Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Nilai-nilai Karakter “UPGRIS” dalam Pengembangan Budaya Kampus Haryati, Titik; Handayant, Agung; Handayani, Arri; Yulianti, Padmi Dhyah; Murtianto, Yanuar Hery; Khoiriyah, Nor; Hadi, Dwi Prastiyo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis profil nilai-nilai karakter UPGRIS dalam pengembangan budaya kampus. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran atau mixed method yang mengkombinasikan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian kuantitatif bertujuan untuk memperoleh nilai-nilai karakter UPGRIS mana saja yang telah dimiliki oleh mahasiswa dalam budaya kampus. Metode kuantitatif pada penelitian ini menggunakan analisis prosentase. Sedangkan penelitian kualitatif untuk meneliti dan menjelaskan nilai-nilai karakter UPGRIS (unggul, peduli, gigih, religius, integritas, dan sinergis) melalui FGD. Pada tahap akhir dilakukan interpretasi untuk mengambil kesimpulan secara menyeluruh terhadap nilai-nilai karakter UPGRIS yang dimiliki oleh mahasiswa dalam budaya kampus. Sampel penelitian 2554 Mahasiswa dari 7 Fakultas. teknik sampling : purposive sampling. teknik pengambilan data skala psikologis dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian profil nilai-nilai karakater “UPGRIS” mahasiswa dalam pengembangan budaya kampus menunjukkan bahwa (1) berdasarkan data kuantitatif karakter mahasiswa paling tinggi adalah nilai religius, sedangkan nilai karakter paling rendah adalah unggul; (2) temuan lain nilai gigih justru berada dalam kategori tertinggi di semester 1; (3) sebagian besar nilai karakter tertinggi (unggul, peduli, integritas) ada di semester lima; (4) yang patut menjadi perhatian adalah hampir semua profil nilai-nilai karakter tersebut (unggul, peduli, gigih, religius, integritas) paling rendah ada pada semester tujuh
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Literasi Matematis Handriastuti, Sri Wening; Murtianto, Yanuar Hery; Sutrisno, Sutrisno
ARITHMETIC: Academic Journal of Math Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ja.v6i1.7265

Abstract

Mathematical reasoning and literacy abilities are abilities every person must have today to keep up with current developments. These two abilities are honed through learning mathematics at school. In learning, appropriate media is needed. This research aims to develop mathematical reasoning and literacy skills through student worksheets. Research and Development research uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model. The data collection technique in this research uses tests. Data analysis techniques use the multivariate normality test, covariance matrix homogeneity test, Hotelling  test, and post-Hotelling  test. Before use, student worksheets are validated by media experts and material experts. The results were  for media experts, and  for material experts, so the student worksheet was suitable for use. Student responses regarding using student worksheets in the experimental class showed , which means the student worksheets are practical. The final data analysis (posttest) shows that the average mathematical reasoning and literacy abilities in classes that use student worksheets are better than in classes that do not.
Development of Rocky E-Module Wolfram Mathematica to Improve Students' Critical Thinking Skills Dewi, Grahita Sukma; Nizaruddin, Nizaruddin; Murtianto, Yanuar Hery
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2022.12.2.12680

