Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Faktor Human Error Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Konstruksi Regita Cahyani; Susilawati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.669

Abstract

Sektor Konstruksi merupakan sektor dengan risiko kecelakaan yang lebih besar dibandingkan dengan pekerjaan di sektor lain. Angka kecelakaan secara global cukup mengkhawatirkan dan secara statistik kematian akibat kecelakaan kerja pertahun sebesar lebih dari 2,78 juta orang dan dua per tiga (2/3) terjadi di negara Asia. Menurut data ILO pada tahun 2018, lebih dari 1,8 juta kematian terjadi di kawasan Asia dan Pasifik dan tercatat 374 juta kejadian cedera dan penyakit akibat kerja setiap tahunnya yang mengakibatkan absensi kerja. Penelitian ini menggunakan metode literature review, penelitian ini mengkaji berbagai studi dari tahun 2019 hingga 2024 yang diambil dari Google Scholar dan Portal Garuda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab human error yang berkontribusi terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kurangnya pelatihan, rendahnya tingkat pendidikan, dan kurangnya pengalaman kerja berkontribusi signifikan terhadap human error. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan keselamatan kerja (K3) dan penerapan manajemen keselamatan yang efektif untuk mengurangi kejadian kecelakaan kerja.
Mengoptimalkan Pengimplementasian Pelatihan dan Pengembangan Pelayanan Tenaga Kerja kesehatan di RSUD Sawerigading Dina Sarah Syahreza; Hilma Harmen; Grestin Analia; Nisa Nababan; Regita Cahyani; Rosana Girsang; Silvia Putriani; Tamara Marpaung
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.275

Abstract

This article discusses the implementation of training and development of health workforce services at Sawerigading Hospital to overcome cases of discrimination between BPJS and non-BPJS patients. This research uses a literature review method with a qualitative approach and highlights the need for increased HR training and development for the optimization of health services. The results showed the importance of improving the skills, knowledge, and inclusive culture of health workers, as well as involving the community in efforts to improve service effectiveness. RSUD Sawerigading has committed to improving employee competencies through technical, soft skills, self-development, and specialization training programs to improve overall health services. Concrete steps are needed to address discrimination against BPJS patients and improve staff understanding of ethics and professionalism in health services to achieve optimal service.
Kualitas Pelayanan Kunjungan Keluarga Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli Regita Cahyani; Muhammad Iqbal; Abdul Wahid Safar
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i1.1498

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi kualitas pelayanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli dengan menggunakan 5 dimensi yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Tujuan penelitian untuk kualitas pelayanan kunjungan keluarga narapidana diĀ  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli. Jenis Penelitian kualitatif, sumber data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian 7 orang terdiri dari pegawai Lembaga Pemasyarakatan dan Pengunjung Narapidana. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi tangible menunjukkan kebutuhan untuk peningkatan, terutama dalam menangani lonjakan pengunjung yang dapat menyebabkan penundaan dalam proses pelayanan. Meskipun demikian, dimensi reliability telah terpenuhi dengan baik melalui penerapan standar yang jelas dan konsisten dalam pelayanan. Responsiveness masih memerlukan perbaikan meskipun ada kemajuan dalam respons terhadap kebutuhan pengunjung. Dimensi assurance menunjukkan tantangan terkait jaminan waktu dalam pelayanan dan transparansi biaya. Sementara itu, dimensi empathy dinilai sudah baik dengan pelayanan yang ramah dan perhatian terhadap kebutuhan pengunjung. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung keluarga narapidana, sekaligus memastikan bahwa standar pelayanan tetap terjaga sesuai dengan regulasi yang berlaku dan harapan masyarakat.