Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Conditional critical thinking gains: ATI study of homo complexus in PBL–SSI biology education Ida Ayu Purnama Bestari; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Nyoman Tika; I Wayan Suastra
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v11i3.42549

Abstract

This quasi-experimental study investigated the effectiveness of a Homo Complexus (HC)-framed Problem-Based Learning and Socio-Scientific Issues (PBL–SSI–HC) model in fostering critical thinking (CT) among biology education students (N=78). Comparing PBL–SSI–HC (n=38) with conventional PBL–SSI (n=40), a validated and reliable CT instrument was used for pretest and posttest. ANCOVA results revealed a significant Group × Pre_CT interaction (F (1, 74) = 7.73, p = .007, ηp² = 0.095), indicating that the model's effect on CT was conditional on initial CT levels. Simple slopes analysis showed that the PBL–SSI–HC model significantly benefited students with higher initial CT (adjusted mean difference = 0.079, p = .006, Hedges’ g = 0.19 at +1 SD Pre_CT), while advantages for lower and average baseline students were negligible. This aptitude–treatment interaction (ATI) suggests that the epistemic complexity of the Homo Complexus framework is most effective for learners with stronger prerequisite CT strategies. Instructional implications highlight the need for targeted scaffolding, such as explicit modeling of CT moves and structured argumentation, to extend these benefits across all CT ability levels and align with national educational goals.
A Humanistic-Ecological Project-Based Learning Model Integrating Balinese Local Wisdom for Adolescent Development in Bali’s Tourism Contexts: A Systematic Literature Review Bestari, Ida Ayu Purnama; Tika, I Nyoman; Atmadja, Anantawikrama Tungga; Suastra, I Wayan
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 8, No 1 (2026): January 2026
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v8i1.10263

Abstract

This systematic literature review synthesizes evidence on Project-Based Learning (PjBL) integrated with Balinese local wisdom for adolescent human resource development in Bali’s tourism contexts. Following PRISMA 2020 guidelines, a Scopus search (2016-2025) identified 21 empirical studies. Each was coded for PjBL implementation, local wisdom integration, humanistic/ecological perspectives, youth development, and tourism relevance. Findings show widespread integration of humanistic/ecological perspectives and local wisdom. However, explicit PjBL implementation appeared in only 8 of 21 studies (38.1%), with others showing project-like elements. Recurring limitations include partial local wisdom integration and limited attention to ecological impact and youth agency. Based on this, the study proposes a seven-stage PjBL syntax operationalizing Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, and menyama braya. This model offers a culturally grounded framework for adolescent HRD, addressing existing gaps and promoting humanistic-ecological sustainability in Bali's unique tourism setting.
Pengembangan Instrumen Soal HOTS pada Materi Virus untuk Murid Kelas X SMA Ni Kadek Candra Swandewi; Ida Bagus Putu Arnyana; Ida Ayu Purnama Bestari
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen soal HOTS pada materi virus untuk murid kelas X SMA serta mengetahui validitas dan reliabilitasnya sebagai kualitas awal instrumen. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi prosedur pengembangan tes Oriondo-Wilson yang terdiri atas dua tahap, yaitu penyusunan item instrumen dan uji coba lapangan. Instrumen yang dikembangkan berupa 30 soal uraian berdasarkan indikator HOTS, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Instrumen divalidasi oleh dua validator ahli menggunakan rumus Gregory dan diuji cobakan kepada 25 murid kelas X SMA Negeri 1 Sawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memperoleh validitas isi sebesar 0,86 dengan kategori sangat tinggi. Seluruh 30 butir soal dinyatakan valid karena nilai rhitung lebih besar daripada rtabel sebesar 0,396. Hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien sebesar 0,92 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil validitas isi, validitas butir, dan reliabilitas yang diperoleh melalui uji coba lapangan terbatas, instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas awal yang baik serta berpotensi digunakan sebagai alternatif instrumen evaluasi HOTS pada materi virus.
Pengembangan Flipbook Berbasis Discovery Learning dan HOTS pada Materi Sistem Pencernaan di SMA Yemima Br Karo Sekali; I Wayan Sukra Warpala; Ida Ayu Purnama Bestari
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 7 No. 7 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v7i7.10531

