Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KEPUTUSAN PETANI DALAM MEMASARKAN BAHAN OLAH KARET DI DESA PONDOK MEJA KECAMATAN MESTONG KABUPATEN MUARO JAMBI Urip, Urip; Murdy, Saad; Malik, Adlaida
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 19 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.968 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v19i1.4958

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Keputusan dalam penelitian ini adalah pilihan yang dijatuhkan oleh petani pada lembaga pemasaran yaitu koperasi/kelompok tani atau pedagang pengumpul desa yang akan digunakannya untuk memasarkan bahan olah karet miliknya. Metode pengambilan sampel menggunakan metode proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang dengan alokasi 32 orang yang memasarkan ke koperasi/kelompok tani dan 28 orang yang memasarkan ke pedagang pengumpul desa. Analisis data menggunakan metode pendekatan analisis regresi binary logistic. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi keputusan memasarkan bahan olah karet dalam penelitian ini antara lain pendidikan, pengalaman, jumlah tanggungan, tabungan dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor yang berpengaruh secara signifikan dalam pengambilan keputusan memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Faktor-faktor yang dimaksud antara lain jumlah tanggungan, tabungan dan produksi . Keputusan petani dalam memilih lembaga pemasaran bahan olah karet di Desa Pondok Meja juga didukung oleh faktor kemudahan dalam proses pemasaran. Hal ini membuktikan bahwa faktor pendidikan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap keputusan petani dalam memasarkan bahan olah karet di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Kata Kunci : Keputusan, Pemasaran, Bahan Olah Karet
STUDI AGRIBISNIS KAKAO DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN KUMPEH KABUPATEN MUARO JAMBI mukminin, ummil; Murdy, Saad; Kernalis, Emy
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.382 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i1.5030

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan sistem agribisnis kakao usahatani dan menganalisis seberapa besar nilai pendapatan usahatani kakao yang dilakukan oleh petani di Kecamatan Kumpeh. Metode penarikan sampel menggunakan metode Random Sampling dengan jumlah sampel 56 responden. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil pembahasan dari kegiatan kurangnya keterkaitan antara subsistem hulu dan usahatani dalam hal bantuan pupuk dari pemerintah. Dalam pengadaan pupuk dan obat-obatan petani harus mengantri pembelian di kios desa karena stock pupuk terbatas. Keterkaitan antara subsistem usahatani dengan subsistem hilir dengan baik dari segi harga, kuantitas, kualitas dan waktu pemasaran. Keterkaitan antara subsistem agribisnis hulu, usahatani, dan subsistem hilir dengan sarana dan prasarana fisik (jalan, alat angkut dan komunikasi). Pada komunikasi baik dari segi kuantitas dan kualitas masih kurang tepat tidak dilakukannya proses fermentasi. Sedangakan subsitem penunjang tidak adanya perhatian dari pemerintah yang menaungi sehingga petani berjalan dengan sendirinya. Kemudian produksi kakao rata-rata sebesar 1,527 kg dan 977 kg per hektar dengan penerimaaan petani sebesar Rp. Rp. 21,723,345 per hektar sedangkan pendapatan yang diterima sebesar Rp. . 18,549,432 Kata Kunci : Tanaman Kakao, Agribisnis, Pendapatan Usahatani
Hubungan Kepercayaan Petani Terhadap Penjualan Bahan Olah Karet Kepada Pedagang Pengumpul di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi Amar, Abu; Murdy, Saad; Sardi, Idris
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 20 No 1 (2017): Jurnal Sosioekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.947 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v20i1.5038

