Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TATA RIAS WAJAH SEHARI-HARI PKK BUKIT BESTARI KOTA TANJUNG PINANG Fitridawati Soehardi; Dwi Vita Lestari Soehardi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Special Issues 1 "Semangat Perguruan
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i0.2944

Abstract

Penampilan bagi wanita merupakan salah satu cara dalam bersosialisasi. Penampilan rapi, bersih dan baik cendrung diperlakukan dengan baik pula oleh orang lain, terutama bagi wanita yang bekerja dituntut harus memberikan penampilan yang baik dalam memberikan pelayanan untuk memberikan kesan professional dan memberikan suasana nyaman bagi orang lain. Hal ini merupakan salah satu aspek yang menjadi perhatian dari Kelompok PKK Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau. Hal inilah yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada anggota kelompok PKK dengan melaksanakan Pelatihan tata rias diikuti oleh 15 orang. Pelatihan Tata Rias ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dan paraktek langsung menggunakan alat-alat tata rias khususnya wajah untuk kegiatan sehari-hari. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek. Berdasarkan Hasil pelatihan yang dilaksanakan menunjukkan peningkatan kemampuan para peserta dan besarnya antusias peserta terhadap kegiatan ini. Karena kegiatan pelatihan ini memberikan nilai pengetahuan yang dapat diterapkan dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari, dalam pergaulan maupun di rumah tangga.
Pelatihan Pengujian In-Situ Tanah bagi laboran Muda Mekanika Tanah Susy Srihandayani; Fitridawati Soehardi; Lusi Dwi Putri; Winayati Winayati
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i6.8669

Abstract

In-situ test adalah salah satu metode pengujian geomekanika yang pelaksanaannya dilakukan langsung di lapangan, tanpa pengambilan percontoh untuk laboratorium. Rendahnya minat laboran dalam mendalami bidang mekanika tanah khususnya pengujian tanah baik di lapangan maupun di laboratorium. Hal ini di sebabkan oleh para laboran menganggab bahwa pengembangan keahlian dalam menggunakan peralatan pengujian dan pengolahan data mekanika tanah cukup sulit dan mahal. HIMATESI merupakan sebuah himpunan mahasiswa yang beranggotakan para peneliti muda, laboran muda atau mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan penelitian dan pengujian mekanika tanah. Mitra menyadari perlu peningkatan pemahaman tentang pengujian In-Situ tanah. Namun disisi lain menjadi ketakutan tersendiri bagi mitra tentang penyelsaiaan permasalahan yang timbul dalam pengujian In-Situ tanah pada saat pelaksanaan dilapangan. Perguruan tinggi menjawab persoalan mitra dengan memberikan pengetahuan tentang pengujian In-Situ tanah dan pelatihan penggunaan peralatan pengujian In-Situ tanah serta trik-trik menhadapi permasalahan dalam pengujian In-Situ tanah pengujian In-Situ tanah secara gratis. Kegiatan Pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan pengujian In-Situ Tanah bagi laboran mekanika tanah yang diadakan bertujuan untuk memberikan bekal informasi tentang tentang pengenalan dan penggunaan alat pengujian In-Situ seperti Dynamic Cone Penetrometer, alat Handbore dan alat Sandcone. Hasil pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta terhadap penggunaan alat pengujian In-situ tanah dan trik-trik dalam mengatasi permasalahan dilapangan terhadap penggunaan alat Insitu sehingga diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapat dalam pelaksanaan dilapangan nantinya.
Training on Submitting Articles Through the Open Journal System (OJS) for the Pekanbaru Young Literacy Community: Pelatihan Submit Artikel Melalui Open Journal Sytem (OJS) Bagi Komunitas Literasi Muda Pekanbaru Fitridawati Soehardi; Lusi Dwi Putri; Winayati Winayati
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.125 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang829

