Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN LERENG KAMPUS FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING Fitridawati Soehardi; Lusi Dwi Putri; Marta Dinata
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v5i2.3208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kerusakan pada lereng kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan Metode pengamatan langsung dilapangan dan studi literatur. Hasil data yang diperoleh di sajikan dalam bentuk gambar kerusakan pada lereng kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas lancang Kuning. Kondisi lereng Menunjukkan tingkat Kerusakan yang cukup signifikan karena lereng masih dalam keadaan alami. Berdasarkan pengamatan dilapangan kelongsoran lereng pada Kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning terjadi karena air hujan yang masuk kedalam pori-pori tanah sehingga mengakibatkan lunaknya tanah sehingga tanah mengalami kehilangan kapasitas dukungnya. Hal ini diperparah dengan penumpukan daun akasia yang menambah tingkat kelembaban pada tanah.
The Effect of The Aggregate Abrasion Value on The Aggregate Pore Content in The Base Layer above Base B Lusi Dwi Putri; Fitridawati Soehardi
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v6i1.3780

Abstract

Campuran lapisan pondasi bawah base B yang baik mempunyai persyaratan agregat yang digunakan mempunyai nilai abrasi kecil dari 40%, nilai berat jenis aggregat minimum 2,5 dan penyerapan air aggregat maksimum 3%. Hal ini dibutuhkan untuk menghindari degradasi dan desintegrasi baik serta penyerapan air pada saat pencampuran, penghamparan, pemadatan maupun pada saat melayani lalu lintas selama umur rencana. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai abrasi terhadap nilai penyerapan air rongga pada campuran lapisan pondasi bawah base B dengan menggunakan 3 jenis agregat quarry. Penelitian ini menggunakan alat Los Angeles dan analisa saringan. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh nilai abrasi paling baik adalah agregat quarry Solok yaitu 17,5 %, kemudian agregat quarry Pangkalan yaitu 23,7 % dan nilai abrasi yang kurang baik agregat quarry Bangkinang yaitu 34,58. Nilai penyerapan air agregat quarry paling tinggi adalah quarry Bangkinang kemudian quarry Pangkalan, dan nilai penyerapan paling kecil adalah quarry Solok. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak yang berkompeten dalam memberikan rekomendasi penggunaan material berdasarkan nilai abrasi dan nilai penyerapan air agregat.
Identifikasi Parameter Pencegahan Material Sisa Kontruksi (Contruction Waste) Fitridawati Soehardi; Marta Dinata
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v8i1.2404

Abstract

Material merupakan komponen penting yang perlu diperhatikan dan sangat berpengaruh terhadap nilai produktivitas dan biaya pada sebuak proyek kontruksi. Material dalam pekerjaan konstruksi mempunyai kontribusi sebesar 40-60% dari biaya proyek, sehingga secara tidak langsung memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan proyek khususnya dalam komponen biaya. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untukmengurangi terjadinya sisa material kontruksi (waste contructio). Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner dan wawancara langsung dan diolah menggunakan aplikasi SPSS. Hasil analisa diperoleh Faktor Pencegahan yang paling tinggi menurut responden ialah mengantisipasi perubahan cuaca dengan nilai standar deviasi yaitu 1,10 %. Kemudian tindakan pencegahan terendah menurut responden disebabkan oleh Mengurangi penyimpangan Pengendalian Perencanaan  material dengan nilai rata 0.61 %. Faktor mengantisipasi perubahan cuaca menjadi faktor dominan dapat disebabkan karena perubahan cuaca sangat mempengaruhi kondisi material akibat perubahan suhu dan curah hujan.
Identifikasi Kerusakan Dinding Penahan Tanah Sungai Siak (Studi Kasus Kecamatan Tualang Kabupaten Siak) Fitridawati Soehardi; Marta Dinata
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 4, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v4i2.32

Abstract

This study aims to identify the problem of damage to retaining walls on the banks of the Siak River, Tualang District, Siak District. The implementation of this research uses the method of direct observation in the field and the method of direct interviews with the community around the research location. The results of the data obtained are presented in the form of images of damage to the retaining wall. Conditions of Siak River Displacement, Tualang District, Siak Regency Shows a high level of damage both on the banks of natural rivers and those that have been given cliff protection. Some locations experience abrasion and erosion processes, especially in areas that are still natural. Damage to Siak Riverbanks is caused by natural factors and anthropogenic factors. Natural factors can be strong currents and waves caused by community transportation activities and factories around the Siak River environment. So that it can result in abrasion, damage to ecosystems, and damage to cliff safety buildings. While the Anthropogenic Factor is the behaviour of the community and the factory around Sungai Siak which does not comply with regional regulations and the applicable rules.
Parameter Kegagalan Kontraktor Pelaksana Pada Proses Pengadaan Penyedia Jasa Konstruksi Asosiasi Hjki Pada Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru Fitridawati Soehardi; Armaisastrawati Armaisastrawati; Fadrizal Lubis
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v7i2.1678