Abstract

Kemampuan berpikir kritis perlu untuk dikembangkan dan ditingkatkan karena merupakan keterampilan yang harus dikuasai di abad 21. Namun pada kenyataannya, kemampuan berpikir kritis masih rendah. Hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa tingkat kekmampaun berpikir kritis siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengembangakn suatu media pembelajaran berupa e-modul berbantuan wolfram mathematica yang layak (valid) digunakan dan mnegetahui tingkat efektivitas e-modul tersebut. Penelitian ini menggonakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan analisys, design, development, implementation, evaluation. Media yang dikembangkan sebelum diuji cobakan divalidasi oleh validator ahli media dan ahli materi dengan hasil penilaian ahli media sebesar 84% dengan kategori “Sangat Baik” dan hasil penilaian ahli materi sebesar 88% dengan katagori “Sangat Baik” dengan artian e-modul layak (valid) digunakan dalam proses pembelajaran. Dari hasil uji coba penggunaan e-modul dapat disimpulkan bahwa e-modul efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dilihat dari ketuntasan belajar siswa ≥ 75%, hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol, dan terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis yang dihitung menggunakan uji N-Gain AbstractCritical thinking skills need to be developed and improved because it is a skill that must be mastered in the 21st century. But in reality, critical thinking skills are still low. This is supported by several studies which state that the level of critical thinking skills of students in Indonesia is still relatively low. This study aims to develop a learning media in the form of an e-module assisted by tungsten mathematica that is feasible (valid) to be used and to know the level of effectiveness of the e-module. This study uses the ADDIE development model with the stages of analysis, design, development, implementation, evaluation. The media that was developed before being tested was validated by media expert validators and material experts with the results of the media expert assessment of 84% in the "Very Good" category and the results of the material expert assessment being 88% in the "Very Good" category, meaning that the e-module is feasible (valid). ) is used in the learning process. From the results of trials using e-modules, it can be concluded that e-modules are effective in improving students' critical thinking skills seen from students' learning mastery 75%, experimental class learning outcomes are better than control classes, and an increase in critical thinking skills is calculated using the test N-Gain
Mathematical Problem-Solving Process Reviewed from Emotional Intelligence through Metacognition: A Literature Review Kusuma, Reyvall Angling; Rahmawati, Fadila; Murtianto, Yanuar Hery; Baldemor, Milagros
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematical Problem Solving Reviewed from Emotional Intelligence through Metacognition: A Literature Review. Metacognition is an essential part of the math problem-solving process, with emotional intelligence helping to maintain student consistency and focus. Objectives: This study aims to provide an overview of research related to the role of metacognition in mathematical problem solving, particularly from the perspective of emotional intelligence, in the period 2013 to 2024. It focuses on how emotional intelligence affects monitoring, evaluating, and controlling cognitive states and regulating students' interpersonal interactions in problem-solving. Method: This study used the PRISMA Method (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) to select relevant literature. Data analysis was conducted with the help of VOSViewers and Bibliometrix R-Package software, which enabled the mapping of relationships between variables and identifying major trends in research. This study focused on articles that explored metacognition in mathematical problem-solving and the impact of emotional intelligence on this process. Findings: The results of this literature review show a 1.21% decrease in metacognition research trends from 2013 to 2024. Metacognition is connected to student variables, cognitive systems, problem-solving strategies, working memory, self-efficacy, active learning, and reflection. The integration of metacognition and emotional intelligence emphasizes their role in mathematics education. Conclusion: This study provides insights for further research on mathematics problem-solving regarding emotional intelligence through metacognition. In addition, variables such as active learning, problem-solving skills, math anxiety, student characteristics, and math awareness can be used as research references relevant to the current generation.        Keywords: metacognition, mathematics, problem-solving, emotional quotient. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v25i1.pp399-418
Multipel representasi matematis mahasiswa calon guru matematika dalam memahami konsep integral ditinjau dari kecerdasan verbal linguistik Murtianto, Yanuar Hery; Zuhri, Muhammad Saifuddin
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2020): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v11i2.6731

Abstract

Kemampuan multipel representasi adalah sebuah keniscayaan bagi mahasiswa. Kemampuan adaptasi pemecahan masalah yang diintegrasikan dengan teknologi menggunakan berbagai kecerdasan ganda juga merupakan bagian penting yang harus dikuasai mahasiswa terutama mahasiswa calon guru. Penelitian  ini mencoba mengkaji kemampuan representasi matematis mahasiswa calon guru matematika dalam memahami konsep integral ditinjau dari kecerdasan verbal linguistik. Subyek dalam penelitian ini adalah satu mahasiswa dengan kecerdasan verbal linguistik. Mahasiswa calon guru matematika dengan kecerdasan verbal linguistik diberi tes dengan konsep integral yang tertera didalamnya kemudian diwawancarai. Proses triangulai metode digunakan untuk mengetahui validitas data. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru matematika dengan kecerdasan verbal linguistik memiliki ragam representasi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dalam tes. Representasi yang muncul meliputi representasi visual, gambar dan ekspresi matematis. Secara mendalam mahasiswa dengan kecerdasan verbal linguistik mampu memahami, merencanakan dan melksanakan penyelesaian dengan memunculkan berbagai representasi dalam satu waktu. Representasi gambar digunakan untuk menguatkan representasi visual yang ada begitu juga dengan representasi ekspresi matematis yang digunakan untuk menguatkan representasi gambar. Kompleksitas manipulasi aljabar dalam ekspresi matematis yang digunakan untuk menguatkan representasi visual dan gambar juga selalu muncul dalam setiap tahapan penyelesaian masalah. Dengan kata lain mahasiswa calon guru matematika yang memiliki kecerdasan verbal linguistik memiliki ragam multi representasi yang bisa digunakan untuk membantu dalam menyelesaikan permalasahan khususnya dalam pemahaman konsep integral.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL ALJABAR KELAS VII SMP N 2 PANGKAH DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN KOGNITIF IMPULSIF Fridanianti, Avinda; Purwati, Heni; Murtianto, Yanuar Hery
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2018): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v9i1.2221

