Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Novel Friendshit Karya Queen Nakey Krisna Prasetya Eskanda; Ita Kurnia; Rois Rahmat Kurnia; Noureza Wirawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena alih kode dan campur kode tidak hanya terjadi pada wacana lisan, alih kode dan campur kode juga terjadi dalam wacana tulis, seperti dalam karya fiksi. Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian terhadap novel Friendshit karya Queen Nakey Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi dalam novel Friendshit karya Queen Nakey. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis dokumen (content analysis), dengan angkah-langkah pengumpulan data 1) membaca secara intensif novel Friendshit karya Queen Nakey; 2) mengidentifikasi dan mencatat kutipan-kutipan kalimat percakapan yang ada dalam novel Friendshit karya Queen Nakey; 3) dan tahap terakhir mengklasifikasikan data yang sudah diidentifikasi dalam kelompok alih kode dan campur kode. Hasil penelitian didapat bahwa dalam novel Frienshit karya Queen Nakey terdapat fenomena alih kode dan campur kode. Wujud alih kode yang terdapat dalam novel Frienshit karya Queen Nakey adalah alih kode ke luar yaitu antara Bahasa Indonesia-Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia-Bahasa Arab. Kemudian ditemukan pula bentuk campur kode yang berupa kata dan frasa. Wujud campur kode ini berupa campur kode ke dalam, keluar dan campuran.
Analisis campur kode dalam novel Emoticon Karya Ricky Cuaca Alif Umul Islam; Try Anisa Febriana; Ita Kurnia
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8359

Abstract

Penggunaan bahasa secara umum memang digunakan untuk bersosialisasi namun selain sebagai alat bersosialisasi bahasa juga digunakan dalam penyusunan karya sastra. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam karya sastra terdapat keragaman dalam penggunaan bahasanya yang kemudian menyebabkan terjadinya campur kode. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud campur kode serta mengidentifikasi wujud campur kode dalam novel Emoticon karya Ricky Cuaca. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan prinsip-prinsip analisis data kualitatif dengan pendekatan objektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 96 campur kode dalam Novel emoticon yang berupa penyisipan kata, frasa, dan buster yang terdiri dari tiga bahasa yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Betawi. Fungsi dari campur kode adalah untuk menegaskan dan menjelaskan sesuatu hal dalam perbincangan, untuk menyesuaikan dengan topik/materi yang sedang diperbincangkan, untuk menunjukkan keakraban dan menyantaikan pembicaraan antar tokoh, untuk meningkatkan dan penegasan identitas serta gengsi diri, dan untuk menunjukkan kondisi emosional yang sedang terjadi.
Analisis campur kode dalam novel Emoticon Karya Ricky Cuaca Alif Umul Islam; Try Anisa Febriana; Ita Kurnia
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8359

Abstract

Penggunaan bahasa secara umum memang digunakan untuk bersosialisasi namun selain sebagai alat bersosialisasi bahasa juga digunakan dalam penyusunan karya sastra. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam karya sastra terdapat keragaman dalam penggunaan bahasanya yang kemudian menyebabkan terjadinya campur kode. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud campur kode serta mengidentifikasi wujud campur kode dalam novel Emoticon karya Ricky Cuaca. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan prinsip-prinsip analisis data kualitatif dengan pendekatan objektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 96 campur kode dalam Novel emoticon yang berupa penyisipan kata, frasa, dan buster yang terdiri dari tiga bahasa yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Betawi. Fungsi dari campur kode adalah untuk menegaskan dan menjelaskan sesuatu hal dalam perbincangan, untuk menyesuaikan dengan topik/materi yang sedang diperbincangkan, untuk menunjukkan keakraban dan menyantaikan pembicaraan antar tokoh, untuk meningkatkan dan penegasan identitas serta gengsi diri, dan untuk menunjukkan kondisi emosional yang sedang terjadi.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL 33 SENJA DI HALMAHERA. Siken Agil Wiganata; Ita Kurnia; Ika Puspita Sari
TRANSFORMATIKA Vol 7, No 2 (2023): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v7i2.7682