Abstract

The Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Directorate General of Higher Education issued regulation no.44 of 2015 concerning national standards of higher education and a circular letter of the Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Directorate General of Learning and Student Affairs no.B 323/B.B1/SE /2019 regarding the publication of scientific works for Undergraduate Programs, Masters Programs and Doctoral Programs. This explains that academic researchers are required to disseminate it by means of seminars, publications, patents or other means so that research results can be known by the general public. In general, the dissemination of scientific works is done online through the Open Journal System. However, with the increase in information technology so that scientific works produced are prone to plagiarism because of the ease of accessing information. The Young Literacy Community is a community consisting of young researchers or final year students who are conducting research and making scientific papers. Partners have a lack of knowledge about how to submit articles through the Open Journal System (OJS). Universities answer partner problems by providing knowledge about the Open Journal System (OJS). The method used is learning in class lectures, discussions and questions and answers as well as practice/simulation applications. The results obtained by participants were able to increase participants' knowledge of the stages of the process of submitting scientific articles through the Open Journal System (OJS) and tricks in overcoming problems when submitting so that participants are expected to be able to implement the knowledge gained in the implementation of publishing results. participant's research work. Abstrak Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bagian Direktorat Jendral mengeluarkan peraturan no.44 Tahun 2015 tentang standar nasional pendidikan tinggi dan surat edaran Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi bagian Direktorat Jendral pembelajaran dan Kemahasiswaan no.B 323/B.B1/SE/2019 tentang publikasi Karya ilmiah Program Sarjana, Program Magister dan Program Doktor. Hal ini menjelaskan bahwa para peneliti akademisi diwajibkan untuk menyebarluaskan dengan cara diseminarkan, dipublikasikan, dipatenkan atau dengan cara lain sehingga hasil penelitian dapat diketahui oleh masyarakat umum. Pada umumnya penyebaran karya ilmiah dilakukan secara online melalui sistem Open Jurnal Sistem. Namun dengan meningkatnya teknologi informasi sehingga karya ilmiah yang dihasilkan rawan terjadinya plagiarisme Karena kemudahan dalam mengakses informasi. Komunitas Literasi Muda merupakan sebuah komunitas yang beranggotakan para peneliti muda atau mahasiswa tingkat akhir yang sedang melakukan penelitian dan membuat karya ilmiah. Mitra memiliki kedala kurangnya pengetahuan tentang cara mensubmite artikel melalui sistem Open Journal Sytem (OJS). Perguruan tinggi menjawab persoalan mitra dengan memberikan pengetahuan tentang sistem Open Journal Sytem (OJS). Metode yang digunakan adalah pembelajaran di kelas ceramah, diskusi dan tanya jawab serta praktik/simulasi aplikasi. Hasil yang diperoleh peserta mampu meningkatkan pengetahuan peserta terhadap tahapan proses mensubmit artikel hasil karya ilmiah melalui Open Journal Sytem (OJS) dan trik-trik dalam mengatasi permasalahan pada saat melakukan submit sehingga diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapat dalam pelaksanaan hal melakukan publikasi hasil karya ilmiah penelitian peserta .
Identifikasi Material Sisa dan Penanganan Pada Pekerjaan Kontruksi Jalan Lusi Dwi Putri; Fitridawati Soehardi; Marta Dinata
Sainstek (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan infrastuktur transportasi khususnya jalan raya memainkan peranan penting dalam menghasilkan material sisa baik itu material sisa kontruksi maupun akibat pembongkaran, terutama pada pekerjaan tanah, pondasi base, aspal dan rigid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya material sisa pada pekerjaan kontruksi jalan. Metode penelitian ini dilakukan melalui studi literature dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan faktor yang menyebabkan terjadinya material sisa antar lain Proses pengiriman material, adanya perubahan desain (redesign), adanya perubahan pekerjaan oleh owner (change order), adanya pekerjaan yang diulang (rework), kualitas material, keahlian/keterampilan SDM (skill), cara penyimpanan material di lokasi proyek, pengawasan, metode kerja, miskomunikasi (salah pengertian), informasi kurang jelas, kondisi lapangan. Pengelolaan Material sisa kontruksi dapat dilakukan dengan menerapkan langkah-langkah reduce, reuse, recycle, maupun salvage terhadap material sisa itu sendiri.
Penggunaan Aspal Buton Berbutir Pada Campuran Lapisan Perkerasan AC-BC Fitridawati Soehardi; Lusi Dwi Putri
Sainstek (e-Journal) Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang perkerasan jalan mengalami banyak perkembangan menyesuaikan kebutuhan pengguna jalan. Salah satu yang menjadi perbincangan adalah mulai beralihnya dari penggunaan aspal cair ke penggunaan Asbuton. Hal ini dilakukan dalam rangka mencari sumber daya alam selain Aspal cair. Pemakaian Asbuton dan agregat lokal juga diharapkan dapat mendorong perkembangan infrastruktur khususnya di Riau terutama pada bidang perkerasan jalan serta mengatasi berkurangnya pasokan bahan Material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Aspal buton Berbutir pada campuran panas AC-BC dengan menggunakan agregat quarry desa Muara Takus melalui pengujian marshall. Metode penelitian meliputi pengujian sifat bahan, pengaruh penggunaan Asbuton berbutir terhadap gradasi campuran dengan menggunakan pengujian marshall. Bahan yang digunakan adalah agregat berasal dari desa Muara Takus dan Asbuton Berbutir tipe 5/20 dengan lima nilai kadar aspal yang berbeda. Berdasarkan hasil pengujian dapat ditarik kesimpulan bahwa Kepadatan (density) mengalami peningkatan hingga batas maksimum namun setelah melewati batas maksimum pada kadar aspal 6,6 % mengalami penurunan dengan nilai 2,306 gr/cc. Hal ini dapat mempengaruhi mutu campuran. Akan tetapi nilai stabilitasnya juga naik pada kadar aspal 5,6 % dengan nilai 1100,82 Kg. hal ini dapat disebabkan rongga udara masih belum terpenuhi oleh aspal dan aspal berfungsi sebagai pengikat bukan pelicin. Nilai kadar aspal optimum pada campuran AC-BC menggunakan asbuton berbutir adalah 5,6%.
PENGGUNAAN EGG SHELL POWDER (ESP) DAN SUGARCANE PULP ASH (SPA) SEBAGAI BAHAN STABILISASI TERHADAP KUAT DUKUNG TANAH LEMPUNG Fitridawati Soehardi; Marta Dinata
Racic : Rab Construction Research Vol 8 No 1 (2023): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v8i1.2919