Abstract

Kepercayaan merupakan hubungan antara dua belah pihak atau lebih yang mengandung harapan yang saling menguntungkan satu pihak atau kedua belah pihak melalui interaksi sosial. Kepercayaan pada dasarnya terikat, bukan kepada resiko namun kepada berbagai kemungkinan. Kepercayaan pada penelitian ini terjalin antara petani kepada pedagang pengumpul. Beberapa faktor yang mempengaruhi petani menjual bahan olah karet kepada pedagang pengumpul yaitu pengetahuan petani tentang harga, hutang petani, modal pedagang pengumpul dan hubungan kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepercayaan petani terhadap penjualan bahan olah karet kepada pedagang pengumpul di Kabupaten Muaro Jambi. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive dengan mempertimbangkan bahwa Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu sentral produksikaret di Provinsi Jambi namun hanya memilki satu pasar lelang dan sebagian besar petani menjual bahan olah karet kepada pedagang pengumpul. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data skunder. Data di analisis secara deskriptif melalui Tabel distribusi frekuensi. Uji analisis yang digunakan adalah uji dengan motode Chi- Square (X2). Hasil penelitian menunjukkan : 1) Kepercayaan petani yang terdiri dari beberapa faktoryang mempengaruhi seperti pengetahuan petani tentang harga, hutang petani kepada pedagang pengumpul, modal pedagang pengumpul dan hubungan kekerabatan petani kepada pedagang pengumpul dengan kategori kuat sebesar 52,53 persen. 2) Penjualan bahan olah karet kepada pedagang pengumpul kategori tinggi sebesar 54,54 persen. 3) Terdapat hubungan antara kepercayaan petani terhadap penjualan bahan olah karet kepada pedagang pengumpul secara nyata. Kata kunci : Kepercayaan Petani, Penjualan Bahan Olah Karet, Pedagang Pengumpul
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI DODOL KENTANG LUBUK NAGODANG DI KABUPATEN KERINCI Lika, Noli Putri; Murdy, Saad; Ulma, Riri Oktari
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.741 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i1.5097

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk : 1) mengetahui besar biaya, penerimaan dan keuntungan usaha dari agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang di Kabupaten Kerinci, 2) mengetahui kondisi dan menentukan posisi agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang di Kabupaten Kerinci, 3) memformulasikan alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang di Kabupaten Kerinci. Penelitian ini dilaksanakan pada Tanggal 14-31 Juli 2016. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan analisis usaha dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) biaya total agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang adalah sebesar Rp .2.238.615 dan penerimaan sebesar Rp. 5.864.000, sehingga keuntungan yang diperoleh pengrajin dodol kentang Lubuk Nagodang sebesar Rp. 3.625.385 per proses produksi, 2) identifikasi lingkungan agroindustri menunjukkan posisi agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang di Kabupaten Kerinci berada pada kuadran I dengan titik kuadran (0,08;0,14) mendukung kebijakan pertumbuhan agrresive, 3) alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk memajukan agroindustri dodol kentang Lubuk Nagodang yaitu : a) bekerjasama dengan pemerintah dalam pengembangan agroindustri dodol kentang, b) meningkatkan kualitas, kuantitas dan memperluas pangsa pasar produksi dodol kentang Lubuk Nagodang melalui peningkatan kemampuan teknis tenaga kerja dan kerja sama dengan pemasok bahan baku kentang, c) memodifikasi kemasan untuk dapat meningkatkan daya tarik produk. Kata Kunci : Strategi Pengembangan , Dodol Kentang, Analisis Usaha, Analisis SWOT
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI DALAM PEREMAJAAN KARET DI KECAMATAN PEMAYUNG KABUPATEN BATANG HARI Saputri, Karlina; Murdy, Saad; Fathoni, Zakky
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 21 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.074 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v21i2.8606

Abstract

This research was conducted to determine the factors that influence the decisions of farmers on replanting of the rubber in district Pemayung Batang Hari Regency. The Decision in this research is the choice by the farmer doing replantling or not doing replanting of the rubber. The sampling method used proportional random sampling method with the number of respondents as much as 75 people with the allocation of 38 people do replanting and 37 people don’t do replanting. Data analysis used the method of binary logistic regression analysis approach. Expected factor influence replanting decisions of the rubber are age, leve of education, number of family member, plantation area, capital and income. The results showed that there are two factors with the level of error (5%) that affect significantly the replanting decision of the rubber in district Pemayung Batang Hari Regency. The factors mentioned include the number of capital and income. Whereas with level of error (10%) that there are three factors that affect significantly, the factors mentioned include the number of family members, capital and income. It showed that the factors of age, level of education, number of family member and plantation area has no effect against the decision of farmers in the replanting of the rubber in district Pemayung Batang Hari Regency. The famers decision on choosing replanting in district Pemayung supported by the government province support that gives help as a stimulator for farmers responden, the helps by the government consist of seeds and fetilizer.
ANALISIS DAYA SAING USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN PELEPAT KABUPATEN BUNGO Adhe Poetera Damanik, Sopiyan; Murdy, Saad; Saputra, Ardhiyan
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.182 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v22i1.8620