Abstract

Campur kode merupakan fenomena bilingual yang terjadi baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Dalam bentuk tulisan dapat ditemukan dalam karya sastra salah satunya adalah novel. Penelitian ini berkaitan dengan analisis fenomena campur kode dalam bentuk karya sastra yaitu novel. Objek kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebuah novel berjudul 33 Senja Di Halmahera karya Andaru Intan. Pemilihan novel ini dikarenakan latar belakang cerita yang bertempat di daerah Halmahera yang memungkinkan terjadinya campur kode dalam dialog atau narasi dari pengarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif dan menggunakan data sekunder berupa dialog antar tokoh dan narasi. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 42 data campur kode ke dalam dan ke luar campur kode, dan terdapat lima bentuk campur kode berupa penyisipan kata, frasa, klausa, reduplikasi atau perulangan kata, dan baster.
KETERBACAAN TEKS DAN KEBUDAYAN PADA BUKU SISWA KELAS V SD TERBITAN KEMENDIKBUD Ita Kurnia
Riksa Bahasa Vol 1, No 2 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.2 November 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i2.8762

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan deskripsi tentang keterbacaan teks dan unsur-unsur kebudayaan yang termuat dalam buku siswa kelas V SD terbitan Kemendikbud. Ada dua cara untuk menganalisis tingkat keterbacaan, yakni formula keterbacaan dan tes tanya jawab, serta analisis muatan kebudayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian terdiri atas tiga teks dalam Buku Siswa Kelas V, yakni teks Kisah Terjadinya Jakarta, Jenis-jenis Ekosistem, dan Pemanfaatan Alam oleh Manusia, serta siswa dari tiga sekolah di Kotamadya Kediri SDN Burengan 2, SDN Banjaran 4, dan SDN Sukorame 2. Untuk mengumpulkan data, digunakan teknik dokumentasi (Grafik Fry dan tabel unsur-unsur kebudayaan) serta tes (tes asosiasi kata). Data dari Grafik Fry dan tes asosiasi kata berupa skor yang dideskripsikan serta data dari analisis kebudayaan berupa deskripsi. Hasil penelitian ini: Pertama, tingkat keterbacaan teks berdasarkan formula keterbacaan (Grafik Fry) adalah 8, 9, dan 10 serta mendekati daerah long words. Tingkat keterbacaan teks berdasarkan pengetahuan awal pembaca tentang topik adalah rendah karena hasil presentase tes asosiasi kata 24%. Kedua, muatan kebudayaan dalam buku siswa kelas V terbitan Kemendikbud didominasi kebudayaan lokal provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat. Unsur kebudayaan pertama sebesar 14%, kedua sebesar 5%, ketiga sebesar 8%, keempat sebesar 10%, kelima sebesar 23%, keenam sebesar 14%, dan ketujuh sebesar 26%.Kata Kunci: keterbacaan teks; grafik fry; tes asosiasi kata; kebudayaan.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DASAR ANAK Yunita Riza Kurnia Krismayanti; Alfi Laila; Ita Kurnia
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the validity, effectiveness and practicality of the product development of picture book media based on local wisdom. The type of research is development research (R&D) with the type of ADDIE research model. Product trials were conducted using limited and extended trials. The research subjects were on a small scale in the fourth grade of SDN Mrican 1, which amounted to 10 students, while the subjects of the large-scale trial were conducted on the fourth grade students of SDN Mrican 2, which amounted to 43 students. The feasibility analysis test of the product developed was determined through the results of material validation, media validation, and the practice of trial use by students and teachers using descriptive analysis. Test the effectiveness and practicality using a t-test using a questionnaire. The results of the study show (1) product validity scores 92 very valid categories, while material validation scores 89 very valid categories. (2) Product effectiveness gets an average score of 88 in the effective category. (3) The practicality of the product received a score of 92 very practical categories. It can be concluded that the development of picture book media based on local wisdom is very feasible to use in the learning process and can improve learning outcomes for students in learning material
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “SUNYARURI” KARYA RISA SARASWATI Sindy Auliarahma Berlianty; Ita Kurnia; Salsabina Putri Prasetyowati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.424