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kritis sangat penting dimiliki oleh setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII J SMP N 2 Pangkah ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif dalam menyelesaikan soal pada materi aljabar. Penelitian ini termasuk dalam Qualitatif Reaserch dan bersifat case study dengan subjek penelitian empat siswa kelas VII J yang terbagi menjadi dua siswa reflektif dan dua siswa impulsif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini adalah siswa dengan gaya kognitif reflektif  mampu memenuhi semua kriteria berpikir kritis FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview)  dalam menjawab pertanyaan sangat berhati-hati sehingga waktunya lama, sedangkan siswa dengan gaya kognitif impulsif  dapat  menjawab semua kriteria FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, and Overview) namun hanya dapat memenuhi dua kriteria yang benar yaitu Focus dan Reason dalam menjawab setiap pertanyaan cenderung cepat. Dalam menyelesaikan soal matematika yang dilakukan siswa kemampuan impulsif adalah kurang teliti atau kurang cermat. Kata Kunci : Berpikir Kritis, Gaya Kognitif,  Aljabar  
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH 8 DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI PROGRAM LINIER KELAS XI muna, hidayatul; Nizaruddin, Nizaruddin; Murtianto, Yanuar Hery
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i2.1686

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran matematika yang inovatif menyebabkan kurangnya minat belajar siswa, sehingga masih terdapat banyak siswa yang mendapat nilai rendah. Oleh karena itu, muncullah ide untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengetahui pendefinisian, pendesainan, dan pengembangan serta menghasilkan video pembelajaran matematika berbantuan Macromedia Flash 8 dengan pendekatan kontekstual pada materi program linier kelas XI yang valid dan efektif.  Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode 4-D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), dan Develop (Pengembangan). Subjek penelitian ini adalah siswa SMA 1 Bae Kudus kelas XI IPS 1 sebagai kelas kontrol, dan kelas XI IPS 2 sebagai kelas eksperimen. Tahap define, dilakukan analisis kebutuhan yang dijadikan acuan pengembangan. Tahap design, menghasilkan instrumen penelitian dan rancangan video pembelajaran matematika. Tahap develop menyatakan bahwa video pembelajaran ini layak digunakan berdasarkan validasi ahli media sebesar 84,3% dan ahli materi sebesar 87,6% masing-masing berasal dari 21 butir indikator penilaian yang menunjukkan kriteria valid serta tanggapan positif sebesar 83,63% dari 34 siswa. Uji t pihak kanan didapat thitung ttabel yaitu 3,150 1,669, sehingga disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang menggunakan video pembelajaran matematika berbantuan Macromedia Flash 8 dengan pendekatan kontekstual pada materi program linier kelas XI lebih baik daripada siswa yang tidak menggunakannya. Ketuntasan Belajar Individu dan Ketuntasan Belajar Klasikal kelas eksperimen sebesar 85,29% dan kelas kontrol 60,61%. Sehingga video pembelajaran ini memenuhi kriteria efektif.
PENGEMBANGAN COMIC MATH DENGAN PENDEKATAN ETNOMATEMATIKA PADA METERI KUBUS DAN BALOK DI SMP Nida, izza Khoirin; Buchori, Achmad; Murtianto, Yanuar Hery
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2017): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v8i1.1531