Abstract

This research is intended to analyze (1) competitiveness (competitive advantage and comparative advantage), (2) the impact of government policies on output and input, and (3) competitiveness sensitivity in smallholder palm oil farming in District of Pelepat, Bungo Regency. The analytical methods used in this research were Net Present Value and Policy Analysis Matrix. The research was held on February 21st 2016 until March 30th 2016. The results showed that: (1) Smallholder palm oil farming in District of Pelepat, Bungo Regency had competitive advantage with the value of PP > 0 and PCR = 0.19, also had comparative advantage with the value of SP > 0 and DRCR = 0.13; (2) Government policies were unprotective and disincentive to output because the value of NPCO is 0.67, government policies on tradable input were protective because the value of NPCI is 0.71, and government policies were overall disincentive to palm oil commodity because the value of PC = 0.61, EPC = 0.66, and SRP -0.31; and (3) Smallholder palm oil farming still had competitiveness if the price of output fell down by 50 percent because the value of PCR = 0.43 and DRCR = 0.29, if the price of input risen up by 6.38 percent because the value of PCR = 0.21 and DRCR = 0.14, and even if both simulations were happened at the same time, because the value of PCR = 0.46 and DRCR = 0.30
EVALUASI PROSEDUR DAN TEKNIS PENANGKARAN BENIH PADI DI DESA SENANING KECAMATAN PEMAYUNG KABUPATEN BATANG HARI Fitriyani, Rissa; Murdy, Saad; Sativa, Fendria
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 22 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.849 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v22i2.8702