Abstract

Semua penyedia barang/jasa yang berminat dan memenuhi kualifikasi dapat mengikutinya pelelangan, namun pada proses lelang ada suatu fenomena yang krusial yakni gagal lelang atau kalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis parameter kegagalan Kontraktor Pelaksana pada proses pengadaan penyedia jasa konstruksi. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menguji parameter yang dapat menimbulkan kegagalan kontraktor pelaksana pada proses pengadaan penyedia jasa konstruksi. Hasil penelitian diperoleh bahwa parameter yang bisa digunakan untuk mengukur kegagalan lelang proyek yakni resiko tidak memenuhi syarat dokumen kualifikasi dan resiko tidak memenuhi syarat dokumen penawaran. Faktor resiko tidak memenuhi syarat dokumen kualifikasi, faktor yang paling dominan adalah kontrak pendukung pengalaman perusahaan, tenaga ahli dan surat pernyataan mempunyai kinerja baik dan tidak termasuk daftar hitam rekanan, sedangkan resiko tidak memenuhi syarat dokumen penawaran, faktor yang paling dominan adalah harga penawaran kalah bersaing dengan peserta lain, rencana kerja tidak memenuhi standar owner/tidak disetujui dan web LPSE dikunci/tidak bisa dibuka. Solusinya perlu dilakukan dilakukan pengecekan kembali sebelum pelaksanaan tenderselanjutnya, Pelatihan tata cara pengadaan barang/jasa pemerintah perlu dilakukan oleh pihak penyelenggara.  Pihak penyelenggara perlu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang berjalan pada sistem layanan pengadaan serta menyusun waktu efektif dan efisien dalam mempersiapkan dokumen proses penawaran sesuai dengan spesifikasi yang diminta oleh paket kegiatan yang kan dilelang.
PERBANDINGAN KADAR ASPAL HASIL EKTRAKSI PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC Fitridawati Soehardi
Jurnal Teknik Sipil Unaya Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/jtsu.v3i2.26

Abstract

The purpose of this study is the comparison of asphalt content of extracted results on the mixture (AC-BC) in accordance with the 2010 revision of the reflex 3. The method used in this study by extraction using a centrifuge extractor on three specimens of test specimens derived from AMP , The asphalt finisher blend of asphalt from the back of the Asphalt Finisher machine and the compaction result taken using Coredrill using a pertaline solvent. This research includes testing of asphalt content before and after Ektraksi. Based on the results of research The percentage of asphalt extraction results from the 6 test objects from each sample obtained the average value of AMP, finisher, and coredrill is 5.60%, 5.58%, 5.49%. Based on the results of the study Comparison of extraction rate by using a solvent of pertalite, from extraction test of Asphalt Mixing Plant asphalt content, Asphalt Finisher, Coredrill asphalt value decreasing from JMF. So that can be made formulation KA Job Mix Formula (JMF) = KA Asphalt Mixing Plant (AMP)> KA when overlaying> KA core. Average: 5.60% ≧ 5.60%> 5.58%> 5.49%. The extraction results are far from the minimum tolerance threshold of the mixture according to Binamarga 2010 2010 revision 3 (three) specifications. Therefore, this study may also support the statement on the Binamarga 2010 revision 3 (three) specification which states core test should not be used for extraction testing.
Factor Analysis of Physics Chemistry Waters that Affects Damage Safety Cliff on the Outskirts of River Siak Marta Dinata; Fitridawati Soehardi
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 19 No. 2 (2018): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.228 KB) | DOI: 10.24036/eksakta/vol19-iss2/143

Abstract

This research to identify the physics chemistry vegetation of water on the outskirts of the Siak in terms of quality of the siak river good chemically, physics and biology and the erosion on a cliff the siak good use cliff safety and still in the original condition. This research is descriptive condition of vegetation of the safety of the cliff on coasts of siak river. Data needed is the on the results water quality measurement both in terms of physics, chemical and biological the oxygen dissolved, CO2 free, pH water, the speed of the current of a river, the sample water for measurements total suspended solid and the measurement of temperature water and BOD5. Of precipitation data required to count the intensity of rain and to approximate discharge flood on the siak river that occurs , and data safety conditions cliff coasts of siak river.Then analyzed in order so as to produce data that can identify physics chemistry factors waters that affects vegetation herbs coasts of siak river. The result of physics chemistry research identified factors waters that affects vegetation plants and damage a retaining wall land on the outskirts of the siak river ( case study kecamatan tualang siak district there are fatty oil luminance an observation station and she sulphate high category that ranged 239,50-341,87 mg/L . Followed by the womb klhorida 14,0-24,4 mg/L , phospat 5,31-5,83 mg/L. Organic substances contained in these waters make the acceleration of damage a retaining wall land on the outskirts of the river with the increase the number of this chemical was every mg/L . With pH values within the range 6,1-6,8 in addition to the womb of copper and lead contained in the quality of water made the vegetation that dominated the study areas this is the family of lythraceae and combretaceae that the average is the type of mangrove need phospat high. In the high number of this type of vegetation dominated the outskirts of the river, causing the wall safety a cliff on the outskirts of the river destroyed by aerial roots spread.
PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH DI PERUMAHAN MUTIARA PALAS PERMAI KELURAHAN RUMBAI BUKIT KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Fitridawati Soehardi; Juliper Marpaung; Virgo Trisep Haris
Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan
Publisher : Prodi Magister Teknik Sipil Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jarsp.v4i2.21967