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis adanya campur kode yang ada pada novel Sunyaruri karya Risa Saraswati. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni metode ilmiah yang digunakan untuk memahami suatu masalah sosial atau suatu fenomena kedalam sebuah paparan yangg terperinci. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan serta penggalan-penggalan teks yang berkaitan dengan campur kode yang terdapat pada Novel Sunyaruri. Teknik dalam menganalisis penyusunan campur kode yaitu membaca novel secara keseluruhan dan mencatat setiap kata atau frasa dalam teks yang mengandung campur kode, mendeskripsikan secara rinci pada hasil penelitian, mendapatkan kesimpulan dari hasil yang diteliti dalam menganalisis campur kode. Berdasarkan hasil penelitian pada novel Sunyaruri karya Risa Saraswati  ditemukan campur kode yang terbagi menjadi dua jenis yakni inner dan outer, pada inner ditemukan 4 item, sedangkan pada outer ditemukan 17 item. Semua item kode campur dari novel Sunyaruri karya Risa Saraswati berjumlah 21 item. Campur kode yang digunakan dalam novel Sunyaruri ini berupa Bahasa Asing (Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, dan  Prancis) sedangkan Bahasa lokal yakni (Sunda, Jawa, dan Mingkabau). Campur kode yang paling dominan adalah campu kode outer yang terdiri dari 13 item berbentuk kata dan 4 item berbentuk frasa.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “STMJ” KARYA EVE NATKA Riska Yulianti; Ita Kurnia; Sanya Najwa Almayda; Felisa Putri Hariyani
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.426

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis campur kode dalam novel STMJ karya Eve Natka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan metode pustaka. Data penelitian diperoleh dari novel STMJ dan sumber lain yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis campur kode dalam novel STMJ, yaitu campur kode ke dalam dan campur kode ke luar. Campur kode ke dalam terjadi ketika bahasa lain disisipkan ke dalam bahasa Indonesia, sedangkan campur kode ke luar terjadi ketika bahasa Indonesia disisipkan ke dalam bahasa lain. Campur kode dalam novel STMJ dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan mencampurkan kata, frasa, dan klausa. Campur kode kata dan frasa lebih sering digunakan daripada campur kode klausa. Bahasa yang paling sering digunakan untuk campur kode adalah bahasa Inggris, diikuti oleh bahasa Batak. Penggunaan campur kode dalam novel STMJ memiliki beberapa fungsi, yaitu untuk menunjukkan identitas penutur, untuk mengekspresikan emosi, untuk memperkuat makna, untuk menciptakan humor, dan untuk menunjukkan kedekatan antar penutur.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “HOME SWEET LOAN” KARYA ALMIRA BASTARI Rahmadhania Putri Novitasari; Ita Kurnia; Via Nurdiana Dewi; Adinda Bilghis Salsabilla
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.440

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena adanya salah satu fenomena kebahasaan yaitu campur kode dan alih kode dalam kalimat. Tutur kata dalam novel melibatkan beberapa kata yang menunjukan menuju pada perubahan bahasa yang digunakan, hal ini menunjuk adanya fenomena bahasa campur kode dan alih kode. Hal ini terdapat pada novel "Home Sweet Loan" karya Almira Bastari ini disebabkan oleh adanya kebiasaan percampuran bahasa sehari hari.pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode pengumpulan data dari penelitian. Berdasarkan hasil penelitian tentang alih kode dan campur kode novel home sweet loan karya almira bastri ditemukan bahwa jenis campur kode didalamnya adalah campur kode luar atau outer mixing code. Pada bagian alih jenis kode yang digunakan adalah alih kode luar dimana ada pergantian Bahasa dari Bahasa Indonesia ke Bahasa asing. Bahasa asing yang digunakan dalam novel ini adalah bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis dapat diambil kesimpulan bahwa novel berjudul “Home Sweet Loan” karya Almira Bastari menggunakan alih kode dan campur kode eksternal. Novel ini menggunakan dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Alih-alih kode dan campuran kode dapat ditemukan pada kata, frasa, dan kalimat dalam novel. Faktor penyebab campur kode pada novel “Home Sweet Loan” karya Almira Basatari adalah budaya dan latar belakang tokohnya, faktor lainnya yaitu novel lattar ini merupakan kehidupan di kota besar yang sudah dipengaruhi oleh berbagai macam budaya dan pergaulan.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE NOVEL “FIT AND PROPER TEST” KARYA SORAYA NASUTION Muhammad Alfa; Ita Kurnia; Alvin Tri Aldianata
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.442