Abstract

Perbaikan pada tanah lempung umumnya menggunakan metode stabilisasi untuk memperbaiki sifat-sifat tanah lempung dengan bahan tambahan yang di campurkan pada tanah lempung asli sehingga meningkatkan kuat dukung tanah sesuai spesifikasi teknis dalam kontruksi bangunan. Egg Shell Powder (ESP) merupakan hasil limbah dari rumah tangga maupun insdustri rumahan yang mempunyai kandungan kalsium karbonal (CaCO3) cukup tinggi sehingga dapat mengisis lubang antara pori-pori dan merekatkan partikel-partikel tanah. Sedangkan Sugarcane Pulp Ash (SPA) merupakan salah satu limbah dari hasil rumah tangga maupun pengolahan tebu yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sehingga dapat mengurangi polusi lingkungan. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian laboratorium terhadap nilai kadar air, berat jenis dan nilai CBR penambahan ESP dan SPA terhadap tanah lempung dengan variasi 0%, 5%, 10% dan 15% serta terhadap penambahan 5% SPA. Hasil Tanah asli dalam penelitian ini termasuk dalam klasifikasi tanah CL, yakni Lempung Tak organik dengan plastisitas rendah sampai sedang. Nilai kadar air optimum cendrung mengalami penurunan seiring dengan penambahan ESP dan SPA pada tanah asli yaitu pada variasi ESP 15% dan SPA Yaitu 19 % dan nilai berat jenis mengalami peningkatan yaitu 1,71 gg/cc . Peningkatan nilai CBR terjadi pada penambahan ESP 15% dan SPA 5% yaitu sebesar 9,23%.
Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Penambahan Limbah Gypsum Ditinjau Dari Nilai Kuat Geser Fitridawati Soehardi; M. Yusuf Septino; Zainuri Zainuri
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.190

Abstract

Indonesia has clay land that mostly fills its territory One of these parts of the area is Riau Province. The location of Riau Province which is on the coast and lowlands causes its area to be poor clay soil. Many types of soils with low carrying capacity can be found in banguanan construction, one of which is clay soil. Loamy soils are known to have the property of becoming hard when dry, becoming soft, when wet, with a very large change in size depending on the presence of water. From this explanation, clay soil is not good for infrastructure development on clay soil, so improvements are needed by means of soil stabilization. Soil stabilization is an attempt to change or improve the technical properties of the soil such as: carrying capacity, compressibility, permeability, development potential and sensitivity to changes in moisture content in order to meet certain technical requirements, by adding certain materials to the soil. The purpose of soil stabilization is to increase the carrying capacity of the soil by increasing soil parameters such as, density, shear strength and so on. Direct Shear Test Method This examination is carried out to determine the cohesion values (c) and shear angle (o) of the soil. The results showed that in the addition of a mixture of gypsum waste with levels of 0%, 8%, 10% and 12% the value of direct shear strength (S) increased at a percentage of 12%, namely 0,6826 kg/cm2 compared to the value of direct shear strength on the original soil of 0,5371 kg/cm2, there was an increase of 27,08%. This increase occurs because gypsum contains calcium which binds organic material soils to clay. Gypsum also absorbs more water, making the mixture of waste and soil samples become harder and stronger.
Training on Survey Techniques and Data Processing for Mapping Areas for Young Surveyors Fitridawati Soehardi; Winayati winayati; Lusi Dwi Putri
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i3.14585

