Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Influence of Certified Wastewater Treatment Personnel Competence as an Effort to Meet Industrial Wastewater Quality Standard Requirements in Semarang City Agung Budiarto; Mochamad Arief Budihardjo; Fuad Muhammad
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol. 17 No. 1 (2026): May
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21771/jrtppi.2026.v17.no1.p94-99

Abstract

This research examines the effect of certified personnel competence in industrial wastewater treatment on the fulfillment of industrial wastewater quality standards in Semarang City, Indonesia. Amid rapid industrial expansion, ensuring environmental sustainability has become increasingly challenging, prompting regulatory requirements for operator certification. The study adopts a quantitative descriptive approach, gathering data from 26 key wastewater treatment operators (POPAL) in major manufacturing sectors through structured questionnaires, interviews, and direct field observation. Findings demonstrate that the majority of industries in Semarang have already appointed certified wastewater treatment personnel, with most respondents possessing a strong educational background and extensive experience. Results indicate that certified operators significantly improve industrial compliance with wastewater quality standards, particularly regarding key parameters such as Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), and Total Suspended Solids (TSS). Certified personnel exhibit enhanced ability in identifying risks, operating and maintaining wastewater facilities, and implementing standard procedures, which directly translates into higher rates of regulatory compliance. However, the research also finds that certification alone is not a panacea; certain industries still face challenges due to outdated technology, insufficient management support, or a lack of continuous training. These factors may hinder optimal wastewater treatment, even when certified personnel are present. The study’s implications are twofold. Theoretically, it affirms the critical role of human resource competence in effective industrial environmental management. Practically, it encourages policymakers and industry leaders to prioritize ongoing professional development, technological upgrades, and supportive management systems, in addition to certification. Such efforts will further strengthen the effectiveness of certified operators and improve overall environmental compliance. In conclusion, certified personnel competence, when supported by proper institutional and technological resources, is a key driver for successful and sustainable industrial wastewater management in Semarang.
Evaluasi Tapak Wisata Berbasis Kerentanan Wisata dengan Permodelan Maximum Entrophy (MaxEnt) pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar Taman Nasional Karimunjawa Kristianto Kristianto; Fuad Muhammad; Rina Kurniati
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 2 (2026): March 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.2.283-292

Abstract

Selama periode tahun 2004 – 2024 jumlah kunjungan wisata Taman Nasional Karimunjawa mengalami peningkatan yang sangat singnifikan. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh harga tiket yang ekonomis dan terjangkau, kemudahan akses serta tersedianya sarana transportasi yang memadai. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan menyebabkan tekanan ekologis yang cukup besar sehingga memicu degradasi lingkungan, khususnya kerusakan terumbu karang. Luas kerusakan terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa mencapai 7,48 hektar, dengan sekitar 95% (7,097 hektar) berada pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan tapak wisata pada zona tersebut dengan menggunakan Model MaxEnt untuk membangun prediksi kerentanan tapak wisata berdasarkan titik objek daya tarik wisata alam dan delapan variabel lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar memiliki tingkat kerentanan tinggi seluas 19,43 hektar (3,5%), kerentanan sedang seluas 106,91 hektar (19,26%), kerentanan rendah seluas 158,79 hektar (28,60%), dan area tidak rentan seluas 270,09 hektar (48,65%) terhadap aktivitas wisata dengan variabel lingkungan yang paling mempengaruhi yaitu kedalaman, NDWI, tinggi gelombang dan tutupan lahan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian tapak wisata berdasarkan tingkat kerentanan tapak wisata pada Zona Pemanfaatan Perairan Pulau Menjangan Kecil dan Menjangan Besar Taman Nasional Karimunjawa masih tergolong cukup baik.
Pengaruh Partisipasi Masyarakat, Modal Sosial, Persepsi Manfaat, dan Dukungan Pemerintah terhadap Dampak Ekonomi Masyarakat Pesisir pada Kawasan Restorasi Mangrove di Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan Yulia Dwi Handayani; Yanuar Luqman; Fuad Muhammad; Sunarsih Sunarsih
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6285