Abstract

The cliff in the Mutiara Palas Indah housing estate, Rumbai Bukit sub-district, Rumbai sub-district, Pekanbaru City, which experienced a landslide at the end of 2019, was caused by quite heavy rain. So it is necessary to plan soil reinforcement using cantilever type retaining walls using reinforced concrete to avoid landslides, with the results of the analysis of the landslide area using the simplified bishop method, the safety factor on this cliff has (F = 1,388 ) after getting the factor value If it is safe, it is planned that the dimensions of the cantilever type retaining wall have a height (H) = 6 meters, a wall thickness (H1) = 0,6 meters, a soil height in front of the wall (H2) = 0,7 meters, a wall height from ground level H3) = 4,7 meters, width (B) = 3,6 meters, the width of the front wall tread (B1) = 1,2 meters, the thickness of the lower wall (B2) = 0,6 meters, and the wall thickness (B3) = 0,4 meters. Then the results obtained are stability against overturning Fgl =3,604 1,5 (okay), stability against shear Fgs =2,279 1,5 (okay), and stability against bearing capacity collapse F = 18,218 3 (okay).
IMPLEMENTASI KESELAMATAN LALU LINTAS UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR YANG BERADA DI PINGGIR JALAN LINTAS BARAT Alfian Saleh; Fitridawati Soehardi; Muthia Anggraini
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3804.127 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v1i1.435

Abstract

Abstrak Pendidikan keselamatan adalah pendidikan tentang keselamatan untuk mencegah, menghindari atau mengatasi risiko cedera dan kecelakaan. Kegiatan pendidikan keselamatan merupakan bagian dari pelayanan masyarakat yang dilakukan kepada siswa SDN 006 Sungai Pinang Kabupaten Kampar, khususnya siswa kelas I dan siswa kelas II. Pelayanan masyarakat merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang keselamatan di sekolah, terutama mengenai tanda-tanda keselamatan. Pangabdian masyarakat adalah metode implementasi komunitas ini dalam bentuk pendidikan yang diikuti dengan pertanyaan dan jawaban dan roleplay. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa SDN 006 Sungai Pinang Kabupaten Kampar telah mampu mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko keselamatan dan untuk mengetahui tanda-tanda keselamatan yang bisa diterapkan di sekolah, beserta makna masing-masing tanda tersebut. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang tanda-tanda keselamatan di sekolah. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan tentang tanda-tanda keselamatan, kesadaran siswa untuk berperilaku aman meningkat.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK DENGAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA (PKM) Lusi Dwi Putri; Repi; Fitridawati Soehardi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.813 KB) | DOI: 10.31849/dinamisia.v2i2.1184

Abstract

Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) ini belum efektif menjadi budaya tahunan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Unilak di setiap tahunnya. Tahun 2016 ada 15 (lima belas) usulan, namun belum ada yang lolos serta di tahun 2017 belum ada usulan. Tahapan pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi program, studi ekskursi dan pendampingan. Target yang ingin dicapai adalah mahasiswa memahami apa itu program PKM dan luaran yang ingin dicapai adalah jasa pemberdayaan mahasiswa, laporan dan artikel ilmiah serta output kegiatan sebagai outcome program yaitu proposal PKM.Hasil yang diperoleh adalah mahasiswa memahami apa itu program PKM sehingga mampu menghasilkan 14 proposal PKM yang diusung oleh 41 nama mahasiswa FT, dan semuanya sudah mendaftar pada program PKM tahun 2017 pendanaan tahun 2018. Tanggal 3 April 2018, Unilak lolos 3 proposal PKM dan salah satunya dari FT-Unilak. Minat mahasiswa FT masih dominan skim PKM-P yaitu sebesar 64,29%, skim PKM-K yang diajukan sebesar 28,57%, skim PKM-M hanya 7,14%. Kesimpulan yang diperoleh adalah meningkatnya kapasitas mahasiswa FT dalam memahami program PKM dan mampu menyusun proposal yang diajukan ke Dirjen Belmawa Kemenristekdikti.