Abstract

Era teknologi dan informasi yang semakin pesat akan membuat terkikisnya nilai budaya. Budaya yang berkaitan dengan konsep-konsep matematika  biasa disebut etnomatematika. Proses pembelajaran tidak akan efektif dan menarik apabila guru hanya ceramah tentang hal-hal yang terjadi. Untuk itulah diperlukan suatu media yang dapat dilihat, dapat didengar dan dapat dibaca oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berbasis comic math dengan pendekatan etnomatematika yang valid dan efektif pada materi kubus dan balok. Penelitian ini dilaksanakan di SMP IT Assa’idiyyah Kirig Mejobo Kudus pada tanggal 29 April sampai 16 Mei 2017. Desain penelitian ini menggunakan model pengembangan yang dimodifikasi oleh Sukmadinata yaitu: (1) Studi Pendahuluan (2) Pengembangan Model (3) Uji Model. Tetapi pada penelitian ini hanya sampai pengembangan model. Pada tahap pertama yaitu studi pendahuluan terdiri dari studi kepustakaan tentang komik dan etnomatematika. Selanjutnya survei lapangan dilakukan untuk mengetahui kemampuan dan minat belajar siswa. Lalu penyusunan produk awal meliputi (1) Menentukan karakter dalam comic math (2) Menyusun alur cerita dalam comic math (3) Membuat desain media comic math. Pada tahap kedua yaitu pengembangan model yaitu uji coba terbatas yang mengambil 2 buah kelas, kelas VIII A sebagai kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional dan kelas VIII Tahfidz sebagai kelas eksperimen menggunakan media comic math dengan pendekatan etnomatematika. Uji keefektifan produk ditunjukkan dari hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol menggunakan uji t pihak kanan, dengan analisis menggunakan uji t didapatkan hasil thitungttabel yaitu 2,681,67722, artinya pembelajaran dengan menggunakan comic math dengan pendekatan etnomatematika lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.  Kata kunci: Komik, Comic Math, Pendekatan Etnomatematika 
Pelatihan untuk Meningkatkan Pemahaman Guru SMP N 2 Gubug dalam Penulisan Artikel Ilmiah di Jurnal Nasional Nizaruddin, Nizaruddin; Muhtarom, Muhtarom; Nugraha, Aryan Eka Prasetya; Murtianto, Yanuar Hery; Nuvitalia, Duwi; Zuhri, Muhammad Saifuddin
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.562 KB) | DOI: 10.51651/pjpm.v2i3.171

Abstract

Many teachers have difficulties in publishing scientific articles in National Journals. This service activity aims to provide training and assistance to teachers at SMP N 2 Gubug so that they have the knowledge and skills in making scientific articles and can be published in National Journals. The method used to achieve this goal is to train more questions and answers and practice as well as mentoring. The training material is presented with more practice than theory. The team's expertise is very helpful and useful in solving service partner problems so that teachers at SMP N 2 Gubug can create and publish scientific articles. Community service activities have been able to improve teacher understanding in the preparation of scientific articles, the use of Mendeley for reference management and how to submit scientific articles in national journals through OJS. This is in line with the increase in the average pre-test score from 3,494 which increased to 4,381.
PKM Sport Massage bagi Masyarakat Desa Karimunjawa Kabupaten Jepara Hudah, Maftuhin; Nizaruddin, Nizaruddin; Murtianto, Yanuar Hery; Drifanda, Valdyan
Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Kualitama Edukatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51651/pjpm.v3i2.494

Abstract

The aim of this community service is: 1) to provide knowledge to the people of Karimunjawa Village, Jepara Regency in understanding basic sports massage, 2) to provide skills for handling sports massage and sports injuries. The sport massage activity for the people of Karimunjawa village, Jepara Regency, which will take part in 20 residents and youth youth organizations, will be held in April. The methods used are demonstrations, questions and answers, problem solving, and direct practice of the massage process. The results of the activity are as follows: 1) Karimunjawa village residents can know the stages of handling sports massage and sports injuries, 2) Karimunjawa village residents feel satisfied with the results of the training and hope that training will be held at a broader stage regarding knowledge of injury management using the community's sports massage approach Karimun Java village, Karimun Java sub-district, Jepara regency. As suggestions during the training activities, including: 1) injury management activities using a sports massage approach can be carried out for the entire community of Karimunjawa village, Jepara district, (2) it is an opportunity for residents of Karimunjawa village, Karimunjawa subdistrict, Jepara district.