Abstract

Surveys and Mapping are skills in recording and collecting data and information regarding resources (both natural, social and cultural) based on an adequate area with remote sensing technology. The low interest of young surveyors in exploring surveys and mapping. This is because the surveyors consider that developing expertise in using testing equipment and processing survey and mapping data is quite difficult and expensive. HIMATESI is a student association whose members are young researchers, young surveyors or final year students. Partners realize the need for increased understanding of survey techniques. Universities answer partner problems by providing knowledge about survey technique training and data processing for area mapping as well as tricks for dealing with problems in area measurement free of charge. Community service activities in the form of training on survey techniques and data processing for area mapping are held to provide information about the introduction and use of survey tools such as waterpass, theodolite and Autocad and goggle map applications. The method used in the implementation of this training is lighting, discussion and practice. The results of this training were able to increase participants' knowledge of the use of survey technique tools and data processing for area mapping as well as tricks in overcoming problems in the field regarding area measurement and mapping so that it is hoped that participants will be able to implement the knowledge gained in field implementation later.
Pengaruh Waktu Perendaman Dengan penambahan Kapur Sebagai Bahan Stabilisasi Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai CBR Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
Journal of Infrastructure and Civil Engineering Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/jice.v4i2.57

Abstract

Nilai daya dukung tanah dasar yang lebih dikenal dengan subgrade, mem punyai pengaruh pada perhitungan tebal perkerasan dalam suatu konstruksi jalan. Pengujian tanah lempung merah dengan bahan tambah kapur untuk memperoleh nilai CBR yang disyaratkan dalam konstruksi jalan raya tadi merupakan rekayasa geoteknik yang dapat dilakukan. Stabilisasi tanah kapur lebih cocok dengan waktu ikatan yang lebih lama, sehingga dapat menguntungkan bila terjadi penundaan pekerjaan yang agak lama setelah pencampuran dan tidak ada resiko berkurangnya kekuatan campuran oleh akibat pemadatan. Melalui uji CBR laboratorium terhadap bahan tanah lempung merah yang distabilisasi dengan kapur dengan berbagai variasi waktu perendaman terhadap benda uji dapat diperoleh nilai CBR yang disyaratkan. Penelitian bertujuan untuk menentukan persentase yang efektif dalam penambahan kapur dari segi nilai CBR (California Bearing Ratio) terhadap lama waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan nilai CBR benda uji yang tidak direndam maupun tidak direndam cendrung mengalami peningkatan seiring dengan penambahan kapur. Namun nilai CBR tanah yang menggunakan perendaman cendrung mengalami penurunan seiring dengan lamanya waktu perendaman. Nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi penambahan kapur 15 % dengan lama waktu pemeraman 4 Hari yaitu 26,05% dan nilai CBR terendah terdapat pada penambahan 5 % dengan lama waktu Prendaman 14 Hari yaitu 5,35 %.
Ibm Pendampingan Pelatihan Publikasi Artikel Ilmiah Melalui Open Journal Sytem (OJS) Dan Plagiarism Bagi Para Peneliti Muda Soehardi, Fitridawati; Putri, Lusi Dwi
FLEKSIBEL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/fleksibel.v5i1.18467

Abstract

Kewajiban untuk peneliti akademisi dalam menyebarluaskan hasil penelitiannya menimbulkan permasalahan bagi para peneliti muda dalam membuat dan mempublikasikan hasil penelitiannya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengatasi permasalahan mitra dengan melakukan peningkatan kemampuan dalam bentuk Pelatihan Publikasi Artikel Ilmiah Melalui Open Journal Sytem (OJS) Dan Anti-Plagiarisme Bagi Para Peneliti Muda. Metode kegiatan yang dilakukan adalah metode diskusi, metode sosialisasi dan demonstrasi, metode praktek dan metode pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah Secara keseluruhan kegiatan ini berlangsung dengan baik sesuai dengan waktu yang diberikan dan mendapatkan apresiasi yang baik dari para peserta. Berdasarkan hasil kuisioner dari seluruh peserta pelatihan terdapat 28 % memperoleh nilai akhir Sangat Baik, untuk peserta yang memperoleh nilai Baik sebesar 60 % dan nilai sedang sebesar 12%. Sedangkan tidak ditemukan peserta yang tidak terampil hal ini ditunjukan dengan diperolehnya nilai 0 %. Praktek yang dilakukan para peserta bisa terbukti berhasil hal ini dapat dilihat dari para peserta yang telah dapat menggunakan aplikasi aplikasi Open Journal Sytem (OJS) Dan Anti- Plagiarisme