Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENYAKIT ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) TERHADAP ANAK Nadhinda Bulan Chairil; Putri Permata; Siti Sugih Hartiningsih
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua sangat penting dan orang tua harus memiliki pengetahuan yang baik tentang cara menangani anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orang tua mengenai gangguan ADHD. Berdasarkan beberapa penelitian ditemukan bahwa pengetahuan orang tua masih rendah, di beberapa wilayah mungkin sudah cukup baik namun belum bisa untuk dikatakan sepenuhnya baik. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan orang tua atau keluarga di Kecamatan Denpasar Timur tentang ADHD masih sangat kurang, sedangkan di Desa Talangagung,Kabupaten Malang pengetahuan orang tua atau keluarga tentang deteksi dini GPPH atau ADHD cukup baik.
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENYAKIT ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) TERHADAP ANAK Bulan Chairil, Nadhinda; Permata, Putri; Hartiningsih, Siti Sugih
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran orang tua sangat penting dan orang tua harus memiliki pengetahuan yang baik tentang cara menangani anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Literatur review ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orang tua mengenai gangguan ADHD. Berdasarkan beberapa penelitian ditemukan bahwa pengetahuan orang tua masih rendah, di beberapa wilayah mungkin sudah cukup baik namun belum bisa untuk dikatakan sepenuhnya baik. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan orang tua atau keluarga di Kecamatan Denpasar Timur tentang ADHD masih sangat kurang, sedangkan di Desa Talangagung,Kabupaten Malang pengetahuan orang tua atau keluarga tentang deteksi dini GPPH atau ADHD cukup baik.
Faktor Risiko Kejadian Katarak Pamungkas, Motris; Mahwati, Yeni; Suparni, Suparni; Hartiningsih, Siti Sugih; Tusrini, Weni
Sehat MasadaJurnal Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v18i1.460

Abstract

Cataract is one of the leading causes of blindness in the world and in Indonesia. The prevalence of blindness due to cataracts increases annually by 0.1% of the total Indonesian population. Cataracts are caused by several risk factors. Based on this, early prevention efforts are needed to reduce the risk factors for cataract blindness. The purpose of this study was to determine the description of risk factors for cataract incidence based on the epidemiological triad, determine the relationship and magnitude of risk factors for cataract incidence. This type of research uses a literature review method of 16 journals consisting of 12 national journals and 4 international journals that discuss cataract risk factors. The results showed that risk factors were significantly associated with a p value of <0.05 with cataract incidence. Host risk factors are age ≥60 years, female gender, low education level, non-white race, genetic history (family cataract, diabetes mellitus, hypertension), and smoking habit. Based on agent exposure to ultraviolet light, and lack of antioxidant consumption are more at risk for cataract incidence. Then based on the environment, risk factors consist of climate, work outside the building, and low income levels. In conclusion, age, gender, education, race, genetic history (family cataract, diabetes mellitus, hypertension), smoking habit, ultraviolet light exposure, lack of antioxidant consumption, climate, occupation, and income level are significantly related and at risk for cataract incidence.