Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGUASAAN KONSEP MAHASISWA PGSD PADA MATERI EKOSISTEM MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN REAL LIFE VIDEO Susy Amizera; Hartono Hartono; Elvira Destiansari; Nike Anggraini; Laihat Laihat; Lucia Maria Santoso
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): VOLUME 7 NUMBER 2 MAY 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v7i2.3307

Abstract

Penguasaan konsep menjadi suatu permasalahan dalam kegiatan pembelajaran karena konsep materi yang didapatkan mahasiswa bukan berasal dari gagasan sendiri melainkan konsep yang didapat dari buku. Ekosistem merupakan salah satu materi pada pembelajaran IPA. Penguasaan konsep ekosistem dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kontekstual berbantuan real life video. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui penguasaan konsep  mahasiswa PGSD pada materi ekosistem melalui pembelajaran kontekstual berbantuan real life video, dan (2) mengetahui sikap mahasiswa saat pembelajaran kontekstual berbantuan real life video pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode penelitian gabungan (mixed method) yang merupakan gabungan antara penelitian kuantitatif dan penelitian. Teknik pengumpulan data mengenai penguasaan konsep mahasiswa yaitu menggunakan desain one group pretest-posttest. Data kuantitatif diperoleh melalui test tertulis berupa soal–soal mengenai konsep ekosistem. Selanjutnya, data kualitatif diperoleh melalui instrument lembar observasi dan catatan lapangan. Teknik analisa data kuantitatif berupa hasil pre-test dan post-test menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Selanjutnya, menggunakan N-Gain analisis untuk mengentahui peningkatan penguasaan konsep setiap sub materi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan yang signifikan penguasaan konsep mahasiswa setelah melakasanakan pembelajaran dibandingkan sebelum melaksanakan pembelajaran. Selain itu, Peningkatan penguasaan konsep pada setiap sub materi berada pada kategori tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, melalui pembelajaran kontekstual berbantuan real life video partisipasi mahasiswa PGSD termasuk kategori sangat baik walaupun terdapat beberapa kendala signal dan perangkat saat pembelajaran dikarenakan sistem pembelajaran masih menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dengan demikian pembelajaran kontekstual berbantuan real life video dapat menjadi salah satu media alternatif untuk meningkatkan konsep ekosistem dalam pembelajaran daring.
Pendampingan Simulasi Pemodelan Sains Menggunakan Software PhET Simulations Sebagai Media Pembelajaran Digital Berbasis Virtual Laboratory Bagi Guru IPA Palembang Masagus Tibrani; Riyanto Riyanto; Nike Anggraini
DHARMA RAFLESIA Vol 20, No 1 (2022): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i1.21183

Abstract

 Masa pandemi covid-19, membuat para guru harus lebih ekstra melakukan proses pembelajaran tanpa tatap muka. Demi mencapai tujuan pembelajaran, tentu mata pelajaran yang memuat praktikum menjadi lebih sulit dilakukan di masa ini. Selain itu, kondisi keterbatasan alat dan bahan yang tersedia di Lab Sekolah, ikut menyumbang kurangnya keberhasilan  kegiatan praktikum sehingga menyebabkan kurangnya ketercapaian tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu, diadakannya kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan secara lebih mendalam kepada guru terkait keterampilan mengembangkan aplikasi Virtual laboratory lewat software PhET Simulations. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi 3 tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diawali dengan ceramah mengenai pengenalan software PhET dan Virtual laboratory, serta pendampingan penggunaan PhET Simulations untuk membantu pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran IPA. Diharapkan bahwa kegiatan ini dapat membantu guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran di sekolah.
Pelatihan Teknik Pembelajaran Flip Classroom Instruction Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning Bagi Guru-Guru IPA Kota Palembang Kodri Madang; Zainal Arifin; Lucia Maria Santoso; Khoiron Nazip; Elvira Destiansari; Nike Anggraini
DHARMA RAFLESIA Vol 20, No 1 (2022): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i1.19259

Abstract

Kondisi area wisata kemumu masih menjadi perhatian wisatawan saat menuju ke air terjun. Hal ini dipengaruhi oleh anak tangga dengan jumlah 1000 dan tangga yang licin diserta jurang pada sisi kanan tangga.  Permasalahan yang kerap terjadi di area wisata Kemumu adalah cedera kepala, cedera tulang belakang, perdarahan, tenggelam, fraktur, sesak napas, henti napas dan jantung sampai kondisi kegawatdaruratan. Pemecahan masalahnya adalah melakukan pemberdayaan remaja dengan pelatihan penanganan kegawatdaruratan. Sasaran kegiatan adalah 10 orang.  Tujuan kegiatan adalah untuk mengetahui pengetahuan gemu gadar tentang penanganan kegawatdaruratan di area wisata Kemumu.  Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan adalah pemberdayaan remaja dengan pelatihan penanganan kegawatdaruratan. Kegiatan tanggal 14-15 Juli  tahun 2021, dilaksanakan di balai desa Kemumu dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pre dan post test pelatihan sebesar 18.40 poin dengan p: 0.00 peningkatan keterampilan  sebesar 8.70 poin dengan p : 0.00 dan sebagian besar remaja menyatakan semakin memiliki rasa percaya diri untuk melaksanakan penanganan kegawatdaruratan di area wisata Kemumu. Direkomendasikan agar pelaksanaan penanganan kegawatdaruratan pasca kegiatan PPM dapat dilakukan pendampingan dan dimonitoring oleh kelurahan, PMI dan Puskesmas Kemumu.
PENERAPAN TEKNOLOGI KOMPOS TAKAKURA BAGI MASYARAKAT DESA TANJUNG TERDANA KECAMATAN PONDOK KUBANG BENGKULU TENGAH SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SADAR LINGKUNGAN Dewi Jumiarni; Rendi Zulni Eka Putri; Nike Anggraini
DHARMA RAFLESIA Vol 18, No 1 (2020): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v18i1.11065