Abstract

This research is aimed at: (1) Evaluating the level of performance and importance of procedure and technical of breeding of rice seed (2) Identifying the implementation of procedure and technical of breeding of rice seed. The study was conducted on September to October in deliberate deliberation (purposive) and the number of samples in the study were 33 farmers. The data used are primary and secondary data. Data analysis method used is descriptive analysis and IPA analysis method (importen perfomenc analysis). The results showed that the level of harmonious interests and performance: (a) land preparation of 98.5%, (b) maintenance of 96.88%, (c) 80.28% tile method, (d) harvest and seed processing 99.73% (e) 98.47% of storage means that in implementing the procedure and technical breeder of paddy seed attribute the level of its under 100% equity and attributes of which the level of the harmonious of interest and performance above 100% are: (f) sorting and (h) selection or roguing of 102.5%, observed variables (i) equal to 118.10%, and (j) packing 103.44% %. The interest-performance matrix classifies attributes into four quadrants, namely quadrant I, quadrant II, quadrant III and quadrant IV, attribute in quadrant II: (a) maintenance, (b) harvest (c) seed processing, attribute in quadrant III: ( d) sorting and seed treatment, (e) land preparation, (f) selection or roguing, (g) observed variables, (h) manner of tiling, (i) packaging and storage. The attribute yag is in quadrant IV: (j) planting.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN CABAI MERAH KERITING DENGAN PENDEKATAN SCP (Structure, Conduct, and Performance) DI KECAMATAN GUNUNG TUJUH KABUPATEN KERINCI Mar’atil Khasanah, Zummrhotul; Murdy, Saad; Fitri, Yanuar
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 23 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiseb.v23i01.11867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui saluran pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, dan (2) menganalisis efisiensi pemasaran cabai merah keriting dilihat dari market sructure, market conduct, and market performance (SCP) di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci dari 24 Juni sampai 24 Juli 2019. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif dengan pendeketan SCP (structure, conduct, and performance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci terdiri dari empat saluran pemasaran, yaitu: (1) petani–pedagang pengumpul lokal–pedagang wholesaler Sungai Penuh–pedagang pengecer–konsumen akhir Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh; (2) petani–pedagang pengumpul lokal–pedagang antar kota; (3) petani–pedagang pengumpul lokal–pedagang pengecer–konsumen akhir; (4) petani–pedagang pengecer–konsumen akhir Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh. Fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemasaran, yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas. Struktur pasar pada pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Gunung Tujuh pada tingkat petani merupakan struktur pasar oligopsoni, sedangkan di tingkat lembaga struktur pasar yang terbentuk merupakan stuktur pasar oligopoli. Pada perilaku pasar, lembaga pemasaran yang terlibat memiliki perilaku yang berbeda-beda. Kinerja pasar menunjukkan penyebaran marjin, farmers share, dan rasio keuntungan dan biaya tidak merata pada masing-masing lembaga pemasaran. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, saluran pemasaran IV merupakan alternatif saluran pemasaran yang efisien sehingga dapat dipilih oleh petani.
KAJIAN PENDUGAAN FUNGSI PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI INDONESIA Nainggolan, Saidin; Murdy, Saad; Malik, Adlaida
JALOW | Journal of Agribusiness and Local Wisdom Vol. 1 No. 2 (2018): Journal of Agribusiness and Local Wisdom
Publisher : Program Studi Agribisnis bekerja sama dengan PERHEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.521 KB) | DOI: 10.22437/jalow.v1i1.5449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk pendugaan fungsi produksi usahatani padi sawah di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Pengambilan data menggunakan quisioner terhadap 60 petani yang dipilih secara acak sederhana. Pendugaan fungsi menggunakan Model fungsi produksi Cobb-Douglas, Model fungsi produksi transcendental, dan Model fungsi produksi inversi log-log. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model fungsi terbaik yang mampu menggambarkan keadaan produksi usahatani padi sawah adalah model fungsi produksi Cobb-Douglas dengan nilai adj-R2 = 0,8566 [85,66 persen] untuk lahan lebak dan adj-R2 = 0,8972 [89,72 persen] untuk lahan pasang surut. Model fungsi produksi Cobb-Douglas dipilih sebagai fungsi terbaik karena menunjukkan nilai adj-R2 tinggi dan Uji- t masing-masing variabel penduga signifikan. Pada pendugaan fungsi produksi usahatani pada lahan pasang surut hanya model fungsi produksi Cobb-Douglas yang mampu menjelaskan hubungan teknis yang logis antara input produksi dengan produksi. Peningkatan produksi padi sawah lahan lebak akan meningkat dengan meningkatnya penggunaan luas lahan, benih, pupuk Urea, pupuk KCl dan tenaga kerja dalam keluarga. Pada lahan pasang surut peningkatan produksi jika meningkatnya penggunaan Urea. Penjumlahan semua parameter input produksi usahatani padi sawah pada lahan lebak diperoleh ∑βi = 1.5428> 1. Hal ini berarti usahatani padi sawah lahan lebak berada pada daerah I (Increasing Return to Scale). Pada lahan pasang surut diperoleh ∑βi = 1.7177> 1. Hal ini berarti usahatani padi sawah lahan pasang surut berada pada daerah I (Increasing Return to Scale). Efisiensi teknis kedua tipe lahan tergolong rendah yang berarti masih tersedia peluang besar untuk peningkatan produktivitas
Analisis Komparasi Pendapatan Usahatani Karet Berdasarkan Pilihan Penjualan Bahan Olah Karet di Kecamatan Bajubang dan Kecamatan Jambi Luar Kota Murdy, Saad; Fathoni, Zakky; Farida, Aulia
JALOW | Journal of Agribusiness and Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2019): Journal Agribusiness and Local Wisdom
Publisher : Program Studi Agribisnis bekerja sama dengan PERHEPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.934 KB) | DOI: 10.22437/jalow.v2i1.7891

Abstract

There are several factors that cause the low selling prices of rubber farmers. Most rubber farmers in Jambi Province sell their rubber to collectors, and not directly sell it to rubber factories. The purpose of this study was to compare the income of rubber farming based on the choice of rubber sales, namely traders and non-traders. The scope of this research area is Bajubang District, Batanghari Regency and Jambi Luar Kota Muaro Jambi District. This research was conducted using survey methods, cost and income analysis, and comparative analysis of two different test averages. The average farm income from rubber farmers selling rubber through collectors is Rp. 2,652,357, - / month, with a total fee paid of Rp. 302,857 / month. The average farm farm receipts selling rubber to the auction market is Rp. 3,416,700 / month, with a total fee paid of Rp. 235,951, - / month. While the acceptance of rubber farming businesses that sell rubber to factories through the KUD is Rp. 3,273,975 / month, with a total fee paid of Rp. 463,513, - / month. There is a significant difference between the income of farmers in rubber farming who sell to collectors and the auction market. As for the income of rubber farming farmers who sell to collectors and farmers who sell to factories there is no significant difference. Keywords: Collector Traders, Non Collector Traders, Income