Abstract

Media pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk mendukung pembelajaran Biologi yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Flipbook berbasis Discovery Learning dan HOTS pada materi sistem pencernaan di SMA serta menganalisis tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap implementasi dilaksanakan melalui uji coba terbatas sesuai ruang lingkup penelitian. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, dua ahli media, tiga guru Biologi, dan 32 peserta didik kelas XI B SMA Negeri 2 Banjar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor 82% dari ahli materi dengan kategori valid dan 90% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 83% berdasarkan penilaian guru dan 92% berdasarkan respons peserta didik, yang masing-masing termasuk dalam kategori praktis dan sangat praktis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Flipbook yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada materi sistem pencernaan. Integrasi sintaks Discovery Learning dengan aktivitas yang berorientasi HOTS menjadikan media ini berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik di jenjang sma.
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Menggunakan Liveworksheet Terhadap Materi Keanekaragaman Hayati Made Cristiana; Ida Bagus Putu Arnyana; I Made Sutajaya; Desak Made Citrawathi; Ida Ayu Purnama Bestari
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 6 No. 2 (2026): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v6i2.4071

Abstract

This research and development study aimed to design and analyze the validity and practicality of interactive teaching materials using Liveworksheets for the topic of biodiversity, intended for 10th-grade high school students. The study employed the 4D (Four-D) model, comprising four stages: define, design, develop, and disseminate. The dissemination stage was conducted on a limited scale, covering only validation testing, practicality testing, and product packaging, as the research focused primarily on the development process and the initial evaluation of the resulting media. Validity testing was conducted by two subject matter experts and two media experts, with results calculated using the Gregory formula. The assessment results indicated that the Gregory Validity Coefficient (KVG) for both subject matter and media experts reached a score of 1 (one), placing the materials in the "highly valid" category. Practicality testing was subsequently conducted at SMA Negeri 1 Sawan, involving two Biology teachers and 32 10th-grade students in a large-group trial. Analysis revealed practicality levels of 85% from the teachers and 91.15% from the students, both falling into the "highly practical" category. Based on these findings, it is concluded that the interactive teaching materials using Liveworksheets for the biodiversity topic are highly valid and highly practical for use in classroom learning by 10th-grade high school students.
A Systematic Literature Review: Tren Media Pembelajaran Immersive Virtual Reality dalam Meningkatkan Pemahaman Konseptual Biologi I Made Agus Suarbawa; Ni Putu Sri Ratna Dewi; Ida Ayu Purnama Bestari
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i1.112423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan efektivitas penggunaan immersive virtual reality (IVR) dalam pembelajaran biologi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan mengacu pada alur PRISMA untuk memastikan proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel dilakukan secara sistematis dan transparan. Sumber data diperoleh dari database bereputasi internasional, yaitu Scopus dan Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Dari 93 artikel yang teridentifikasi pada tahap awal, setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel empiris yang relevan untuk dianalisis. Selain analisis isi, penelitian ini juga menerapkan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memetakan hubungan antar kata kunci dan mengidentifikasi tren topik dalam kajian IVR pada pembelajaran biologi dan sains. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konseptual (understanding) menjadi fokus utama penelitian, yang ditandai oleh posisinya sebagai simpul paling sentral dalam visualisasi jaringan. Mayoritas studi melaporkan bahwa IVR berbasis head-mounted display berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman konsep, terutama pada materi abstrak dan kompleks seperti struktur sel dan proses biologis mikroskopis. IVR juga terbukti meningkatkan keterlibatan belajar, motivasi, serta kebiasaan berpikir ilmiah. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh desain instruksional dan pengelolaan beban kognitif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan IVR yang pedagogis agar hasil belajar konseptual dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
Developing Canva-Based Interactive Learning Media Integrating Education for Sustainable Development for Ecosystem Learning in Senior High School Vina Auliya Sari; I Made Sutajaya; Ida Ayu Purnama Bestari; Desak Made Citrawathi; Ni Putu Sri Ratna Dewi
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SEARCH: October 2026
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v5i1.3270

Abstract

Biology learning on ecosystem material is still dominated by conventional media such as printed textbooks and static PowerPoint, causing low interactivity and minimal integration of Education for Sustainable Development (ESD) values. This study aims to produce a design of interactive Canva learning media on ecosystem material oriented to ESD for 10th-grade students, and to analyze its validity and practicality. This study used Research and Development (R&D) with the ADDIE model, limited to the analyze, design, and development stages. Validity was assessed by two content experts and two media experts using a Likert-scale questionnaire analyzed through Pearson Product Moment correlation, while practicality was assessed by three teachers and 34 students using descriptive percentage analysis. The results show that the media design consists of introduction, core, and closing sections integrating the ESD stages of know, feel, think, and action. The validity test produced correlation coefficients of 0.644 and 0.819 (content aspect) and 0.828 and 0.792 (media aspect), all with p < 0.05, indicating valid and significant results. The practicality test showed 93.8% (teachers) and 91% (students), both in the very practical category. These findings imply that Canva can be transformed from a static design tool into a comprehensive, ready-to-use interactive learning medium that supports contextual and sustainability-oriented biology instruction.