Abstract

Permasalahan yang dihadapi warga masyarakat Desa Tanjung Terdana adalah kondisi perekonomian masyarakat yang rendah, yaitu hanya mengandalkan penghasilan dari bertani, dan masyarakat belum memiliki keterampilan teknologi tepat guna sederhana yang memadai. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk : 1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga menggunakan teknologi kompos Takakura sebagai salah satu potensi sumber industri rumah tangga untuk menambah penghasilan masyarakat, 2) Meningkatkan keterampilan bagi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi kompos Takakura sebagai salah satu cara untuk meningkatan keterampilan dan perubahan pola pikir masyarakat sadar lingkungan. Metode kegiatan yang diberikan meliputi pelatihan, pengerjaan tugas terbimbing, dan monitoring serta evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Agustus 2018 di rumah kepala desa Tanjung Terdana. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan dan skill masyarakat Desa Tanjung Terdana dalam pengelolaan sampah rumah tangga menggunakan teknologi sederhana pembuatan kompos Takakura. 
The Implementation of Case Methods Learning on Water Quality Toward Knowledge and Care Attitude of Students' Environment Didi Jaya Santri; Susy Amizera; Nike Anggraini
Journal Of Biology Education Vol 5, No 2 (2022): Journal Of Biology Education
Publisher : Tadris Biologi IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jobe.v5i2.16170

Abstract

Various activities can cause changes in water quality conditions. One way that can do to change the way people point of view environmental changes is through learning. The aims of this study is (a) to determine the impact of the implementation of cased method learning on students' environmental knowledge and (b) to find out how students care about the environment. This study uses a combined research method (mixed method). This study uses a one-group pre-test, post-test-only design. Quantitative data in this research was obtained through an instrument in the form of a written test. Furthermore, qualitative data was obtained through a tool like a questionnaire regarding students' environmental care attitudes—quantitative data analysis technique using Paired Sample T-Test. Qualitative data analyzed by student attitude questionnaire results. The results showed that cased method learning could increase students' knowledge of water quality problems. it is caused by a significant difference in student knowledge with the value of Sig. (2-tailed) which resulted from SPSS, was 0.00 for the material before and after learning the case method. In addition, students have an attitude of caring for the environment in the good category. Thus the case method learning can be an alternative learning to remind students' knowledge and environmental care attitude, which in the end has implications for management innovations on aquatic ecological problems.
Pengembangan Bahan Ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD Menggunakan Pendekatan Tematik Integratif bagi Mahasiswa PGSD Nike Anggraini; Laihat Laihat; Susy Amizera; Elvira Destiansari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD yang digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan oleh Borg and Gall melalui 5 tahapan kegiatan. Tahapan pengembangan yakni; analisis, desain bahan ajar, uji validasi, produksi dan ujicoba lapangan. Subjek dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 53 mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan Konsep Biologi IPA SD di tahun ajaran 2021-2022. Teknik analisa data menggunakan lembar instrumen berupa tes, lembar angket, dan lembar validasi. Olah data dilakukan dengan melihat peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan melihat hasil pre-test dan post-test yang diuji melalui skor klasiklal N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nahan ajar yang dikembangkan layak untuk diujicobakan dengan rata-rata penilaian ahli materi sebesar 3.05 dan ahli media sebesar 3.00. Sedangkan kualitas pembelajaran setelah menggunakan bahan ajar meningkat sebanyak 20,58 point.
Pengembangan Bahan Ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD Menggunakan Pendekatan Tematik Integratif bagi Mahasiswa PGSD Nike Anggraini; Laihat Laihat; Susy Amizera; Elvira Destiansari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar Konsep Biologi Dasar IPA SD yang digunakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan oleh Borg and Gall melalui 5 tahapan kegiatan. Tahapan pengembangan yakni; analisis, desain bahan ajar, uji validasi, produksi dan ujicoba lapangan. Subjek dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 53 mahasiswa yang sedang mengikuti perkuliahan Konsep Biologi IPA SD di tahun ajaran 2021-2022. Teknik analisa data menggunakan lembar instrumen berupa tes, lembar angket, dan lembar validasi. Olah data dilakukan dengan melihat peningkatan kualitas pembelajaran dilakukan dengan melihat hasil pre-test dan post-test yang diuji melalui skor klasiklal N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nahan ajar yang dikembangkan layak untuk diujicobakan dengan rata-rata penilaian ahli materi sebesar 3.05 dan ahli media sebesar 3.00. Sedangkan kualitas pembelajaran setelah menggunakan bahan ajar meningkat sebanyak 20,58 point.
Pengaruh Sistem Pembelajaran Daring terhadap Hasil Belajar Kognitif Mahasiswa Nike Anggraini; Khoiron Nazip; Susy Amizera; Elvira Destiansari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar kognitif mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Coronavirus  Diseases 2019  (Covid-19)  adalah  penyakit  jenis  baru  yang  belum pernah  diidentifikasi  sebelumnya. Pandemi Covid-19 ini menjadi persoalan dunia terutama dalam sektor pendidikan yang dkhawatirkan menurukan kualitas belajar peserta didik. Sehingga guru harus merubah pola pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran melalui pembelajaran digital jarak jauh  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dimana peneliti hanya mengolah data dan mengkaji masalah dalam bentuk deskripsi. Peneliti tidak mengkaji atau menolak hipotesis karena metode penelitian ini tidak melalui prosedur statistik. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang disesuaikan berdasarkan tujuan penelitian. Sampel penelitian berjumlah 88 orang mahasiswa prodi Pendidikan Biologi FKIP UNSRI yang sedang mengikuti perkuliahan Pengantar Ilmu Lingkungan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi serta hasil belajar kognitif mahasiswa. Teknik analisa data dilakukan melalui tiga tahapan yakni : Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian dpaat disimpulkan bahwa pembelajaran daring pada mata kuliah Pengantar Ilmu Lingkungan berjalan dengan sangat baik dan baik. Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil belajar mahasiswa sebesar 71. 59 % dan 19.31 %.
Pengembangan Lembar Kerja Praktikum Digital Berbantuan Virtual Laboratorium pada Materi Pencemaran Air Elvira Destiansari; Susy Amizera; Nike Anggraini; Zainal Arifin
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 10, No 2 (2022): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v10i2.6104

