,300g) andagar (3g,4g,5g),eachtreatmentwas replicated threetimes.Themeasuredparameters werephisycal,chemical, and sensorycharacteristics.ThedataofPhisycalandchemicalwere analyzed statisticallyusing ANOVA(α=5%) andHSDTest(α=5%)and sensorytestwas analyzedbyKruskalWallis.Thebesttreatmentwasdeterminedbyusing methodof effectivenessindex.Theresultshowedkeribang ice creamwithadditionofcoconutmilk250g andAgar4gwasthebesttreatmentwith chemical characteristicswerefatcontent27.84%, proteincontent1.70%,totaldissolved solids20.80 °brix,Physicalcharacteristicswereoverrun 20.55%,high-speedmelting25.19minutes,andsensoryvalues resultedof taste5.40(like), texture5.23 (like), color5.53 (likeverymuch), aroma 4.70 (like).This reseach was aimed to determine the best characteristic of formulation coconut milk and agar in making of keribang (Dioscorea alata) ice cream. The experimental designed usingRandomized Block Design (RBD) wich is consist two factor of coconut milk (200g, 250g, 300g)and agar (3g, 4g, 5g), each treatment was replicated three times. The measured parameterswere phisycal, chemical, and sensory characteristics. The data of Phisycal and chemical wereanalyzed statistically using ANOVA (α=5%) and HSD Test (α=5%) and sensory test wasanalyzed by Kruskal Wallis. The best treatment was determined by using method ofeffectiveness index. The result showed keribang ice cream with addition of coconut milk 250gand Agar 4g was the best treatment with chemical characteristics were fat content 27.84%,protein content 1.70%, total dissolved solids 20.80 °brix, Physical characteristics were overrun 20.55%, high-speed melting 25.19 minutes, and sensory values resulted of taste 5.40 (like),texture 5.23 (like), color 5.53 (like very much), aroma 4.70 (like).
Sosio-Ekonomi, Sindrom Metabolik terhadap Kekuatan Genggaman Tangan Lansia di Komunitas Sumandar, Sumandar; Fadhli, Rohmi; Mayasari, Eva
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 1 (2021): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.60813

Abstract

Latar Belakang: Kekuatan genggaman tangan pada lansia merupakan indikasi kesehatan fisik dan  mobilitas. Faktor penyebab penurunan kondisi ini adalah karakteristik lansia serta kondisi  penyakit yang diderita. Kondisi ini pun dapat meningkatkan risiko keterbatasan mobilitas serta dapat memprediksi kerugian bagi lansia seperti ketergantungan dalam pelaksanaan aktivitas sehari-hariTujuan: Untuk menganalisis hubungan jenis kelamin, status pekerjaan, dan sindrom metabolik dengan kekuatan genggaman tangan pada lansia.Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Data dikumpulkan berdasarkan jenis kelamin, status pekerjaan, sindrom metabolik, dan kekuatan pegangan tangan. Sampel sebanyak 102 lansia yang berada komunitas kota Pekanbaru dengan teknik cluster sampling.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan rendah sebanyak 60,8%, jenis kelamin perempuan sebanyak 66,7%, tidak bekerja sebanyak  70,6%, dan prevalensi sindrom metabolik sebanyak  20,6%. Terdapat kaitan antara jenis kelamin, status pekerjaan, dan kejadian sindrom metabolik terhadap kekuatan genggaman tangan lansia ( p = 0,000; OR = 6,27; 95% CI = 2,540-15,493 ; ), p = 0,008; OR = 3,4; 95% CI = 1,406- 8,268, p = 0,045; OR = 0,29; CI 95% = 0,91-0,95)Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi kekuatan genggaman tangan pada lansia pada penelitian ini adalah jenis kelamin, status pekerjaan, dan sindrom metabolik.