Abstract

Restorasi mangrove merupakan upaya pemulihan ekosistem pesisir yang bertujuan memperbaiki fungsi ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai manfaat ekonomi. Keberhasilan restorasi tidak hanya ditentukan oleh aspek biofisik, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, seperti partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keempat faktor tersebut terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir di kawasan restorasi mangrove Desa Mulyorejo, Kabupaten Pekalongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan wawancara terhadap 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi seluruh asumsi klasik sehingga layak digunakan. Secara simultan, partisipasi masyarakat, modal sosial, persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap dampak ekonomi masyarakat pesisir (F = 6,697; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,5173 menunjukkan bahwa 51,73% variasi dampak ekonomi dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut, sedangkan 48,27% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara parsial, tidak terdapat variabel yang berpengaruh signifikan pada taraf 5%, meskipun partisipasi masyarakat memiliki koefisien positif terbesar. Hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan manfaat ekonomi restorasi mangrove memerlukan sinergi antara partisipasi masyarakat, penguatan modal sosial, peningkatan persepsi manfaat, dan dukungan pemerintah yang berkelanjutan agar manfaat ekologis dapat dikonversi menjadi kesejahteraan masyarakat pesisir.
Co-Authors Abdillah , Rangga Fajar Abdillah, Rangga Fajar Abdurrafi Alwan Agung Budiarto Agus Hari Wahyudi Andriani, Risa Anggraini, Ellyta Annisa Ardiansyah Arif Irawan Arini, Priesty Dyah Aris Munandar Arizal Rusdiyanto Ashari, Desy Puspita Aurely, Anastasya Putri Chandra Puspita Sari Choirunisa, Maria Choirunisa Decenly - Denny Nugroho Sugianto Devara, Hafiz Rama Dewi, Indahsari Kusuma Erry Wiryani Fahris, Noor Fahrudin Fahrudin Firza Syarifa Zahra H Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hadiyanto Hafiz Rama Devara Haikal Hilman Fahrian, Haikal Hilman Halim, M. Arief Rahman Hanifah Pamuji Rahayu Haris, Amnan Hartuti Purnaweni Herry Purnomo Hidayat, Jaffran Wasiq Ibni Jeudi Febria, Ibni Jeudi Iqbal, Fakhrezi Muhammad Israini Isyarotuz Zakiyyah, Isyarotuz Iwanuddin Iwanuddin Jafred Elsjoni Halawane Jafron Wasiq Hidayat Julita Budi Prasetyo Jumarni Karyadi Baskoro Kasiyati Kasiati Ketut Karno Kristianto Kristianto Lathifah, Nurul M. Abdul Mukid Mahendra Ken Pambayun Makhfudhoh, Dzunnuroini Khanif Maryono Maryono Maryono Moch. Abdul Mukid Mochamad Arief Budihardjo Morin, Ciana Magdalena Muhammad Helmi Munifatul Izzati Munir, Ahmad Syahidul Haq Murningsih Murningsih NUR FADILAH Nurul Lathifah Nusantara, Surya Dharma Pambayun, Mahendra Ken Parebalangla, Wilda Perwitasari, Woro Kusumaningtyas Pradana, Anggara Apriyan Purniawan, Didin Putri Alifa Kholil Putri, Teti Deliany Rahman Halim, M. Arief Rahman, Rahmania Ramadani, Syahri Raslim Rina Kurniati Ro&#039;fah Setyowati Rully Rahadian S, Suci Purnama. Sambas Basuni Sapto P Putro Sapto P. Putro Saputra, M. Nur Firda Solikhin Solikhin Sri Utami Sri Utami Suhartana Suhartana Sukriya, Ikha Novita Ma'wa Sumantri, Iwan Sunarsih Sunarsih Suryanto, Damang Suzanna Ratih Sari Tefarani, Rahmadyan Thomas Triadi Putranto, Thomas Triadi Tri Retnaningsih Soeprobowati Triyono Triyono W, Wahdaniar Wicaksono, Andy Widowati, Widowati Yanuar Luqman Yulia Dwi Handayani Zaenal Arifin