Abstract

Practicum worksheets have a function as a guide in carrying out a research. Digital-based practicum worksheets assisted by virtual laboratories are currently being developed based on students' needs on water pollution material. This study aims to analyze the results of material, language, and construct validation in developing digital-based practicum worksheets assisted by virtual laboratories on water pollution material. The type of research used is development research which is limited to the expert review stage. Expert validators consist of three validators, namely: material, language, and construct experts. The results showed that the results of the material expert validation in the first stage were 72.5% (quite valid), then revised and a second validation was carried out which resulted in 92.5% (valid). The results of language validation show results of 80.0% (quite valid), and in the second validation 92.5% (valid). The results of the first construct validation were 69.64% (quite valid), the second 73.21% (quite valid), then the third validation 87.5% (valid). Then proceed with the Co-Kappa analysis showing a result of 0.61 (worksheet can be used). Based on the results of this study, it was concluded that the worksheets developed were valid and categorized as good, so they could be used for the next stage, namely trials.
Pelatihan Model Pembelajaran Langsung Sebagai Aplikasi CTL untuk Guru IPA SMP di Ogan Ilir Riyanto Riyanto; Mgs M. Tibrani; Safira Permata Dewi; Ermayanti Ermayanti; Yenny Anwar; Meilinda Meilinda; Susy Amizera; Elvira Destiansari; Nike Anggraini
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v2i4.902

Abstract

The results of an interview with a science teacher in Ogan Ilir district that science teachers mastered the skills of various learning models including direct learning models. Some of the junior high school science materials are declarative or procedural. Material that is declarative or procedural requires skills that are carried out in stages of the entire series of activities displayed. The purpose of this community service activity (CSA) is to improve the ability of junior high school science teachers to master the direct teaching model, compile a direct teaching model rpp and be able to implement the direct teaching model in the classroom. The implementation of the activity is carried out in several stages, namely: 1. The preparatory stage, namely field observations and interviews with teachers, reading references to direct learning model materials, holding discussions with PPM team members, preparing training materials in the form of Power Point, approaching school staff and teachers and coordinating related parties. 2. Implementation stage, namely direct training with training methods, demonstrations and discussions and visualizations. Through CSA activities, science teachers from the Ogan Ilir MGMP groups can compile or modify direct learning models with a scientific approach. MGMP science teachers have been able to make 5 aspects of learning implementation planning (LIP), namely listing: learning indicators and objectives, organizing materials, media and learning resources, learning activity steps, and evaluating learning outcomes. Therefore, the RPP format made by mgmp science teachers in Ogan Ilir district was declared feasible. This is evident from the assessment results with all 100 values. After attending the CSA training material, participants enjoyed the material presented, felt that this material was very necessary and felt that their knowledge increased