Abstract

Artikel ini membahas fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "FIT AND PROPER TEST" karya Soraya Nasution. Alih kode terjadi saat terjadi peralihan bahasa dalam percakapan, sementara campur kode terjadi ketika penutur menggunakan bahasa dominan disisipi dengan unsur bahasa lainnya. Dengan memberikan contoh-contoh percakapan yang mengandung alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, artikel ini mengilustrasikan bagaimana fenomena ini dapat memperkaya narasi dalam karya sastra modern. Pemahaman tentang alih kode dan campur kode dalam konteks karya sastra dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang penggunaan bahasa dan kompleksitas interaksi bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Penulis artikel ini memberikan insight yang menarik tentang fenomena alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, serta memberikan contoh konkret yang memperkuat pemahaman pembaca tentang konsep tersebut.
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Adinda Bilghis Salsabilla Adinda Rahmadatul Auliya Agustina Hilapok Ahmad Daris Yuwana Alfi Laila Alfi Laila, Alfi Alfina Ika Rahmasari Alif Umul Islam Alvin Tri Aldianata Alvin Vikiantika Alvina Venty Vaticasary Amalia Khoiruna Amalina Putri Nafindhiya Anisa Rahayuningtyas Arin Zulfaida Ayundha Destine Resti Anandi Briyan Agus Nugroho Cici Utha Dewi Den Ayu Putri Pandan Sari Den Ayu Putri Pandan Sari Deviyanti Widyaningrum Dewi Safitri Dhian Dwi Nur Wenda Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Diah Puspita Sari Dina Arina Dina Lusiana Dinda Triszira Dinda Wulansari Dita Fatma Rianti Diya Mei Linda Dwi Novia Rachmawati Dwi Novia Rachmawati Endang Sri Mujiwati Erwin Putera Permana Eryn Tri Lastyanggun Eunike Ersa Pebrianti Fajar Riyani Fanny Nur Agusti Felisa Putri Hariyani Fernanda Indra Bhakti Icha Aprilia Ika Puspita Sari Imelda Angelina Wibowo Imelia Febriantini Inggrit Khusnul Inayah Inka Risky Meylani Jeane Elvira Devinta Sari Kirani Roudhatul Jannah Krisna Prasetya Eskanda Kukuh Andri Aka Lana Alivia Lusi Astika Desanti Meilina Nur Farida Mohammad Heru Dwi Kurniawan Muhammad Adzam Muhammad Alfa Mutiara Luh Ponda Nadia Puspita Ningrum Nadya Metha Ananda Nanda Yudha Karisma Natasya Dewi Amelia Nella Renata Firlian Noureza Wirawan Novi Chandra Ayu Rahmawati Novi Nitya Santi Nurita Primasatya Putri Alvilia Febrianti Quwini Yogi Lestari Rada Wijayana Rahmadhania Putri Novitasari Rinaldi Sulfikar Akhmal Riska Yulianti Rofiudin Ananda Rizky Alfiano Rois Rahmat Kurnia Ronny Mahardika Sagita Dewi Anggraini Salma Verlicya Salsabilla Nasywa Imtiaz Salsabina Putri Prasetyowati Sanya Najwa Almayda Septiana Rofika Sari Sheyla Nur Anggraini Siken Agil Wiganata Sindy Auliarahma Berlianty Siti Yusmia Rahayu Stevany Violanita Syiefa Aprilia Lestari Try Anisa Febriana Umi Lina Adibatul Karimah Vellin Surya Meilina Putri Via Nurdiana Dewi Wafiq Nurlaili Wahid Ibnu Zaman Wynona Bulan Maharani Yunita Riza Kurnia Krismayanti